Update buat hari ini.
Enjoy It
Disclaimer : Masashi Kishimoto
"Good morning, student" Sapa Asuma ketika baru saja memasuki kelas Sasuke. Hari ini seudah genap dua minggu Sasuke masuk kelas. Siswa-siswa telah menunjukkan tabiat aslinya. Mulai dari yang suka ngomong gaje, yang suka tidur, sampe yang suka protes.
"Ssst...Ssssstttt" Asuma menenangkan siswa-siswa yang sepertinya sedang ribut.
Sasuke hanya menyangga kepalanya dengan tangan kanannya. Wajahnya tampak malas sambil memperhaatikan cewek berambut pink yang sedang menulis.
'Dia rajin juga ya' Batin Sasuke. Sasuke memang masih menyukai Sakura dan terus memperhatikan gerak gerik Sakura. Sasuke tersenyum tipis.
"Oiy, Teme" Naruto menepuk pundak Sasuke.
"Apaan ?" Tanya Sasuke sambil menoleh kearah Naruto.
"Gue nyontek ya" Naruto memohon pada Sasuke. Sasuke hanya mendengus kesal mendengar ucapan Naruto, tapi dirinya mengangguk. Naruto bersorak riang dan langsung menyalin pekerjaan Sasuke.
"Sudah habis ya ?" Tanya Asuma sambil membereskan peralatannya. Semua murid langsung bersorak.
"Iuran" Kata Sakura menghampiri Sasuke yang sepertinya sedang enak-enaknya melamun.
"Woy...! Ayam" Sakura menepuk pundak Sasuke untuk menyadarkannya dari lamunannya.
"Woy...!" Sekarang Sakura sukses berteriak didepan kupin Sasuke yang sontak membuat Sasuke langsung terlonjak sambil mengelus-elus kupingnya.
"Gak usah tereak napa ?" Sasuke tampak sewot dengan perbuatan Sakura yang dengan seenaknya membuat kupingnya budek.
"Ada iuran buat fotocopy bahasa inggris, seribu limaratus" Sakura tak mempedulikan Sasuke yang protes padanya. Sasuke pun hanya mendengus kesal dan menyerahkan uang seribuan beserta uang limaratusan.
Sakura pun berlanjut memalak pasien berikutnya disertai dengan sumpah serapah dan juga kutukan. Sasuke hanya geleng-geleng melihat kelakuan Sakura yang tergolong sadis itu.
Sasuke hanya berdecak pelan melihat kelakuan Sakura.
'Dia memang cantik. Tapi sayang, dia mempunyai kepribadian yang buruk. Aku tahu dia cantik, tapi itu gak berarti dia bisa melakukan apa saja' Batin Sasuke menganalisis kepribadian Sakura yang ternyata sangat buruk. Sasuke hanya menghela nafas menyesali perasaannya pada Sakura.
'Whatever, pinky' Batin Sasuke sambil mengeluarkan ponselnya dan mulai mengutak-atiknya dengan perasaan lega. Sasuke terus merasa tertekan jika dia menyukai seseorang karena sulitnya mengungkapkan pikiran.
"Selamat pagi anak-anak" Kata seseorang dengan wajah manis dengan rambut hitam pendek. Semua siswa langsung melek matanya melihat pemandangan yang sangat manis tersebut.
"Nama saya Shizune, dan saya adalah mahasiswa yang bertugas menggantikan Tsunade-sama" Kata gadis yang ternyata bernama Shizune tersebut sambil tersenyum manis. Para siswa langsung bersorak menyoraki kawan-kawannya.
'Guru yang manis' Pikir Sasuke sambil memandangi gurunya dengan tampang malas.
"Karena ini pertemuan pertama saya, maka saya ingin tahu kalian lebih dekat" Kata Shizune sambil membawa daftar absen. Shizune mengabsen satu-satu dan menanyakan beberapa hal pada anak yang mengacungkan tangannya.
"Uchiha Sasuke" Shizune memanggil Sasuke. Sasuke mengangkat tangannya dengan malas.
"Kau tinggal dimana ?" Shizune menghampiri Sasuke dan membuka pertanyaan.
"Kompleks Uchiha" Sasuke menjawab dengan wajah cuek bebek.
"Cita-citamu ?" Shizune melanjutkan pertanyaannya.
"Programmer" Sasuke menjawab dengan singkat, padat, dan jelas. Shizune hanya manggut-manggut mendengar ucapan Sasuke.
"Baiklah, kita mulai pelajaran kali ini. Sebelum itu, adakah yang mau ditanyakan ?" Shizune berkata sambil meletakkan buku absensi diatas meja guru. Serentak para siswa berebut untuk mengacungkan tangan. Ada yang menanyakan nomer ponsel lah, facebook, twitter, email dll. Pokoknya berkaitan dengan kontak lah.
Sasuke hanya memasang muka malasnya.
"Ada yang ditanyakan ?" Kata Shizune setelah menjawab beberapa hal tidak berguna yang dilontarkan oleh murid-muridnya.
