Maaf kalau ficnya aneh, karna fic ini crossover dari beberapa anime, seperti naruto, dxd, dan fairy tail.

Unutk pairing maaf kalau ada yang tidak cocok untuk rock lee dan kagura. Tapi bagi saya cocok karna keduanya mengandalkan kecepatan masing-masing.

Untuk pairing saya juga tidak melihat kecantikan dan keseksian tapi keserasian dalam bertarungnya. Seperti naruto dan dan rias yang bisa menyatukan kemampuan mereka dengan serangan jarak jauh maupun dekat. Lalu sasuke dan akeno, bisa menyatukan kemampuan petir mereka.

.

Disclamer

Naruto bukan punya saya

Naruto dan Fairy Tail: Dragon Slayer of Sinobi

Pairing: pairing Naruto.U X Rias.G

Genere: Adventure

Raiting: T semi M

Warning: gaje, OOC, OC, dan mungkin typo

.

.

Chapter 4

.

Terlihat dua orang wanita yang sekamar. Wanita yang pertama berambut merah maron yang bisa dipanggil Rias. Yang kedua berambut hitam yang bisa dipanggil Akeno. Terlihat Akeno sedang membaca sebuah buku tapi berbeda dengan Rias yang sedang melamun.

"hey rias kau memikirkan apa" tanya akeno yang berjalan mendekati rias yang sedang duduk ditepi ranjang tempat tidur.

"tidak memikirkan apa-apa" jawab rias dengan menggelengkan kepalanya. Sedangkan akeno menyipitkan matanya seakan kurang puas dengan jawaban rias.

"ara ara kau tidak usah bohong didepan ku rias" ucap akeno "aku teman masa kecil mu jadi aku tahu kalau kau sedang berbohong dan tidak" lanjut akeno.

"ya mungkin aku tidak bisa berbohong dihadapan mu akeno" balas rias "aku memikirkan naruto-kun" lanjut rias.

"jadi kau menyukainya" tanya akeno

"mungkin aku menyukainya" jawab rias "dan kau juga menyukai sih pantat ayam kan" tanya rias kepada akeno.

"ara ara jangan memanggil orang sembarangan dia punya nama" ucap akeno yang merona akibat pertanyaan rias

"ya ya seterah mu saja akeno" balas rias "tapi apa dia bisa menerima kita, kita kan iblis" lanjut rias menundukan kepalanya dan sedikit meneteskan air mata.

"aku akan menerima orang yang kucintai apa adanya, walaupun mereka iblis sekalipun" ucap suara misterius dari pojok ruangan. Rias menengok kearah asal suara dan memperlihat kan sosk pemuda berambut biru dengan tato diwajah bagian kanan. Yang sedang melipat kedua tangannya didepan Dada, dan bersender ditembok.

"na-na-na-naruto-kun dari kapan kamu disitu" tanya rias dengan gugup atas kehadiran naruto yang secara tiba-tiba.

"dari tadi, saat kalian mengganti baju pun kami ada disini" jawab naruto dengan santai dan mendekati rias dan akeno.

"kami? Memang selain naruto-kun ada siapa lagi" tanya rias kepada naruto yang sudah duduk disebelahnya.

"teme keluarlah jangan bersembunyi terus seperti pecundang" ucap naruto "kali ini kau tidak mau kan kalau cinderela mu di rebut orang" lanjut naruto dan mulai muncul sosok pemuda berambut pantat ayam berwarna biru dongker. Yang kita kenal sebagai sasuke.

"jadi kalian juga melihat saat kami ganti baju" tanya akeno kepada sasuke dan naruto. Sedangkan naruto dan sasuke hanya menjawab dengan anggukan kepala.

"maaf kami harus pergi, dan ingat kata-kata ku tadi rias-chan" ucap naruto kemudian

CUP

Seketika rias mematung dengan aksi naruto yang mencium keningnya. Terlihat juga rona merah di kedua pipi rias dan rias hanya bisa menundukan kepalanya.

