Tittle : The Wedding
Author : Youngwoonrici
Genre : Romance, Family
Rate : T
Cast : Yunjae
Disclaimer : yunjae milik Tuhan, Orang Tuanya, dan tentu saja milik YJS
Ini ff pertama aku, maaf kalau jelek, , aku harap yang baca suka
Previous chap
"kau memang miliku dari sebelum dilahirkan, tapi itu bisa dilakukan dimana saja dan hanya saat kita sedang berdua"
"wae?"
" tentu saja kalau hanya berdua kita lebih leluasa "
" dasar beruang mesum"
"ne aku beruang mesum yang dicintai jung jaejoong…
MY WEDDING CHAP II
HAPPY READ ^^v
CHAPTER II
Normal POV
Setelah pemberkatan pernikahan selesai, mereka mengada resepsi di taman belakang gereja, tidak terlalu meriah namun tetap terlihat mewah dan elegan. Hanya keluarga dan kerabat dekat yang diundang
Setelah resepsi selesai yunho dan jaejoong langsung pulang ke apartement , mereka berfikir untuk tinggal di apartemen dulu dari pada dirumah, karena tidak terlalu merepotkan untuk mengurusnya nanti mengingat pasti rumah yang akan di tempatinya sangat besar
"ahh yunie, aku lelah sekali"
Sesampainya di apartement jaejoong langsung menghempaskan dirinya di ranjang, ya memang tidak terlalu banyak yang disalaminya saat resepsi, acara resepsinya pun sebentar, tapi bayangkan saja dia itu belum menutupkan matanya dari kemarin karena gugup menhadapi acara pernikahannya, jadi ya pasti dia merasa sangat lelah
Yunho pun melepas tuxedo nya , menaruhnya di gantungan yang berada di dalam kamarnya itu lalu ia duduk di pinggiran tempat tidurnya, menatap jaejoong yang menutup matanya walaupun tidak tidur
'sepertinya harus dibangunkan sebelum dia tidur' batin yunho
"jae, mandilah dulu, setelah itu baru istirahat, nanti kau tidak nyaman di tidurmu kalau belum mandi dan masih memakai tuxedo berat itu"
"ne yunie, aku hanya ingin istirahat sebentar kkkkk"
Tak lama Jaejoong pun berjalan ke kamar mandi dengan agak gontai karna dia memang merasa ngantuk tentunya, selesainya dia mandi dia melihat suaminya yang sepertinya tertidur dengan masih menggunakan kemeja dan celananya yang tadi
"tadi dia suruh aku mandi karena takut aku tidak nyaman, tapi kenapa dia yang tidur, yunie yunie"
"yun bangun, mandilah dulu baru tidur, , nanti kau tidak nyaman di tidurmu kalau belum mandi dan masih memakai baju itu" Jaejoong mengguncang pelan bahu yunho untuk membangunkannya
"kau menggunakan kata kata ku tadi eoh? Aku tidak tertidur boo, hanya beristirahat sambil menunggu kau selesai mandi"
"yasudah, itu air nya sudah aku siapkan, mandilah dulu, aku akan memasak makan malam ne"
"ne jung jaejoong" yunho pun berjalan kekamar mandi
Blush
Jaejoong merasa wajahnya memanas, walaupun memang benar marganya sudah ganti, tapi kalau mendengar orang yang mengatakannya dia masih suka malu
"Hahh, dia itu, selalu membuatku tak berkutik begini, lebih baik aku masak makan malam"
Sesudah makan malam mereka kembali ke kamar dengan rasa canggung yang menguasai mereka, 'pengantin baru masuk kamar? Pasti mengerti kan' itulah yang ada di pikiran mereka saat ini, sampai suara jaejoong memecahkan kecanggungan yang tercipta di antara mereka berdua itu
"emm, sebaiknya aku tidur"
"ne sebaiknya kita tidur boo"
Mereka membaringkan tubuhnya ke ranjang, namun ras cangggung masih menyelimuti mereka, sampai yunho yang merasa risih mulai berbicara
" boo, bahagiakah menikah dengan ku?"
