hi-minna! :)
Akhirnya Queen bisa ngapdet fict ini setelah 3 bulan nggak di apdet - apdet. Kenapa lama? Karena kerangka yang udah Queen buat untuk fict ini hilang T.T Queen juga sempet lupa alurnya. Queen juga sebenarnya hampir nggak punya waktu buat ngelanjutin fict ini, karena tugas dan ulangan yang bejibunnya minta ampun ._. jadi, waktunya disempet - sempetin aja... heuheuheu~ XD but, Happy reading yo! ^^
Warning: gaje, abal, super OOC
Yah, sedikit flashback...
Chapter sebelumnya:
Tak beberapa lama kemudian… terdengar suara seseorang yang tertawa terbahak – bahak sambil berkata "EUREKA…! EUREKA…! Akhirnya aku menemukan caranya…!"
Chapter 3: APA?!
Semua orang yang berada di arena perlombaan langsung melihat ke arah sumber suara, yang ternyata…
"ASMITA?!" teriak Sisyphus, Aspros dan El Cid sambil ber-jawdrop berjamaah. Tapi akhirnya mereka berempat lebih memilih untuk membiarkan 'orang itu' dan kembali memancing demi nonton bareng Sasha.
"NYAHAHAHAHA~ AKHIRNYA AKU TELAH MENDAPAT PENCERAHAN DARI BUDDHA! HUAHAHAHAHAHA~" seru Asmita histeris sambil melempar pancingannya ke segala arah.
"Eh?! IKAN?! DIMANA IKAN?!" seru Regulus gaje.
"Ada apa ini?! mengapa Asmita-san terlihat begitu gila hari ini?" kata Yato sambil ngelirik Yuzuriha.
"Entahlah…" jawab Yuzuriha, menghela nafas.
"Shion, apakah kau tau mengapa dia tiba – tiba berteriak seperti itu?" Tanya Dohko pada Shion.
"Err… mungkin ia baru saja mendapat petunjuk dari Buddha bagaimana cara memancing yang baik dan benar," jawab Shion ngawur.
"…" Degel hanya cuek dengan kegaduhan itu. Ia malah sedang sibuk membaca buku sakti-nya.
Sisyphus yang sedang tepe tepe di hadapan audiens tak sadar kalau celananya sudah menjadi korban amukan Asmita. Akhirnya, terlihatlah kolor milik sisyphus yang berwarna pink dan dihiasi dengan gambar kembang. Semua penonton pun menertawai Sisyphus karena kolor norak yang ia pakai. Bahkan penonton ada yang bersiul.
"Hah! Celanaku! Astaga… EL CID! Cepat ambilkan cadangannya di tasku!" perintah Sisyphus.
"Yes sir," kata El Cid.
"Dasar Virgo sialan…" gerutu Sisyphus.
Dan Akhirnya, Sisyphus kembali menjadi cowok kece berkat bantuan babu kesayangannya.
"jiaah… lepas…" Asmita menghela nafas panjang. Ia kemudian melempar pancingannya ke arah yang tak tentu.
Wusshh…
"Ayo ikan… muncullah… muncul… muncul…" gerutu Manigoldo sambil menaburkan uang receh Rp. 500 di pinggir kolam karena ikan yang dinanti – nanti tak kunjung datang. Namun…
Kail Asmita secara 'tak sengaja' nyangkut ke karung bertuliskan raskin yang sedang dibawa oleh Manigoldo.
karena merasakan sinyal – sinyal nyangkut, Asmita langsung masang evil grin "kena dia…"
Srett…
Secepat kilat, ia menarik pancingannya. Manigoldo pun tak menyadari bahwa karung berisikan uang yang ia bawa telah di 'pancing'.
"Coba lagi, gue harus coba lagi…" gumam Asmita dan melemparkan pancingannya secara acak.
…kailnya pun nyangkut di celana Aldebaran…
dan…
itu lepas… #Aldebaran FG: KYAAA~ ALDEBARAN-SAMA *nosebleed* (Queen: aku tak bisa membayangkannya XD)
HUA! BUSET… CELANA GUE! Sekarang gimana caranya biar bisa keluar di kolam ini? mana gue nggak pake daleman lagi… pikir Aldebaran sambil berjalan di sepanjang bibir kolam. Tapi sayangnya ia tidak melihat Regulus yang mendekat ke arahnya dengan penyetrum ikan yang dibawanya.
