EXO-K WITH YEPPO HYUNG Chapter 7
Fanfiction pertama author yang sekarang author baru edit -_-.
Author rasa fanfiction author yang pertama kali author buat kagak ada yang baca deh -_-. Karena dulu fanfictionnya really berantakan. Okay. Sekarang author perbaiiki. Ini sebenarnya fanfiction SHINee. Tapi sekarang author alihin ke EXO-K ya chingu. Author bingung siapa yang bakal jadi yeppo hyung. Author pilih Luhan aja ya.
#mianhae ^bagi yang udah pernah baca, tapi dengan main cast lain.
Ok... Author Harap kalian suka .
This EXO COUPLE
WARNING : THIS BOY X BOY
You don't like? Don't read.
.
I have tell you before
Tapi ini gak berlebihan kok
Udah pas? Ayo yang buka, dibaca ya
#ini hanya imajinasi#
This asli karangan author sendiri. Sumpah deh. Bulan puasa nih. EXO member milik yang diatas. Author cuma minjem EXO member di fanfiction author.
saran : bayangin dengan bagus ye. Sambil makan snack. Kalau puasa jangan deh.
length : comedy, Gaje and romance
Rating :15+
main cast: EXO member
Alur cepat T-T
Wah pagi yang cerah, .aku sudah mengirim kata minta maaf lewat ponselku kesemua member yang tidak bisa kuajak jalan.
Hari ini aku akan bertemu Suho. Aku mau main bola bareng dia. Aku akan buktiin kalau aku lebih hebat dari pada dia!
"Suho-ah! ayok kita main bola!" sapaku mengagetkannya yang sedang menghayal mungkin.
"ayok! siapa takut" jawab Suho berdiri dengan semangat.
"aku yang menendang bolanya deluan" Aku mengambil bola kaki dan menaruhnya di depan gawang.
"sip" Suho menebar senyum angelicnya.
aku mulai menendang. Ku tumpukan kekeuatan ku dan... GOLLLLLLLL!
"Ye.. Goll! Suho kalah :P" Ledekku.
"biarin :P" Suho mencibir kearahku.
"uhuk...uhuk..uhuk" Kambuh lagi -_-
"Luhan hyung! mulutmu mengeluarkan darah lagi" Suho panik.
"Gwencana-eo! aku ada saputangan" jawabku, lalu ku lap darahku dengan sapu tangan putihku.
"Luhan hyung ayok kita istirahat disitu" ajak Suho.
aku dan Suho duduk dan meneguk segelas air putih (ini moment terakhirku dengan Suho)
"Luhan hyung itu kalau dilihat dari samping Yeppo, mirip sama seseorang" Suho memandangku sejenak.
"Mwoo?" Aku tak mengerti.
"Mirip sama Sehun. Iya, kalian mirip" Sambung Suho.
"Ah, ada-ada saja kau ini Suho" akupun tersenyum.
"tapi kalau dari depan mirip sama binatang peliharaanku yang dirumah" ledek Suho sambil tertawa.
"Aish" Aku mempoutkan bibirku. "emangnya binatang peliharaanmu apa Suho?" tanyaku.
"kuda. Hahahahahaha!" tawa Suho semakin meledak.
"-_-" (dasar Suho suka sekali mengejek ku-_-).
"Suho-ah?" sapaku pada Suho yang sedang asik mengotak-atik ponselnya.
"Ne, Wae-eo hyung?" jawab Suho.
"Mianhae"
Suho kaget dan melihat wajahku "kok Hyung bicara seperti itu? seharusnya aku yang minta maaf hyung, karena aku terlalu sering meledek hyung"
"aku...a..ku, ku mohon maafin Hyung" jawabku.
"Hyung itu gak pernah lukain hatiku. Hyung baik, perhatian, Yeppo. Pokoknya bagiku kau itu sempurna hyung. jadi apa yang perlu aku maafin? kan hyung gak ada salah" jawab Suho dengan kharisma angelnya.
aku tersenyum mendengar kata bijak sang angel ini.
