Chapter 4 : Kehamilan Kyuhyun

Mrs Kim siFujoshi

Present

~ ChangKyu Love Story ~

Kehamilan Kyuhyun

Changmin!seme Kyuhyun!uke

Genre : Romantis, Fluff

Rated : T

.

.

.

Setelah kejadian Kyuhyun divonis hamil, Changmin yang shock tingkat raja iblis, Kyuhyun yang ngambek dan menangis tersedu ditaman Rumah Sakit, akhirnya Changmin berhasil membujuk Kyuhyun untuk pulang dan membicarakan kesalahpahaman mereka. Tapi ternyata tidak mudah. Changmin yang sudah diberitahu tentang bagaimana sensitifnya Kyuhyun setelah ini agak shock (lagi) dengan tingkah Kyuhyun.

" Chagiyaa,, Baby Darling,, Love.. pleaseeee.. pulang sekarang ne? Tadi memberitahuku kalau kau harus banyak – banyak istirahat. Ne Baby, jaa kita pulang ,,," Changmin memasang wajah memelasnya untuk membujuk Kyuhyun yang kini tengah menunduk ngambek dengan sebelah tangannya mengelus perut ratanya.

" ... "

" Chagiyaa,, Jeballl.."

" Kruyukkkk.." dengan tidak elitnya perut Changmin berbunyi. Lapar dia. gak keren blasss Niichan ini -.-"

Tapi itu berhasil membuat Kyuhyun menoleh. Menatap tajam Changmin setajam silettt (?) sedangkan yang ditatap hanya mengeluarkan cengiran terbaiknya. Kyuhyun yang selalu luluh dengan perut lapar Changmin (?) akhirnya mendengus sebal dan berdiri dari duduk manisnya.

" Kita ke Supermarket dulu." Kata Kyuhyun. Ketus. Masih ngambek eoh, Kyu-chan?

" Ne. Kajja." Seru Changmin senangnya bukan main. Setidaknya dia tidak harus berurusan dengan Ahra secepat ini.

.

.

Dengan masih memakai piyama, Changmin dan Kyuhyun menuju supermarket yang searah dengan jalan pulang mereka. Dan ternyata tidak seburuk yang Reader-san bayangkan. Mereka bukannya ditatap aneh karena memakai piyama. Apalagi mereka juga tidak bertingkah malu – malu macan kok, jadi bisa dibilang mereka percaya diri akut. Pengunjung supermarket menatap mereka lucu. Piyama couple. Kyuhyun yang kelewat manis. Changmin yang kelewat posesif. Membuat mereka jadi pusat perhatian.

Changmin yang mendorong troli dibelakang Kyuhyun yang memilih apa saja yang dibutuhkan dapur mereka, beberapa kali memberikan glare terbaiknya pada beberapa pengujung yang mencuri pandang pada Kyuhyun-nya yang manis. Benar – benar pasangan suami – suami yang harmonis kan? #naik-turunin alis (?)

" Mau sarapan apa?" tanya Kyuhyun masih sedikit ketus. Sepertinya belum lupa pada acara ngambeknya tadi.

" Hhhhh,, terserah Kyu-darling saja." Jawab Changmin pasrah. Kyuhyun hanya mengangkat bahu saja.

Sekilas mata Changmin yang berkeliling melihat susu formula untuk ibu hamil. Merasa itu kebutuhan penting, Changmin membawa Kyuhyun menuju rak susu tersebut. Tidak perlu menggandeng tangan Kyuhyun dan menuntunya, Changmin cukup berjalan mendahului Kyuhyun dan Kyuhyun akan mengikutinya. Kenapa? Ingat. Changmin yang bawa troli. Kalau Kyuhyun tidak mengikutinya, masak iya dia mau membawa barang – barang lainnya?

" Kau suka vanila kan? bilang untuk trisemester pertama kau akan mengalami morning sick cukup parah. Jadi kau butuh susu yang juga menhilangkan mual." Changmin terus saja mengoceh tentang hal –hal yang katakan padanya tadi, sambil tangan panjangnya mengambil beberapa box susu formula dengan rasa kesukaan Kyuhyun. Vanila.

" Eh? Kau mau coba rasa mangga, Love?" kyuhyun yang ditanya masih menatap lembut Changmin. Sepertinya dia telah salah mengartikan shocknya Changmin tadi.