"ikan ikan ikan… ikan ikan ikan… IKAN!" seru Regulus, berlari di sepanjang kolam sambil menarik penyetrum ikannya.
"AAARGGHHH…" jerit Aldebaran karena jaraknya hanya 0,5 m dari penyetrum ikan milik Regulus. Ia pun mengambang ke permukaan karena tak sadarkan diri. Err… t-tapi untungnya… badannya terlungkup. #Queen: Aldebaran FG jangan kecewa dong XD
Tetapi, Regulus malah ngebiarin si Taurus, mangfus, nggak keurus, dan Regu-chan tetap berlari lurus.
Asmita kembali melempar pancingannya, dan kali ini tepat mengenai kitab sakti tips and trik mancing mania yang sedang dibaca kakak Degel. "…"ia hanya diam dan mengeluarkan cadanganna di saku bajunya.
"CHIKUSSO! IKANNYA NGGAK ADA YANG GEDE! BAIKLAH… ORAORAORAORA! Jurus sakti:WORLD-END ULTIMATUM SPREADING CHARGE RODE ATTACK!" #Queen: T-TUNGGU! SEJAK KAPAN ASMITA MEMPUNYAI JURUS SEPERTI ITU?! :o
Wusshh…
Kail milik Asmita pun terbang dengan indahnya, mencari mangsa yang lengah. Dan…
Pluk. -Si kail pun jatuh ketempat yang ia kehendaki-
Asmita merasakan getaran di pancingnya. Ha! Dapat! –pikir Asmita dengan evil grinnnya[lagi]-
Sret.
"ARGHH… TIDAK…! BIBIRKU!" jerit Aspros dalam penderitaan yang mendalam.
"BUAHAHAHA~ SEPERTINYA AKU DAPAT IKAN RAKSASA! YAHOO~" seru Asmita dengan suka cita.
"BUAGH! ASMITA KAMPRET LU! INI BIBIR GUE GOBL- *sret* AAAAARGHH… TIDAAAK… BIBIRKU SEXY KUH…!" jerit Aspros kesakitan karena bibirnya langsung robek karena tarikan Asmita yang sangat kuat.
"yah… ikannya lepas…" kata Asmita.
Dalam sekejap, Aspros langsung pinksun dan dilarikan ke rumah sakit. Sepertinya ia 'shock' gara – gara ia takkan bisa mengikuti Mr. universe dengan keadaan bibir seperti itu.
"S-shion… Asmita sepertinya sudah gi- HUA! SHION, LIHAT INI!" seru Dohko sambil menunjuk ke arah seonggok tubuh yang terapung dan menabrak perahu kecil mereka.
"ada ap-" sebelum Shion menyelesaikan ucapannya, ia ternganga meilhat tubuh besar bak panda yang 'nude' dan menabrak perahu mereka. *gulp* "menjijikan…" tanpa ba bi bu, Shion langsung mendayung perahunya menjauhi Aldebaran yang malang.
Karena merasa terganggu, Sisyphus datang menghampiri Asmita dan berkata "PERGI KAU, SIALAN!" dan menendang Asmita hingga terlempar ke langit, dan tak terlihat lagi.
Penonton hanya bisa sweatdrop karena kelakuan Sisyphus tersebut.
"k-kejam…" gumam Yato.
Sisyphus pun kembali ke posisi awal dan melanjutkan mancingnya.
Eh… d-dimana aku…? Pikir Aldebaran yang baru saja siuman tapi masih ngambang di kolam. Tanpa ia sadari, ia sudah memasuki kawasan sirup racun milik Kardia. Dan ia pun pingsan lagi.
"huh… Aku harap… aku bisa bertemu gadis cantik hari ini…" gumam Kardia. Lalu, ia pun tak sengaja melihat tubuh Aldebaran yang terlungkup dan terapung di air. "Wah… apaan tuh…?! Itu seperti… err…" Kardia terus memandang ke arah tubuh Aldebaran yang perlahan mendekatinya. Semakin lama… dan…
"Omaigot…" BRUK. Kardia pun ambruk karena pemandangan tak sedap yang dilihatnya.
