Mrs Kim siFujoshi

Present

~ ChangKyu Love Story ~

Jealous (?)

Changmin!seme Kyuhyun!uke

Genre : romantis, drama, fluffff, M-Preg

Rated : T

Maaf kalau M-Preg saya aneh. Saya sendiri gak begitu ngerti sebenarnya, jadi ini percobaan pertama saya, heheheee

.

.

.

Bulan agustus ini usia kandungan Kyuhyun sudah menginjak 20 minggu atau kurang lebihnya 5 bulan. Usia dimana kandungan Kyuhyun sudah cukup kuat. Usia dimana Kyuhyun sudah bisa kembali beraktivitas lebih banyak daripada massa awal kehamilannya. Tapi tetap saja, Changmin yang overprotective tidak membiarkan Kyuhyun-nya ini terlalu lelah. Dan pada akhirnya Kyuhyun tetap mendekam didalam apartemennya. Yah meski sesekali dia keluar bersama Ahra Noona atau Key, tapi tetap saja dia merasa jenuh kan?

Kyuhyun juga belum terlalu percaya diri untuk pergi keluar seorang diri dengan kondisi tubuhnya itu. masih malu dan risih dengan tatapan aneh orang-orang yang berpapasan dengannya. Jadi yahh, dia menikmati massa jenuhnya seorang diri diapartemen mewahnya. Kadang Key atau Ahra Noona datang berkunjung. Kadang Changmin pulang untuk makan siang. Kadang dia yang kekantor untuk mengantar bekal.

Omong – omong soal makan siang dan bekal, sepertinya ini sudah waktunya makan siang. Kyuhyun mematikan TV yang sedari pagi menyala tanpa ada minat untuk menontonnya, berganti pakaian, sedikit berdandan dan siap meluncur kekantor sang suami. Meski Changmin sudah mewanti-wanti agar Kyuhyun menggunakan jaksa taksi atau menghubungi Key saja, tapi sepertinya siang ini Kyuhyun bandelnya kumat. Dia nekat mengendarai mobilnya sendiri menuju kantor Changmin.

.

.

_at kantor Changmin_

Kyuhyun yang memang sudah dikenal baik oleh seluruh karyawan kantor Changmin, berjalan santai dan menebar senyum ramahnya. Legging, kaos longgar yang hampir mirip daster, sweeter abu-abu nyamannya membuatnya makin terlihat manis. Dan tak heran kalau banyak dari karyawan laki-laki maupun wanita menaruh perhatian padanya.

Langkah ringannya membawanya kelantai 3, lantai dimana ruangan Changmin berada. Pada lobi resepsionis Kyuhyun melihat Taemin sedang berbincang sopan dengan seseorang lewat sambungan telpon yang menempel pada telingan kanannya. Senyum ramah dan anggukan singkat Taemin dibalas Kyuhyun dengan cara sama. Dan kembali melanjutkan langkahnya.

Tok tok!

Mengetuk pintu cukup 2 kali dan langsung membukanya. Dua orang didalam ruangan Changmin menoleh kaget. Seharusnya begitu juga dengan Kyuhyun. Pasalnya bukan Jinki yang menemani Changmin. Tapi seorang yeoja dengan potongan kain yang melekat pada tubuh semoknya lumayan mini, ketat dan sexi. Ditambah lagi dengan posisinya yang berdiri disamping Changmin yang sedang duduk, sedikit membungkuk dan bisa dipastikan belahan dadanya kemana-mana, bukankah hal itu cukup membuat Kyuhyun meledak?

Tapi tidak. Kyuhyun santai saja melihatnya. Bahkan kini dia tersenyum lebar nan manis kepada Changmin. Changmin pun segera menghampiri 'istrinya'. Memberinya pelukan hangat, cium pipi kanan-kiri dan mencium intens bibir Kyuhyun. Memeluknya lagi. Kini kita bisa lihat seringaian penuh kemenangan dari Kyuhyun untuk yeoja sexi tadi. Dan ditambah seringaian meremehkan melihat wajah kaget dan 'jijik' mungkin dari yeoja tadi.

"Bagaimana caramu kesini?" tanya Changmin super lembut meski dengan terselip nada mengancam.