"tapi serius loh! Hyung mirip sama kudaku" ledek Suho.
"Aish, Suho-ah" jawabku sambil menyubit pinggang Suho.
sepulang dari main bola dengan Suho. Aku langsung menelpon Kris dan mengajak untuk makan siang bareng. Sekalian mau minta maaf sama pangeranku yang senyumnya ini bisa membelah dunia. Wwkwkwkw.
Kris sedang menungguku di restoran ayam , aku ingin mengagetkannya.
"duarrrrrrrrr!" aku mengagetkan Kris dari belakang.
"Aigoo! ehhh. Luhan, aku dah lama tau nunggu kamu disini selama 90 menit" Kris mangut-mangut.
"hah? Boong ye? kan aku menelponmu 15 menit yang lalu" jawabku duduk didepannya.
"hahahahahahah. iya yah?" jawab Kris menggaruk kepalanya.
Kemudian pelayan restorant menghampiri kami berdua.
"Aku pesen ayamnya ya sama jus mangga" Kris menutup buku pesanannya.
"kalau aku pesen ayam penyet pake sambel terasi" sambung ku.
"HAHH?" pelayan toko itu dan Kris bingung melihatku.
"Heh , maksudku sama pesenannya sama pangeran yang didepanku" sambungku.
Kris langsung tersenyum kegirangan saat aku bilang seperti itu.
(INI TERAKHIR KALINYA AKU BISA MELIHAT SENYUMNNYA)
"ini pesanannya! silahkan dimakan!" kata pelayan itu membawa pesanan kami.
"Ne, gamsahabnida" kataku.
aku dan Kris memakan dengan lahap makanan kami. Aku melihat senyumnya Kris yang menurutku biasa aja.
"Kris?" sapaku.
"Ne, Wae-eo? kamu gak suka makanannya? sini biar aku yang habisin" Kris mengambil makanananku. (Kris rakus juga ya! Dasar naga. tapi gak apalah aku juga udah kenyang)
"Any-eo. makanan enak. Kris kalau misalnya ini terakhir kalinya kita bertemu. Kau mau maafin aku gak?" tanyaku.
Kris langsung menaruh sumpitnya dan tertegun mengeluarkan air mata "Luhan apa yang Kau katakan?"
"Ne, begitulah! Kau mau kan maafin aku?" tanyaku lagi.
"jujur, aku gak ngerti sama perkataanmu. Luhan! tapi apasih yang gak mungkin untuk kamu Luhan. kamu segalanya bagiku. Saranghae" Kris tersenyum manis.
"Nado" jawabku sambil tersenyum :)
habis makan bareng sama Kris aku ingin minta maaf sama Sehun. Aku menelfonnya.
geurae wolf naega wolf Ahu~ ah saranghaeyo
nan neukdeko nyeon minyeo
geurae wolf naega wolf Ahu~ ah saranghaeyo
nan neukdeko nyeon minyeo
"Thiapa yang menelfon?" Sehun yang sedang latihan dance mengambil HPnya yang terletak di atas meja.
"DeerLu! hallo, My love. oops makthudku Luhan hyung, Wae-eo?" Sehun nyengir dibalik ponselnya.
"hah?(gak salah tuh?) Sehun-ah sibuk gak? Hyung mau menganjakmu ke pantai. Hunnie maukan?" tanyaku.
"Ne, dengan thenang hati hyung, nanti Hun jemput Hyung jam 4. Otthae?" Jawab Sehun kegirangan.
"Oke. Dahhhh!" Lalu aku mematikan ponselku dan aku berdandan dan mengganti bajuku.
titttttttt-titttttttttt-tittttttttttttt
terdengar suara mobil Sehun.
"Mom, Luhan pergi ya! Mom jangan sedih kalau DeerLu pergi" aku mencium pipi ummaku lalu aku meninggalkan ummaku yang kebingungan dengan sikapku.
aku melihat Sehun dengan baju yang keren dan mobil berwarna hitam mengkilap.
