Mrs Kim siFujoshi

Present

~ ChangKyu Love Story ~

Again(?)

Changmin!seme Kyuhyun!uke

Genre : romantis, drama, fluffff, M-Preg

Rated : T

Maaf kalau M-Preg saya aneh. Saya sendiri gak begitu ngerti sebenarnya, jadi ini percobaan pertama saya, heheheee

.

.

.

_at kediaman keluarga Cho_

Siang ini Kyuhyun berkunjung kerumah orangtuanya diperumahan asri pinggiran kota Seoul. Setelah menelpon Changmin tentunya. Memberitahu suaminya kalau dia ingin bertemu dengan Ummanya. Bersama Umma dan Noonanya – yang kebetulan pulang bersama Tao, kekasihnya – Kyuhyun membawa mereka kedanau dekat rumah. Tempat dia menghabiskan waktu bermainnya ketika dia 5th.

Perutnya yang sudah agak membuncit karena memang usia kandungannya sudah menginjak usia 12 minggu, agaknya menarik perhatian beberap pengunjung danau. Dan tentu saja hal itu tidak menjadi masalah untuk Kyuhyun maupun Umma dan Noonanya. Malah mereka bertiga dengan santainya menikmati eskrim pada bangku panjang dibawah pohon mapel.

"Apa kau merasa ada yang aneh dengan kandunganmu Kyunnie?" tanya Ahra lembut. Mengusap perut adiknya.

"Ehm ehm." Kyuhyun menggeleng imut. Membiarkan Noonanya mengusap perutnya. Dia suka sensasi geli tapi hangatnya.

"Tiang listrik itu memenuhi semua keinginan ngidammu kan Kyunnie?" tanya Ahra dengan posesivenya. Memicingkan matanya menatap Kyuhyun disebelah kirinya.

"Tiang listrik itu namanya Changmin, Noona." Kyuhyun memutar bola matanya. "Dia selalu menuruti semua mauku kok. Dia menjagaku dengan baik. Noona tenang saja." Lanjut Kyuhyun menjawab pertanyaan Ahra.

"Ne Ahra-ya. Dia sudah menjadi adik iparmu dan berhasil memberimu keponakan yang sekarang sedang dikandung adik kesayanganmu ini." Ny Cho menatap lembut kedua anaknya sambil tangannya yang bebas dari eskrim mengusap lembut surai madu Kyuhyun. Yang dibalas dengan senyuman lembut penuh kasih sayang dari Kyuhyun dan meski Ahra berdecih tidak suka, tak bisa dipungkiri kalau Ahra mengakui betapa serasinya Changmin mendampingi Kyuhyun.

Tiba-tiba,,

Bugh!

"Awwwwwww!"

Ny Cho dan kedua anaknya menoleh pada sumber suara yang sarat akan rasa sakit itu. serempak mereka menggigit bibir, menahan tawa. Tao, kekasih Ahra, terjatuh dari pohon rambutan ditepi danau dengan tangan kanannya memegang tali yang terhubung dengan balon warna pink berbentuk hati. Kyuhyun berseru senang dan segera beranjak menuju Tao yang masih berbaring ditanah. Meraih balonnya dan membiarkan Tao. Meninggalkannya. Kembali duduk disebelah Umma nya.

Akhirnya tawa Ahra meledak, namun kakinya tetap melangkah menghampiri Tao, membantu kekasihnya yang tengah menatapnya sebal.

.

Matahari sudah agak tinggi ketika Ny Cho mengajak kedua anaknya serta calon menantunya kembali kerumah. Ditengah jalan, tepatnya diseberang kedai Soba, Kyuhyun menghentikan langkahnya. Menatap intens kedai dengan gambar siral warna merah pada tirai depan kedai.

"Wae?" tanya Ny Cho lembut. Kyuhyun tidak menjawab. Masih menatap penuh minat kedai tersebut.

