Maafkan Queen karena nggak bisa apdet fic ini secepatnya m(_ _)m. Silahkan jika mau nge-flame, nge-blame, de el el... Queen terima deh~
Queen update-nya lama gara - gara harus belajar, mana gurunya juga hebat (masa baru masuk sekolah langsung pake ngomong ulangan segala =3=).
Minggu depan juga Queen harus ulangan Matematika (pelajaran yang paling Queen benci -_-), so... nggak jamin bisa update kilat ^^" #curcol dikit :D

Langsung aja deh, happy reading! ^^

Chapter 2: Mulai!


Keesokan harinya, di Sanctuary…

Para gold saint yang rata – rata cakep berkumpul. Terlihat dari raut wajah mereka bahwa mereka semua bersemangat untuk mengikuti perlombaan ini. terutama, Sisyphus #Queen: nggak perlu dijelasin panjang lebar, jawabannya sudah jelas. Dan saint perak & perunggu cuman ikutan nonton karena ancaman "salah satu oknum". Okay… mari kita lihat perlengkapan yang dibawa oleh gold saint tercinta…

Shion & Dohko: Mereka berdua pake jaring & perlengkapan mancing ala nelayan. Perahu juga dapatnya entah darimana. Intinya, mereka berdua join gitu deh… Perahunya dipake sama – sama. #Queen: *sing* "Sepiring berdua~ Oops! Maksudnya, "Seperahu berdua" *ditampol Shion & Dohko*

Aldebaran: Cuma bawa pakaian yang melekat di badan. Katanya, nangkap ikan bukan hal yang sulit baginya. #Queen: wajar… Papah-nya aja si Tarzan XD

Aspros: bawa alat – alat pancing dan tas ransel besar yang isinya perlengkapan perawatan wajah 'tampan'. Katanya, kalo terlalu lama berdiri di dekat kolam ikan, wajah tampannya bisa hilang dalam sekejap.

Manigoldo: nggak kelihatan bawa perlengkapan nangkap/buru/pancing ikan. Yang ada dia bawa satu karung uang logam Rp. 500 yang warna emas. (bukannya mata uang yunani tu 'drachma'? ==")

Regulus: karena nggak dibolehin pake kosmo, dia lebih milih memakai alat setrum belut.

Asmita: hanya berbekal alat pancing dan umpan. Dan do'a pada Buddha tentunya…

Kardia: bawa berbagai macam jenis racun dari racun tikus sampai Sianida. Alasannya: kalajengkingnya hilang tadi malam.

Sisyphus & El Cid: nah… kalo yang ini lain lagi ceritanya. Disini, El Cid posisinya sebagai kacung sementara-nya si Sisyphus. Kalo Sisyphus juga cuma bawa sebuah pancingan dengan ber-um-pan-kan cinta dan pengorbanan untuk Athena tercinta.

Degel: ditemani buku 'mancing ala mincing mania' plus pancingan dan kalajengking sebagai umpannya. (?)

Albafica: yang ini paling aneh. Cuma berbekal kelopak bunga mawar tujuh rupa [warna]. #Queen: perasaan, rupa-nya sama aja deh =="

"Baiklah, sekarang kita menuju TKP!" seru Om [Pope] Sage.

"YOSH!" kata semua gold saint. (pengecualian: Degel)


-5 menit kemudian…

Sesampainya di tempat pemancingan, para goldies langsung melakukan pemanasan di pinggir kolam. Para saint silver dan perunggu hanya bersorak member semangat para goldies dari luar garis pembatas yang dipasang kira – kira 8 m dari kolam.

Pope Sage : agar perlombaan berjalan lancar maka sebelum kita mulai marilah kita membaca do'a menurut agama dan keyakinan masing – masing. Berdo'a, mulai. *ngelirik Asmita*

Asmita : … (mind: ngapain si tua bangka itu liatin gue… ngefans kali yah?)

Aldebaran : *ngelirik Asmita sambil berbisik* kamu bisa ngeliat, Ta?! Astaga… operasi mata dimana?! *nganga* (Queen: sejak kapan Aldebaran bisa baca pikiran ya? XD)

Asmita : om, itu bisikan Buddha, om…

Aldebaran : *sweatdrop* (ya ampun… kenapa sih temen – temenku nggak ada satupun yang waras?! Ada yang maniak kembanglah, ada yang kutu lah [read: kutu buku] dan yang paling parah suka manggil om-nya ==")

Pope Sage : selesai. Err… kemarin saya lupa untuk mengumumkan bahwa ikan yang akan di tangkap adalah ikan dengan mahkota di kepalanya. Baiklah, sekarang saya akan mengingatkan kalian bahwa peserta DILARANG MENGGUNAKAN COSMO kalian. Jika iya, maka akan di diskualifikasi.