"Yah...! Tuan programmer ?" Shizune menunjuk pada Sasuke yang tengah menyangga kepalanya seperti biasa. Sasuke yang ditunjuk langsung mengangkat sebelah alisnya.
"Ada apa, sensei ?" Sasuke bertanya pada Sasuke.
"Apakah ada pertanyaan ?" Shizune mengulangi perkataannya sambil menghampiri bangku Sasuke. Sasuke mengernyit heran dan mengangkat kepalanya.
"Apakah sensei melihat saya mengangkat tangan ?" Sasuke malah menanya balik sensei-nya. Shizune menggeleng.
"Itu artinya saya tidak bertanya" Kata Sasuke sambil terkikik geli. Semua siswa langsung bersorak menyoraki gurunya yang memberi perhatian lebih pada Sasuke.
"Cieeee...!" Sorak semua siswa sambil pasang muka menggoda. Shizune langsung blushing dan berjalan menuju meja guru.
"Baiklah, disini saya akan mengajar matematika. Dan saya akan memulai pelajaran dari eksponensial" Kata Shizune sambil menuliskan sesuatu dipapan. Semua siswa langsung memperhatikan tulisan Shizune yang terkesan sangat rapi.
"Merepotkan" Gumam Shikamaru sambil menenggelamkan wajahnya. Begitu juga dengan Sasuke yang menyangga wajahnya dengan tampang malas.
"Baiklah, sampai jumpa minggu depan. Kalau ada yang gak ngerti bisa tanyain pada Hinata" Kata Shizune sambil tersenyum kearah Hinata. Hinata hanya nyengir kearah Shizune.
"Selamat siang" Seseorang dengan dengan rambut berwarna kuning terang dan berombak.
Semua siswa langsung bersorak-sorai melihat banyak sekali guru baru yang datang hari ini.
"Merepotkan" Shikamaru yang terbangun gara-gara sorakan siswa yang sangat keras. Sasuke sampai menutupi telinganya agar suara merepotkan itu tidak masuk kedalam telinganya.
"Nama saya Hotaru. Saya akan menggantikan Utakata-sensei mengajar kimia" Kata Hotaru sambil membuka buku pelajaran tanpa mengabsennya.
"Sensei gak kenalan sama kita ?" Celetuk Sasuke masih tetap menyangga kepalanya, kali ini dengan tangan kirinya.
"Cieee" Seru semua baik siswa maupun siswi kepada Sasuke.
"Selirmu banyak ya, Teme" Kata Naruto sambil nyengir menggoda. Sasuke hanya mendengus kesal mendengar ocehan Naruto.
"Ternyata kamu pengen kenalan ya ?" Hotaru menghampiri Sasuke sambil tersenyum manis.
Sasuke hanya menganggukkan kepalanya saja dengan malas.
"Baiklah, aku ingin tahu namamu. Semoga kau gak keberatan" Kata Hotaru sambil merendahkan kepalanya untuk melihat wajah Sasuke.
"Bukan begitu. Hanya saja kurang biasa bila kita tidak kenal satu samalain. Entar yang ada sensei malah ngambek lagi" Jelas Sasuke sambil memundurkan kepalanya yang merasa risih dengan tatapan Hotaru.
"Iya. Dan aku ingin kenal denganmu dulu" Hotaru tetep ngotot sambil nyengir menggoda pada Sasuke.
"Namaku Uchiha Sasuke" Sasuke menjawab dengan singkat padat dan jelas.
"Baiklah, tuan Uchiha. Sekarang, kau mau jadi apa ?" Kata Hotaru.
"Terserah takdir. Tapi aku bercita-cita menjadi programmer" Kata Sasuke sambil tetep cuek.
"Kudengar kau cukup bandel ya" Nada suara Hotaru menjadi mengerikan ditelinga Sasuke.
"Maksud sensei ?" Sasuke mengernyitkan dahinya heran meskipun dirinya telah ketakuan setengah mati.
"Kau akan berubah setelah kuajari" Hotaru berjalan kedepan kelas dan mulai menerangkan bab-bab kimia.
'Guru ini menyeramkan sekali' Batin Sasuke sambil bergidik ngeri.
"Yo, Teme" Sapa Naruto pada Sasuke yang sedang asyik mengayuh sepeda.
"Ada apa ?" Sasuke menoleh pada Naruto yang sedang nyengir diatas motornya. Motor Naruto berjalan pelan-pelan untuk mengimbangi kecepatan sepeda Sasuke.
"Gak da apa-apa" Kata Naruto sambil mengegas motornya untuk melaju lebih kencang.
"Cih...! Gitu aja sombong. Aku berani taruhan kalau dia itu merengek seperti anak kecil saat meminta motor tersebut" Gumam Sasuke.
"Aaaaarrrgggghh...!"
TBC
Ceritanya mbulet ya ? Kok tiba-tiba udah dua minggu...? Gak papa lah yang penting...
Reviewwww...!