"aku pulung dulu rias-chan" ucap naruto kemudian poergi dengan sasuke. Naruto menggunakan sihir telepornta, sedangkan sasuke dengan via shushin.

"baiklah rias setidaknya kau tidak bertepuk sebelah tangan" ucap akeno "ayo tidur, tidak enak dengan shion dan koyuki jika kita berisik" ucap akeno kemudian menyelimuti tubuhnya yang sudah tiduran diranjang.

"ya baiklah" balas rias kemudian menyelimuti tubuhnya dengan selimut dan tidur.

.

.

.

Pagi yang cerah dikonohagakure seakan membangunkan pemuda berambut biru dengan tato dibagian wajah kanannya. Pemuda ini yang kita kenal sebagai Naruto. Naruto segera bangun dan memasuki kamar mandi.

Selseai dengan ritual paginya naruto sarapan, walaupun seharusnya tidak boleh tapi naruto tetap melaksanakannya. Naruto segera mengambil pedang emasnya yang sudah lama tidak naruto pakai.

"waktunya kita beraksi osiris (nama pedanya naruto)" guman naruto kemudian pergi menggunakan sihir teloportnya.

.

.

.

Di training gound 12 terdapat tiga remaja yang dua laki-laki dan yang satu perempuan. Mereka sedang berbicara tentang strategi untuk melawan sensei mereka.

"baiklah kalian gunbakan kemampuan kalian, aku nanti akan menggunakan kemampuan kenjutsu ku, dan kecepatan ku" bisik naruto kepada dua temannya.

"kenapa kau tidak menggunakan kemampuan mu naruto" tanya sasuke kepada naruto

"aku tidak mau kemampuan ku di keytahui oleh mereka" jawab naruto dengan santai.

"memang sensei siapa? Bukannya sensei hanya seorang jounin" tanya sasuke kepada naruto

"itu menurut mu sasuke, tapi sebenarnya, yamato-sensei adalah anbu root" jawab naruto dengan nada datar.

"hn" hanya itu yang keluar dari mulut sang uchiha. Setelah mereka menunggu beberapa menit.

POOFFTT

"maaf aku telat" ucap seseorang di balik asap dengan rambut coklat atau bisa kita kenal sebagai yamoto. "baiklah kita mulai ujiannya" lanjut yamato "kalian harus merebut kunci ini dari ku" ucap yamoto

"tapi sensei kuncinya Cuma ada dua" tanya koyuki

"pertanyaan yang bagus koyuki" puji yamato "siapa yang tidak mendapat kan kunci ini akan di kembqalikan ke akademi" jawab yamato

"sudah ku duga" batin naruto

"baiklah kita mulai" ucap yamato, kemudian semua timnya muridnya pergi kecuali naruto.

"kenapa kau tidak bersembunyi" tanya yamato kepada naruto yang ada didepannya.

"untuk apa bersembunyi kalau aku bisa merebut kunci itu sendirian" jawab naruto dengan santai "baiklah kita mulai sensei" lanjut naruto kemudian mengeluarkan pedang osirisnya dari sarungnya.

"kekuatan macam apa ini, pedang itu memancarkan energy yang sangat dasyat" batin yamato. Naruto yang melihat yamato melamun langsung berlari menerjang yamato dengan pedangnya. Yamato segera sadar dari lamunannya dan menghindari serangan yamato.

"hebat juga kau naruto mengambil bisa situasi" puji yamato kepada naruto yang ada didepannya.

"baiklah sensei lebih baik jangan menahan diri untuk menghadapi ku" ucap naruto dengan datar.

"aku tahu kau adalah murid terbaik di akademi, tapi bukannya kau yang harusnnya jangan menahan diri untuk melawan ku, kau saja tidak mempunyai cakra" balas yamato dengan senyum iblis "walaupun aku yakin pedang itu sangat mematikan jika bersentuhan dengan ku" batin yamato

"baiklah kalau itu mau mu sensei" ucap naruto dengan datar kemudian mengambil kuda-kudannya untuk menyerang.