###
10 menit berlalu, tetapi ikan yang ditargetkan belum juga bisa tertangkap. Para penonton pun mulai meninggalkan arena. Tiba – tiba…
"YOSH! AKU DAPAT!" seru Sisyphus dengan girangnya. Semua orang pun melihat ke arah Sisyphus. Para saint yang meninggalkan bangku penonton kembali berdatangan karena pengen ngliat aksi bang Sisy[?].
"w-whoa… Ayo Sisyphus-sama! Kami mendukungmu!" sorak para Saint.
"HYAAAATT…" teriak Sisyphus sambil menarik pancingannya. Tapi, ia terlihat sangat kesusahan karena tarikan kuat yang diberikan ikan kepada Sisyphus
Argh! Ayo Sisyphus! Demi Sasha! Nonton bareng Sasha sudah di depan mata! Seru Sisyphus dalam hatinya, biar semanget gitu…
Dengan gagahnya, ia menarik pancingannya. Angin yang bertiup dengan kencangny membuat Tuxedo yang telah ia beri parfum 1 botol mengeluarkan bau menyan[?] yang semerbak. Rambutnya yang halus terbelai angin membuat penampilannya semakin WOW. Wajahnya yang basah karena keringat membuat El Cid dengan sukarela mengambilkan tisu dan me-lap keringatnya (Queen: wah… kakak El dijadiin babu kok mau ._.).
"AAAAARGH... AKU AKAN MEDAPATKAN IKAN INI!" teriak Sisyphus.
Karena ikan raksasa itu memberikan gaya yang besar kepada Sisyphus, so Sisyphus harus terpaksa mondar – mandir, lari sana sini, dan lari keliling pinggir kolam.
"HIIAAAAAAA… RASAKAN INI!" Sisyphus mengarahkan pancingannya ke perahu yang berada di atas kolam. Ia dengan sengaja berniat menghancurkan Shion dan Dohko yang dianggap sebagai pengganggu.
Lalu ia berlari… sambil menarik pancingannya dengan sekuat tenaga, hingga akhirnya ia berlari ke arah Manigoldo…
"MANIGOLDO! JANGAN MENGHALANGIKU!"
Sisyphus menendang Manigoldo ke langit.
"w-wh… WHA…! TIDAAAAAAAAAAK…" teriakan Manigoldo perlahan menghilang.
.
.
.
Degel. Ia hanya duduk diam dibawah teduhnya payung sambil membaca buku. Ia sepertinya tidak mempedulikan keadaan arena pertarungan karena terlalu khusyuk.
Albafica masih sibuk nebar bunga sambil tebar pesona. Yato dan Yuzuriha hanya bisa sweatdrop melihat tingkah laku Albafica.
"mana mungkin Ia bisa mendapatkan ikan dengan umpan seperti itu…" kata Yuzuriha kepada Yato.
"Ternyata Albafica-san cantik[?] tapi o'on juga ye…" kata Yato. #langsung ditampol sama Albafica FC
Sementara itu, Aldebaran masih terapung tak berdaya di kolam. #Queen: ngenes banget, maaak~ XD
Kardia sih masih tepar yah, karena ngeliat Aldebaran yang nge-hot.
"ikan ikan ikan ikan…" Regulus masih semangat menyetrum ikan dengan berlari di sepanjang pinggir kolam.
"YEAH… AKULAH PEMENANGNYA! AKULAH ORANG YANG AKAN NONTON BARENG ATHENA-SAMA!" seru Sisyphus sambil menarik pancingannya dengan sekuat tenaga. "YAHOO~"
"AYO SISYPHUS-SAMA! SPIRIT!" teriak saint – saint perak dan perunggu yang berada di bangku penonton.
Pope Sage yang sejak tadi hanya melihat akhirnya menjadi 'greget' karena melihat semangat Sisyphus yang membara. Lalu ia bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri Sisyphus.
"Wah Sisyphus! Kau hebat sekali! Sini biar kubantu…" Kata Pope Sage innocent, dan tanpa niat buruk sedikitpun.