Dan Kyuhyun mengangguk imut serta tersenyum lembut menjawab Changmin.

' sepertinya, Kyuhyun sudah tidak marah lagi.' Changmin tersenyum seiring dengan pemikirannya.

Adegan lovey dovey berikutnya. Kyuhyun melingkarkan lengannya pada lengan Changmin. Dengan senyum secerah matahari pagi mengembang pada wajah manisnya. Oohh So sweet #Aya-chankedip-kedipKelilipan

.

.

Sejak menginjakan kaki di apartemen, Kyuhyun langsung sibuk didapur. Setelah menata apa yang dibelinya bersama Changmin tadi, dia segera membuat sarapan untuk 2 orang. Kelihatannya pagi ini Kyuhyun sedang ingin makan omelet.

Changmin yang melihat kesibukan Kyuhyun hanya tersenyum kecil sebelum melangkah kekamar untuk seterusnya kekamar mandi. Ingat. Mereka belum mandi kan tadi.

.

.

Setelah dirasa fresh, Changmin keluar kamar dan mendapati Kyuhyun tengah menunduk di washtafel sedang muntah – muntah. Langsung saja dia melesat mengalahkan Sena kearah Kyuhyun.

" Gwenchana Love? Apa yang kau butuhkan?" Changmin panik. Tangan besar mengusap lembut tengkuk Kyuhyun.

" Gwenchana. Tolong buatkan susu Min-ah.." Ucap Kyuhyun dengan nada manjanya.

" Ne. Duduklah dulu." Dengan penuh kelembutan Changmin membantu Kyuhyun duduk dimeja makan, dan dia segera beranjak membuat susu dengan antimual.

" Mau rasa vanila atau mangga?"

" Vanila."

Beberapa saat kemudia susu hangat ala chef Changmin siap dinikmati Kyuhyun. Dan benar saja, Kyuhyun langsung merasa nyaman.

" Makanlah Min-ah. Kau tidak akan kenyang jika menatapku."

" Ne. Kau juga makan ne. Atau aku suapi saja? Ya benar. Aku suapi saja yaaa.." Changmin beranjak dari kursi didepan Kyuhyun. Berpindah ke kursi disamping Kyuhyun.

Kyuhyun sendiri hanya menggeleng pelan melihat tingkah Changmin. Tapi dia senang juga diperhatikan gini. Bukannya kemarin – kemarin gak diperhatikan, tapi Changmin jadi lebih protective, dan Kyuhyun suka itu.

Sambil menyuapi Kyuhyun, Changmin juga menyuapkan omelet pada mulutnya sendiri. Monsterfood sepertinya gak mungkin rela se-rela nya dehh ninggalin yang namanya jam makan. Entah sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Bahkan dia punya jam sore untuk cemilan time lho. Dan dia selalu suka pudding apel buatan Kyuhyun. #cie-cie Niichan #suit-suit

" Eh? Min-ah, kau tidak kekantor?" Kyuhyun sepertinya baru ingat kalau suaminya ini tidak pergi bekerja. Bahkan sekarang dia memakai baju santai. #padahal saya nya yang lupa ^^v

" Aku harus menjagamu Darl. Lagipula siapa yang akan memarahi direktur?" ucap Changmin dengan pedenya.

" Bukannya Appa yang akan memarahimu? Lalu kalau kau ketahuan Ahra Noona, dia juga akan memarahimu lho." Ucap Kyuhyun dengan polosnya. Tanpa menyadari raut ngeri Changmin saat nama Noona nya disebut.

Langsung berasa merinding bulu roma nya. Seperti ada hawa dingin yang menusuknya.

" Eh? Iya juga sihh,, aku akan telpon Appa sekarang." Changmin melesat kekamar mengambil ponsel dan menghubungi Appanya.

Kyuhyun? Geleng – geleng pasrah dengan sifat Changmin. Dan melanjutkan makannya. Tepatnya porsi Changmin yang ditinggalkan pemiliknya. Kalau orang lain sih bakal diamuk ma Changmin, tapi kalau Kyuhyun? Ya gak berani lah. Apa dia mau tidur diluar selama 1 minggu? Enggak kan? Dan kita juga gak bakal dapet scene lovey dovey mereka...

