Hai Minna-san! Akhirnya nih fic update juga, padahal masih newbie tapi dah berani nunggak fic *plaak emangnya utang?* Hehehe... okeh, mumpung dah apdet silahkan dibaca! ^^ sebelumnya terima kasih udah yang ngereview! Reviewnya sangat membantu! Arigatou gonjaimasu for a review *membungkuk*
Disclaimer: Tite Kubo
Genre: Romance, Hurt/Comfort, Supernatural, dan genre lainnya
Rate: T
Pairing: IchiRuki
Warning: OOC, AU, Gaje, Typo(s), de el el, ini cerita masih Ichigo dkk masih kecil.
" Mohon maaf kalau ada kesamaan dalam alur maupun situasi yang terjadi dalam cerita"
LOVE IN HEART DEFEAT THE EVIL
Don't like don't read
.
.
.
"Ichigo!" teriak seorang anak laki-laki yang berambut menyerupai nanas, Renji.
"Ah… Renji!"sahut anak laki-laki berambut orange, Ichigo,
"Kurosa… eh? Kurosaki-kun dia siapa?" tunjuk Inoue pada seorang gadis berambut hitam yang ada di belakang Ichigo.
"Ah, sampai lupa… Dia Rukia , Rukia ini teman-temanku" kata Ichigo.
Renji dan yang lain pun melihat kearah Rukia, Rukia yang tiba-tiba jadi soroton yang lain pun menjadi takut dan merapatkan diri pada Ichigo. Tiba-tiba seorang anak gadis yang lebih dewasa dari yang lain, Rangiku tiba-tiba berjalan kearah Rukia,"Anak ini,… Manis sekaliiii~" teriak Rangiku sambil memeluk erat Rukia.
"Hahaha… ternyata pendapat kita sama ya Ran," kata Ashido.
"Ran-chan benar, Rukia-chan manis sekalii~" kata Senna dan Inoue bersamaan sambil ikut memeluk Rukia.
"Se…se,sesak" teriak Rukia karena merasa tercekik dipeluk oleh tiga orang sekaligus, "Rangiku, Senna, Inoue, lepaskan Rukia!" teriak Ichigo sambil menarik Rukia dan membawanya kedalam pelukannya. Yang lain tercengang melihat kelakuan Ichigo yang tiba-tiba memeluk seorang gadis.
"Wah, wah, kau aneh sekali Ichigo, tumben kau memeluk seorang gadis seakan-akan kau memeluk milikmu sendiri!" kata Ishida dengan nada mengejek.
"Memangnya kenapa Rukia memang milikku!" teriak Ichigo tidak mau kalah, Ashido yang melihat kelakuan Ichigo tiba-tiba mendekati Ichigo,"Apa kau yakin Ichigo, kalau Rukia itu milikmu? Bagaimana kalau Rukia direbut oleh orang?" tanya Ashido sambil mengacak-acak rambut Ichigo.
"Tentu saja aku tidak akan membiarkan Rukia diambil orang apalagi sampai membiarkan Rukia terluka, aku pasti akan melindungi Rukia! Itulah janjiku," Kata Ichigo dengan mantap.
Semua terdiam mendengar sumpah janji Ichigo seakan-akan menunjukkan bahwa janjinya itu adalah sumpah untuk orang yang akan menjadi pendamping hidupnya suatu hari nanti.
"Ke,kenapa kalian melihatku seperti itu?" tanya Ichigo polos, Ashido dan yang lainnya melihat tingkah lucu Ichigo itupun menjadi tertawa tanpa menyadari bahwa sebuah bencana besar sedang menanti mereka.
"Laksanakan rencana kita yang sudh kita susun sejak dulu," kata orang yang duduk diatas singgasana,"Baik!" berdasarkan perintah sang atasan mereka dengan pakaian hitam oergi menuju temapat yang sudah menjadi sasaran.
#####
"Kami pulang!" teriak Ichigo ketika ia sampah dirumah,"Oh… kalian sudah pulang? Bagaimana dengan teman-teman barumu disini Rukia?" tanya Masaki ketika melihat wajah cerah Rukia.
"Menyenangkan Bi, mereka semua baik-baik dan ramah!" kata Rukia sambil tersenyum. Masaki dan Isshin yang melihat wajah cerah Rukia jadi tersenyum,"Ssst… jangan panggil bibi tapi ibu," kata Masaki dengan lembut.
Rukia yang melihat ketulusan dari wajah Masakipun menjadi terharu dengan suara bergetar ia berucap,"baik i,i,ibu!"
"Oh ya Rukia kau belum taukan kalau kita nanti akan punya keluarga baru" kata Ichigo sambil nyengir
"Keluarga baru?" tannya Rukia,"benar kata Ichigo Rukia, kita akan memiliki keluarga baru!"
"Oh ya? Dimana dia?" tanya Rukia polos,"Disini!" kata Isshin sambil menunjuk perut Masaki, istrinya.
"I,i,ibu?" tanya Rukia berbinar-binar," Benar Rukia" kata Masaki sambil mengelus rambut Rukia.
Mereka pun tertawa bahagia tanpa menyadari bahwa mereka tidak akan merasakan suasana hangat seperti detik ini.
######
Malam hari di Soul Society terlihat sangat sunyi, kesunyian itu dimanfaatkan untuk melakukan suatu tindak kejahatan. Seperti yang terlihat di atas atap, beberapa ninja berpakaian hitam melompat dengan lihai, dengan gerakan cepat mereka menyusup kesebuah rumah dan dengan sekali hitungan detik mereka tiba disebuah kamar tanpa menyadari seorang anak kecil melihat merka masuk kedalam kamar itu, dan dengan kecerobohan gadis kecil itu mereka pun ketahuan sedang menyelinap kerumah orang.
.
"Ngh…~" Ichigo terbangun ketika merasa Rukia tidak ada didekatnya.
"Lho? Rukia mana?" tanya Ichigo pada dirinya sendiri.
KYAAAAAA~!
Ichigo kaget mendengar sebuah jeritan. "Rukia!" dengan sekali lompatan, Ichigo pun melompat dari tempat tidurnya dan langsung keluar dari kamarnya. Seketika ia membatu melihat pemandangan yang ada di depan matanya!
"Tou-san! Kaa-san! Rukia~!"
.
.
.
TBC?
.
Hehehe... segini dulu ya! Maaf kalau kurang berkeasan. Kalau dilanjutkan nanti bakal gak selesai ^^v *plaak* Tugas sekolah banyak sih, jadi Cuma bisa ngetik dikit, harap maklum yaa ^_^
Special thanks for :
Reiji Mitsurugi, Grey'Sweet'Blue, Wint3r, Kyucchi, Ichigo4rukia, Hato Shiro, Riruzawa Hiru15, Nenk Rukiakate
Sekali lagi terima kasih kasih banyak yang udah ngereview ^0^
R P
E L
V E
I A
E S
W E
~^0^~
