Pernahkah kamu mendengar rumor bernamakan 'Bookmark of Demise'…?
Bermainlah Kokkuri-san jika kamu penasaran…
Dan sebuah permainan menarik akan menantimu…
…Is it another predictable story?
.
.
.
The Basketball Which Kuroko Plays ~ The Bookmark of Demise
© Himomo 'JuvenilElmir' Senohara / 背野原 火桃
Chapter : Prologue
Disclaimer : The Basketball Which Kuroko Plays © Tadatoshi Fujimaki, Shuuen no Shiori Project © Suzumu dan 150P
Warnings : OOC, AU, Chara Death, dan sebagainya.
A/N (Mun) : Sebenarnya sudah lama aku membuat plot ini, dan gak kunjung menemukan style yang pas, jadinyaaa... Aku terpaksa pinjam style menulisnya temanku alias Nacchandroid yang sukses membuatku melipir-lipir karena fanfik plot Shuuen no Shiori-nya! Selamat membaca!
(!) NOTE (!) : Di fanfik ini aku akan memakai penamaan yang sama seperti Shuuen no Shiori. Kita akan lihat karakter yang menjadi pemain dalam drama horor yang indah ini~ /ditabok
.
.
.
Musim panas bahkan belum dimulai.
Sebuah rumor bahkan telah menyebar di sekitarnya. Tidak ada yang tahu detailnya, dan mereka tidaklah boleh ketahuan oleh siapapun. Hal itu adalah keberadaan sebuah buku kosong dan sebuah pembatas buku; jikalau saja kedua benda misterius sampai ditemukan bahkan oleh kamu, maka janganlah sekali-kali memiliki suatu keinginan—walaupun sedikit—untuk menyentuhnya, apalagi membukanya. Benda itu adalah Bookmark of Demise.
Akibat dari seorang pengkhianat—seorang Fox—sebuah game sudah dimulai. Untuk menyelesaikannya, kamu harus membunuh sang Fox.
Jika kamu tidak bisa menemukan dan membunuh sang Fox, semuanya akan mati.
Saat kau harus mencari seorang Fox, kamu harus memenuhi perintah Kokkuri-san.
Perintah Kokkuri-san akan dikirim lewat surat, dan kau harus memenuhi perintah Kokkuri-san dalam waktu seminggu. Jika kau mengacuhkannya, kau akan mati. Jika isi perintah di dalam surat itu sampai dibaca oleh orang luar yang tidak bermain Kokkuri-san, maka orang itu akan mati. Itu berarti, kamu tidak akan punya cara untuk melarikan diri dari permainan ini. Jika kau ingin menyelesaikan permainan mengerikan ini, kamu harus mentaati semua peraturannya hingga akhir.
Nah, ayo mulai permainan 'menyenangkan'—Demise Game—ini…
-xXx-
Breaking News!
Hari ini, di SMA di kota XX, tubuh seorang murid laki-laki telah ditemukan. Polisi sedang memproses investigasi, dan mengganggap serta membuka kemungkinan terjadinya sebuah peristiwa kriminal atau hanyalah sebuah kecelakaan yang menimpa tubuh murid laki-laki yang malang tersebut.
Seorang saksi pertama—seorang siswa perempuan yang berasal dari sekolah yang sama dengan si korban—menjelaskan bahwa benda itu yang gadis itu temui kala ia sedang mencari bola yang dilempar ke halaman belakang, merupakan bagian dari tubuh bawah, yang berdiri dengan sendirinya.
Dan ini, di sana ada seorang saksi kedua—kali ini seorang siswa laki-laki dari sekolah yang sama dengan saksi kedua dan si korban. Di sana ada jejak dari sebuah tubuh bagian atas dari benda itu, menyeret itunya beberapa meter sepanjang di tanah, seperti menyeret dirinya menuju bagian dari tubuh bawahnya…
Peristiwa itu terjadi pada istirahat siang, terlepas dari apakah kejadian itu benar adalah suatu peristiwa kriminal atau tidak, tidak satu pun dari mereka menyaksikan siapapun di sekolah tersebut yang bisa jadi—atau masuk kemungkinan tertinggi—merupakan seorang pelaku. Dengan kata lain, itu adalah 'pembunuhan tertutup', dengan ruang menjadi sekolah itu sendiri.
"Jadi itu benar-benar nyata…"
-xXx-
[Di bangunan sekolah lama]
BRAK!
"Siapa tuh, si pengkhianat? !"
"… A-Aku pikir jikalau saja kita bakal mati juga…"
"Tenangkan dirimu."
"Tenangkan diri, hah? Kau pikir aku bisa tenang di saat yang beginian?"
"Ayolah… Kita tidak terlalu yakin. Itu bisa jadi hanyalah sebuah kebetulan."
"Tidak mungkin kalau kejadian itu hanyalah sebuah kebetulan! !"
"TENANGKAN DIRIMU, KUBILANG! !"
Haaahhh… Cih…
"Kamu tidak ingin mati dengan melibatkan semuanya di dalam hal ini, ya kan?"
"Cih!"
"Okelah kalau begitu. Seseorang menerima surat yang itu, yang sudah dilihat olehnya. Dalam arti lain, semuanya ini adalah sangat nyata, ya kan?"
"Mungkin."
Semua pikiran orang-orang yang berbicara di dalam ruang yang dibangun di dalam gedung sekolah lama itu segera memusat pada satu hal yang ditakuti oleh mereka. The Bookmark of Demise…!
"Surat itu ternyata sudah dikirim ke seseorang… dan makanya…"
'Dan seminggu berlalu, satu di antara kita akan MATI.'
'… Dan itu akan terjadi… JIKA saja ada sang pelaku.'
.
.
.
[ Adventure goes on~ ]