.

.

_jam makan siang_

Dapur apartemen Changkyu nampak sedikit berasap. Entah apa yang dilakukan mereka. Ah! Kyuhyun ding yang meminta Changmin membuatkannya steak. Ngidam katanya. Pengen makan steak yang dimasak Changmin. Padahal kan Kyuhyun tahu betul bagaiamana "akur" Changmin dengan alat – alat didapur. *poorNiichan

" Min-ah.. uhuk hukkk.. kau mau membakar apartemen kita?" sela Kyuhyun dengan batuk – batuk kecil menyela Changmin yang sedang bermesraan dengan daging tipis diatas panggangan mini diatas kompor.

" Mianhae Kyu.. Kau tahu sendiri aku tidak akrab dengan barang – barang ini kan.." biarpun bicara begitu, Changmin tetap melanjutkan kerjanya. Tidak mau mengecewakan Kyuhyun sepertinya.

" Ne ne mianhae.. Harusnya aku tidak manja dan meminta yang macam – macam padamu." Kata Kyuhyun dengan kepala mennduk dan nada suara yang begitu sendu.

Tidak mau melihat Kyuhyun murung begitu, Changmin segera mematikan kompor dan mendekati Kyuhyun yang duduk dimeja makan. Dia pun mengambil posisi berlutut disamping Kyuhyun. Meraih kedua tangan mungil Kyuhyun diatas pahanya.

" Hey Love.. kau bukan seperti Kyuhyun-ku. Kyuhyun-ku tidak pernah bersedih begini. Aku akan memenuhi semua permintaanmu, oke? Aku akan menjagamu seperti kau yang selalu menjagaku. Jadi tidak ada alasan untukku menolak keinginanmu. Apalagi sekarang ada 2 nyawa yang harus aku jaga.." Changmin mengusap perut Kyuhyun yang masih rata.

" Jadi.. jangan pernah menunduk merung begini,, oke?" Changmin mengakhiri kata – kata indahnya(?) dengan senyuman lebar khas nya.

" Ne. Min-ah.. Gomawo.." Jawab Kyuhyun dengan senyum manisnya.

Changmin berdiri dan memberikan kecupan manis dikening Kyuhyun.

" Baiklah. Aku lanjutkan steaknya ne?"

" Ne." Setelah Changmin berbalik, seringaian kyuhyun melebar dengan ngerinya.

.

.

_2 hari setelah kabar kehamilan Kyuhyun_

Ting tong ting tong!

Masih ingat siapa yang mencet bel dengan begini ganasnya?

Yup!

Dialah Cho Ahra. Noona nya Kyuhyun. Pagi – pagi sekali dia sudah bertamu keapartemen Changkyu. Cuma dia kan yang berani memencet bel apartemen duo evil kita ini?

" Eunghhh? Min –ahh..." gumam Kyuhyun. Terganggu dengan bel apartemen.

" Hhhmmm.." Changmin malah mengeratkan pelukannya.

" Bangun dan bukalah pintunya." Minta Kyuhyun dengan suara paraunya.

Ting tong ting tong!

" Aishhh.. siapa sih?" gerutu Changmin. Menyibak selimut mereka.

" Min-ah.." panggil Kyuhyun manja.

Changmin yang melihat Kyuhyun dengan puppy eyesnya langsung tersenyum manis dan mendaratkan kecupan manis dibibir Kyuhyun yang masih berbaring.

" Sebentar ne." Changmin melangkah menuju pintu apartemennya dengan sedikit bersungut. Setidaknya mencium Kyuhyun tadi bisa menghilangkan sedikit jengkelnya. Ingat yaa. Sedikit!

" Ya ya,, tidak bisakah kau lebih lembut Noona? Kau itukan wanita?" sungut Changmin yang mengetahui tamunya dari LCD kecil disamping pintu.

" Aishh,, itu agar kau cepat bangun. Dimana Kyuhyun-ku?" benar – benar gak ada manis-manisnya ni cewek.

" Dia Kyuhyun-ku sekarang. Masih tidur." Jawab Changmin tak kalah ketusnya.

" Eh? Noona?" Kyuhyun ternyata ikut bangun dan sedang nonton si kuning kotak konyol.