"bukannya itu kuda-kuda kenjutsu yang sudah terlupakan" batin yamato melihat kuda-kuda kenjutsu naruto yang sangat langka munkin hanya naruto saja yang menggunakannya.

"Osiris No Tsurugi: Gōrudendoragon'u~inguburō [tebasan sayap naga emas]" dengan kecepatan yang luar biasa naruto menebas kan pedagnya ke yamato dalam kecepatan yang tidak terlihat. Tebasan naruto dua kali dan membentuk sebuah sayap. Yamato yang tidak bisa menghindar akhirnya terkena tebasan naruto.

"kau harus serius bila berhadapan dengan ku" ucap naruto dengan datar. Yamato yang tadi terjatuh akibat tebasan naruto segera bangkit kembali.

"anak itu memang hebat walaupun tidak bisa ninjutsu" batin yamato kemudian mengeluarkan handseal jutsu.

"Mokuton: Raion no ki no jutsu [singa kayu]" yamato menciptakan singa kayu. Singa kayu yang diciptakan oleh yamato mengarah kearah naruto. Naruto yang melihat singa milik yamato hanya tenang dan terpancar ekspresi datar dari wajahnya. saat singa itu sudah dekat naruto mengambil kuda-kuda kenjutsunya.

"Osiris no Tsurugi: Kin ryū no kaminari surasshu [tebasan kilat naga emas]" dengan gerakan yang tidak terlihat naruto menebaskan pedang osirisnya. Singa ciptaan yamato yang terkena tebasan naruto terbelah menjadi dua .

"baiklah sensei sudah cukup bermain-mainnya" ucap naruto dengan datar. "koyuki sekarang" teriak naruto. Tiba-tiba ada jarum es yang mengarah kearah yamato. Yamato yang menyadari jarum es ciptaan koyuki segera menghindar dengan cara menggeser tubuhnya kekanan. Tapi disana sudah ada sasuke yang sudah selesai melakukan handseal tangan.

"Katon: Gokakyou no jutsu [bola api]" sasuke menembakan bola api kearah yamato. Yamato yang tidak bisa menghindarinya segera membuat sebuah jutsu dengan cepat.

"Mokuton: Mokusei dōmu no jutsu [kubah kayu]" bola apI sasuke terhalang oleh kubah milik yamato. Ternyata naruto sudah ada diatas kubah kayu milik yamato dan mengeluarkan kenjutsunya.

"Osiris no Tsurugi: Gōrudendoragon o bunkatsu surasshu [tebasan pembelah naga emas]" naruto mengayunkan pedangnya dengan cepat.

KREK

BUAKAH

Kubah kayu milik yamato yang tadinya hanya retak oleh tebasan naruto sekarang sudah terbelah menjadi dua. Naruto yang mendarat dengan mulus dihadapan yamato yang masih shok atas aksi naruto. Naruto memanfaatkan keadaan dengan mengayunkan kakinya kedagu yamato, yang membuat yamato terpental keudara. Naruto segera memberi isyarat ke sasuke. Sasuke yang melihat isyarat naruto segera melompat kearah yamato dan mengeluarkan teknik taijutsu.

"Ōbāheddokikku [tendangan salto]" sasuke menendang yamto dengan tendangan salto yang membuat yamato terpental dan ternyata dari belakang sudah ada koyuki yang sudah selsai membuat sebuah handseal tangan.

"Hyouton: Washi no kōri no jutsu [elang es]" tercipta elang es yang ukurannya lumayan besar dan mengarah ke yamato. Yamato yang tidak dapat menghindarinya akhirnya terkena serangan koyuki dan tiba-tiba sosoknya berubah menjadi sebatang kayu.