Goldies : YOSH! (pengecualian: Degel [lagi])

Pope Sage : yap. Satu… dua.. tiga… MULAI!

Semua gold saint langung mengeluarkan peralatan mereka.

Albafica dengan ke-ti-dak-je-la-san-nya langsung menaburkan kelopak mawar di kolam. (Queen: kayak orang nyekar aja ==")

Degel Cuma duduk dipinggiran kolam sambil baca buku yang dia bawa, pancing-nya Ia letakkan di dekatnya.

El Cid yang bertindak sebagai kacung-nya Sisyphus hanya menuruti perintah sisyphus. Sisyphus mancing sambil tebar pesona ke para penonton dengan tuxedo-nya yang baru dibeli di pasar loak, masang senyum pepsodent pula (mau pamer gigi kinclong lah XD).

Kardia cuman diam termenung dipinggir kolam sambil bergumam "kalo tau ikan yang mau diburu se-gede itu, nggak bakal gue pake racun Sianida! kan sayang tuh ikan kalo nggak dimakan… hiks hiks…". (Queen: ingat pesan Degel, Kardia. Penyesalan itu selalu datang terlambat XP)

Dohko dan Shion, mereka saling bahu – mambahu buat nangkep Sash- err… maksud sya, si ikan. Dohko bertugas sebagai penebar jala, sedangkan Shion bertugas sebagai umpan. (lohh?!)

Dan gold saint pemilik akun facebook "Asmithea luph OmOm" *ditampol Asmita* terlihat sibuk membakar kemenyan dipinggir kolam. Ia duduk bersemedi di atas bunga Rafflesia yang disangka Lotus (bisikan om-nya sih XD).

Regulus terlihat mengeluarkan kawat, kabel, inti besi dan sebagainya. Katanya sih dia mau buat prakarya dulu. Tugas sekolah dikedepankan, nangkap ikannya belakangan.

Manigoldo, ngeluarin uang logam berwarna 'gold' dari karung beras yang bertulisan 'raskin' dan kemudian di tebarkan dikolam ikan. Dia sangka ikan mata duitan kali yah…

Aspros menggunakan pancing sambil memakai masker di wajahnya. Katanya, biar mukanya nggak jerawatan + kusam gara – gara panas – panasan. Maklum, dia sudah mencalonkan diri menjadi Mr. Universe [Mrs. Universe kali XD] agar terkenal di seluruh penjuru dunia.

Aldebaran yang hidup dan dibesarkan oleh bang Tarzan terlihat tidak membawa perlengkapan apapun. Katanya, dia sudah biasa nangkap ikan dengan tangan kosong.

semua saint silver dan perunggu hanya menganga melihat cara aneh goldies. Namun, cuaca tiba – tiba menjadi sangat panas, semua gold saint merasa gerah. Terutama Albafica. Karena sudah terbiasa dengan suhu yang dingin (dekat kuil Aquarius sih ^^") ia menjadi 'gimana… gitu'. Lalu ia melepaskan baju kaus oblong berwarna hitam yang ia kenakan. Dan seketika, suasana menjadi riuh. Hampir semua saint (pengecualian: Degel) ternganga melihat body sexy Albafica bak Jessica Alba (Cindy-san, pinjam Jessica nya yah :D) sampai membuat kebanyakan dari saint Athena ber-nose-bleed ria. Gold saint yang bertampang mesum seperti Manigoldo dan Kardia tak bisa fokus ke target.

Manigoldo : *sambil nabur uang logam* (gila… body-nya asoy bener! Seandainya gue tau dari dulu, pasti udah gue gebet!)

Kardia : *tercengang ngeliat Albafica* (sial! Coba bukan bulan puasa… udah gue sikat dia! Biarin ah… nggak puasa hari ini. besok – besok bisa diganti… nyahaha~)

Sisyphus : *pura – pura nggak ngeliatin Alba* (body-nya Albafica aja gitu… apalagi Sasha…) #Queen: dasar pervert =3=

Pope Sage : … *diam membisu* #gaje XD

Gara – gara menjadi pusat perhatian, wajah Albafica langsung memerah. Tiba – tiba…

Aldebaran : HUAAA…! PAKAIANKU!

Semua saint kemudian melihat ke arah Aldebaran. Aldebaran langsung berkata "ADA SESUATU YANG MENARIK PAKAIANKU!"

All goldies : *langsung ngelanjutin mancingnya* (mind: who cares? -_-)

Sisyphus : (mind: aku lebih suka jika Sasha yang berkata seperti itu -_-)

Tak beberapa lama kemudian… terdengar suara seseorang yang tertawa terbahak – bahak sambil berkata "EUREKA…! EUREKA…! Akhirnya aku menemukan caranya…!"

.

.

.

To be continued...


Gimana? semakin gaje kah fic ini?
Maaf jika terlalu singkat ^^"
RnR yo~