" Eh? Kyuhun-ah.. Bagaimana kabarmu Baby.." Ahra langsung memeluk kyuhyun posesif.

" Baik Noona," Jawab Kyuhyun. Membalas pelukan Ahra.

" Kenapa kau tidak mengabarkannya pada kami kalau kau hamil?"

Mereka heran Ahra tahu darimana dan menatapnya," Bagaimana Noona tahu?" Ahra yang mengerti arti tatapan adik dan adik iparnya – terpaksa Ahra mengakui Changmin sebagai adik iparnya – itu hanya memutar bola mata. Jengah.

" Tentu aku tahu dari . kau pikir siapa itu?" mendapat tatapan," siapa?" sebagai jawabannya Ahra lelah memutar bola matanya.

" adalah kenalanku. Lebih tepatnya dia akan menjadi ayah mertuaku." Jawab Ahra dengan sedikit tersipu.

" Eh?"


#warning : abaikan masalah umur!#


" Heheheehheee.." Ahra tertawa GJ awalnya, setelah mendapat tatapan tidak percaya dan meremehkan Ahra mulai bicara lagi.

" Benar kok. Namanya Huang Zi Tao. Aku bertemu dengannya 2th lalu di Jepang. Dan yahh kami resmi pacaran setahun lalu."

" Tapi kau tidak pernah mengenalkannya pada kami?"

" Eh .. errrr.. itu kann... ah sudahlah. Kenapa jadi membalas Tao-ie? Jadi bagaimana kandunganmu? Morning sick mu parah tidak? Sudah ngidam apa saja?"

" Aku baik-baik saja. Min-ah selalu menjagaku kok Noona." Jawab Kyuhyun dengan senyum manisnya.

" oiya? Shim Changmin! Kenapa kau tidak ke kantor? Memang kau bermaksud memberi nafkah Kyuhyun darimana haah?"

" Aiisshhh,, Aku sedang cuti." Jawab Changmin cuek.

Kemudian dia berjalan pelan menuju Ahra yang duduk disamping Kyuhyun.

" Berdirilah sebentar Noona. Ada sesuatu yang kau duduki."

" Eh?"

Setelah Ahra berdiri, Changmin malah menuntun Ahra untuk duduk dikursi tunggal sebelah kursi panjang. Ahra? Dia nurut tuh? Tumben. Karena dia masih bingung kali yaa.. yah pokoknya gitu dehh

Changmin? Langsung merebahkan diri dan kepalanya dipangkuan Kyuhyun. Melanjutkan mimpinya yang tertunda.

" Eh?" Ahra yang siap marah – marah lagi tapi Kyuhyun langsung menginterupsinya dengan telunjuk didepan bibir.

Melihat Changmin yang langsung pulas dengan kedua lengan yang memeluk pinggangnya posesif, Kyuhyun tersenyum lembut dan sebelah tangannya mengusap kepala Changmin.

" Semalam dia mencari buah pir dan entah dia pulang jam berapa. Saat dia pulang aku sudah tidur. Dan tahu – tahu tadi dia sudah memelukku."

Melihat adik tersayangnya tersenyum bahagia seperti itu, membuat Ahra ikut merasa bahagia dan tersenyum setulus yang pernah dia keluarkan.

" eunghhh.." Changmin seperti terusik sesuatu.

Dan benar saja. Dengan masih agak terkantuk – kantuk, dia melangkah kedapur tepatnya mencari washtafel untuk mengeluarkan isi perutnya. Yang sebenarnya hanya air dan saliva saja.

Kyuhyun : mengerutkan kening. ' aku akan tidak memasak yang aneh-aneh semalam?'

Ahra : mengerutkan kening juga dan menatap Kyuhyun seolah berkata, " Dia kenapa?"

Kyuhyun : mengangkat bahu saja.

_tbc_

Mianhae kalau masih pendek. Ide sudah mentok soalnya. Dan mungkin alur ini akan lambat karena sesuai keinginan Reader-san dan keinginan saya juga, lovey-dovey ngidamnya bakal saya buat sedetail mungkin – meski gak yakin sih -.-" – heheheeeheee #ketawaGJ

But, terimakasih atas dukungannya ^^

And last, terus dukung saya yaa, ketik REVIEW nya dan klik kotak SEND nya ^^

#deepbow