Summary : KYUMIN | Aku menyerah Tuhan, tak bisakah aku berhenti ? ini menyakitkan .. | "Aku melepasmu, Kyu . tapi kau harus berjanji untuk selalu bahagia | "Min, aku mohon, berikan cintamu kembali untukku ..."
Cast : Cho Kyuhyun , Lee Sungmin , etc
Warning : Genderswitch, hobby typo , newbie
Disclaimer : Siapapun yang ingin memilikinya , milikilah ...
GIVE ME BACK YOUR LOVE
Chapter 2
7.30 pm
Disinilah mereka saat ini. Perfect couple sedang menikmati makan malam yang romantis di sebuah restoran klasik nan mewah. Ditemani sebuah lilin dan beberapa hidangan di atas meja. Tidak begitu banyak pengunjung malam ini, sehingga tidak mengganggu kegiatan romantis sepasang kekasih ini. Tak banyak percakapan yang terjadi, mereka hanya menikmati kebersamaan romantis mereka sambil menyantap makan malam. Sesekali mereka saling tatap dan tersenyum.
"Apa kau menyukainya Baby ?" Tanya Kyuhyun tiba-tiba sambil menggenggam tangan Sungmin yang bebas.
"Teramat sangat Kyu. Kau selalu penuh kejutan" jawab Sungmin tulus sambil tersenyum manis kepada Kyuhyun.
"Anything for you, Minnie .." Sungmin hanya mampu tersenyum dengan mata berkaca-kaca, dan membalas genggaman tangan Kyuhyun.
"Dessertnya Tuan." Tiba-tiba seorang pelayan datang membawakan eskrim strawberry kesukaan Sungmin ke meja mereka.
"Terima kasih." Kata Sungmin, dan pelayan itu pun pergi meninggalkan sepasang kekasih tersebut.
"Baby, aku ke toilet sebentar. Kau tidak apa-apa ?" Tanya Kyuhyun sambil mengelap sisa makanan yang menempel di bibirnya.
"Its okay Kyu, jangan terlalu lama." Jawab Sungmin. "Baiklah." Sahut Kyuhyun sambil mengelus lembut pipi chubby Sungmin.
Kyuhyun pun berjalan perlahan meninggalkan meja mereka menuju toilet. Tak jauh dari tempat tujuannya tiba-tiba ...
BRUKK !
KYUHYUN POV
Aku selalu menyukai senyuman Sungmin saat aku mengelus pipinya. Indah, itu menurutku. Aku terus melamun memikirkan Sungmin sambil tersenyum kecil selama perjalananku ke toilet, namun tiba-tiba ...
BRUKK !
"Aww !" Terdengar ringisan seorang yeoja yang terjatuh di depanku. Aku pun merendahkan tubuhku agar sejajar dengannya.
"Hei gwaenchana ? Apa ada yang terluka ?" Tanyaku panik.
"Gwaenchan ―"
Cup !
Ketika yeoja itu mendongakkan wajahnya, tiba-tiba, bibirnya menyentuh bibirku yang memang sangat dekat dengannya, aku langsung menjauhkan wajahku. Mendadak suasana menjadi canggung.
Deg
Deg
Deg .. !
Hingga ...
"Ahh ― Bajuku robek, bagaimana ini." Ucap si yeoja seketika berdiri dan langsung panik. Tiba-tiba suasana canggung tadi berubah menjadi kepanikan karena dress yang dipakai yeoja itu robek di bagian belakang bawahnya sehingga menampakkan paha mulus sang yeoja.
"Mianhae, aku melamun sehingga tidak melihatmu. Aku akan mengganti gaunmu Nona." Ujarku menyesal, merasa tidak enak dan aku pun bingung harus bagaimana.
"Ahh tidak perlu Tuan, ini bukan masalah penting. Tidak perlu repot." Tolak sang yeoja halus, tidak ingin memperpanjang masalah sepertinya.
"Ani, aku harus bertanggung jawab. Aku mohon terimalah ini, kau bisa memanggilku jika memerlukan sesuatu." Mohonku sambil menyerahkan kartu namaku kepadanya.
"Baiklah, terimakasih." Ujar sang yeoja sambil berlalu pergi.
Namun, ada yang aneh disini ... Kenapa jantungku berdetak begitu cepat ? kenapa hatiku menghangat melihat tatapannya ? Dan apa tadi itu ? Ciumannya err... Manis.
Ahh ! Aku mengiba-ngibas tanganku. Apa yang kau pikirkan Cho Kyuhyun, tunanganmu ada disini mengapa kau masih memikirkan yeoja tadi, kau gila eoh ? Batinku.
KYUHYUN POV END
AUTHOR POV
Setelah kembali dari toilet Kyuhyun langsung menuju meja dimana Sungmin menunggunya.
