Hello, Minna...! Maaf ya kalo di chapter sebelumnya agak mbulet.
Enjoy It
Disclaimer : Masashi Kishimoto
"Aaaarrrggghhh" Sasuke langsung menoleh kearah datangnya suara dan melihat sensei berambut pirang bergelombangnya tengah dijambret.
Sasuke menghentikan sepedanya dan berancang-ancang untuk menghentikan penjambret tersebut.
"OK, Here we go" Gumam Sasuke sambil melemparkan tasnya kearah orang yang dibelakang sehingga orang tersebut menjatuhkan sabit yang dibawanya.
Sasuke pun mengangkat sepedanya dan melemparkannya kearah perampok tersebut sehingga keduanya terjatuh dari motornya. Sasuke langsung nyengir puas melihat kedua penjambret tersebut terjatuh dengan nistanya.
Sasuke langsung menghampiri kedua penjambret tersebut dan mengambil sepeda miliknya.
"Untung aja gak papa" Gumam Sasuke sambil melihat-lihat apakah ada lecet-lecet disepedanya tanpa menghiraukan penjambret yang terjatuh karena lemparan sepedanya.
Sasuke melihat tas yang dibawa oleh penjambret tersebut jatuh dibawah kakinya. Sasuke pun memungut tas tersebut sambil menaiki sepedanya.
"Tolong...! Tolong...! Tolong...!" Hotaru masih berteriak minta tolong.
'Sensei ini, bukannya dikejar, tapi malah teriak gaje' Batin Sasuke merutuki kebodohan senseinya sendiri. Sasuke menghampiri senseinya yang sepertinya sudah kehabisan suara saking kerasnya dia berteriak.
"Nih...!" Sasuke menyerahkan tas kepada senseinya. Hotaru tampak terkejut dengan kehadiran Sasuke yang terkesan mendadak tersebut.
"Bagaiman bisa ?" Hotaru masih bingung dengan kejadiannya.
'Salahnya sendiri, teriak-teriak gaje. Gak ngerti deh' Rutuk Sasuke dalam hati.
"Ambil aja dech sensei. Gue males ngejelasinnya" Kata Sasuke dengan muka males.
"Terimakasih ya" Kata Hotaru sambil tersenyum manis.
'Gila...! Disekolah ini banyak banget cewek manisnya' Batin Sasuke. Sasuke tidak membalas senyuman Hotaru dan langsung mengayuh sepedanya meninggalkan Hotaru.
"Kaa-chan, aku pulang" Sasuke berteriak gaje ketika memasuki rumahnya. Mikoto tersenyum melihat putra bungsunya tersebut.
"Yo, Sasuke. Sudah pulang" Sapa seseorang dengan rambut raven yang dikucir satu kepada Sasuke. Sasuke yang merasa familiar dengan suara tersebut langsung menolehkan kepalanya menuju sosok tersebut. Sasuke membulatkan matanya begitu melihat sosok tersebut.
"Nii-chan..." Sasuke tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya ketika melihat kakaknya yang sudah sangat lama tidak dilihatnya. Itachi hanay tersenyum dengan senyuman khasnya pada Sasuke.
"Kakak kapan pulangnya ?" Tanya Sasuke dengan antusias sambil memeluk kakaknya.
"Baru saja" Kata Itachi tenang. Ya, Itachi memang sengaja merantau ke negeri yang jauh untuk membantu perekonomian keluarganya yang terkesan pas-pasan tersebut.
"Apa kau bawa calon istri ?" Tanya Sasuke dengan wajah tanpa beban kepada Itachi. Itachi langsung menggeplak Sasuke.
"Kau ini...!" Sungut Itachi dengan muka cemberut. Sasuke hanya nyengir lebar melihat muka kakaknya tersebut.
"Kau tadi hebat sekali, Sasuke" Kata Itachi sambil duduk dikursi yang berada di beranda depan.
"Maksudmu ?" Kata Sasuke dengan tatapan tak mengerti sambil duduk disamping Itachi.
"Yah...! Waaktu kau melemparkan sepedamu untuk menolong seorang mahasiswa cantik itu lho" Kata Itachi. Sasuke hanya menggut-manggut mendengar penjelasan Itachi.
"Dia pacarmu ?" Itachi malah sempet-sempetnya menggoda Sasuke.
"Bukan. Dia senseiku" Kata Sasuke tetep tenang meski dalam batinnya dia sudah bener-bener malu sekaligus senang.
"Hooooo..." Goda Itachi dengan wajah tak percayanya. Sasuke hanya mendengus kesal melihat wajah Itachi yang menurutnya sangat tak pantas itu.
