The Darkest Side of His Love

Chapter 4

Disclaimer : Semua karakter disini milik Tuhan YME, diri mereka sendiri dan orang tuanya. Author hanya meminjam nama mereka demi menulis fantasy yang sudah lama tersimpan di khayalan Author.

Rate: M

Genre: Romance

Warning: BL, Yaoi, Mpreg, Typos, OOC, alur kecepatan.

Pairings: Yunjae, Hanchul, Sibumkyu, and many more. Pairings akan bertambah seiring perkembangan cerita.

DON'T LIKE DON'T READ

Yunho membuka matanya perlahan, hal yang pertama ditemuinya adalah boneka gajah besar berwarna abu-abu yang berada dalam pelukannya. Hal biasa yang Yunho jumpai setiap hari minggu ketika bangun tidur. Dihari Minggu Jaejoong akan bangun lebih awal dan pergi berolah raga pagi. Dan Jaejoong selalu mengganti dirinya dengan boneka gajahnya untuk berada di dalam pelukan Yunho.

Didepan Jaejoong, Yunho memang membebaskan Jae untuk pergi sesuka hatinya. Namun Yunho yang sifat dasarnya over protektif itu tdak akan pernah melepas Jaejoong dari pengawasannya. Yunho bangun perlahan sambil menyambar kemejanya yang tercecer di lantai akibat aksinya semalam dengan Joongie. Setelah mengenakan celana boxer dan kemejanya, Yunho berjalan cepat ke meja kerjanya di sebelah kamar utamanya. Selain meja, kursi dan lemari rak berisi berbagai buku dan berkas penting miliknya, ruang kerja Yunho dilengkapi dengan beberapa peralatan canggih yang digunakan untuk memantau kediaman dan semua tempat yang sering dikunjungi keluarganya.

Yunho menyalakan sebuah layar yang sedang menunjukkan posisi Jaejoong. Bukan hal baru lagi saat dia mengetahui Jaejoong pergi keluar tempat yang dipilihnya. Yunho terus mengawasi pergerakan Jaejoong, setiap detilnya. Yunho langsung memperbesar volume hasil rekaman di kalung Jaejoong saat tiba-tiba melihat Jaejoong berhenti.

"Jung Joongie? Ani... Jung Jaejoong"

"Cho Kyuhyun imnida"

"Apa kita ada urusan?"

"Kulihat kau sedang berolah raga. Aku jadi tertarik. Mau menemaniku berkeringat?"

" Tentu saja. Mari berkeringat!"

Cho Kyuhyun! Bibir Yunho terangkat menampakkan seringai saat mendengar nama suami istri Choi itu bisa menjadi musuh dadakannya bila sampai ia membiarkan Jaejoong membunuh Cho Kyuhyun yang dia tahu adalah orang penting bagi Choi Siwon dan Choi Kibum. Baginya memang tidak sulit bila harus membunuh pasangan itu jika mereka tiba-tiba membencinya. Tapi kematian dua tangan kanannya itu tentu akan menjadi sebuah kehilangan besar. Sangat sulit menemukan orang-orang seperti pasangan itu dan Yunho akui dia sudah nyaman dengan keduanya. Lagipula sangat sulit menemukan orang-orang yang membuatnya seorang Jung Yunho nyaman.

Yunho segera mengambil handphone dan menghubungi seseorang.

" ..."

"Apapun yang terjadi. Jangan biarkan Jaejoong membunuhnya. Kuijinkan kau melumpuhkannya sebelum anak itu mati. Bawa ke rumah sakit dan hubungi Siwon untuk menanganinya"

"..."

"Siwon mengenal bocah evil itu"

"..."

"Aku tahu kau bisa menjinakkannya"

Yunho mematikan handphonenya sebelum pergi ke kamar mandi dengan seringai puas di wajahnya.

***Yunjae***

Eunhyuk sungguh merutuki nasibnya diminggu pagi yang cerah ini. Kenapa disaat-saat seperti ini layar handphonenya malah tertera nama"My Honey Fishi". Ini sebuah bencana mengingat bagaimana dia meninggalkan sang Kekasih sendirian di hotel setelah malam panas mereka. Lee Donghae sang namjachingu nya itu sangat menjujung tinggi keromantisan itu pasti sedang kebakaran jenggotnya saat ini. Tahukah dia bagaimana gentingnya situasi saat ini, bahwa panjang pendek umurnya saat ini tergantung pada keselamatan Jaejoong. Jung Yunho bisa menggantungnya di Jung Tower bila sampai istrinya itu lecet sedikit saja.