"!" Sisyphus langsung dalam kondisi siaga. "S-sa… SAINGAN!". (Aku tak boleh lengah, aku tahu trik basi-mu itu, Tua Bangka! Setelah kau berhasil mengambil ikan milikku, kau pasti akan merampas hadiah itu dariku! Takkan kubiarkan hal itu terjadi!) –pikir Sisyphus-
"DASAR TUA BANGKA… JANGAN MENGGANGGUKU!" teriak Sisyphus sambil menendang Pope Sage ke langit, seperti yang ia lakukan terhadap Asmita yang malang.
Dan satu lagi, Regulus berlari ke arahnya dengan setrum ikan-nya.
-Satu lagi penggangguku…- Karena menganggapnya sebagai pengganggu, Sisyphus juga menendang Regulus keluar arena. "PERGI KAU KE NERAKA, BOCAH TENGIK…! HUAHAHAHA~ AKULAH ORANG YANG AKAN PERGI BERSAMA ATHENA-SAMA!" teriak Sisyphus menggila.
Sementara itu, Degel yang paling adem ayem…
"Oh… begitu ya… oh begitu… aku mengerti…" gumamnya.
Tek.
Degel akhirnya menutup buku mancing mania-nya.
"…"
Ia pun berdiri dan…
"AURORA EXECUTION!"
BRUM.
Semuanya membeku.
Kolamnya juga… kecuali Penonton, Yuzuriha, dan Yato.
Shion dan Dohko membeku di tengah kolam dengan jaring yang tersangku di badan mereka, karena perahunya udah terbelah gara – gara Sisyphus. Albafica jug amembeku sambil nebar mawar kayak orang 'melayat'. Dan yang paling tragis adalah Sisyphus. Ia membeku dengan mulut terbuka lebar, sambil menarik pancingannya.
Degel berjalan ke arah pancingan Sisyphus dengan tak menghiraukan [maaf] bokong [Aldebaran] yang ia injak dan segera memotong tali pancingan milik Sisyphus. Kemudian ia mengambil ikannya dan meninggalkan arena pertandingan. Tetapi, sebelum meninggalkan arena, Degel ngeliatin Sisyphus yang lagi nganga 5 jari, "*geleng – geleng* Ckckck…"
Semuanya hanya terpaku melihat Degel. Tak ada satu pun yang berani bersuara.
Sambil memanggul ikan, ia berkata "Catatan terkahir dari buku Mancing Mania: 'Jika tidak ada trik yang berhasil, gunakanlah otakmu.' By: Mas Dudit'. Mancing mania… MANTAP!"
Semuanya hanya cengo. Termasuk Queen yang sedang makan mie sedaaaaaa [ingat, aku lagi cengo. Jadi nggak ada konsonan di akhir kata XD]
Yuzuriha pun menyenggol – nyenggol Yato dan berbisik "Yato, c-cepat hentikan dia!"
"T-tapi-"
"Udah… cepetan!" Desak Yuzuriha.
Yato pun dengan terpaksa angkat bicara.
"Err… eto… T-tunggu dulu, Degel-san…"
"Ada apa?" jawab Degel, dingin. Tak lupa juga dengan deathglare-nya.
"Eh… a-ano… ng-nggak j-jadi!" balas Yato, takut.
"Oh…begitu…" kata Degel, singkat. Ia pun pergi meninggalkan arena pertandingan. Tapi…
Ia balik lagi… #Queen: ==a
Degel merampas tiket yang berada di tangan Yato. Yato ingin protes, tapi apa daya, dia tak kuasa melakukan itu karena tatapan mata Degel dan suhu di sekeliling Degel yang begitu dingin.
"Lumayan… buat nyalain api unggun… merci beaucoup…" kata Degel sambil meninggalkan arena.
Tak ada satu pun yang berani protes, dan Degel pun akhirnya yang mendapatkan ikan itu.
###
Malamnya, di depan kuil Aquarius…
Terlihat seseorang yang diketahui bernama Degel terlentang di dekat api unggun dengan perut yang sangat buncit karena kekenyangan. Sambil menggosok – gosokan perutnya, ia berkata "Ahh~ Ikannya enak banget… MANCING MANIA, MANTAP!"
FIN~
Akhirnya tamat~
RnR ya~ ^^
PS: fict ini nggak ada maksud buat mempromosikan acara tertentu yah, tapi fict ini terinspirasi dari Ommy nii-san yang seneng nonton Mancing Mania dan orangnya juga hobinya mancing, wkwk XD
