Akhirnya mereka nikah Reader-san..

#tebarbunga

Mrs Kim siFujoshi

Present

Pernikahan ChangKyu

Cast : Changmin!seme x Kyuhyun!uke

Genre : romantic, fluff, without konflik

Rated : T sajalah dulu ^^

.

.

.

Lonceng Katedral Notre Dame di Paris membahana pagi itu. Ketika pintu terbuka terlihatlah sosok namja paruh baya yang diketahui bermarga Cho Sr yang menuntun seorang namja manis yang bernama Cho Kyuhyun yang sebentar lagi akan menjadi seorang Shim.

Tuksedo putih yang dipakai Kyuhyun mempesona Changmin yang menantinya didepan Pastur katedral yang disewa Changmin itu. Tuksedo biru tua yang dipakai Changmin mempesona Kyuhyun yang selangkah demi selangkah akan sampai didepannya.

Appa Cho yang bisa merasakan kegugupan Kyuhyun, meremas lembut tangan Kyuhyun yang melingkar dilengannya.

" Tolong jaga Kyuhyun untuk kami." Pesan Appa Cho. Menyerahkan tangan Kyuhyun pada Changmin.

" Ne Appa." Jawab Changmin tegas. Sebelum berbalik menghadap pastur yang akan menikahkan mereka.

.

.

.

Dua hari setelah Changmin melamar Kyuhyun dengan tidak romantisnya, dan Ahra, kakak Kyuhyun, heboh menyiapkan pernikahan ChangKyu yang Changmin ingin diadakan di Paris. Kalau dan sih tinggal tanda tangani tagihannya ajja.

Sementara para wanita sibuk dengan pernikahannya, Changmin dan Kyuhyun malah larut dalam pekerjaannya. Mengejar deadline proyek agar bisa menikah dan bulan madu dengan tenang. Tanpa ada telpon dari Bos a.k.a Ayah masing – masing.

Biarpun mereka pewaris tunggal Shim Inc. Dan Cho Grup bukan berarti mereka anak manja yang sukses dibelakang bayang – bayang nama besar sang Ayah. Mereka justru memilih merintis karir dari bawah yang awalnya tak seorangpun yang tahu kalau mereka calon pemimpin seterusnya. Salut deh sama mereka.

.

.

Larut dalam berkas – berkas yang sedang dikerjakannya, Kyuhyun tidak menyadari eksistensi lain diruangannya yang masuk begitu saja, melewati pertanyaan sekretaris. Mengendap hingga dibelakang Kyuhyun dan melingkarkan lengan hangatnya pada leher Kyuhyun.

" Eh? Changmin-ah?"

" Hhhmmpp.." Gumam Changmin setelah melesakan kepalanya pada ceruk Kyuhyun dan menghirup aroma kesukaannya.

" Hei.. kenapa?" tanya Kyuhyun lembut.

" Aniya. Aku hanya kelewat bahagia. Kau sudah makan siang?" Changmin masih belum beranjak.

" Belum. Aku menunggu Noona." Jawab Kyuhyun setelah tersenyum kecil.

" Eeerghhh,," Changmin menggeram lirih. Niatnya mengajak makan siang plus plus Kyuhyun gak bakal ter-realisaikan nih. Dasar Changmin-nii mesum .

Kyuhyun sendiri hanya tertawa geli melihatnya. Mengingat Changmin dan Ahra yang akan selalu berdebat kecil mencoba memonopoli dirinya. Changmin sang kekasih yang over-protective dan Ahra yang agak agak sister complex. Nasib jadi orang manis yaa Kyu-chan ^^

" Waeyo, hm?" Kyuhyun beranjak menyusul Changmin yang lebih dulu menghempaskan dirinya pada sofa nyaman diruangan Kyuhyun. Membelai lembut lengan Changmin sebelum mendaratkan satu kecupan manis dipipi Changmin.

Changmin tersenyum lembut dan menyandarkan kepalanya pada pundak Kyuhyun. Hening. Keheningan yang menenangkan. Dan mereka menikmatinya. Berbagai kehangatan dan rasa bahagia yang membuncah didada ...

Brak!

..

" Kyuhyun-ah ... Ayo makan siang .. Yak! Shim Changmin. Apa yang kau lakukan disini eoh?" teriakan lembut Ahra berganti teriakan murka melihat adiknya ber-lovey dovey dengan Changmin, calon adik iparya.

" Aishh! Dia calon HUSWIFE q Noona. Berhentilah menindasku dan relakan Kyunnie untukku." Balas Changmin sewot dengan penekanan di kata yang kena capslock.