"Hunnie!" kau sangat tampan hari ini" pujiku.
"Ne, gumawo hyung" jawab Sehun dengan rona diwajahnya.
Di pantai
aku dan Sehun membentang karpet dibawah pohon kelapa. Kemudian Sehun mengeluarkan bekal dari dalam tasnya dan aku juga mengeluarkan kue yang aku bikin sendiri untuk Sehun.
"Luhan hyung ini makanan untukmu" Sehun menyodorkan makanan yang ia bawa.
"Gumawo Hunnie. Dan ini untukmu. Hyung bikin sendiri" jawabku menyodorkan kue untuknya.
"Luhan hyung. ini pathti enak! tapi yang punya Hun juga Hun yang bikin thendiri lohh. Walaupun cuma telurnya doang, yang lain Kyungsoo hyung" Sehun nyengir.
"hahahahahaha" Tawaku meledak.
hmmmm,Hunnie?"sapaku.
"Ne, Wae-eo? Hyung kedinginan" Sehun lalu ia melepaskan jaketnya dan menyelimuti jaketnya ke badanku.
"Gumawo Hunnie, hmmmmmmm, tapi kalau misalnya sekarang Hyung harus pergi. Sehun mau kan maafin Hyungkan?"tanyaku, tanpa sadar mengeluarkan air mata.
"Luhan hyung? apa yang Hyung katakan? Hyung akan hidup berthamaku 1000 tahun lagi" jawab Sehun. ( Sehun masih waras gak ya? masak hidup sama dia 1000 tahun?)
aku melihat air mata Sehun juga mengalir. Karena aku tak ingin ia sedih ku keluarkan sapu tangan putihku dari dalam tasku dan ku lap pipiku yang basah.
"Hunnie~ kan Hyung cuma bilang kalau misalnya! Hunnie jangan menangis donk" kataku
Sambil mengelap air matanya.
"Luhan Hyung gak ada salah bagi Thehun karena bagi Hun, Hyung lah yang paling thempurna. THARANGHAE Hyung~" Sehun memelukku.
uhuk..uhukkk...
darah dari mulutku keluar lagi dengan cepat aku menghapusnya.
Sehun kaget dan langsung melepas pelukannya.
"Sehun dengar Hyung baik-baik, sini biar Hyung bisikkan" Aku mendekatkan bibirku ketelinga Sehun.
"bagi Hyung, Hunnie adalah Namja yang paling sempurna. Gumawo Hunnie. NADO SARANGHAE~" Aku merasa tubuhku begitu lemas. Dan aku tersandar dibahu Sehun, Sehun tidak merasakan nafasku lagi. aku mati di pelukannya Sehun. aku bahagia semua orang telah memaafkanku.
"Luhan Hyung! Bangunlah! kau kenapa?" Sehun memeriksa denyut nadi Luhan.
"Luhan! Hiks.. Luhan Hyung!" teriak Sehun menangis memeluk jasad Luhan.
"Hyung jangan tinggalkan Hunnie! Hun mohon!" Sehun menggoyangkan pundak Luhan dan air matanya jatuh ke muka Luhan.
(Sehun, Gumawo atas segala yang telah kau berikan kepadaku. saranghae. aku yakin kita akan bertemu di surga nanti)
kemudian Sehun membawa Luhan kerumah sakit, tapi mungkin sudah waktunya. kata dokter Luhan sudah meninggal.
Pemakaman
semua orang yang menghadiri pemakaman Luhan menangis.
(umma, appa jangan sedih! Luhan bahagia kok ada disini)
aku melihat semua member EXO menangis.
"Luhan Hyung kenapa kau meninggalkan kami terlalu cepat?" Chanyeol menaruh bunga diatas pusara Luhan.
"Dia sempat memintaku untuk memaafkannya. Aku tak menyangka itu terakhir kalinya aku bertemu dengannya" sambung Kyungsoo menangis lalu di peluk oleh Kai.