"Kenapa begitu lama Kyu ?" Tanya Sungmin. "Maaf Sungmin-ah, tadi aku bertemu teman lamaku." Bohong Kyuhyun.
Sungmin tertegun. Hei, apa itu ? Sungmin-ah ? Kenapa bukan panggilan Minnie atau Baby yang biasa di ucapkan Kyuhyun kepada Sungmin ?
"Baiklah. Bagaimana kalau setelah ini kita ke taman ?" ajak Sungmin, namun tak ada jawaban dari Kyuhyun. "Kyu ―?" panggil Sungmin lagi.
"Eh , iya Ming. Kenapa ? Kau ingin tambah eskrim lagi?" tanya Kyuhyun tidak nyambung.
"Kau melamun Kyu ? Ada apa ? Apa ada sesuatu yang terjadi ?" tanya Sungmin khawatir.
"Tidak apa-apa Ming, aku baik-baik saja." Jawab Kyuhyun acuh. Entah kenapa sejak kejadian ciuman-singkat-yang-tak-disengaja tadi , Kyuhyun merasa ada yang berbeda dari dirinya. Ya, dia masih belum bisa melupakan kejadian tadi.
"Baiklah. Apa kau mau ke taman setelah ini, Kyu ?" ajak Sungmin lagi.
"Ke taman ? baiklah .." jawab Kyuhyun sambil tersenyum. Senyum terpaksa tentunya.
Perfect Couple sedang berjalan sambil bergandengan tangan disebuah taman cantik di tengah kota. Sungmin yang memang memiliki sifat periang terus saja berceloteh apa saja yang ingin dia katakan. Namun, Kyuhyun hanya menanggapinya dengan senyum kecil atau hanya gumaman-gumaman sekilas, sungguh berbeda dengan Kyuhyun yang biasanya selalu menanggapi Sungmin dengan senang. Merasa di abaikan , Sungmin pun bertanya.
"Kyu, apa kau lelah ? Apa kau ingin ke ―" Ucapan Sungmin terputus ketika tiba-tiba ..
"Bisakah kita pulang sekarang Ming ? Aku lelah ?" potong Kyuhyun dengan ekpresi yang sulit diartikan.
Sungmin terkejut, memandang Kyuhyun dengan tatapan heran bercampur curiga. "Ba, baiklah Kyu, kita pulang." Lanjut Sungmin dengan senyuman yang masih terselipi keterkejutan. Namun, Kyuhyun hanya membalasnya dengan senyum tipis, entah mengapa genggaman tangan yang biasanya mampu menghangatkan Kyuhyun tapi kini itu semua tak ada artinya di banding dengan ciuman singkat Kyuhyun dengan yeoja misterius itu. 'Ada apa denganku ?'tanya Kyuhyun dalam hati.
10.00 pm
SUNGMIN POV
Entah mengapa, hari ini Kyuhyun terlihat berbeda. Padahal sebelum berangkat untuk berkencan denganku dia masih terlihat baik-baik saja. Tapi mengapa sekarang dia seperti ini ? Dia tidak memanggilku dengan panggilan sayang seperti biasanya, banyak melamun, tidak banyak bicara, bahkan selama diperjalanan pulang ia hanya diam sambil terus fokus dalam menyetirnya.
"Sudah sampai, aku langsung pulang ya." Tiba-tiba ucapan Kyuhyun memecah keheningan.
"Ehm, baiklah. Terima kasih Kyu. Kalau kau sudah sampai di apartemen segera menghubungiku." Ujarku sambil mencium pipinya sekilas, biasanya dia akan membalas ciumanku atau bahkan dia yang menciumku duluan, tapi sekarang ...
"Ehm, tentu." Hanya itu yang ku dengar dari bibirnya, tanpa ciuman, tanpa senyuman, dan tanpa ucapan selamat malam seperti biasa. Aku hanya menghela napas, dan langsung keluar dari mobil hitam milik tunanganku itu. Ketika aku berbalik ingin melambaikan tangan, tiba-tiba Kyuhyun sudah memacu mobilnya meninggalkanku yang terpaku menatapnya. Tuhan, ada apa dengannya?
SUNGMIN POV END
AUTHOR POV
Sungmin langsung merebahkan badannya di tempat tidur setelah mandi dan berganti piyama. Dia langsung mengecek smartphonenya. Sepi. Tak ada pesan maupun telepon dari Kyuhyun. Sungmin mendengus kesal, ia pun mengetikkan pesan untuk Kyuhyun.
'Kau sudah sampai ?
kenapa tak menghubungiku ?'
2 jam Sungmin menunggu balasan dari Kyuhyun, hingga ia mengantuk, namun tiba-tiba.
