Update buat hari ini. Author pengin banget fic ini segera selesai, jadi update terus dech.

Enjoy It

Disclaimer : Masashi Kishimoto


"Uchiha Sasuke, Hyuuga Hinata segera ke ruang BP" Seru seorang guru dengan pengeras suara. Sasuke yang sedang asyik-asyik nongkrong di teras kelasnya sambil mainan ponsel langsung terkejut mendengar dirinya dipanggil menuju ruang nista tersebut. Hinata yang sekarang lagi ikut remedial pun langsung berdiri dan memohon izin untuk memenuhi panggilan tersebut.

"Kenapa tuh ?" Tanya Shino yang saat itu sedang mengerjakan remedial bersama semua teman sekelasnya, kecuali Sasuke.

"Ketahuan mojok kali" Sahut Naruto sambil nyengir mesum.

'Ada apa, ya ?' Batin Hinata dengan perasaan was-was.

'Merepotkan...! Kenapa gue harus terdampar di ruangan nista bersama dia' Batin Sasuke sambil mengingat-ingat kesalahannya selama berada di sekolah ini. Sasuke dan Hinata menyusuri koridor yang tampak sepi karena banyak siswa yang mengikuti remedial.

Mereka berdua terdiam dan tenggelam dalam pikirannya masing-masing.

"Kira-kira ada apaan ya ?" Hinata akhirnya membuka percakapan sambil menoleh kearah Sasuke.

"Mana kutahu" Jawab Sasuke dengan cuek sambil memandang langit-langit.

Akhirnya mereka berdua telah sampai di ruangan yang cukup luas dengan beberapa lemari yang menumpuk data-data siswa yang bermasalah. Hinata dan Sasuke pun duduk berdampingan sambil menghadap pada Hotaru.

"Kok sensei yang ada disini ?" Kata Sasuke dengan heran sambil menunjuk Hotaru yang sedang nongkrong di kursi guru BP. Biasanya sih Kurenai yang bertugas mengawasi dan melayani siswa bermasalah.

"Kenapa ? Gak suka ya ?" Jawab Hotaru sambil pasang muka menyeramkan. Sasuke langsung menggeleng cepat karena takut dengan aura gak enak yang keluar dari tubuh Hotaru.

'Iya, gue gak suka' Batin Sasuke. Hinata sih anteng-anteng aja meskipun dia sangat penasaran dengan hal yang menyebabkan dia terdampar diruangan ini bersama dengan ayam laknat macam Sasuke.

"Baiklah. Sebelum saya mulai, akan saya jelaskan beberapa hal" Hotaru membuka khotbah panjangnya dengan gaya pembukaan yang khas darinya. Sasuke dan Hinata yang sudah sama-sama penasaran dengan hal tersebut langsung duduk diam dan memasang telinga mereka dengan baik.

"Sasuke, Hinata, kalian adalah peraih NUN terbaik disini. Wajar bila kalian sudah kami nobatkan sebagai peluru sekolah" Kata Hotaru memulai khotbahnya.

'Peluru sekolah ?' Batin Hinata dan Sasuke secara barengan (ehem)

"Tapi sepertinya ada beberapa masalah dengan kalian akhir-akhir ini" Kata Hotaru sambil memegang selembar kertas. Sasuke dan Hinata menelan ludah secara bersamaan (lagi ?) mendengar hal tersebut.

'Jangan, aku ingin jadi siswa baik' Hinata sudah memohon-mohon pada tuhan untuk menghapus masalah tersebut dari arsip BP.

'Semoga saja tidak merepotkan' Sasuke malah dengan tidak peduli langsung pasang wajah kayak biasanya.

"Pertama, kamu Hinata. Nilai kamu akhir-akhir ini turun drastis, bahkan kamu sekarang turun peringkat menjadi peringkat sepuluh paralel. Apakah ada masalah ?" Tanya Hotaru pada Hinata. Hinata hanya menunduk mendengar ucapan Hotaru yang terasa sangat menusuk hatinya.

"Dan kau, nilaimu memang sangat bagus. Tapi beberapa guru sempat mengomplain sifatmu yang terlalu cuek dengan pelajaran. Ada masalah, tuan Uchiha ?" Kata Hotaru sambil memajukan wajahnya sampai benar-benar dekat dengan Sasuke.

"Jangan mencuri first kiss-ku" Kata Sasuke sambil memundurkan kepalanya kebelakang. Wajah Hotaru langsung memerah mendengar ucapan Sasuke. Wajarkan bila cewek langsung memerah saat ditanyai semacam itu.

"Intinya, kalian harus merevolusi diri kalian" Kata Hotaru sambil kembali duduk dibangkunya yang sangat empuk tersebut dengan tenang. Sasuke hanya menggumamkan kata-kata yang gak jelas beberapa kali. Sedangkan Hinata masih saja menunduk.

'Apa yang salah dariku ? Aku sudah belajar giat tiap hari, kenapa nilaiku turun ?' Batin Hinata sambil menahan tangis. Sasuke yang melihat hal tersebut merasa iba.

'Aku harus segera tuntaskan misiku sebelum ujian semester satu' Batin Sasuke sambil menatap miris kearah Hinata yang mati-matian menahan tangis.

