Minna sorry dory sroberi ya, author baru bisa nongol lagi, biasa, sindrom males sedang menggebu gebu, oke read this

Lovely complex * Aya Nakahara

~Just For You * Me~\

Chapter 3: Tell about our feel

"Monjayaki kesukaanku, aku datang" kata otani setelah menerima pesanan monjayaki kesukaanya itu, risa hanya tersenyum geli melihatnya

"Itadakimasu" kata otani memulai

"Itadakimasu" kata risa setelah itu

"k..ko..koizumi, kenapa kau tidak memberitahu makanan enak ini padaku, ini monja yang paling enak yang belum pernah kumakan" kata otani berlebihan

"apa sih kau kecil, makan saja dulu, nggak usah berlebihan begitu, aku tahu kau mau memujiku karena telah menraktirmu, ya kan?" kata risa dengan wajah pede tingkat iblis ahahakekekek

"tuh kan kau ini raksasa, ngajak ribut banget deh. bisa tidak sih sekali sekali nggak ngatain aku dengan sebutan 'kecil' aku bertekat akan jadi tinggi, lihat saja" kata otani menggerutu

"iya iya otaniii boshi" kata risa

"jangan ngatain lagi" bentak otani (ini nada bercanda loh)

"iya ampun mbah" kata risa kicep

~Tiga tahun kemudian

(otani's pov)

Entah mengapa semakin lama hubungan aku dan koizumi semakin akrab, aku suka sekali denganya, tapi aku sama sekali tidak berani mengatakanya langsung pada koizumi karena aku yakin dia masih menyukai mantan pacarnya si ryoma itu, aku tidak bermaksud mundur tapi apa boleh buat, cinta itu tidak dapat dipaksakan kan? Lagi pula lambat laun ia akan menyukaiku dengan sendirinya tanpa aku menyuruhnya. Kami melewati masa sma dengan happy tanpa air mata, walaupun terkadang aku sedih karena memikirkan perasaanku ini tapi saat musim salju nanti aku akan menungkapkanya pada koizumi, koizumi risa yang kucintai itu

~Snow season

Tuuuuuuuuut…. Tuuuuuuuuuuut… tuuuuuuuuuut…. Tuuuuuuuuuuuuuuuuuut….

"moshi moshi" kata orang diseberang sana

"ah, ano… malam ini kau ada acara?" kataku sedikit gugup

"tidak ada, memangnya kenapa otani? Tumben sekali kau menelefonku" katanya bingung

Aku takut koizumi, aku takut rasa ku ini tidak akan kau terima, rasa yang sekian lama ku pendam sendiri,aku takut kita tidak bisa lagi tertawa bersama sama hanya karena perasaanku ini

"…"

"otani" aku terkaget dengan teriakan koizumi karena sedari tadi aku melamun sehingga aku tidak sadar bahwa sedang koizumi sedang berbicara

"berisik tahu.. mmh.. ano.. koizumi, aku ingin mengajakmu ke pesta perayaan natal nanti malam" kataku sedikit takut,

"otani kau kenapa sih?" ah koizumi menyadarinya bahwa sedari tadi aku aneh

"maaf koizumi, aku sedang tidak mood bicara, aku hanya ingin menyampaikan itu saja, jangan lupa ya tunggu aku jam 7 di dekat lampu merah seperti biasa" kataku kaku

"oke" jawabnya senang

Aku pun menutup telefonku

Apakah kau bahagia mendapat ajakan kencan denganku, koizumi?

Apakah rasaku ini kau sudah tau?

Apakah kau juga menyukaiku?

Aku takut

Takut perasaan ini hanya aku yang rasa saja

"koizumi, ayo ikut aku" kataku serius

"kemana otani?" jawab risa gemas

Aku mengajaknya ke suatu taman, taman yang dibuat oleh ayahku untukku, taman bunga sakura, taman itu dipenuhi pohon sakura dan hanya ada satu bangku taman agak panjang, aku mngajak koizumi duduk disitu, aku mengeluarkan sesuatu dari saku celanaku, sebuah gelang, aku memakaikanya pada pergelangan tanganya

"selamat natal" kataku sambil tersenyum pada koizumi

"otani" kata risa serius dengan menatap mataku lurus

"ada apa?"