Tanpa pikir panjang lagi Eunhyuk mematikan sambungan selulernya. Demi Tuhan dia lebih memilih menghadapi kemurkaan Sang Namjachingu daripada Big Boss nya yang mendadak bisa berubah menjadi Iblis itu.

Selang beberapa detik layar Hand Phonenya kembali menyala. Entah sial atau malah beruntung itu adalah dari Big Bossnya.

"Jung ssi"

"..."

"Siwonie?"

"..."

"Ne, bagaimana dengan Jaejoong ssi. Dia akan...''

" ..."

"Ne, Jung ssi"

Setelah mengakhiri panggilan itu. Eunhyuk segera menuju ke mobilnya untuk mengambil jimat keberuntunganya itu untuk menjinakkan Jaejoong bila mengamuk nanti.

Sementara itu Kyuhyun dan Jaejoong masih saling bertarung, tidak terlihat rasa lelah sedikitpun dari keduanya. Mereka begitu menikmati pertarungan sampai-sampai mereka tidak menyadari Eunhyuk yang mendekati mereka. Tentu saja Eunhyuk sangat terkenal dengan keahliannya langkah kakinya yang begitu ringan tak terdengar. Hingga akhirnya...

DOOR! TRANG !

Sebuah tembakan terdengar diiringi dengan jatuhnya sebuah pedang. Jaejoong menatap hororr dan marah saat mengetahui lawanya itu tiba-tiba di tembak hingga membuatnya lumpuh dan ambruk di depannya. Darah megucur deras di bahu kanan Kyuhyun. Jaejoong menatap sang penembak itu dengan tajam.

" . KAU .LAKUKAN. MONKEY?"

Eunhyuk menelan ludah paksa saat melihat wajah menyeramkan mau mati muda, Eunhyuk langsung memperlihatkan jimat andalannya yang kini sudah ditangan Euhyuk.

"Joongie, Lihat aku membawakan boneka gajah untukmu!"

Oke. Mari kita lihat apakah Jimat itu benar-benar berfungsi seperti doa Eunhyuk.

Hening. Jaejoong nampak diam tak bergerak sambil melihat boneka gajah yang disodorkan Eunhyuk.

1

2

3

Dan akhirnya...

"Wuuaahhh! Boneka gajah! Joongie mau!"

Wajah murka Jaejoong berubah menjadi Joongie yang berbinar-binar melihat boneka gajah itu. Trang...! Pedang ditangannya di buang asal. Joongie berlari menghampiri boneka itu dan memeluknya erat.

"Boneka Gajah..." gumannya begitu bahagia

Fiuhhh...Eunhyuk sungguh lega dibuatnya. Ditinggalkanya Joongie yang masih sibuk dengan boneka gajahnya untuk menghampiri Kyuhyun yang saat ini tidak sadarkan diri. Peluru dari senjatanya memang dicampur khusus dengan obat bius dosis tinggi jadi tidak heran bila korbannya kini langsung lumpuh total. Joongie yang kini memeluk Boneka gajah itu mengikuti Eunhyuk.

"Nugu?" tanyanya sambil memiringkan kepalanya imut. Memperhatikan namja yang tak sadarkan diri itu dibawah kakinya. Matanya membulat sempurna saat melihat darah yang keluar dari bahunya.

"Omo! Hyunie...dia terluka. Bawa ke rumah sakit. Palli!"

"Ne, Hyung akan bawa ke rumah sakit. Joongie ikut hyung. Nanti Hyung antar pulang. "

"Ne..."

Eunhyuk menggendong Kyuhyun ala bridestyle sebelum berjalan cepat ke mobil. Joongie mengikutinya dari belakang. Trak..! tiba-tiba Joongie merasa menginjak sesuatu. Joongie menunduk untuk melihat apa itu. PSP hitam.

"Ng...pasti miliknya. Joongie bawa saja ne"

Joongie mengambil PSP itu sebelum berlari mengejar Eunhyuk yang kini sedang membuka pintu mobilnya.