"aku juga" sambung Baekhyun menangis. Lalu dengan cepat Chanyeol memeluk kekasihnya.
"Kami juga" Sambung Suho dan Kris.
"Ne, Hiks . Hiks . DeerLu juga meminta maaf pada Hun dan ia pergi dipelukan Hun" Sehun menangis lagi. Matanya sudah sembab. Dengan cepat Lay menenangkan maknae ini.
"Kami menerima sms dari nya, Luhan meminta maaf" Sambung member EXO yang lain.
"Sepertinya Luhan sudah tau kalau dia akan mati" Xiumin menaruh bunga diatas pusara Luhan.
"kau Namja yang malang sekaligus beruntung, Hyung" sambung Tao menaburkan bunga.
" ajjumma?" Suho menghampiri ummanya Luhan.
"Wae-eo?" umma Luhan mengelap air matanya.
"aku rasa aku lancang menanyakan ini. Tapi kami harus tau. Luhan memiliki penyakit apa?" tanya Suho.
"Luhan Hiks.. Dia sakit kanker paru-paru" Jawab Umma Luhan tegar.
semua orang yang mendengar itu kaget.
"Luhan walaupun kau telah pergi tetapi kau akan selalu ada di hati kami . URI SARANGHAE Luhan~~~" Teriak semua member EXO serentak.
(Jadi kalau kalian bertemu dengan EXO member terutama Sehun, Kris dan Suho. Bilang sama mereka aku tak kan pernah melupakan cinta mereka.
Makasih buat kamu yang telah mengikuti perjalanan hidupku. (Luhan)).
Sehun belakangan ini sangat murung semenjak kepergian Luhan. Ia jarang sekali menunjukkan aegyonya, berbicara bahkan tersenyum. Kyungsoo bingung dengan sikap Sehun yang semakin lama semakin dingin. Sedangkan Member EXO-M sedang mencari member baru untuk mengantikan Luhan.
"Sehun-ah~ Ini hyung buatkan kamu makanan kesukaanmu" Kyungsoo menaruh makanan di meja disamping tempat tidur Sehun.
Sehun hanya diam membisu seribu bahasa. Tatapannya kosong.
"Sehun-ah~ Terserah kau mau makan atau tidak! Kau tau? Pasti Luhan sedih melihatmu begini terus menerus. Kau tega Sehun-ah melihat Luhan sedih disana?" Kyungsoo menatap Sehun seperti meminta jawaban. Namun Sehun tetap saja diam.
"Yasudah. Terserah kau saja~ Sehun" Kyungsoo bangkit dari duduknya dan segera keluar dari kamar Sehun.
Di ruang tengah dorm EXO. Semuanya berkumpul, Kecuali Sehun dan Kris yang tak ada disitu. Seperti yang kalian tau. Sehun dikamarnya dan Kris sedang mengurusi member EXO-M yang baru.
"Hah, Baekkie-ah! Geli" Chanyeol menjauhkan bulu ayam di telinganya.
"Aish. Awas kau Yeol! " Baekhyun tambah memperbanyak bulu ayamnya.
"Chagi? Bagaimana dengan Sehun?" Tanya Kai menghampiri D.O
"Masih sama" Jawab D.O sedih.
"Humm, sudahlah. Chagi kau jangan sedih" Kai memeluk D.O.
"Heh, Baozi. Pipimu itu~ Ada_" Chen menunjuk kearah pipi Xiumin.
Reflek Xiumin memegang pipinya "Hah? Ada apa? Ada yang salah?"
"Hahahha, Pipimu itu semakin tembem. Dasar gendut!" Chen mencibir ke Xiumin.
"-_-" Xiumin hanya mempoutkan bibirnya lalu memukul dada Chen pelan.
Suho memperhatikan sosok Lay yang sedang asik membaca buku. OMO lesung pipitnya. Itu... sangat manis :)
"Heh? Suho? Apa yang kau liat?" Lay mulai risih di perhatikan Suho.