Kyuhyun nyengir dulu sebelum menunjukan kunci mobilnya. Changmin mendengus pasrah dan menggiring Kyuhyun duduk disofa nyaman ditengah ruangannya. Changmin segera membawa Kyuhyun bersandar pada dada bidangnya dan mengelus sayang perut Kyuhyun. Menyapa buah hatinya.

"Baby-ya, bagaimana kabarmu hari ini? kau tidak merepotkan Mommy-mu kan? Tolong jaga Mommy saat Daddy bekerja ne?" ucap Changmin lembut. Mengecup kecil pipi chubby Kyuhyun.

Oh! Yeoja tadi terabaikan eoh? Kyuhyun memang sengaja tidak mengingatkan Changmin yang kalau sudah larut dengan 'obrolan ringannya' bersama sang Baby mudah mengacuhkan keadaan sekelilingnya. Well, seringaian penuh kemenangannya yang tidak disadari oleh Changmin masih terpatri untuk yeoja yang sudah pucat pasi membeku ditempatnya tadi.

"Min-ah, kau melupakan tamumu." Ucap Kyuhyun lembut. Membelai surai Changmin penuh sayang.

"Ah. Mianhae Victoria-ssi. Aku kira semuanya sudah jelas. Jadi anda bisa menyampaikan pada direktur Wu tentang kesepakatan kerja kita." Ucap Changmin. Tanpa beranjak dari duduknya.

"Ah nde, Shim-nim. Permisi." Victoria, yeoja tadi yang ternyata adalah sekretaris Wu Yifan, rekan kerja Changmin, membereskan berkas-berkasnya dengan terburu-buru dan bergegas keluar ruangan.

Blam!

Changmin melonjak kaget tapi Kyuhyun masih tersenyum puas.

"Ada apa dengannya? Tidak sopan!" Changmin kembali dengan perhatiannya pada perut Kyuhyun. Melanjutkan obrolannya dengan sang Baby. *poorVic =="

.

.

_at hospital_

Changmin duduk resah dikursi depan meja dokter kandungan langganannya. Yang kita ketahui bahwa dia adalah ayah dari Tao, pacarnya Ahra Noona. Sedangkan Kyuhyun berbaring pasrah untuk diperiksa dokter Huang. Setelah tadi pagi Kyuhyun mengalami benturan pada punggungnya hingga membuatnya memekik nyeri, Changmin dengan masih berbalut piyama, langsung membopong Kyuhyun kerumah sakit.

Srakk!

Tirai yang memisahkan ranjang periksa dengan Changmin terbuka. Dokter Huang menuju kursinya, sedangkan Kyuhyun membereskan pakaiannya dibantu seorang perawat yeoja.

"Bagaimana dokter? Kyunnie tidak apa-apakan? Baby kami tidak kenapa-kenapakan?" Tanya Changmin memburu dengan satu tarikan nafas saking paniknya.

"Tenanglah Min-ah, aku tidak apa-apa. baby-ya juga tidak apa-apa." kata Kyuhyun menenangkan Changmin. Tangannya mengusap lembut punggung Changmin.

"Ya Changmin-ah. tenanglah. Kyuhyun calon ibu yang kuat. Janin kalian juga kuat. Mereka baik-baik saja." Jawab dokter Huang. Mengabaikan pelototan Kyuhyun ketika dia menyebut Kyuhyun "calon ibu".

"Jeongmal? Hufttt,, syukurlah.. Thaks God!" Changmin memeluk erat Kyuhyun disampingnya dan mendaratkan kecupan sayangnya berkali-kali pada wajah Kyuhyun. Tidak peduli pipi, hidung, kening bahkan bibir. Mengabaikan kekehan khas dokter Huang.

.

.

