Author: minna :) nih aku update lagi.. oh iya tolong dong kasih review atau kasih masukan gitu biar semangat ngetiknya
Ryoma: mpok gua gak mau tau ya gua harus full satu chapter ini
Author: apaan sih ma? Gua lagi ngasih pengumuman tauk. Ntar gua jadiin juga lu sama minah/?
Ryoma: ha? Minah siapa?
Author: orang gila disekitar komplek gua, lu mau kenalan? Gua panggilin
Ryoma: enak aja, gua ganteng tau
Author: so? Gua harus bilang wow gitu?
Ryoma: gak usah gak perlu, gua perlunya, gua maunya sama kohori/?
Author: homo lu ya? Sorry ye gua bukan fujoshi
Ryoma: ih thor otak lu tuh di simpen dimana sih?
Author: di pala lah
Ryoma: gua kirain di jamban, abis lu oon nya sampe ke tulang/?
Author: yaudah sih gua kan yang bikin cerita jadi suka suka gua dong
Ryoma: gua gak mau tau pacar gua harus banyak kayak haruka
Author: ebujug, gile lu ye. Ganteng ganteng playboy gua bakal bikin lu sengsara ma
Ryoma: *nonjok author
Author: yaudah ya readers read this!
Lovely complex * Aya Nakahara
~Just For You * Me~\
Last chapter: Special edition
(Author's pov)
"hai cantik" kata ryoma sambil meluk risa, melihat itu otani geram
"ryomaaaaaa! Si raksasa ini milikku tahu!" kata otani dengan wajah memerah
Tentu saja itu membuat semuanya kaget
"apa? Risa kamu berbohong ya sama mama? Kenapa tidak bilang sih sudah jadian?" kata nobu bergaya ala mamah mamah
"hehe maaf mama nobuko, kita malu bilangnya" kata risa tablo
"risa, lalu nanti aku sama siapa?" kata ryoma sambil menangis tapi sebenarnya bercanda sih. Otani pun merebut risa dari pelukan ryoma lalu ia memeluknya
"eh?" kata risa kaget
"sana pergi ryoma" kata otani
"apaan sih kecil, kau ini. Risa itu punyaku"
"diam kau, ini punyaku"
"kau itu apa sih, jelas jelas ini punyaku"
"punyaku, dasar tiang listrik"
"apasih, ini punyaku pendek"
"punyakuuuuuuuuuuuuuu" kata mereka berbarengan
"stooooooop" teriak risa
Keduanya terdiam
"aku ini milik otani, ryoma, dan sejak kapan kau berubah menjadi seberlebihan haruka sih?"
Kata risa heran
"ah ano.. aku sendiri tidak tahu" kata ryoma
"atchaaaaaaaan, risaaaaaaaa" kata mimi dan kohori berbarengan sambil saling menggandeng, semua melongo
"mimi, kohori?" kata mereka semua bersamaan
"atchan, kau sudah tidak perlu bersedih hati, karena kami gak akan ganggu kalian lagi soalnya kita sudah jadiaaaan" kata mimi dan kohori bergembira
Semuanya kenapa jadi berlebihan begini ya? Saling tular menular sih ya wkwkwk
Tap.. tap.. tap.. tap.. brukk
Kanzaki yang sedang berlari menabrak ryoma dari arah belakang
"eh?" ryoma menoleh kebelakang pipinya pun langsung memerah
"kanzaki" kata otani
"atsushi-kun?" kata kanzaki
"kenapa kau ada disini?" kata otani heran
"siapa otani?" kata risa
"dia mantanku"
"oh mantan" kata risa sedikit panas
"kawaiiiiiiii" kata ryoma sambil mencubit pipi kanzaki
"hiiii, aku takut denganmu" kata kanzaki ketakutan
"jangan takut, aku tidak jahat kok, pacaran yuk, aku tinggi lho" kata ryoma sedikit berlebihan
"kita kan baru saja kenal" mampus lu ryoma wkwk
"tidak apa apa"
"nggak mau ah" kata kanzaki cemberut
"kalau aku belikan es krim mau ?" tawar ryoma memaksa
"mau"
"tapi jadi pacarku ya?"
