Hyy! Miya kembali lagiii~
apakah kalian merindukanku? XD
oke Miya terlalu GR~ XP

Mari kita membalas review

Haruka : wah.. arigatou ne Haruka-san! :D

WARNING : OOC,TYPO,DLL

Disclaimer:Tsugumi Ohba & Takeshi Obata
*KALAU NGGAK SUKA, SILAHKAN KEMBALI KE HALAMAN SEBELUM INI ^^*
*ARIGATOU*

CHAPTER 2

P.O.V Normal

"hey.. Ryuzaki, kau nanti akan ikut klub apa?" tanya Misa

"KYAA! Tolong aku!" samar-samar Ryuzaki & Misa mendengar teriakan dari atap sekolah. Ryuzaki & Misa langsung berlari ke atap sekolah. Dan Ryuzaki menelpon Light

Tiitt.. tiitt..

"Light! Aku dan Misa samar-samar mendengar teriakan seorang siswi dari atap sekolah. Cepatlah ke atap sekolah! Aku dan Misa sedang menuju ke atap sekolah!"

"baiklah! Aku dan Naomi akan segera ke sana! Hati-hati!"

"ya!"

Tiitt..

"ayo Misa kita harus cepat ke atap sekolah!" kata Ryuzaki

"ha'i!"

ATAP SEKOLAH~

"hmm? Ada orang yang menuju ke sini, eh? Sepertinya aku harus segera menghabisimu!"

"a—kkuu tak mengenalmu! Ssi—a—pa kamu?!"

"kau tak perlu mengenalku! Kau hanya membuat keluarga Nagami menjadi sial!"

"ka—u jang—an jaan—gan "

"akhirnya anak pembawa sial ini mati juga!" kata orang itu sambil menyeringai kejam dan menendang tubuh Sayu yang sudah sekarat

Orang yang menyerang Sayu itu pun pergi dengan cara melompat dari atap sekolah tanpa tahu bahwa Sayu belum mati dan setelah dia pergi Light,Naomi,Ryuzaki,dan Misa baru sampai dan melihat Sayu tergeletak tak berdaya dengan darah dimana-mana

BRAK!

"KYAA!" teriak Naomi dan Misa saat melihat Sayu tergeletak di lantai dengan darah dimana-mana

"Light cepat periksa apakah denyut nadinya masih ada atau tidak! Jika masih ada tolong dia dengan pertolongan pertama! Aku akan menelpon Watari untuk membawa helikopter ke atap sekolah!" kata Ryuzaki pada Light

"denyut nadinya masih ada.. aku akan membuat pertolongan pertama dan Naomi cepat pergi ke UKS terdekat dan ambil barang-barang yang aku butuh kan sekarang dan Misa pergi ke kantor Kepala Sekolah sekarang untuk memberitahukan ini kepada keluarga Sayu!" kata Light

"ha'i!" jawab Naomi & Misa bersamaan. Mereka langsung pergi dengan kecepatan yang melebihi kecepatan sebuah pesawat Jet (?)

Tiitt.. ttiitt..

"ada apa Ryuzaki?"

"cepat kirim helikopter ke atap sekolah! Ada seorang siswi bernama Sayu Nagami baru saja hampir dibunuh oleh seseorang, cepat!"

"baiklah! Aku akan segera ke sana"

Tiit..

"hhahh.. hahhh.. Light ini barang-barang ya—ang kau butuhkan.. hahhh.." kata Naomi sambil mengambil napas karena tidak berhenti berlari dari tadi

"baiklah! Kalau begitu bantu aku sekarang!" Kata Light

"ha'i!"

Siinnnggg...

"helikopternya datang.. Ayo bawa Sayu ke helikopter"

"Li—gh-t oo—ran—g y—ang ham—pir membu—nuh—ku ada—lah sa—lah sa—tu da—ri "

"Sayu?! Sayuu!"

"hmm... sepertinya kita benar-benar harus mengungkap smua ini.." kata Ryuzaki sambil mengisap jempolnya jika sedang kebingungan

"watari! Bawa mayat Sayu untuk di otopsi dahulu mungkin saja ada sesuatu yang bisa kita ungkapkan di balik misteri ini" kata Ryuzaki

"baik!" Kata Watari

"Light, sepertinya kita harus segera ke kantor polisi untuk memberitahukan kasus ini.. " kata Ryuzaki kalem

"hah? Kenapa aku yang pergi ke kantor polisi? Kan ada Watari!" kata Light tidak terima

"Watari harus mengurus otopsi Sayu dan mencari tahu tentang rekan bisnis yang di hancurkan oleh keluarga Nagami ini " perkataan Ryuzaki mampu untuk membuat Light terdiam

"bailah-baiklah.. bukankah ini yang kau ingin kan?" kata Light sambil menyilangkan tangannya di depan dada

"kalau sudah tahu kenapa masih tanya?" tanya Ryuzaki yang membuat Light semakin jengkel

"sudah-sudah! Jangan seperti anak kecil begini! Kita sedang melakukan tugas! Aku akan segera ke hotel untuk mencari data-data tentang rekan perusahaan siapa yang di hancurkan oleh orang tua Sayu" kata Naomi

"bukan aku yang mulai duluan, Light yang mulai duluan" kata Ryuzaki tetap tidak mau mengalah