_siangnya_

Setelah dari rumah sakit, Changmin memutuskan untuk membolos kerja. Menelpon Jinki dan memasrahkan semua pada sekretarisnya itu dan menutup telpon secara sepihak, mengabaikan protesan Jinki. Pasalnya hari ini ada meeting rutin dengan para kepala bagian. *dasar Bossy #dilemparSendalChangmin-nni

Beginilah akhirnya nasib Kyuhyun. Kemana-mana selalu ada Changmin yang mengekor atau bahkan menempel padanya. Saat masak ada Changmin disampingnya. Membantu mengambil bahan-bahan dan memegang pisau. Saat makan ada Changmin yang menyuapinya. Melarang Kyuhyun makan makanan "aneh" dalam arti mencampurkan berbagai macam lauk dalam sup kimchi. Dan berakhir dengan Changmin mengecup sayang bibir pouty Kyuhyun. Saat bersantai didepan TV Kyuhyun dengan senang hati duduk dipangkuan Changmin ketika Changmin membawanya duduk dengan Kyuhyun masih dalam pelukannya.

Bikin gigit jari gak sih nih couple? #slapped

Ayo-ayo saatnya semangat cari calon suami, Kim #plakkk

.

.

_malamnya_

"Min-ahhh,," panggil Kyuhyun dengan nada manjanya. Memeluk Changmin dari belakang ketika Changmin mencuci peralatan makan dan masak mereka.

"Ne Love. Wae?" jawab Changmin lembut. Meski masih melanjutkan kegiatannya.

"Aku ingin eskrim."

"Dikulkas masih ada kan?" Changmin ingat masih ada sisa eskrim rasa melon ketika kemarin Kyuhyun ngidam itu.

"Aku ingin yang bentuknya panda. Tiba-tiba saja aku merindukan Tao-ie dan aku ingin makan eskrim bentuk panda." Ucap Kyuhyun dengan mata berbinar senang khas anak 5 tahun yang mendapat PsP pertamanya. #plakk *emangKyu-chan umur 5th udah pegang PsP(?)

Mengabaikan wajah cemburu Changmin dan terus mengoceh tentang bagaimana lucunya wajah panda Tao. Tentang bagaimana inginnya kelak bayi mereka akan semanis Kyuhyun, selucu Tao dan setampan Changmin.

Nah, Changmin terkekeh senang ketika Kyuhyun menyebutkan "setampan kau Min-ah." dengan wajah bersemu sambil menunduk. *aw aw aw aw errr #plakk

"Baiklah." Changmin mengibaskan kedua jari-jemarinya dan mengambil lap. "Akan aku belikan. Tunggu ne." Mendaratkan kecupan mesra dikening Kyuhyun dan beranjak mengambil jaket dan kunci mobilnya.

"Ne." Kyuhyun mengangguk lucu dan sekali lagi Changmin mengecupnya. Kali ini dipipi dan bibir manis Kyuhyun.

"kalau kau sudah mengantuk tidur saja. Aku akan membangunkanmu, Love." Pesan Changmin diambang pintu.

"Ne." Lagi. Dan lagi-lagi Changmin mengerjakan hobinya. Mengecup manis wajah manis Kyuhyun.

.

.

_tengah malamnya_

Dikamar ChangKyu, tepatnya diatas king size bed ditengah ruangan, terlihat gundukan besar dibawah selimut tebal dengan gambar Super Junior. Gerakan naik turun pelan dan teratur terlihat tenang. Menandakan satu sosok dibawah selimut sedang tertidur pulas dan nyenyak. Dan mungkin juga sedang mimpi indah. Sangat indah. Karena pada wajah manis terukir senyuman yang menambah kadar manisnya.

Dilain sisi, terlihat sosok pemuda jangkung sedang berdiri tenang memandang pemandangan indah didepannya. Diatas ranjangnya bersama sang 'istri'. Pemuda itu, katakanlah suaminya, mengukir senyum tampannya. Emosinya yang ketika sampai diapartemen membawa pesanan ngidam sang 'istri' tapi malah ditinggal tidur pulas begini langsung hilang tanpa bekas melihat senyum yang terukir pada wajah manis 'istrinya'.

Changmin beranjak kedapur. Menyimpan eskrim bentuk panda yang dia dapat dengan menggedor toko eskrim langganannya dan Kyuhyun sejak jaman SMA, dalam freezer pada lemari es super besar didapur mewahnya. Setelah meneguk habis setengah botol 600ml air mineral dingin, Changmin kembali kekamar. Menukar pakaiannya dengan piyamanya. Menyusup dalam selimut Kyuhyun dan memeluk posesive 'istrinya' untuk segera menyusul Kyuhyun kealam mimpi.