***Yunjae***

Siwon sedang memandang kagum kecantikan istrinya saat suara tangis bayi terdengar olehnya. Tak ingin istrinya yang masih kelelahan karena menjaga sang aegya terbangun, buru-buru Siwon menghampiri Choi Suho yang baru berusia beberapa minggu itu.

"Anak Appa sudah bangun ne..." Perlahan Siwon mengambil putranya itu dengan hati-hati. Seolah merasa aman dalam dekapan Siwon, Suho kecil itu diam memandang Appanya dengan mata besarnya. Sepertinya sedang ingin digendong Si Appa.

"Dia merindukanmu Hyung" kata Kibum yang kini sudah duduk di ranjang.

Siwon tersenyum lembut menampilkan dimplenya yang mempesona.

" Mianhae, Hyung terlalu sibuk akhir-akhir ini."

Suara Handphone tiba-tiba terdengar menyela obrolan pagi keluarga kecil itu. Kibum yang paling dekat dengan Handphone mengambilkannya. Berjalan mendekati Siwon dan Suho yang masih sibuk memandangi Appanya.

"Dari Eunhyuk. Mungkin ada hal penting" Kibum memencet tanda terima panggilan dan menempelkanya di telinga Sang suami.

"Yeoboseyo?"

"..."

Raut wajah Siwon berubah seketika saat mendengar kabar itu. Kibum yang melihat perubahan itu menjadi cemas.

"Ne Hyung, Gamsahamnida"

Siwon menutup handphonenya dan memandang Kibum.

"Hyung, Waeyo?"

"Kyunie..."

"Kyunie...apakah Eunhyuk menemukannya?"

"Ne, Eunhyuk terpaksa melumpuhkannya karena Kyuhyun menyerang Jaejong ssi. Sekarang Kyuhyun dirumah sakit."

" Hyung, ayo cepat kesana sebelum Kyuhyun kabur lagi"

" Ne, Ayo bersiap''

Siwon memanggil Lee ajhuma yang selama ini membantu Kibum mengasuh Suho. Kemudian keduanya bersiap sebelum akhirnya pergi ke rumah sakit dengan tergesa-gesa. Mereka tak akan membiarkan Kyuhyun menghilang lagi kali ini.

***Yunjae***

Sangat mudah mengawal Joongie daripada Jaejoong bagi Eunhyuk. Lihat saja hanya bermodalkan Boneka Gajah dan Kue Strawberry, Joongie akan duduk dengan patuhnya di samping Eunhyuk yang saat ini menungui Kyuhyun yang sedang dioperasi untuk pengangkatan peluru di bahunya. Tak lama kemudian Pasangan suami istri Choi datang menghampiri mereka.

"Joongie ssi" Sapa keduanya sambil membungkuk hormat. Mereka dengan mudah mengenali sosok didepanya ini. Jaejoong selalu bersikap dingin dan pendiam, berbeda jauh dengan Joongie yang kini sedang memeluk boneka gajah dan belepotan krim kue strawberry.

"Kibum Hyung? Kenapa dirumah sakit? Siapa yang sakit? Apakah baby Suho?" tanya Joongie bertubi.

"Ani...Kyunie yang sakit"

"Kyunie ?"

"Dia yang menyerang Joongie tadi pagi. Mianhae...karena Kyunie..."

"Aniya, dia tidak menyakiti Joongie, lihat Joongie baik-baik saja. Oh iya Joongie temuin PSP ini di dekatnya. Nanti berikan padanya ne. Joongie tidak bisa lama-lama disini. Yunnie bisa marah kalau Joongie terlalu lama pergi tanpa pamit."

Kimbum menerima PSP hitam yang disodorkan Joongie padanya. Tentu Kibum mengenal PSP itu. PSP pemberiananya saat Kyunie berulang tahun beberapa tahun silam.

Saat Kibum sedang sibuk dengan Joongie, Siwon Menghampiri Eunhyuk.

"Hyung, Gumawo sudah menyelamatkan Kyunie"

"Ne, aku menembaknya diluar daerah vitalnya. Pasti dia baik-baik saja. Sekarang dia dokter Shim sedang menanganinya didalam. Hyung tidak bisa lama-lama disini, Yunho ssi ingin bertemu dengan Joongie sebelum ke kantor"

" Ne, sekali lagi gumawo Hyung"

Eunhyuk menepuk bahu Siwon sebelum menghampiri Joongie.