"yak! Kenapa jadi aku yang disalahkan?! Haahhh.. baiklah aku akan segera ke kantor polisi setelah itu aku akan menyusulmu di tempat otopsi" kata Light

"ya.. sedangkan aku akan pergi ke tempat otopsi Sayu duluan" kata Ryuzaki

"hmm.. hati-hati di jalan ne!" kata Naomi yang tidak dihiraukan oleh Light maupun Ryuzaki

Taman Sekolah~

"Naomi Nee-san!" kata (baca : teriak) Misa pada Naomi yang berada di depannya

"yak! Jangan teriak-teriak" kata Naomi

"hehehehe.. gomen ne Nee-san" kata Misa

"haahh.. baiklah aku maafkan" kata Naomi menghela napas

"jangan menghela napas terus dong Nee-san! Nanti kebahagiaannya hilang lho!" kata Misa sok tahu

"ya, terserah apa katamu lah. Kenapa kamu belum pulang?" kata Naomi

"tentu saja aku belum pulang! Nii-san kan sedang ke kantor polisi" kata Misa cemberut

"eh? Benar juga.. ya sudah aku antar pulang" kata Naomi

"aku belum mau pulang Nee-san! Aku ikut Nee-san ke hotel yang dibilang Ryuzaki ne?" rayu Misa sambil menggunakan puppy eyes no jutsu yang sedang tren sekarang ini (?)

"baiklah-baiklah.. tapi kalau Light marah aku tidak tanggung jawab ya, dan aku tidak akan membantumu dan.. untuk apa kamu ke sana? Mau melihat Ryuzaki ya?" goda Naomi

BLUSH

"si—apa bi—lang!" teriak Misa dengan nada gugup

"hahahaha.. sepertinya mengganggumu itu adalah hal yang menyenangkan pantas saja Light sering mengerjaimu" kata Naomi sambil tertawa

"yak! Bertambah lagi orang yang suka mengerjaiku" kata Misa hampir menangis yang membuat Naomi tertawa lebih keras

"yakk! Nee-san jahat sekali menertawakanku seperti itu" kata Misa sambil mengembungkan pipinya

"hahaha.. aku tertawa karena itu lucu Misa" kata Naomi sambil mencubit kedua pipi Misa

"sakit Nee-san!" kata (baca : teriak) Misa yang membuat Naomi langsung menghentikan cubitan kedua pipi

"hahahaha.. ayo kita pulang.." kata Naomi langsung menuju ke mobilnya

"tunggu aku Nee-san!" teriak Misa sambil berlari mengejar Naomi yang sudah berada di mobil

Kantor Polisi

"Tou-san! Sudah menerima data-data yang Ryuzaki kirim kan?" tanya Light

"ya.. Tou-san sudah menerimanya.. apakah kita akan langsung ke markas?" kata Soichiro

"ya.. tapi hanya Tou-san, setelah aku mengantar Tou-san ke markas, aku akan pergi ke tempat otopsi mayat Sayu di sana sudah berada Ryuzaki dan Naomi berada di markas sedang mencari data-data tentang siapa yang membunuh Sayu" kata Light

"sepertinya akan susah untuk menyelundupkan kamera & mikropon ke dalam rumah dan perusahaan keluarga Nagami yang diduga oleh pihak Kepolisian,FBI,dan CIA sebagai Mafia" kata Soichiro

"dari mana Tou-san tahu tentang itu semua?" tanya Light

"Tou-san pernah mendengarnya dari Kepolisian Unit 3 (Kepolisian khusus untuk kasus pembunuhan) mereka menangani kasus pembunuhan sebuah keluarga dibunuh dengan tragis dan hanya seorang anak yang kemungkinan sekarang umurnya setahun di atasmu yang selamat diduga semua ini di lakukan oleh pihak keluarga Nagami yang bekerja sebagai Mafia tersebut demi mendapatkan saham keluarga tersebut" kata Soichiro

"jadi seperti itu. Sepertinya kasus kali ini akan segera terselesaikan dan kita harus memberi tahu Ryuzaki mengenai hal ini" kata Light menyeringai senang

"jangan senang dulu Light. Hampir setiap data-data keluarga Nagami. data-data keluarga tersebut seperti menghilang dari semua data yang seharusnya ada di data kantor Kepolisian atau pun FBI dan CIA tetapi data tersebut menghilang dengan begitu cepatnya dan sepertinya data-data tersebut sudah di hack oleh Mafia-mafia tersebut" kata Soichiro

"apa Tou-san tidak tahu bahwa aku dan Ryuzaki ahli dalam mengembalikan data yang sudah di hack dan menghack data-data Mafia itu?" kata Light menyeringai

*TBC*

Hy minna-san! XD
bagaimana chapter kali ini? Jika kurang berkenan gomen ne! :D
benar-benar ada kasus kan? XD
Miya tidak pernah berbohong~
apakah ada yang ingin berteman dengan Miya?
PM yaa~
maaf ya.. beberapa char nya ada yang di ganti marganya..
terus Misa jadi adiknya Light..
gomen ne! Aku harapp dengan ceritanya kalian bisa maafkan :D

Yang baik REVIEW dongg! XD

*ARIGATOU NE!*