"Ya sudah, kalian boleh kembali" Kata Hotaru sambil melenggang pergi dari bangkunya. Hinata masih terduduk diam diatas bangku tersebut. Sasuke malah bingung dengan apa yang harus dilakukannya. Tapi akhirnya dia menepuk pelan punggung Hinata. Hinata yang terkejut dengan tepukan Sasuke langsung menoleh kearah cowok berambut ayam tersebut. Kedua mata mereka bertemu pandang dalam sesaat. Tapi sesaat kemudian Sasuke mengalihkan pandangannya karena tak tahan dengan tatapan Hinata.

"Menyesal tidak akan berguna. Semuanya pasti beres" Kata Sasuke sambil meninggalkan Hinata yang terdiam menatap kepergian Sasuke.

'Mision 2, complete' Batin Sasuke sambil menyeringai didepan pintu.

"Ada apa, Teme ?" Tanya Naruto begitu melihat Sasuke masuk dengan tampang cuek seperti biasanya. Biasanya kan siswa yang masuk ruang BP mesti keluar dengan muka suntuk, lha ini kok masih tetep cuek.

"Gak tau. Iseng kali gurunya kurang punya kerjaan" Kata Sasuke ngasal sambil memainkan hapenya kembali.

'Ayam gak tau diri' Batin Shino merutuki sikap tidak pantas milik Sasuke sambil mengembat makanan ringan miliknya.

"Hyuuga Hinata, Uchiha Sasuke dimohon untuk ke ruang BP. Sekali lagi, Hyuuga Hinata dan Uchiha Sasuke dimohon untuk ke ruang BP" Kata seseorang dengan pengeras suara. Sasuke dan Hinata langsung berdiri dan segera berlari menuju ruang BP.

"Jangan-jangan Hinata sudah hamil lagi" Bisik Naruto mengutarakan pendapat gak pantasnya kepada Shino dan juga Kiba.

'Gue bunuh tuh ayam kalo Hinata bener-bener hamil' Batin Kiba sambil merencanakan tipe pembunuhan apa yang sangat cocok untuk Sasuke.

'Bodo amat' Ini mah batin Shino yang langsung menghadap kedepan kelas daripada harus dilempar penghapus oleh Hotaru-sensei yang terkenal sangat killer.

"Ada apa lagi sih ?" Sungut Sasuke ketika memasuki ruang Bp yang beberapa jam yang lalu baru saja dimasukinya.

"Silahkan duduk" Ucap seorang berambut pirang dengan kucir dua khasnya. Kepala sekolah, Tsunade.

Sasuke dan Hinata pun duduk didepan Tsunade dengan berdampingan.

'Kursi ini keras amat' Batin Sasuke merutuki kursi kayu tersebut sambil misuh-misuh gaje karena tidak diberi kursi yang empuk.

"Kalian tahu kenapa kalian kupanggil kesini ?" Kata Tsunade membuka pertanyaan. Sasuke dan Hinata menggeleng.

'Kalo lu beritahu dari tadi mungkin gue bisa tahu. Dasar nenek pikun' Batin Sasuke yang dengan nistanya mengutuk Tsunade.

"Kalian akan menjadi wakli sekolah untuk olimpiade komputer" Ucapan Tsunade jelas membuat Hinata terkejut. Sasuke sih senang-senang aja, toh dia sudah berpengalaman.

"Gak usah mbantah" Bentak Tsunade yang langsung membuat nyali Hinata untuk ngomong menjadi ciut. Alhasil, Hinata langsung terdiam.

"Kalian akan mengikuti bimbingan pulang sekolah di lab komputer" Kata Tsunade dengan raut muka serius sambil memandangi beberapa brosur yang tergeletak dimeja tersebut.

"Sekarang, kalian boleh pergi" Tsunade melanjutkan ucapannya dan langsung mengacak-acak beberapa kertas yang tergeletak dimeja tersebut.

'Kertas sudah rapi kok diacak-acak' Batin Sasuke dan Hinata secara bersamaan.

"Untuk mengikuti olimpiade komputer ini, siswa harus menguasai bahasa pemrograman pascal. Untuk itu saya rekomendasikan membaca tutorial milik Stoic_boy" Sasuke terkejut mendengar nickname aneh tersebut.

Saat ini Sasuke dan Hinata tengah berada dilab komputer yang memang sangat luas dengan sekitar duapuluh komputer dipasang berjajar merapat dinding.

"Stoic_boy ?" Sasuke mengulangi perkataan Anko yang saat itu menjadi tutor olimpiade.

"Ya, kau sudah baca ?" Tanya Anko pada Sasuke.

"Itu kan nickname milik Saya" Kata Sasuke dengan sangat terkejut. Anko dan Hinata juga tidak kalah terkejutnya dengan Sasuke.

"Kau yang merancang website 'Programmer, it's easy' itu ?" Tanya Anko tak percaya dengan ucapan Sasuke. Sasuke mengangguk dengan malas.

"Kalo gitu, kamu harus bimbing temanmu ini" Kata Anko sambil dengan seenaknya melarikan diri dari tanggung jawabnya.

'Dasar sensei gila' Batin Hinata.

TBC


Buat yang ingin tahu banyak tentang saya bisa kunjungin .com

Untuk versi desktopnya belum saya buat. Hehe

Reviewwww...!