" Tetap saja kalian belum resmi menikah. Jadi Kyuhyun-ah BELUM AKAN aku SERAHKAN padamu." Sengit Ahra.

" Dasar sister complex." Gumam Changmin yang merasakan lengannya diusap Kyuhyun. Menenangkan calon Suami eoh, Kyu-Chan?

" Aku mendengarmu Shim."

" Ya Noona Cho yang terhormat."

" Jadi Noona, mana makan siangku?" pertanyaan lembut dari Kyuhyun memutus sinar laser dari pasang mata mereka.

" Ah. Ini dia Kyuhyun-ah." Senyum langsung merekah diwajah Ahra. Membuka antusias kotak bekal 3 susun yang dibawanya.

3? Selalu tahu akan ada Changmin diruangan adiknya, Ahra berbaik hati membawa satu bekal ekstra untuk Changmin.

.

.

Ting tong ting tong!

Menghiraukan bunyi bel apartemennya, Changmin menarik Kyuhyun dalam pelukan posesifnya. Pasang mata kedua nya masih terpejam. Sepertinya si pemencet bel kurang brutal memainkan bel apartemen ChangKyu.

Ting tong ting tong!

Ting tong ting tong!

Tahu apa yang dibutuhkan untuk membangunkan Changmin dan Kyuhyun yang masih terlelap karena kegiatan malam mereka, Ahra memainkan bel dengan sadisnya.

" Jangan begitu Ahra-ah.. kita bisa ditegur tetangga." Ucap lembut. Anak gadisnya ini selalu hilang kendali kalau sudah menyangkut adik kesayangannya.

" Kalau begitu bagaimana Umma... Aku yakin sekali semalam Changmin melakukan yang iya-iya pada Kyuhyun-ku." Mengacuhkan , Ahra mengutarakan pikiran negative nya yang sebenarnya positive benar.

" Tentu saja seperti ini." Jawab . telunjuknya terulur menekan beberapa angka hingga terdengar satu bunyi yang menandakan kalau kombinasi angka yang dimasukan tepat.

" Eh?" Ahra terlonjak kaget. Tanpa sadar dan sudah masuk kedalam.

.

.

Cklek!

Suara derit pintu tidak berhasil mengambil kesadaran dua namja telanjang yang masih bergumul dibawah selimut. Dan bukannya segera membangunkan putra mereka, kedua Nyonya ini malah trenyuh dengan wajah manis nan polos mereka. Terutama Kyuhyun yang dipeluk Changmin.

Melihat cara Changmin memeluk Kyuhyun, semakin yakin menyerahkan putra tunggalnya pada keluarga Shim. Dengan senyum jahil, keduanya mengeluarkan ponsel pintar dan mulai memotret pemandangan indah itu dari beberapa sudut yang dirasa bagus.

.

.

" Yeoboseo, Umma?" sapa Kyuhyun ketika ponselnya bergetar selepas keluar dari ruang rapat. Mem-presentasi-kan proyek terakhirnya sebelum terbang ke Paris.

" Kau sibuk Kyuhyun-ah?" tanya Umma Cho lembut.

" Aniya. Ini sudah waktu makan siang kan Umma." Kyuhyun berjalan pelan menuju ruangannya.

" Ye. Mau menemani Umma makan siang chagi?" ajak Umma Cho.

" tentu Umma. Umma dimana sekarang?"

Cklek!

" Eh?"

" Umma didepanmu chagi." Jawab Umma Cho dengan senyum gelinya.

" Aish, sekarang aku tahu darimana sifat jail Ahra Noona." Gumam Kyuhyun yang masih bisa didengar Umma Cho.

" Seperti kau tidak saja." Bela Umma Cho.

" Ne ne umma ku sayang." Kyuhyun memeluk Umma Cho dari belakang. " Kita makan siang dimana?" lanjut Kyuhyun.

" Makan pasta yuk Kyuhyun-ah." Ajak Umma Cho.

" Nde Umma. Ayo kita makan pasta. Aku free sampai nanti jam pulang kantor."

" Yaa. Dan setelah itu Changmin akan memonopolimu."

" Hahahahaaa,," tawa salah tingkah Kyuhyun dengan wajah merona membuat kadar menggemaskannya tambah tinggi.

.

.

