Sweet Memories
.
Disclaimer Masashi Kishimoto
Story by Nara The RenSiru
Pairing SasuHina
Genre Romance and Drama
Rated T
Warning:TYPO(S) di suatu waktu dan suatu tempat,OOC (maybe), cerita pasaran, dan perlu di beritahukan bahwa saya tergolong author baru dan ini fict pertama saya jadi maafkan saya jika saya melakukan kesalahan. Mohon batuan dan bimbingannya buat para reader n senpai" yang ada disini cukup dengan ngeRiview Fict saya aja hehehh xD.
DON'T LIKE DON'T READ
.
Sasuke si bungsu Uchiha punya adik?
"Wah…gadis manis, baik, dan ramah sepertimu adiknya sasuke? aku tidak percaya, Sasuke itukan sangat angkuh, jahat, sombong dan gak sopan kecuali tampannya (?) mana mungkin kau ini adiknya, sungguh berbeda sekali denganmu"
"Dia bukanlah adikku, aku tidak pernah mempunyai seorang adik"
"Sa-sasuke-nii..."
.
.
.
Chapter 1
.
.
.
Hari yang cerah di awal musim semi dimana langit begitu terlihat indah yang di hiasi banyak awan putih berpadu dengan hangatnya sinar matahari, burungpun tidak ingin melewatkan hari yang begitu cerah ini mereka saling berkicau meramaikan suasana. Musim semi adalah awal tahun ajaran baru maka tak heran bila di jalan yang berderet penuh dengan bunga sakura banyak murid-murid berlalulalang untuk pergi ke sekolahnya.
Kakinya melangkah dengan penuh irama namun terlihat begitu santai, dan bagi setiap pasang mata yang melihatnya dia terlihat begitu anggun. Rambut indigonya yang panjang itupun terlihat menari-nari mengikuti alun langkahnya. Kemeja putih yang terbalut blazer muda dan dipadukan dengan rok pendek di atas lutut begitu pas di tubuh mungilnya. Dia adalah Hinata Hyuuga. Matanya yang pucat menelusuri punggung seorang pemuda tinggi yang memeakai pakaian yang sama dengannya -kecuali bawahannya- yang memiliki rambut raven dengan gaya melawan gravitasi. Sejenak Hinata berpikir apakah dia melakukan hal yang benar dengan tinggal bersama Sasuke Uchiha -pemuda yang berada di hadapannya-. Tapi ini demi sekolah impiannya Konoha Internasional High School, sekolah itu adalah sekolah favoritenya dia ingin menimba ilmu disana. Tapi sayang jarak antara sekolah KIHS dan kediaman Hyuuga sulung ini sangat jauh bisa dikatakan di luar kota. Dan karena itulah ibunya menyuruh dia tinggal bersama dengan Sasuke Uchiha jika ingin bersekolah di Konoha Internasional Hihg School karena Sasuke juga bersekolah disana dan apartemennya dekat dengan sekolahnya. Dan jika kalian bertanya kenapa Hinata harus tinggal bersama Sasuke? maka jawabannya sangatlah mudah, karena sebenarnya Sasuke Uchiha adalah kakak tirinya. Yah kakak tirinya...
-Flashback 3 tahun yang lalu -
Pernikahan yang lumayan megah itu berlangsung disalah satu taman yang indah untuk mengikat janji antara wanita cantik yang sudah memiliki 2 anak yang salah satu dari anaknya itu ialah Sasuke Uchiha menikah dengan seorang pria paruh baya yang kita ketahui bernama Hiasi Hyuuga -ayah Hinata- walaupun pernikahan ini berlangsung di musim semi namun sayang suasana yang tercipta saat itu hanyalah kedinginan dan tidak ada yang namanya bunga yang bermekaran di musim semi dengan warna dan bentuk yang indah. Sepasang kekasih yang akan menjadi suami istri inipun tau bahwa pernikahan mereka tidak di setujui oleh anak-anak mereka tapi cinta mengalahkan segalanya Mikoto -ibu Sasuke- rela menyerahkan anaknya kepada mantan suaminya walaupun sebenarnya dia tidak sudi jika anak-anaknya harus tinggal bersama pria egois yang lebih mementingkan bisnis di bandingkan keluarganya sendiri. Dan sinilah dia, sasuke yang memandang tak suka akan pernikahan ibunya dengan seorang pria yang bahkan dia sendiripun tak tahu namanya siapa. Namun sesaat mata onixnya menangkap sesosok gadis mungil yang cantik nan manis sasukepun bergidik ngeri saat dia menyadari bahwa dia adalah adiknya ahh... tidak, dia adalah anak dari pria brengsek itu dia tidak mau memiliki hubungan apapun dengannya.