"selama ini-" sebelum mengatakanya ucapanya tadi kupotong

"tunggu, aku saja yang bilang"

"apa sih? Kau belum dengar pertanyaanku, jangan sok tahu begitu" kata koizumi mengerutkan dahi dan cemberut lucu

"ya aku dengarkan"

"kau itu kenapa sih, selama akhir akhir ini, kau sangat berbeda, itu membuatku aneh, otani. Aku merasa sepi, tidak ada hiburan, kemana otani yang dulu? Kemana otani yang selalu menghiburku dengan komedi komedianya yang membuat aku dan otani dapat tertawa terbahak bahak dan puas?" jelas koizumi panjang lebar

Koizumi..

Kumohon, jangan menangis

Aku tidak mau melihat wajahmu dirusak oleh air matamu itu

Aku mohon

Aku akan sangat merasa bersalah bila kau menangis

Tanpa pikir panjang, ku genggam tanganya dan ku tatap matanya tiba tiba

CUP

Aku menciumnya lembut

Dia yang sedari tadi bingung melihatku, hanya bisa diam saat seperti ini

"itu alasanya" kataku memalingkan wajah

Kau masih tidak mengerti juga ya?

Kau ini tidak sensitive atau apa sih?

Koizumi memelukku erat

"itu jawaban ku" katanya tersenyum

Syukurlah yernyata cintaku ini terbalas

"Risa" kataku lirih ah mudah mudahan dia tidak mendengarnya

"ah apa aku kurang dengar" katanya menggodaku

"tidak mau, tidak ada pengulangan!" kataku cuek

"apa begitu sikapmu kepada pacarmu?" kata risa meledekku

"tidak" kataku singkat, didalam hatiku aku terasa mau meledak karena cintaku baru saja dibuktikan, cintaku terbalas

"apa sih maksudnya 'tidak' itu" katanya

"nandemonae risa-chan" aku tersenyum

Ya tuhan bila waktu ini dapat dihentikan, tolong hentikan, aku ingin bersamanya selalu, mengapa tidak dari dahulu kami dipertemukan seperti ini tuhan. Terima kasih tuhan, telah menyatukan kami

"iii atsushi-kun" katanya sok manis

"I'm disgusting" kataku dengan muka sok ketakutan

"ih gitu" katanya sambil cemberut

Aku pun mengajaknya ke tempat nobu, nakao, chiharu, dan Suzuki berada

"hei, kemana saja kalian all hansin kyojin" kata nobu mengikuti gori dengan muka sedikit mengikutin wajah tonggos koizumi wkwk

"jangan mengikuti gori dan aku nobu chian" kata koizumi menggerutu

"kalian ini berduaan terus tapi tidak jadian jadian juga" kata nobu heran

Mendengar itu aku dan koizumi saling menoleh dan bertatap muka lalu sesaat kemudian

"hahahahaha" aku dan koizumi tertawa terbahak bahak membuat nobu dan kawan kawan heran

"kalian ini sakit ya?" tanya nobu sambil memegang dahi koizumi

"apaan sih nobu chan, kami ini lagi senang" kata koizumi ngeles

"senang kenapa?" interogasi nobu layaknya seorang pollisi

"ah tadi kami lihat umibozu sedang berjalan jalan dengan istrinya" bohongku ini -_-

"oooh" kata nobu

"risa" panggil seseorang dari arah belakang koizumi pun menoleh kebelakang begitu pun aku

"ry..ry..ryo.. ryoma?" kata ku dan koizumi gugup

BERSAMBUNG

Note:

Author: kok fic gua jadi alay gini ya? Agak galau lagi -_-

Ryoma: thor ribut yuk

Author: gamau, nanti lu naksir/?

Ryoma: udah deh gausah mulai alay deh lo, gua kan udah pnya mimi, ngapain juga gua naksir sama lu

Author: sejak kapaaaaaan? Kenapa lu gak bilang gueeeeeeeeeeeeeeee? Lu jahat lu jahat (ngikutin tampang raditya dika)

Ryoma: apaan sih thor obat lu habis ye? Gua tau ko lu jomblo thor/?

Author: iye kemaren obat gue abis wks. Heh gua tuh setia ya sama kuroko/? Kuroko itu pacar gua. Cepetan ah gausah ngalihin pembicaraan deh ma, lu kapan sih jadian sama mimi?

Ryoma: makanya baca dong Just For You chapter berikutnya

Author: belom gua bikin ma

Ryoma: bikin dulu mpok, gamau tau gua, nanti session selanjutnya harus gua full

Author: gak sudi

Ryoma: *ngegorok author*

Author: see you soon reader, *nabok muka ryoma*