.

.

_at Nine Cafe_

Green Cafe yang sudah dijadikan langganan Kyuhyun dan Key ini terlihat ramai sore ini. Kyuhyun dan Key harus rela duduk ditempat yang bukan favorit mereka. Kalau biasanya mereka duduk pada bangku didalam dengan suasana go green seperti taman, kini mereka duduk diruang depan (dalam ruangan maksudnya) didekat jendela dengan pemandangan orang-orang berbagai usia yang hilir-mudik entah kemana tujuan mereka.

Ketika sedang asyik menikmati menu cemilan sorenya, Key menatap aneh sesuatu diseberang jalan. Batinnya menimbang, antara menjawil Kyuhyun dan memberitahunya pemandangan aneh itu atau menjawil Kyuhyun untuk diajak kemanapun asal Kyuhyun tidak melihatnya. Ditengah kegalauan timbangan (?) hatinya, tanpa Key sadari namja manis didepannya sudah berkaca-kaca ingin menangis. Terlihat begitu rapuh. Rupanya Kyuhyun sudah melihatnya sendiri ketika obrolan mereka terhenti karena Key terlalu fokus pada objek dengan subjek yang sangat mereka kenal.

Satu tetes cairan bening menetes dari mata indah Kyuhyun. Tapi dia langsung menghapusnya dengan punggung tangannya. Dengan kasar Kyuhyun mendorong mundur kursi, keluar dari cafe dan menghampiri objek dengan subjek yang membuatnya meneteskan airmata.

Key terkaget mendengar kursi didepannya didorong kasar. Mata kucingnya membulat melihat Kyuhyun menghampiri objek dengan subjek yang menjadi sumber kegalauannya tadi. Selanjutnya, bisa dia lihat dari depan Cafe, seorang namja manis yang dia ketahui adalah Kyuhyun sedang menampar keras pipi seorang namja tampan yang dia kenal bernama Changmin, yang berstatus suami Kyuhyun dan dilanjutkan pekikan "Aku BENCI PADAMU!" dengan penuh penekanan. Namja manis satunya yang bersama Changmin nampak tercengang kaget, sedetik kemudian dia juga mendapat tamparan telak dari Kyuhyun.

"Dia SUAMIKU! And for your information, Aku sedang MENGANDUNG ANAKNYA!"

Changmin bisa melihat dengan jelas lelehan liquid bening dari mata dengan sinar penuh cinta favoritnya itu. tapi dia terlalu shock untuk mengejar Kyuhyun yang sudah memasuki taxi yang beruntungnya sedang menurunkan pemunpang didepan Cafe (bukan Nine Cafe) tempat kejadian penamparan tadi.

*yang dipakai capslock ngomongnya lebay yaa. A.k.a pakai penekanan penuh *smile

.

.

_at dibalik selimut tebal Super Junior diatas ranjang Kyuhyun_

Sejak sampai diapartemennya bersama Changmin, Kyuhyun mengurung diri dibalik selimut tebalnya. Menangis sesenggukan yang jika ada yang mendengarnya akan langsung ikut merasakan kesedihannya.

Kembali. Potongan kejadian beberapa saat lalu melintas dalam pikirannya. Dan tangisannya kembali pecah.

_dalam memori Kyuhyun_

Ketika dia sedang Nine Cafe. Mengobrolkan apapun dengan Key, mulai dari gosip, fashion, konflik disemenanjung Korea sampai panggilan wamil untuk mereka (bagaimanapun mereka namja kan yaa)

Ketika tiba-tiba Key tidak merespon kata-kata Kyuhyun. Dan Kyuhyun menyusur arah pandangan Key. Rasa sedih, kesal, marah dan benci bercampur jadi satu dalam dada Kyuhyun. Melihat objek dengan subjek yang mengalihkan obrolannya dengan Key.