"Kau ingin makan Soba?" tanya Ahra, setelah mengikuti arah pandang adik kesayangannya ini. Dan Kyuhyun hanya mengangguk imut sambil bibirnya dia poutkan.

"Tunggu ne, Noona akan membelikannya untukmu. Tunggulah dirumah." Tangan Ahra meraih jemari Tao, bermaksud mengajak Tao untuk menemaninya ke kedai Soba.

"Aniya." Kyuhyun menggeleng imut. "Aku ingin memakannya disana."

"Baiklah. Kajja!" Ny Cho menggandeng Kyuhyun, tapi Kyuhyun menolaknya. Dia malah menghampiri Tao dan melepas tautan tangan Tao dan Ahra.

Tersenyum manja sambil merangkul lengan Tao. Bergelayut manja dan melangkahkan kakinya menuju seberang jalan dimana kedai Soba itu berada. Meninggalkan Ny Cho dan Ahra yang cengo dengan tidak elitnya. Satu pertanyaan berputar dalam pikiran keduanya "Kyuhyun tidak bermaksud menjadikan Tao seme-nya kan?" Ny Cho dan Ahra berpandangan sebelum membulatkan mata dan mengejar Kyuhyun yang sudah memasuki kedai Soba.

.

.

_Dinning room, Cho's Manor_

Lagi. Ny Cho dan Ahra memandang horor pemandangan didepan mereka. Setelah dari kedai Soba tadi, Kyuhyun makin nempel pada Tao. Kemana-mana maunya bareng Tao. Bahkan dengan manjanya Kyuhyun meminta Tao mengusap perutnya yang sudah agak membesar. Dan Ahra benar-benar takut dengan pikirannya sedari siang tadi.

Ting tong! Ting tong!

Seorang maid beranjak membuka pintu. Kemudian membimbing tamu tersebut ke dinning room manor. Changmin, tamu malam ini, menjatuhkan kotak pizza nya. Pizza yang dipesan Kyuhyun. Rahangnya mengatup rapat dengan kedua tangan yang terkepal kuat. Melihat Kyuhyun, 'istrinya', bergelayut manja pada lengan pria lain. Dan pria lain itu adalah kekasih Noonanya. Calon kakak iparnya.

Oh ayolah. Memang benar Tao itu straight yang bahkan akan segera menikah dengan Ahra Noona, tapi melihat kadar manisnya Shim Kyuhyun nee Cho yang sedang hamil, bukan tidak mungkin bisa membelokan orientasi sexualnya, kan?

Bruk!

Suara kotak pizza yang dijatuhkan Changmin saking shocknya mengalihkan perhatian penghuni dinning room. Kedua manik mata Kyuhyun berbinar melihat Changmin. Dilepasnya rangkulannya dari lengan Tao dan berlari kecil kepada Changmin. Memeluk 'suaminya' erat sebelum memberikan ciuman dalam dan panjang pada bibir tipis Changmin.

Lihatlah Shim Changmin, mau bagaimanapun kelakuan ajaib Kyuhyun ketika sedang hamil, ujung-ujungnya hanya bibirmu yang dia kecup. #geleng-gelengBarengDangkoma (?)

"Tadi itu apa yang kau lakukan Kyuhyun-ah?" suara rendah Changmin sebenarnya mengisyaratkan bahaya tingkat tinggi. Tapi sepertinya uri Umma terlalu senang untuk menyadarinya.

Mengabaikan pesanan pizzanya yang sudah tergeletak tak berdaya dilantai, Kyuhyun menarik Changmin ke sofa dimana Tao sedang duduk lega disana. Tapi segera kembali tegang merasakan hawa membunuh dari Changmin. #poorTao-di di

"Lihatlah Tao-er Min-ah. matanya seperti panda dan sangat menggemaskan. Aku ingin anak kita anak nanti sama menggemaskannya seperti Tao-er." Ucap Kyuhyun riang, dengan kedua jemari tangannya mencubit sadis pipi Tao yang tidak seberapa cubby itu.