Jaejoong menyernyit heran, kenapa namja disampingnya yang sudah berstatus sebagai suaminya itu bertanya sesuatu yang sudah pasti dia tahu jawabannya kira-kira begitulah isi pikira jaejoong
"kenapa bertanya seperti itu yun? Kau sudah tau pasti apa jawaban ku"
Yunho pun membalikan tubuhnya ke arah jaejoong, jaejoong yang melihatnya ikut membalikan badannya, dan sekarang posisi mereka tidur menyamping sambil berhadap-hadapan
"aku ingin dengar langsung dari mulut mu boo, apakah kau bahagia bersamaku"
Jaejoong tersenyum, menangkupkan kedua tangannya di pipi suaminya "ne, aku bahagia bersamamu, bahkan sangat bahagia"
"gomawo ne boojae, sudah mau mengisi hidupku, bersedia menemaniku di dunia yang kejam ini, memberi ku cinta dan kasih sayang, aku beruntung memiliki mu, aku akan membahagiakan mu dan melindungimu dengan segenap jiwa ku, jadi jangan tinggalkan aku ne? saranghae jung jaejoong jeongmal sarangheyo"
Jaejoong dibuat terpukau oleh kata-kata suaminya, selama mereka pacaran, belum pernah yunho mengatakan hal seperti ini karna dia memang bukan pria yang romantic dan jaejoong tetap mencintainya apa adanya, dan mendengar suaminya mengatakan ini cukup membuatnya terkejut
"ne, aku tidak akan meninggalkan mu yun, kita sama-sama membahagiakan ne? nado jeongmal saranghae jung yunho"
Cup
Jaejoong mengecup bibir suaminya, dan saat ingin melepasnya, yunho menekan tengkuk jaejoong dan kembali menciumnya, dan jaejoong pun menikmatinya, bukan ciuman dengan nafsu, tapi ciuman penuh cinta yang mewakilkan perasaan mereka, merasa memerlukan oksigen yunho pun memelepas ciumannya dan menatap dalam jaejoong
"boo, bolehkah?"
blush
wajah jaejoong lagi lagi memerah, Jaejoong yang mengerti arah pembicaraan suaminya itu hanya mengangguk, entah meluap kemana rasa lelahnya, seolah olah hilang saat menatap suaminya
" gomawo jongie ya"
Dan akhirnya mereka melakukan apa yang dilakukan pengantin baru pada umumnya, dan disinilah awal dari kehidupan bahagia mereka
4 years later
Jaejoong pov
Kurasakan sinar matahari masuk dari ventlasi menerpa wajahku, membuatku terbangun dari tidurku, ku kerjapkan mataku agar terbiasa dengan cahaya yang masuk ke mataku, ku lihat suami ku masih tertidur disampigku dengan mulut yang sedikit terbuka dan tangannya yang masih memeluk pinggangku, ku angkat perlahan tangannya dan bangun dari ranjang kami dan membangunkan suamiku itu karena dia harus pergi ke kantor
"yeobo, bangunlah, kau harus kerja" Ku gunjangkan pelan bahu suamiku itu
"eungh, ne"
Melihat dia mulai terbangun aku turun dari ranjangku dan melangkahkan kaki ku menuju kamar mandi yang terletak di kamar ini, tapi belum sampai aku ke tempat tujuanku, kurasakan ada yang melingkar di pinggangku, tanpa ku beritahu kalian sudah tahu pasti bukan siapa itu? Tentu saja itu suami tercintaku
"yunie, aku mau ke kamar mandi, lepaskan"
"sebentar boo, aku sedang mengisi energiku untuk hari ini"
"kau ini aneh-aneh saja, lepaskan aku atau tidak aka nada permainan malam lagi"
"ne ne, tapi poppo dulu ne,"
"aniyo"
"pokoknya poppo dulu, kalau tidak, tidak akan aku lepaskan"
"ne ne"
Jaejoong mendekatkan wajahnya, memejamkan wajahnya , semakin dekat, semakin dekat..