"hummm.. Eh... Anu..." Suho bingung ingin membuat alasan apa.
"Hahahah. Kau lucu" Lay tersenyum manis. Yang berhasil membuat Suho salah tingkah lagi.
Tao asik dengan boneka panda yang diberikan Kris kemarin katanya "Tao-ah. Kau dan panda sama-sama imut" Kata-kata itu yang selalu mengganggu pikiran Tao. "Hey, Panda! Aku akan memberimu nama dengan TaoRis" Tao tersenyum manis.
Sehun keluar dari kamarnya. Membawa boneka rusa Luhan. Sehun duduk di sofa. Tepatnya disamping Tao. Sehun hanya menatap lirih kearah Hyung-hyungnya yang sedang asik dengan couplenya masing-masing.
"Aku pulang!" Kris nongol di depan pintu.
"Kris? Mana member barunya?" Tanya Tao bingung.
"Ne, tunggu sebentar baby panda. Dia sedang mengangkat kopernya" Kris menunjuk ke sosok yang sedang mengambil kopernya.
Sehun tidak mengacuhkannya.
Tak lama Sosok berambut coklat itu berjalan membawa koper kedepan pintu dorm.
"Ni Hao!" Sosok itu menebar senyum manis.
"Mwooo?" Semua member kecuali Kris dan Sehun menatap sosok itu tidak percaya.
Reflek Sehun menoleh ke sosok itu. "Luhan hyung?" Sehun tidak percaya. Kenapa sosok itu sangat mirip denga Luhan. Kopernya. Warna putih dengan boneka rusa.
"Ah, mianhae. Na Xi Han Lu imnida, Member EXO-M yang baru" Sosok itu tersenyum manis.
"Omo. Kau sangat mirip dengan Luhan" Xiumin menghampiri sosok itu tidak percaya.
"Ne, Cuma nama kalian di balik" Sambung Kai.
"Jadi panggilanmu HanLu?" Tanya Tao.
"Ne, Na HanLu" Sosok itu tersenyum lagi.
"Kris, dimana kau dapatkan dia? Dia kembarannya Luhan?" Tanya Suho.
"Molla-eo. Soo Man yang memilihnya, Pertamanya aku juga kaget" Jawab Kris.
"Hah. Hummm... Ne" Suho mengangguk.
" Oke. Sekarang aku akan membagikan pembagian kamar baru yang diberikan oleh Soo Man, jadi dengarkan baik-baik nama kalian" Kris mengeluarkan kertas dari jaketnya.
"Baekhyun dan Chanyeol kalian kamar 1" Baekyeol senang bukan kepayang.
"Kamar 2, Xiumin dan Chen" Xiumin hanya bisa mempotkan bibirnya. Chen tersenyum evil.
"baby panda, Kau denganku dikamar 3" Tao membulatkan matanya tidak percaya.
"Kai dan Kyungsoo tetap dikamar 4" KaiSoo tersenyum puas. Karena mereka paling malas memindahkan barang-barang mereka.
"Suho dan Lay, Kalian dikamar 5" Sontak SuLay kaget. Dasar Lee Soo Man -_- tau aja.
"Dan terakhir. Sehun dan HanLu di kamar 6" Kris memasukkan kertas itu kembali kedalam jaketnya.
"Hey, aku tidak setuju" sanggah Xiumin.
"Tidak ada protes. Oke, sekarang kemasin barang-barang kalian dan pindah kekamar baru kalian. Ini tidak berlaku buat Kaisoo" Jawab Kris.
"Arra!" Semua member dengan cepat masuk kekamar lama mereka.
"HanLu? Apa yang kau perhatikan? Cepat sana masuk kekamar barumu" Kris mengangkat kopernya.
"Ne" Lalu HanLu masuk kekamar ke nomor 6 dan menaruh kopernya diatas kasur. Disana belum ada Sehun. HanLu segera menata baju-bajunya di lemari.