"Joonggie, kajja"

"Ne Hyung, Siwon Hyung, Kibum Hyung, Joongie pulang dulu ne, Bye bye"

Joongie melambaikan tangannya imutsebelum pergi meninggalkan Pasangan Choi yang kini sedang sabar menunggu di depan ruang operasi. Siwon mengenggam tangan Kibum erat memberi dukungan. Keduanya sadar sangat menyakiti hati Kyuhyun, minta maaf tak akan cukup. Tapi keduanya bertekat untuk memperbaikinya.

Siwon, Kibum dan Kyuhyun memiliki hubungan yang rumit. Kibum dan Kyuhyun adalah saudara kembar tidak identik dari keluarga Cho. Sebuah keluarga pemilik pelatihan Beladiri ternama di Korea. Sebagai anak sulung dalam keluarga Cho, Kyuhyun menjadi penerus. Dari kecil Kyuhyun memang sudah menunjukkan bakatnya di dunia beladiri. Di usianya yang begitu muda Kyuhyun sudah memenangkan penghargaan dunia dari berbagai cabang ilmu beladiri. Sementara Kibum yang menjadi anak kedua keluarga Cho tidak semahir kakaknya lebih hobi membaca buku. Otaknya yang jenius membuatnya dengan mudah meniti karir di Jung Corp. Diusianya yang masih begitu muda dia sudah menjadi Head Secretarry.

Suatu hari saat keluarga Cho ingin mempererat hubungan keluarga mereka dengan keluarga Choi, mereka sepakat untuk menikahkan anak tertua mereka. Choi Siwon dengan Cho Kyuhyun. Kyuhyun langsung jatuh cinta dengan Siwon pada pandangan pertama, sementara Siwon malah terjerat dengan pesona Kibum begitu sebaliknya. Awalnya Kibum menahan rasa cintanya kepada Siwon, mencoba untuk menghindarinya. Namun takdir seolah tak ingin membiarkannya begitu saja. Siwon menjadi GM di tempatnya bekerja. Dan tentu saja keduanya menjadi sering bertemu.

Disuatu jamuan mereka terlalu mabuk dan menghabiskan malam bersama hingga Kibum dinyatakan hamil. Kedua keluarga tidak terlalu mempermasahkanya karena bagi mereka hal itu tidak membuat perubahan besar, mereka tetap akan memjalin hubungan keluarga mereka. Hanya satu orang yang hancur. Cho Kyuhyun yang menghilang di malam pernikahan Choi Siwon dan Cho Kibum.

***Yunjae***

"Chunie, bisakah kau menjauhkan tanganmu itu dari butt ku hn? Teriak Junsu yang akhirnya tidak tahan dengan tangan pervert tunangannya yang sejak naik mobil itu meraba-raba round buttnya itu.

"Salahkan butt mu yang selalu menggoda itu, Chagi..." jawab Yoochun tak peduli sambil mengotak-atik smart phonenya. Hari ini Yoochun akan menemani Yunho melihat lokasi pabrik keluarga Go yang dibeli Yunho kemarin.

Junsu memutar bola matanya bosan. Akhirnya Junsu tak mempermasalahkanya lagi karena di malah sibuk melihat baju –baju di layar smartphonenya. Junsu sungguh tidak sabar untuk sampai ke rumah Joongie dan menyeretkan ke mall untuk memborong baju di beberapa butik langganan mereka.

Yoochun yang sudah selesai mempelajari dokumen yang dikirim Yunho, beralih memandang Junsu. Tidak terasa tunanganya kini tumbuh menjadi begitu indah dan cantik. Padahal seingatnya dulu, Junsu masih berusia satu tahu saat dikenalkan sebagai sebagai tunangannya sedangkan dirinya baru berumur sepuluh tahun waktu itu. Betapa kagetnya malam itu, sehabis dirinya membully Yunho dan sedikit menghina Yunho yang membawa bayi ke sekolah dan dengan terang-terangan mengatakan bahwa Joongie nama bayi itu adalah istrinya. Yoochun tertawa keras saat mendengarnya, dan dia ingin menangis seketika saat acara makan malam sebuah keluarga teman Ummanya datang membawa bayi mengatakan bahwa bayi itu adalah tunangannya. Awalnya Yoochun sangat membenci Junsu yang dianggapnya selalu berisik apalagi teriakan dolphinnya saat menangis. Tapi tidak dengan Junsu yang maunya menempel terus dengan Yoochun. Jadilah Yoochun jadi nanny dadakan karena Junsu tidak mau dengan siapun selain Yoochun. Seiring waktu Yoochun mulai menyukai Junsu yang sangat tergantung padanya. Dan benar-benar jatuh cinta sejak usia Junsu sembilan tahun.