Tao hanya bisa menringis pasrah. Ahra dan Ny Cho sudah memerah menahan tawa. Dan Changmin men-deathglare Tao karena setelah Kyuhyun mencubit pipinya, Kyu menarik tangan Tao untuk mengusap perutnya. Tao yang merasakan tatapan membunuh dari Changmin hanya bisa pasrah – lagi – dan berdoa dalam hati semoga dia sempat menikahi Ahra. Dan Kyuhyun yang tidak bisa – atau terlalu polos untuk merasakan – hawa membunuh dari suaminya masih tetap mengusapkan tangan Tao pada perutnya.

"Eheemm,,," Changmin berdehem untuk mendapatkan perhatian Kyuhyun. Istrinya ini, suami pulang kerja kok langsung disuguhi pemandangan super 'manis' begini? Niat banget ingin membuat orang lain melihat neraka lebih cepat. Bagaimanapun juga Changmin gak tega donk kalau harus memarahi Kyuhyun. Iyakan CK Shipper?

"Hmmm, waeyo Min-ah?" Kyuhyun memiringkan kepalanya imut. Menatap polos Changmin disampingnya dan seketika sadar dengan kilatan cemburu dari manik kembar Changmin.

Lalu dengan agak tidak rela, Kyuhyun melepaskan Tao (?) dan merangkul lembut setengah merajuk pada lengan Changmin. Tersenyum manis sebelum mengecup pipi suaminya.

"Ah baby-ya, lihatlah wajah cemberut Daddymu. Seharian ini kau belum disapanya kan?" Kyuhyun meraih tangan Changmin dan diletak diatas perutnya. "Daddy jangan memasang wajah cemberut pada Mommy-ku." Lanjut Kyuhyun dengan suara yang di-imut-imutkan mirip anak kecil.

Melunakan wajah Changmin yang seketika tersenyum lembut. Melepas rangkulan Kyuhyun untuk membawa tubuh hamil Kyuhyun dalam pelukannya sebelum mendaratkan ciuman sayang pada puncak kepala istrinya.

"Ne Baby-ya, Daddy cemburu tahu. Mommy mu ini semenjak mengandungmu dia jadi agak genit." Balas Changmin, merajuk pada anaknya.

"Ya! Aku tidak genit tahu." Kyuhyun memukul pelan dada bidang Changmin, mengerucutkan bibirnya tapi tetap memeluk pinggang Changmin erat. Merasakan kehangatan yang dia rindukan seharian ini.

"Hahahaaa,,," tawa Changmin meledak. "Ne Mommy memang tidak genit. Tapi kadang tanpa sadar kau mengeluarkan pheromonmu untuk menggoda seme-seme diluar sana." Balas Changmin yang diakhiri dengan cubitan gemas pada hidung Kyuhyun.

Ny Cho dan Ahra tersenyum hangat melihatnya. Perlahan Tao memeluk Ahra dari samping. Berbisik yang meski masih bisa didengar Ny Cho.

"Jangan iri ya. Kau juga akan segera kuhamili kok." Meski pipi Ahra bersemu, tapi deathglarenya tetap mematikan. "Ya ya ya! Aku akan menikahimu dulu sebelumnya." Tao tersenyum salah tingkah.

Ahra segera memeluknya. Membuat Ny Cho iri melihat kemesraan kedua anaknya dengan pasangan masing-masing.

"Aishh, kalian ini. aku mau menelpon Appa dulu kalau begitu." Ny Cho beranjak. Mengabaikan gelak tawa dari kedua anaknya, menantunya dan calon menantunya.

_tbc_

Gimana part kali ini?

Please, jangan kecewa saking pendeknya, ini sudah mentok karena akhir-akhir ini ilang feel ChangKyu saya nya *smile

.

Terima kasih untuk reviewnya kemarin #deepbow

Jangan bosan-bosannya mengkritik saya yaa *smile