"EOMMA"
Omona, aku lupa pada junghyun, ya setelah 2 bulan pernikahan ku dengan beruang pervert itu aku hamil, dan usia junghyun sekarang sudah 3 tahun, sekarang dia masih di taman kanak kanak, wajahnya mirip sekali dengan yunho, hanya rambut dan bibirnya saja yang diambil dariku, benar benar anak appanya, ah iya walaupun anak ku itu baru 3 tahun, tapi dia itu cerewet sekali, padahal dia laki-laki, ya aku akui sepertinya itu menurun dari ku.
aku langsung melepas yunie dan beranjak ke kamar anak ku, ku buka pintu kamarnya, terlihat dia sedang duduk di tempat tidurnya, omo wajahnya kusut sekali dengan bibir yang dikerucutkab seperti itu, anakku benar-benar menggemaskan, ku dudukan diriku disisi ranjangnya, rambut-rambut yang jatuh ke keningnya
"kenapa chagi? Pagi-pagi begini kok teriak panggil eoma begitu?"
"tadi mayem kan eoma tidul dicini, kok aku bangun eoma tidak ada?"
"mianhe, tadi malam eoma pindah tempat tidur karena takut kau merasa kesempitan kalau harus berbagi tempat tidur dengan eoma"
"tapi kayo pindah biyang-biyang, aku kan aku jadi khawatil pada eoma, aku kila eoma diculik"
Benar kan anakku itu cerewet sekali, kalau sudah merajuk seperti ini cukup sulit untuk membujuknya, tapi tunggu, tadi dia bilang aku diculik, di culik beruang mesum bernama jung yunho mungkin
"mianhe, eoma tidak bermaksud membuat anak eoma yang super manis ini khawatir, mau meaafkan eoma?"
"ne aku maafkan, tapi jangan diulangi lagi ne?"
"ne eoma janji, sekarang junghyun mandi dulu ne, kan mau sekolah"
"oke, tapi poppo dulu"
"ais anak dan appa sama saja"
CHUP
Setelah kucium pipinya, dia langsung berlari menuju kamar mandinya
Author pov
Kesibukan di pagi hari sedang melanda keluarga kecil jung, Jung jaejoong yang sedang memasak sarapan, jung junghyun yang sedang memakai seragam sekolah, dan juga kepala keluarga jung aka jung yunho yang bersiap-siap pergi kerja
"EOMMA, PAKAIKAN AKU DASI"
'huff, belum selesai aku masak sarapan, junghyun sudah teriak minta dipasangkan dasi' Batin jaejoong
"ne sebentar chagy"
Grep
Jaejoong POV
Grep
Kurasakan ada sesuatu melingkar di pinggangku, dan sekarang belum selesai aku memasak dan memasangkan junghyun dasi sudah ada satu pengganggu lagi
"yunie lepas, jangan peluk-peluk, aku sedang memasak sarapan untuk kita"
"sebentar saja sayang"
"aish, lebih baik kau memasangkan junghyun dasi, jangan menggangguku"
"huff ne"
Kurasakan dia melepaskan pelukannya di pinggangku, walau dengan berat hati tapi tetap dilakukan, memang benar-benar pengertian suamiku ini
"gomawo yunie"
"ne, everything for my boojae, tapi nanti malam di perpanjang ya boo"
"yaa! Dasar beruang pervert!"
Hhaahh akhirnya sarapan selesai juga, bukan masakan yang mewah, hanya nasi goreng seafood, tapi mereka tidak mau makan makanan apapun di pagi hari selain nasi goreng seafood, anak dan appa yang aneh bukan? Tapi aku tetap menyayangi mereka
"eoma"
Kulihat anakku turun dari tangga bersama appanya menuju ke meja makan yang ada di depanku
"ayo chagi,yunie kita sarapan!" ajakku
"ne umma/yeobo"
Jawab mereka bersamaan, mereka sangat serasi bukan? Mereka sama-sama tampan, baik, dan tentunya sangat mengerti aku, aku merasa menjadi orang yang sangat beruntung karena dikarunia suami dan anak seperti mereka yang sangat mencintaiku dan akupun sangat mencintai mereka. Terma kasih Tuhan, Engkau telah memberikan malaikatmu padaku, aku akan selalu menjaga dan menyayangi mereka.
END