"Whatever lah, aku mau ke cafe dulu" Kata Sasuke sambil mengayuh sepedanya menuju cafe milik Izumo.
"Hihihi" Sasuke terikikik geli melihat website bagus milik seseorang yang kemarin menjadi website yang sangat berantakan dengan sebuah tulisan yang sangat besar bertuliskan 'Maaf, sedang tidak tersedia'
Sasuke pun mengecek websitenya sendiri.
"Yes...! Berhasil" Gumam Sasuke begitu melihat websitenya menjadi sesuatu yang sangat mirip dengan website yang kemarin.
"Enaknya ngapain nih ?" Gumam Sasuke sambil menyandarkan kepalanya dikursi cafe tersebut. Bibirnya menyunggingkan senyuman puas telah menjahili pemilik website tersebut.
'Gue jadiin koleksi ah. Siapa tahu laku kejual' Kata Sasuke sembari memback-up websitenya dan memasukkannya melalui flashdisk.
Tiba-tiba sebuah ide terlintas dibenak Sasuke. Dia kemudian mengetikkan url masuk facebook dan login menuju akun facebooknya.
Sasuke mencoba mencari seseorang yang memiliki permainan dan sudah mencapai level tinggi.
'Mmmm...! Ok, sasaran sudah dapat' Sasuke pun mengutak-atik beberapa bagian browser dan mulai mencoba beberapa cara yang telah dia pelajari untuk merebut akun facebook seseorang.
'Ternyata gampang banget. Facebook mudah dikibulin' Batin Sasuke sambil ngakak ria. Akhirnya dia mendapatkan akun orang incarannya tersebut.
'Dobe pasti mau nih. Soalnya dia kan yang paling semangat main aplikasi facebook' Batin Sasuke yang sekarang dengan suksesnya menjadikan Naruto sebagai target utamanya.
Sasuke pun menstop billingnya dan membayar biaya pada Izumo.
"Yo, Sasuke" Sapa Kiba sambil nyengir pada Sasuke yang sedang duduk sambil memperhatikan ponsel jadul miliknya.
"Ada apa ?" Sasuke bertanya dengan nada yang malas.
"Kau kemarin yang nolongin Hotaru-sensei ya ?" Kiba membuka percakapan. Sasuke akhirnya mengalihkan pandangannya menuju Kiba yang duduk disampingnya.
"Kenapa emang ?" Sasuke malah balik bertanya sambil sedikit menaikkan alis.
"Lo suka sama Hotaru-sensei ya ?" Tebak Kiba dengan sangat antusias sampai-sampai Sasuke harus menutupi kupingnya.
"Gak tuh" Jawab Sasuke singkat sambil kembali pelototin ponselnya.
"Alah...! Ngaku aja dech Sasuke" Kata Kiba dengan nada sedikit menggoda.
'Anak ini merepotkan' Sasuke mengutuk Kiba dalam hatinya.
"Whatever lah" Sasuke malas berurusan dengan makhluk sebangsa speaker macam Kiba ataupun Naruto. Tak lama kemudian Hinata masuk dengan tampang tergesa-gesa dan menghampiri Sasuke yang masih asyik berkutat dengan ponselnya.
"Sasuke...! Ajarin gue kimia donk. Hari ini kan ulangan" Hinata berkata dengan nada yang panik didepan Sasuke. Sasuke tetap tidak bergeming, malah asyik dengan ponselnya.
"Sasuke..." Hinata mulai gak sabaran tapi Sasuke malah ketawa sendiri sambil menunjuk ponselnya.
"Woy...!" Hinata sukses teriak dikuping Sasuke yang membuat pemudaa berambut ayam tersebut budeg untuk sesaat.
"Ada apaan sih ?" Sasuke tampak sewot dengan perbuatan Hinata.
'Gue bakar juga lu' Hinata membatin nista sambil bayangin ayam bakar.
"Selamat pagi semua" Sapa Hotaru dengan senyuman manis merekah dibibirnya.
Hinata berlari menuju bangkunya yang berada didepaan meja guru.
"Hari ini ulangan" Kata Hotaru sambil menyuruh semua siswa untuk mengumpulkan buku catatannya dan mengeluarkan selembar kertas.
"Bentar, sensei. Ada pengumuman dari sekolah" Kata Shino yang baru masuk kedalam kelas. Semua siswa tampak memperhatikan Shino.
TBC
Pendek banget ya ? Ya udah deh gak usah bayak typos lebih baik banyak
Reviewwww...!