Di Cafe seberang Nine Cafe, mata indahnya melihat Changmin, suami yang katanya mencintainya itu, sedang katakanlah bersantai dengan seorang namja manis, meski masih manis Kyuhyun dan mau tidak mau dia harus mengakui kalau dia kalah imut dari namja itu. terlihat sekali bagaimana akrabnya mereka. Bagaimana Changmin tertawa riang bersama seseorang yang Kyuhyun tidak kenal.

Ditambah lagi ketika si namja manis mengusap ujung bibir Changmin yang terkena belepotan busa capucino. (Reader-san pasti tahu apa maksud saya ini kan #plakk) dan Kyuhyun sudah tidak bisa menahan gejolak didalam dadanya.

Memorinya kembali melayang ketika dia menampar Changmin dan mengatakan bahwa dia membencinya. Dan ketika dia menampar namja manis yang bersama suaminya dan memberitahukan tentang status dan kehamilannya.

_end of memori dalam pikiran Kyuhyun_

Kyuhyun manatap tangan kanan yang dia gunakan untuk menampar Changmin beberapa saat lalu mulai bergetar. Berbagai pertanyaan dan kekalutan menghiasi pikirannya.

"Apa yang sudah aku lakukan tadi?"

"Aku menampar Min-ah. bagaimana bisa aku melakukannya?"

"Bagaimana kalau dia membenciku kemudian meninggalkanku?"

"Bagaimana kalau nantinya dia menceraikanku dan bersama namja tadi?"

"Tidak! Tidak boleh! Changmin-ah hanya untuk Kyuhyun. Dia hanya untukku."

Kyuhyun menggeleng keras. Menyibak selimutnya dan bergegas keluar kamar dan keluar apartemennya.

_di depan Cafe TKP (tempat kejadian penamparan)_

Key menghampiri Changmin dan namja manis yang bersamanya yang masih shock. Menghembuskan nafasnya keras, Key menepuk bahu Changmin.

"Jelaskan padaku agar aku bisa menghibur, membujuk dan menenangkan Kyuhyun-noona." Ucap Key to the point. Tapi Changmin..

"Hyunnie? Love?" Changmin sadar dari shocknya dan langsung bergegas kalang kabut-panik menghampiri mobilnya dan menyusul Kyuhyun ke apartemennya.

Kini tinggallah Key yang manatap tajam namja imut didepannya. Namja yang sudah membuat Kyuhyun-noonanya menangis.

"Jadi, Aggashi. Bisa anda jelaskan kepada saya apa yang sebenarnya yang terjadi antara ANDA dengan KAKAK saya yang membuat ANDA mendapat tamparan dari KAKAK IPAR SAYA?" ucap Key dengan senyum manis tapi berbahayanya. Dan namja imut itupun menyadari bahaya apa yang akan dihadapinya kalau dia tidak jujur bahkan satu kata pun.

"Well.." Namja itu memulai dengan senyuman anehnya. Mengikuti key yang mendudukan diri dibangku Changmin tadi.

"Kami teman lama yang sudah beberapa tahun tidak bertemu. Aku mendengar kabarnya menikah dengan namja, tapi aku tidak membayangkan kalau namja itu akan semanis itu." Key melihat smirk mesum itu. kuduknya mulai meremang dengan satu pemikiran pasti, bahwa namja manis didepannya adalah SEME berbulu UKE. Seperti SAI – diserial Naruto dan seperti Suho member of EXO –. *setuju?

"Oh. Oke. Jadi apa yang kami lihat tadi seperti apa tepatnya?" Key kembali memicingkan matanya. Menatap tajam namja didepannya. Yang belum kita ketahui namanya. Karena sebenarnya Saya sendiri bingung ini namja uke siapa enaknya #plakkk

"Slowdown Sweety. Kita bahkan belum berkenalan bukan. Aku Sehun. Oh Sehun. Siapa namamu cantik?" Sehun, nama namja manis itu dan tolong jangan timpuk saya *poorMe, mengedipkan sebelah matanya pada Key.

"Kau tidak perlu tahu namaku!" jawab Key tajam.

"Oh ayolah sweety.." Sehun meraih tangan Key diatas meja.

Key menghempaskannya kasar dan bergegas meninggalkan namja sinting itu *maaf. Mengacuhkan tawa senang Sehun, Key menghampiri mobilnya dan mulai melajukannya meninggalkan kwasan Hongdae.