0o0o0
Di waktu yang sama seorang gadis mungil dengan gaun yang indah dan terlihat manis itu sedang menahan tangisnya. Walaupun dia tidak menetang pernikahan ayahnya namun jauh dari lubuk hatinya dia tidak rela jika ada seorang wanita lain yang akan menggantikan sosok ibunya. Ibunya sudah lama meninggal, saat ibunya melahirkan adik bungsunya -Hanabi- dan walaupun Mikoto seorang wanita yang baik tapi tetap saja dalam hatinya dia hanya memiliki satu ibu dan itu tidak akan pernah tergantikan oleh siapapun. Tapi apalah daya dia juga menginginkan ayahnya bahagia dan mau tak mau dia harus menerimanya. Matanya pun bertemu pandang dengan mata onixs yang kelam namun begitu terlihat rapuh Hinata tahu dia adalah seorang bocah remaja yang akan menjadi kakaknya, dan Hinata sadar bahwa bocah itu sangat membenci pernikahan ini terlihat dari sorot matanya, dia tidak berani menyapa hanya senyuman manisnyalah yang ia berikan pada kakanya itu. Dan tentu saja Sasuke membalasnya dengan sebuah tatapan membunuh atau bisa disebut dengan Deathlearge dan itu sukses membuat Hinata takut dan di pernikahan inilah mereka pertama dan terakhir kalinya bertemu dengan cobah berambut raven tersebut.
-Flashback End-
Dan sinilah Hinata sekarang tinggal bersama Sasuke Uchiha yang tentunya telah dia ketahui bahwa Sasuke -nii tidak pernah menyukainya. Karena terlalu lama terhanyut dalam pikirannya Hinata tidak menyadari saat sosok pemuda yang berada di depannya ini telah berhenti melangkah dan pada saat itu juga
Brughht...
Hinata menambrak Sasuke dengan lumayan keras hingga dia agak terpental dan ...Srekkhhh... Hinata merasakan sebuah tangan besar nan hangat menggenggam pergelangan tangannya. Dan belum sampai situ tangan besar itu terus menariknya hingga...Gruuuphh... Tangan besar nan hangat kini sudah melingkari bahunya...Deg...Deg...Deg...'A-ada apa ini? ke-kenapa jantung bergegup dengan cepat dan ke-kena...' pikiran hinata berhenti saat suara baringtone yang berasal dari nii-san nya ini megalun di telinganya.
"Melamun di pagi hari, Hn?" entah sebuah pertanyaan atau pernyataan yang Hinata dengar , namun yang jelas dia tidak menghiraukannya karena dia terlalu sibuk mengatur ddegup jantungnya. Sesaat kemudian kehangatan yang menyelimutinya hilang terbawa angin. Entah kenapa, walau Hinata tidak menyangka akan terjadi hal yang seperti ini tapi dia menginginkannya lagi hangat dan wangi maskulin di tubuhnya itu benar-benar menenangkan dan seakan tidak ada yang jauh lebih hangat dan wangi seperti ini.
"Hn, kau melamun lagi? Ck, cepatlah kita akan terlambat" Hinata tersadar saat Sasuke mengalunkan suaranya "E-eh A-ano, baiklah"
0o0o0
Di sisi lain Sasuke tidak menghendaki itu, dia juga agak kaget saat tangannya membimbing tubuh mungil itu untuk mendekat padanya. Tapi Sasuke tetaplah Sasuke, dia menyembunyikan ekspresinya dengan wjah stoic tentunya. Dan sebenarnya dia agak risih atau mungkin juga benci saat dia harus pergi ke sekolah dengan di dampingi oleh seorang gadis karena dia tahu bahwa wanita itu sangatlah berisik dan dia tidak menyukai itu. Tapi entah kenapa saat beberapa menit yang lalu gadis ini hanya diam dan bahkan dia berjalan di belakangnya dan tidak disampingnya padahal kebanyakan wnita yang dia kenal selalu menempel padanya.
0o0o0
Sesaat Hinata melihat gerbang yang sangat besar dan megah sungguh dia tidak menyangka bahwa KIHS akan semegah ini dan dia akan menimba ilmu di sekolah yang super keren ini. Hinata melangkah masuk menuju gerbang sekolah baru beberapa langkah dia melihat segerombolan siswi yang seakanakan menyerangnya dan pada saat itu juga dia mendengar teriak histeris dari para siswi tersebut. Hinata bingung harus berbuat apa, dan apa benar mereka akan menyerangnya karena rasa takutnya Hinata tidak sadar sekarang dia sudah merapat di belakang Sasuke dan dengan itu teriak histeris malah menjadi-jadi di saat mereka semakin mendekat Hinata baru sadar bahwa yang mereka teriaki adalah Nii-san nya.
'E-eh, a-apa benar mereka meneriaki Nii-san ta-tapi kenapa? ahh.. ja-jangan-jangan mereka fans girls nya Nii-san?' Hinata berpikir demikian karena banyak para siswi yang memebawa kertas bertuliskan "Sasuke aishiteru yo..."
"Aku pergi.." sesaat Hinata mendengar Sasuke bicara dengan sangat santai dan tenagn tanpa menghiraukan suara-teriakan para siswi- yang masih tetap saja memasang wajah babyface.
"E-eh, H-ha'i"jawab Hinata ragu.
Sasuke melangkah sebelum Hinata menjawabnya. Mata amethysnya tetap tertuju pada Sasuke dan saat itu juga dia baru sadar ldia tidak tahu kelasnya berada dimana. 'Ke-kelasku X-A, di-dimana?'
TBC
NP#Maaf kalo banayk kekurangannya maklum author baru hehehh xD
Fict update tergantung reviews ny, saya menerima rivews dlm bentuk apapun.
akhirkata jaa-ne