"kawarimi" batin sasuke dan koyuki.

"untung aku bisa menghidar kalau telat bisa bahaya" guman yamato. Sesaat baru lega tiba-tiba sebuah pedang berwarna hitam emas melingkar dilehernya.

"kau tidak akan bisa lari lagi sensei" ucap naruto dengan datar

"sejak kapan" batin yamato yang shok akan kehadiran naruto. Naruto yang mengorek isi kantong senjata milik yamato, dan akhirnya ketumu apa yang naruto cari.

"ini unutk kalian" ucap naruto yang turun dari tempatnya dan mendekati sasuke.

"kau bagaimana naruto" tanya sasuke

"kau tidak usah pikiran aku" jawab naruto. Yamato yang mendngar ucapan mereka, segera shusin ke tempat mereka.

"baiklah kalian lulus semua" ucap yamato sedang kan mereka bertiga hanya tersenyum tipis. Yamato segera mendekati naruto dan berbisik.

"aku tidak akan membocorkan kemampuan mu ke danzo dan hokage, jadi tenang saja" bisik yamato. Naruto yang mendengar itu tersenyum.

"arigato sensei" balas naruto dengan senyum.

"baiklah kalian semua mau ikut ku ke iciraku ramen" tanya yamto kepada kelompoknya. Naruto, sasuke, dan koyuki hanya mengangguk dengan pertanyaan yamato.

.

.

.

Diruangan yang sangat gelap terlihat seseorang yang sedang duduk. Mata bagian kanannya diperban dan tangan kanannya juga di perban.

"baiklah apa yang kau dapat kan yamato" tanya orang itu kepada sosok didepannya yang kita ketahui adalah yamato.

"saya hanya mengetahui, kalau naruto tidak mempunyai sisitem cakra dan naruto hanya mahir dalam taijutsu, lalu sasuke yang mahir dalam taijutsu, dan jutsu katonnya yang cukup mematikan, kalau koyuki, memang sudah sangat berbakat dari kecil dalam jutsu hyouton jadi tidak usah ditanya lagi, dan juga koyuki mampu membuat jutsu dengan satu tangan" jelas yamato "kali ini aku tidak akan membiarkan mu mengetahui rahasia kekuatan dan pedang naruto yang sebenarnya" batin yamato

"baiklah kalau begitu awasi terus mereka" ucap sosok itu yang diketahui adalah danzo

"hai" balas yamato kemudian pergi dengan shusin

.

.

.

Dihutan terlihat sebelas orang sedang melakukan sebuah latihan ringan. Siapa lagi kalau bukan seven brother dan empat wanita cantik yang kitakenal, shion, koyuki, rias dan akeno.

"naruto-kun tidak makan" tanya rias kepada naruto yang bersandar dipohon dengan melipat kedua tangannya dengan mata terpejam.

"aku tidak membawa bekal hime" jawab naruto dengan datar walaupun datar tapi sudah cukup membuat rias merona akibat panggilan naruto tadi.

"kalau begitu makan berdua saja dengan ku" ucap rias dengan malu, tapi tetap mendekati sosok naruto yang bersandar dipohon. Mata naruto yang tadinya terpejam kini terbuka dan menatap rias.

"kalau begitu suapin aku, aku lagi malam makan sendiri" balas naruto dengan datar sedangkan rias hanya cekikikan melihat permintaan naruto.

"kau sangat manja pangeran ku" ucap rias yang memasukan sendoknya kedalam mulut naruto. Teman-teman naruto yang melihat naruto disuapin hanya mendesah pasrah dan iri.

"kappa aku bisa begitu" guman sasuke yang melihat naruto bermesraan dengan rias tapi bisa didengar oleh akeno

"kalau begitu dengan ku saja sasuke-kun" ucap akeno. Sasuke yang mendengar ucapan akeno hanya merona.

"eh" hanya itu yang dibalas dari sanga uchia. Naruto yang sedang makan tersedak akibat tertawa melihat ekspresi sahabatnya sang uchiha.