Ceklek..
Pintu kamar terbuka. Sosok Sehun datang membawa kopernya.
"Hei. Kau Sehun kan? Aku HanLu" HanLu tersenyum manis pada Sehun.
Sehun menutup pintunya "Ne, Na oh Se Hun imnida" tampak jelas senyum di muka Sehun saat ini.
Sehun memasukkan semua pakaiannya kedalam lemari. Tak Lupa ia taruh fotonya bersama Luhan dan boneka rusa punya Luhan diatas meja.
HanLu tak percaya melihat foto itu "Sehun-ah. Siapa ini? Kok sangat mirip denganku?"
"Hah, Itu Luhan" Jawab Sehun merapikan buku-bukunya.
"Ini boneka rusa, Lucu sekali. Sehun ini punya Luhan?" Tanya HanLu memegang gemas boneka rusa Luhan.
"Ne" Sehun duduk diatas kasurnya. "Dia thangat mirip denganmu. HanLu Hyung"
"Iya. Aku rasa begitu" Jawab HanLu juga duduk di kasurnya.
"Hyung? Bolehkah aku memanggilmu dengan Luhan hyung?" Tanya Sehun.
"Ne. Sangat boleh Hunnie~" tiba-tiba HanLu memeluk Sehun. HanLu tau Sehun sangat kehilangan Luhan.
"Hyung, Bahkan kau memanggilku dengan sebutan yang sama dengan Luhan Hyung" Sehun melepas pelukannnya tidak percaya.
HanLu menatap Sehun dalam
.
.
.
"Sehun-ah~ Dengarkan Hyung. Mungkin kau tidak percaya dengan kata-kata hyung. Sebenarnya, Aku benar-benar Luhan. Kau tau? Tuhan menyuruhku untuk menuntaskan cintaku padamu. Oleh karena itu aku hadir kembali dengan yang baru di mata semua orang. Tapi tidak denganmu Sehun. Aku masihlah Xi Lu han"
"Hyung? Aku tidak bermimpi?" Sehun benar-benar tidak percaya. HanLu sangat mirip dengan Luhan.
"Ne, Hunnie. Kau tidak percaya? Aku membawakanmu bubble tea rasa choco kesukaanmu" HanLu yang ternyata Luhan itu mengeluarkan bubble tea rasa choco dan taro.
"Hyung~~ Hiks hiks... Kau kembali" Sehun memeluk Luhan dengan erat.
"Ne, Hyung tidak kuat melihatmu seperti itu. Murung, hyung benci itu Sehun. jadi mulai sekarang tersenyumlah" Luhan mengelus rambut Sehun.
"Ne hyung, Hunnie janji. Akan terus tersenyum dan menjaga Hyung" Tampak jelas senyum Sehun saat ini.
! #### !
Mulai saat itu sosok Luhan tampil dibalik sosok HanLu. Semua member EXO senang atas kehadiran HanLu di EXO. Terutama D.O sangat senang melihat Sehun bisa tersenyum seperti dulu disisi HanLu. Walau D.O tidak tau kalau itu adalah Luhan. Dengan fisik yang Sehat. Untuk menemui cintanya. Tetap saja nama stage HanLu adalah Luhan.
Satu Kata yang diucapkan Sehun saat menatap Luhan di depannya"Kau percaya cinta dan keajaibankan?"
-END-
Akhirnya selesai juga. Hehehehe. Gak jadi sad ending. Author buat Happy ending.
Ye! Sujud syukur udah kelar nih fanfiction.
Author ngebut. Soalnya libur author nipis.
Naega wolf.. Ahu~~ Ah saranghaeyo. Nan Neukdeko Nyeon minyeo.
Author berubah jadi wolf cantik.. Omo. Dilempar readers and member EXO
Udah jamannya growl kali thor -_-
Yaudah deh langsung aja di review ya chingu.
Hayo yang udah baca! Di review ye!
RnR