Drrttt
Drrttt
From : Kyunnie
'Sudah. Kau tidurlah.'
Apa ini ? Sungmin membatin. Pikirannya kacau melihat sang tunangan yang berubah seperti ini. Tapi karena kantuk sudah mulai menguasainya akhirnya ia pun tertidur dengan air mata yang menetes disudut mata kirinya.
10.00 am
Seoul University
Dua minggu sudah sejak kejadian itu. Kyuhyun semakin mengabaikan Sungmin. Mereka jadi jarang bertemu, setiap kali Sungmin mengajaknya bertemu ada saja alasan yang Kyuhyun lontarkan. Sebenarnya Sungmin khawatir, namun dia selalu berpikiran positif, mungkin Kyuhyun sibuk, selalu itu yang ada dibenaknya. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk menemui Kyuhyun.
Saat ini Sungmin dengan tergesa-gesa berlari menuju fakultas Modern Music untuk mencari tunangannya yang berada cukup jauh dari fakultas Design Interior yang diambil Sungmin. Sesampainya disana Sungmin tak mendapati Kyuhyun-nya, namun ada Yesung yang merupakan sahabat baik Kyuhyun yang sedang membereskan beberapa buku di atas mejanya.
"Yesung Oppa, apa kau melihat Kyuhyun ?" tanya Sungmin tanpa basa-basi.
"Oh, hai Minnie. Kau mencari Kyuhyun ? Beberapa menit yang lalu dia buru-buru pergi setelah mendapatkan telepon dari seseorang. Aku pikir dia pergi menemuimu." Jawab namja bersuara berat tersebut.
"Tidak, dia tidak bersamaku, Oppa. Apa dia tidak mengatakan akan pergi kemana ?" tanya Sungmin lagi.
"Maafkan aku Minnie, dia tidak mengatakan apapun dan langsung berlari keluar, padahal aku sudah memanggilnya." Sesal Yesung yang dihadiahi ekpresi sedih dari Sungmin.
"Kau baik-baik saja Minnie?" tanya Yesung sambil membelai lembut rambut yeoja yang sudah dianggap adiknya sendiri.
"Gwaenchana Oppa, baiklah kalau begitu aku pergi dulu. Ohya Oppa, Wookie menitipkan pesan kepadaku kalau bertemu denganmu, dia bilang dia menunggu diparkiran." Ujar Sungmin sendu.
"Baiklah. Terima kasih Minnie." Jawab Yesung yang dibalas dengan anggukan lesu oleh Sungmin yang disadari oleh Yesung. Kenapa mereka? Batin Yesung.
"Telepon yang anda tuju sedang sibuk atau sedang berada diluar jangkauan ..."
Sudah berkali-kali Sungmin menelepon Kyuhyun, tapi hanya operator yang menjawabnya. Mengirim beberapa pesan, tapi tak ada balasan satupun. Ternyata Kyuhyun mematikan handphonenya. Tunangannya itu tidak biasanya seperti ini, dia selalu bilang pada Sungmin jika ingin pergi. Tiba-tiba, Sungmin mengingat sesuatu yang selama dua minggu ini terus membayanginya. Kau kemana Kyu ? batin Sungmin dalam hati.
AUTHOR POV END
KYUHYUN POV
Aku langsung berlari cepat menuju parkiran, ketika tiba-tiba Seohyun meneleponku dan memintaku kerumahnya. Ya, Seohyun. Yeoja yang tak sengaja kutabrak dan kami berciuman saat di restoran ketika aku sedang berkencan dengan Sungmin. Kalian ingat bukan ? Sebenarnya selama beberapa hari ini aku dan Seohyun saling berhubungan dan beberapa kali bertemu untuk makan siang atau hanya sekedar berjalan-jalan.
Aku segera menjalankan mobilku tak lama setelah Seohyun mengirimkan alamatnya. Sedari tadi Sungmin terus meneleponku, entah mengapa aku menjadi setega ini, aku pun langsung mematikan handphoneku setelah membaca alamat yang dikirimkan Seohyun. Saat ini perasaanku campur aduk, antara senang dan rasa bersalah terhadap Sungmin. Namun perasaan senang lebih mendominasi hingga membuatku mengabaikan Sungmin.
Entah mengapa setelah kejadian di restoran itu aku selalu memikirkan Seohyun, sudah tak pernah lagi memikirkan Sungmin. Bahkan ketika Sungmin membutuhkan bantuanku pun aku, aku mengabaikannya.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit, akhirnya aku sampai di depan sebuah rumah mewah bergaya minimalis. aku masuk dan menekan bell beberapa kali hingga akhirnya seorang yeojamembuka pintu.
Cantik ! Itu kesan pertamaku ketika melihatnya, Seohyun. Jauh lebih cantik dibanding pertama kali aku melihatnya.