Satu jam kemudian mobil yang membawa keduanya sampai di kediaman Jung. Setelah melewati pintu gerbang dan pemeriksaan security, mobil BMW hitam itu berhenti didepan pintu utama kediaman Jung.

"Joongie!"

Teriak Junsu begitu keluar dari mobil dan berlari memasuki rumah besar itu. Sudah hal biasa bagi maid yang bekerja melihat Junsu yang tiba-tiba masuk dan berteriak memanggil nyonya muda mereka. Junsu menjelajahi beberapa ruang untuk mencari sahabatnya itu.

"Omo!" Rupanya sohibnya itu sedang bermesraan dengan Yunho di sebuah sofa di ruang keluarga Jung. Nampak Yunho sedang mencium lembut Joongie disana. Tentu teriakan lumba-lumba Junsu membuat keduanya menghentikan adegan itu. Wajah Joongie yang merah semakin merah sampai telinga dan leher gara-gara ketahuan oleh Junsu. Yunho tak menunjukkan ekspresi apapun. Namun Yoochun yang berada dibelakang Junsu tahu bahwa sahabatnya ini sedikit marah dengan kelakuan Junsu itu.

"Suie?" Joongie beranjak dari pangkuan Yunho dan mendekati Junsu

"Suie sudah datang, Joongie saja belum mandi" kata Joongie polos

Junsu melirik Yunho, menuduh Yunho terlalu menkorupsi istrinya itu sampai sesiang ini belum mandi.

"Joongie mandi dulu ne, setelah siap kita pergi. "

"Ne"

Joongie kembali menghampiri Yunho kembali.

"Joongie mandi dulu ne. Yunnie hati-hati. Sampai jumpa nanti malam ne." Ucapnya sambil merapikan kemeja dan dasi Yunho. Tentu adegan ini membuat iri Yoochun yang tak pernah mendapatkan service seperti itu.

"Ne" Yunho mengecup kening Joongie sebelum pergi.

" Suie Chagi ah , sampai jumpa nanti malam"bisik Yoochun sambil mencuri ciuman dibibir Junsu dengan sedikit meremas round buttnya.

" Chunie..!" terdengarlah lengkingan lumba-lumba diseluruh penjuru Jung Mansion. Sedangkan si pelaku sudah kabur mengejar Yunho.

Sementara itu, dirumah sakit Kyuhyun baru tersadar setelah operasi yang dijalaninya. Hal pertama yang dilihatnya adalah ruangan serba putih dengan bau khas obat. Betapa dia membenci rumah sakit. Bibirnya mengecurut mengutuk siapapun yang membawanya ke sana. Bahunya masih belum bisa digerakkan. Bukan hanya itu, rupanya sesuatu tengah tengah mengunci tangan kirinya dengan ranjang rumah sakit. Sebuah borgol.

"Anyeong, Kyuhyun ssi" sebuah suara menarik perhatiannya dari borgol yang mengikatnya. Pandangannya kini beralih ke seorang namja yang memiliki tinggi badan melebihi manusia kebanyakan. Namja itu mengenakan jas putih seragam dokter.

"Shim Changmin Imnida"

TBC

Anyoeng, Author kembali update dengan chapter baru ^.^ Terima kasih buat readers dan yang sudah kasih review. Review yang masuk sangat membantu author dalam mengembangkan ide-ide cerita ini. Jadi tolong kasih review terus ne biar author gak lama update untuk chap-chap berikutnya#bow

Mian bila ceritanya belum memuaskan. Author akan berusaha mencari ide-ide untuk chap depan. Mungkin sedikit adegan NC ...

Oke, cukup curhatnya. See You Chapter depan ne.

Yeye Kyunie ^^