"a-a-air" ucap naruto dengan gagap karna tersedank. Rias segera mengambilkan air untuk naruto dan memberinya.

"lain kali habis kan dulu yang dimulut baru ketawa" ucap rias yang menutup botol minumnya.

"eksprisi sih teme lucu HAHAHAHAHA" ucap naruto dengan tertawa. Sasuke yang mender ucap naruto mulai kesal.

"kenapa kau tertawa anak naga" tanya sasuke dengan ketus.

"eksprisi mu lucu pantat ayam" jawab naruto yang berhenti tertawa dan menatap rias dengan lembut.

"apa naruto-kun" tanya rias yang melihat naruto

"kau yang meminta kau yang lupa hime" jawab naruto dengan lembut. Rias yang kurang mengerti maksudnya naruto hanya memiringkan kepala. "yang kau pegang" lanjut naruto. Rias yang mulai mengerti maksudnya naruto segera memasukan sendok makannya ke mulut naruto.

"lain kali ngomong saja tidak usah pake isyarat naruto-kun" ucap rias yang memasukan sendoknya kedalam mulutnya juga.

"kau ini bagimana hime, martabat ku bisa jatuh di depan mereka" jawab naruto dengan menunjuk anggota seven brother.

"bukannya suah jatuh naruto no baka, tadi kau meminta suapin ke rias" teriak seseorang berambut jabrik merah. Siapa lagi kalau bukan arashi.

"memang tadi aku bilang begitu" tanya naruto dengan kesal

"memang baka" jawab arashi yang tidak kalah kesal.

"sudah-sudah kalian jangan bertengkar itu tidak baik" ucap seseorang yang membawa anjing. Yang kita kenal adalah kiba. "lebih baik berantem saja, itu lebih seru" lanjut kiba dengan memasang eksprisi konyol

"ITU SAMA SAJA MANIAK ANJING" teriak arashi dan naruto secara bersamaan

"sudah hentikan kalian, atau mau aku sumpal mulut kalian dengan sihir ku" ucap rias yang kesal mendengar pertengkaran naruto dan arashi.

"baruto kau sepertinya salah memilih kekasih" batin semua anggota seven brother kecuali naruto.

"apa aku takut dengan keksaih ku sendiri" batin naruto.

"ara ara aku tidak menyangka kehebatan rias masih berlaku di dimensi ini" ucap akeno dengan senyum. Sasuke yang melihat senyum akeno hanya merona walaupun bukan untuknya.

"betapa cantiknya diri mu akeno" batin sasuke

"sasuke-kun kau kenapa" tanya akeno yang melihat sasuke merona "apa kau sakit" tanya akeno dengan polos.

"dasar bodoh aku tidak sakit" batin sasuke "aku tidak sakit akeno" jawab sasuke

"kalau begitu kenapa memerah mukanya" tanya akeno

"harus jujur atau bohong" tanya sasuke

"jujr lah" jawab akeno.

"kalau begitu ini semua karna mu" ucap sasuke.

"lah..ko…karna…aku, memang..aku..salah…apa" tanya akeno dengan lirih yang menetskan air mata

"kau salah, karna kau terlalu cantik bagi ku, bahkan melebihi cinta pertama ku" jawab sasuke yang menghapus air mata milik akeno.

BLUSH

Akeno yang mendengar ucapan sasuke keluar semburat merah dikedua pipi putihnya.

"jadi jangan menangis lagi akeno" ucap sasuke dengan lembut.

Naruto yang sudah selsai dengan acara makannya segera berdiri.

"baiklah latihan kita lanjutkan kawan-kawan" ucap naruto

"hai" ucap anggota seven brother

.

.

.

Bersambung

Disini kemampuannya tidak ada yang saya ubah kecuali naruto saja. kalau ada yang mau bertanya review aja

Maaf kalau pendek