"iyaaaa, es krim nya yang banyak ya"
"iyyaaaa"
"eh tunggu tunggu, kanzaki itu pacarku" kata giant tiba tiba menyeloteh
"oh iya ya sampai lupa, maaf ya ryoma tadi aku hanya ingin ice cream saja, giant aku mau ice cream" kata kanzaki, sifat kanzaki menjadi lebih manja dan seperti anak kecil dibanding dengan sifatnya yang dahulu
"umm.. eto.. gomen ne giant?" kata ryoma merasa bersalah
"iya tidak apa apa" kata giant tersenyum
Dan natal kali ini akan jadi natal yang tidak terlupakan bagi mereka
~ umur 23 tahun
"otani, kau sudah pulang?" tanya risa saat otani mampir ke tempat kerja risa
"sudah, aku lelah sekali" katanya
"yasudah, istirahat saja disitu"
Otani pun tertidur di kursi tamu tapi pada saat risa balik lagi ke tempat otani tertidur, seorang gadis telah tidur di pangkuan otani, risa pun geram dan marah, tapi saat itu otani masih tertidur pulas, tidak menyadari apa yang telah terjadi. Saat otani terbangun, otani kaget karena sudah ada yang tertidur di pangkuanya 'semoga saja risa tidak melihat' batinya dalam hati. Ia pun pelan pelan meletakan kepala wanita itu lalu mencari risa
"maaf koizumi risa apakah dia sudah pulang?" tanya otani pada rekan kerja risa
"oh risa-chan, iya tadi dia sudah pulang tapi saat pulang wajahnya seperti sedang marah, dipanggil juga tidak mau jawab" kata temanya itu
"ah, terima kasih ya"
"iya sama sama"
Otani: koizumi, apakah kau marah, sungguh aku tidak tahu siapa perempuan itu
Otani berlari mencari risa, tiba tiba
CIIIIIT BRAK…
Otani kecelakaan dan dibawa kerumah sakit, risa pun juga ikut datang menjenguknya walaupun sebenarnya hatinya masih marah, namun gadis mana yang tega melihat orang yang disayanginya sakit, menderita..
(Risa's pov)
Sungguh maaf kan aku otani, akulah yang membuatmu begini, kalau aku tidak marah padamu, kau tidak akan mencariku dan tidak akan celaka seperti ini, ini salahku. Aku bodoh!
"dokter, bagaimana keadaan otani?" kataku sedih
"otani, keadaanya sangat parah, lukanya sih tidak terlalu parah, tapi karena benturan yang keras mengakibatkan ia hilang kesadaran, mungkin sekarang dia dalam masa sulit, dia sedang koma, oh ya, kemungkinan besar ia juga terkena amnesia" kata dokter menjelaskan
"amnesia?"
"iya, saya permisi dulu"
"ah iya dok"
Otani, apa gunanya aku, aku hanya menyusah kanmu kan? Bagaimana kalau aku ini dimusnahkan? Bagaimana kalau kita bertukar tempat, aku tidak mau melihatmu begitu
"kak, jangan sedih, ini semua bukan salahmu, ini sudah jalan tuhan" kata takato, adikku menenangkanku
"tapi bagaimanapun juga kalau aku tidak meninggalkanya sendirian dia tidak akan seperti ini"
"sudahlah, yang berlalu biarlah berlalu"
~1 hari kemudian
Otani mulai dapat sadar, ia bangun dan menatap ruang sekitar
"risa koizumi itu yang mana?" tanyanya tiba tiba
"kau ingat aku otani?" tanya ku
"otani siapa? Apakah kau risa koizumi?"
"otani itu namamu bodoh, ya aku risa koizumi. Memangnya kenapa?"
"maaf aku tidak ingat, aku hanya ingat namamu saja"
"eh?"
"maafkan aku, aku tidak tahu saat itu, aku sedang tertidur, dan aku tidak sadar kalau seorang wanita itu tertidur dibangkuanku, kumohon jangan marah, aku tidak tahu apapun, kumohon, hanya itu yang bisa kuingat" kata otani sedih
"justru akulah yang minta maaf, karena jika aku tidak marah padamu, kau tidak akan seperti ini"
"tidak apa apa, aku pantas dihukum"
"eh?"
"…"
"aku menyusahkanmu ya?"
"…"
"apa aku dimusnahkan saja"
"…"
"baiklah, selamat tinggal otani"
Untuk apa aku hidup, kalau tidak ada harganya, aku berlari ke lantai dua dan siap siap loncat dari lantai dua (bunuh diri)
Saat ingin loncat
"tunggu"
"jangan pergi, aku tidak mau" kata otani sambil memelukku dari belakang
"tapi aku ini kan menyusahkanmu"
"tidak"
"aku kan pantas di hokum"
"diam, jangan bunuh diri bodoh, apakah kau tega meninggalkan ku sendirian ha?" kata otani sedikit membentak
"baiklah"
"whatever, I don't care I'm amnesia, but I love you, I just for you, koizumi, bantulah aku mengingat semuanya ya? Kau mau kan?"
"iya"
"ayo sekarang kembali ke ruangan"
"iya"
~beberapa tahun kemudian
(otani's pov)
"koizumi, aku berangkat kerja dulu ya" kata otani
"iya, hati hati dijalan" kata risa
"papa" kata ayane
"apa? Papa berangkat dulu ya" kata otani sambil mencium pipiku dan ayane
TAMAT
Note: gimana readers, maaf ya nggak seru, padahal kemaren tuh udah dipikirin mateng mateng, tapi ujug ujug lupa lagi hehe. Don't forget to review ya