KYUHYUN POV END
AUTHOR POV
"Kau sudah datang." Sambut Seohyun begitu melihat Kyuhyun berdiri didepan pintu rumahnya. "Hai Seo ." balas Kyuhyun dengan senyuman tampannya.
Seohyun mempersilakan Kyuhyun duduk di sofa ruang keluarga rumahnya. Rumah yang didominasi warna-warna pastel itu mampu membuat suasana hati nyaman.
Tak lama Seohyun datang dengan membawakan minuman dan beberapa cemilan untuk menemani mereka mengobrol.
"Kau tidak kemana-mana Seo ?" Tanya Kyuhyun yang jengah karena sedari tadi mereka hanya berdiam diri tanpa satupun berusaha memulai percakapan.
"Hmm tidak Kyu, aku lebih senang dirumah seperti ini …. Bersamamu …"
Tiba-tiba, terdengar suara deringan telepon yang diketahui berasal dari tas Kyuhyun.
"Sebentar Seo, ada telepon." Ujar Kyuhyun yang dibalas anggukan oleh Seohyun.
"Yeoboseyo .." Sapa Kyuhyun setalah menjawab telepon tanpa melihat ID Caller nya.
"Yeoboseyo, Kyu .." Jawab sebuah suara dari seberang line telepon.
"Ya Min.." balas Kyuhyun malas. Sungmin, hatinya bergumam.
"Akhirnya kau mengangkat teleponku .. Kau kemana saja? Kenapa tidak mengabariku ?"
"Ada perlu apa Min, aku lelah ingin tidur." Ujar Kyuhyun tanpa menjawab pertanyaan yang diajukan Sungmin, sambil melirik Seohyun yang ada disampingnya, yang dibalas senyuman oleh yeoja itu.
"A-Ah tidak Kyu, aku hanya i-ingin mengetahui kabarmu."jawab Sungmin terbata karena menahan air mata yang sedari tadi ingin keluar dari mata cantiknya.
"Baiklah, aku tutup." TUUTT TUUTTT
Tiba-tiba Seohyun sudah merangkulkan tangannya ke lengan Kyuhyun. "Kau tidak bersama kekasihmu Kyu?" Tanya Seohyun yang seketika merasakan ketegangan tubuh Kyuhyun saat ia menanyakan Sungmin.
"Tidak Seo, aku bahkan tidak bertemu dengannya hari ini." Jawab Kyuhyun santai. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba mereka menyadari bahwa sudah tidak ada jarak antara wajah mereka. Bagai terhipnotis, Kyuhyun yang terbuai dan karena ia memang memiliki perasaan terhadap Seohyun pun hanya bisa mengikuti apa yang akan dilakukan Seohyun. Dan tak lama bibir mereka pun menyatu.
Terlihat dari sini, bahwa Seohyun yang lebih agresif mencium Kyuhyun, dan akhirnya Kyuhyun pun membalas ciumannya. Tanpa disadari Kyuhyun, Seohyun tersenyum menyeringai. "Kena kau, Cho!" ucapnya dalam hati.
Sementara itu, dikediaman Sungmin …
"Baiklah, aku tutup." TUUTT TUUTTT
Tanpa ucapan apapun, tak ada ucapan selamat malam atau apapun yang biasanya di katakan Kyuhyun, ia langsung menutup line telepon, membiarkan Sungmin yang terdiam dengan air mata yang menetes tanpa henti dari matanya.
"Kyu … kau mengabaikanku lagi." Ujarnya lirih. Namun cepat-cepat ia menghapus lelehan air mata nya.
"Tidak apa-apa, dia akan baik-baik saja Min, dia hanya sibuk, kau harus percaya." Ujarnya, menguatkan diri. "Air mata, berhentilah mengalir, aku mohon." Isaknya perih.
Entah mengapa, Sungmin yang selama ini selalu dikenal yeoja yang periang, tiba-tiba merasa hatinya hancur karena diabaikan terus menerus oleh kekasihnya sendiri, Kyuhyun. Semuanya karena mimpi itu. Ya, selama dua minggu ini tepatnya sejak Kyuhyun mulai mengabaikannya, ia selalu bermimpi buruk, mimpi yang selalu menghantuinya. Ia bermimpi Kyuhyun akan meninggalkannya.
Andai kau tahu Sungmin, apa yang dilakukan Kyuhyun di luar sana, itu pasti akan membuatmu lebih terluka.
Apa yang akan terjadi selanjutnya … ?
TBC
Review juseyo ! hehehe
Terima kasih sudah mereview di chapter sebelumnya, dan makasih juga yang sudah menyempatkan diri membaca cerita yang bahkan author sendiri ga tau gimana kelanjutannya.
GOMAWO ^^ *bow*