.

.

_at depan apartemen ChangKyu_

Ketika Changmin akan menekan kombinasi angka untuk membuka pintu apartemennya, pintu warna kayu itu terbuka kasar dari dalam. Changmin shock – lagi – melihat keadaan Kyuhyun. Dan tambah shock lagi ketika Kyuhyun menerjangnya dengan sebuah pelukan erat, tubuh yang bergetar karena menangis dan gumaman perminta maaf dari suara serak Kyuhyun.

"Mianhae. Min-ah.. hiks hiks.. jeongmal Mianhae.. hiks huksss,," Kyuhyun mengeratkan pelukannya ketika dirasanya Changmin membalas pelukannya dan mengusap punggungnya.

Sedikit merenggangkan pelukan Kyuhyun, namun Kyuhyun keras-kepala. Tetap memeluk erat Changmin. Hingga Changmin berbisik lembut, "Kau akan melukai Baby kita, Love?"

Kyuhyuh melonggarkan pelukannya. Menatap Changmin dengan puppy eyes nya. Dan dibalas senyum tampan Changmin. Selanjutnya Kyuhyun merasakan tubuhnya ringan. Digendong ala bridal oleh Changmin. Masuk ke apartemen mereka dan menutup pintu dengan kakinya. Duduk dengan Kyuhyun dalam pangkuannya pada sofa didepan TV layar datar yang menempel pada dinding.

Kyuhyun mengeratkan pelukan kedua lengannya pada leher Changmin. Menenggelamkan kepalanya pada ceruk leher Changmin.

"Mianhae Min-ah. hiks hiks,, jeball,, jangan membenciku.. hiks.."

Hati Changmin begitu perih mendengar isakan dan suara penuh penyesalan dari Kyuhyun. Seorang namja manis yang begitu dicintainya. Tangannya bergerak meraih wajah Kyuhyun untuk ditatapnya. Mengusap lembut pipi Kyuhyun dan lagi-lagi tersenyum tampan.

"Ne Hyunnie. Aku tidak akan pernah membencimu, walau apapun yang kau lakukan. Aku begitu mencintaimu hingga tidak tahu bagaimana caranya aku untuk membencimu." Ucap Changmin yang menggetarkan hati Kyuhyun.

"Saranghae. Saranghae Min-ah." Kyuhyun menciumi wajah Changmin bertubi-tubi. Dan Changmin hanya bisa tersenyum tampan.

"Ini pasti sakit sekali yaa.." Kyuhyun membelai pipi Changmin yang memerah akibat ditamparnya tadi.

Changmin menggeleng pelan. Meraih tangan Kyuhyun yang tengah mengusap pipinya dan menciumi punggung dan telapak tangan Kyuhyun.

"Tidak Love. Ini tidak sakit. Tapi disini yang sakit.." Changmin mengarahkan tangan Kyuhyun pada dadanya. "Hati ini terasa sakit ketika melihatmu menangis tadi." Lanjut Changmin.

Kembali Kyuhyun menghambur memeluk Changmin dan menggumamkan "Mianhae" dan "Saranghae" berkali-kali.

_tbc_

Wowww!

Bagaimana?

Sudah panjang dan tidak mengecewakan,kan?

Sudah full ChangKyu kan?

#menatap penuh harap kotak review kalian *plakk

Dan well, always sweety to be cont., right?

Untuk fans nya Sehun, maaf yaa dia ditampar Kyu-chan disini..

Akhirnya milih Sehun karena screensaver yang saya pasang adalah folder EXO, dan ketika berpikir siapa tuh namja, wajah tampan tapi uke-in (?) Sehun muncul. Jadi... yah begitulah jadinya *smile

..

Well. Terimakasih untuk kalian yang mendukung ChangKyu saya #deepbow

Kalian sebel gk sih saya gak membalas review satu-satu dan hanya bisa berterima kasih begini?

Karena memang hanya ini yang bisa saya lakukan..

Berterima kasih dengan tulus dan coba lebih baik lagi kedepannya..

*apadeh bahasa saya ini *smile

..

Once again,

Terima kasih banyak #deepbow