Siang itu perusahaan tempat Kyuhyun bekerja terlihat sibuk seperti biasanya. Para pegawai masih berlalu lalang dengan segala urusan mereka. Kyuhyun pun nampak sibuk dimeja kerjanya. Masih berkutat dengan dokumen – dokumen pentingnya yang author sendiri gak ngerti itu apa-an. Lalu segala kewajaran itu berubah hening ketika sosok Ny. Cho dan Ny. Shim dan beberapa orang yang membawa satu eh dua kereta dorong yang berisi beberapa pakaian formal menuju ruangan Kyuhyun.

Yah kalian tahu lah apa itu.

Brak!

" Kyuhyun-ah.. kemarilah chagiya.. tinggalkan pekerjaanmu sebentar saja." Titah dua Nyonya besar dengan segala kewenangannya diperusahaan suaminya.

" Tapi, ada apa ini Umma? Eommonim, apa yang kalian lakukan?" Kyuhyun sedikit bingung dengan segala kehebohan yang dibawa dua Umma nya ini.

" Karena kau dan Changmin sibuk dengan segala proyek kalian.."

" Jadi kami memutuskan untuk membawa.."

" Beberapa tuksedo untuk kalian coba."

" kami baru saja dari tempat Changmin.."

" Dia memilih tuksedo biru tua.."

" Dan akan nampak serasi kalau kau memakai putih.."

" Jadi kau coba ini ne,,"

Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya. Dia kadang heran, apa Umma nya dan Umma Shim ini saudara kembar atau apa, karena mereka bisa saling menyelesaikan kalimat seperti diatas.

.

.

" Kau gugup Chagi?" kata Ny. Cho lembut. Mengusap pipi Kyuhyun dengan pandangan sayangnya.

" Tentu Umma. Kau tahu bagaimana status kami.." Kyuhyun mencoban tersenyum. Yang mengisyaratkan kalau dia baik-baik saja.

" Nde. Tapi kalian sudah berhasil meyakinkan dunia tentang hubungan kalian ini. Kalian akan resmi sebentar lagi. Kalian akan menjadi pasangan pertama yang menggemparkan Korea. Dan kurasa, Umma akan menikmatinya." Umma Cho tersenyum jail. Mencoba menguatkan putranya.

" Nde Umma benar. Kami juga akan menikmatinya." Senyum lembut terukir sebelum pasangan Ibu – Anak itu berpelukan erat.

Cklek!

" hey. Kenapa kalian tidak menunggu kami untuk Family Hugs kita?" cecar Ahra memasuki ruang tunggu Kyuhyun bersama Appa Cho.

" Kemarilah kalian." Ajak Umma Cho singkat.

Pelukan keluarga Cho tercipta dengan hangatnya. Kyuhyun menahan diri untuk tidak menangis. Setidaknya sebelum dia mengucapkan janji suci bersama Changmin nanti.

.

.

.

...

" Tolong jaga Kyuhyun untuk kami." Pesan Appa Cho. Menyerahkan tangan Kyuhyun pada Changmin.

" Ne Appa." Jawab Changmin tegas. Sebelum berbalik menghadap pastur yang akan menikahkan mereka.

" Changmin Shim ... will thou have this man to thy wedded huswife, to live together according to God's law in the holy eatate of Matrimony? Will thou love her, comfort her, honour and keep her, in sickness and in health? And, forsaking all other, keep thee unto her, so long as ye both shall live?"

" I Will." Jawab Changmin lantang.

" Kyuhyun Cho, will thou have this man to thy wedded husband, to live together according to God's law in the holy eatate of Matrimony? Will thou love him, comfort him, honourand keep him, in sickness and in health? And, forsaking all other, keep thee only unto him, so long as ye both shall live?"

" I Will." Jawab Kyuhyun lembut dan tegas.

Pernikahan pun berjalan dengan sebagaimana mestinya. Changmin dan Kyuhyun bertukar cincin perak bertahtakan berlian mungil dengan desain yang begitu anggun dan simple. Tak lupa wedding kiss mereka yang berhasil diabadikan dengan sempurna oleh Ahra.

" Eeemmphhh..."

" Saranghae. Jeongmal Saranghae Yeongwonhi,," Bisik Changmin setelah melepas ciumannya dan membawa Kyuhyun dalam pelukannya.

" Nado Saranghae Yeongwonhi.." Balas Kyuhyun.

_The End_

Yeyyyy,,,,

Tebar bunga bareng keluarga besar Shim dan Cho.

Terima kasih atas dukungan Reader-san untuk pernikahan mereka

#deepbow

Bulan madu?

Next ch yaaaa ^^

Last,

Silahkan ucapkan selamat untuk ChangKyu lewat kotak review dibawah ini ^^

#deepbow