Chapter 4

Happy Reading~

Di tunggu reviewnya ya^^

Seorang yeoja cantik dengan rambut yang diikat asal tengah meliuk-liukkan badannya didepan sebuah cermin besar yang ada di hadapannya sedangkan ketiga namja yang berada dibelakangnya tengah berusaha untuk menyamakan gerakan mereka dengan yeoja tersebut.

Mereka nampak serius dengan kegiatan yang tengah mereka lakukan yang tak lain adalah menari. Ya yeoja berambut panjang ini merupakan mentor mereka untuk acara seni yang akan di adakan bulan depan oleh kampus ini.

"annyeong~ apa aku menganggu ?"tanya seorang namja yang baru saja memasuki ruangan ini membuat pergerakan ke 4 orang ini terhenti

"ah Suho, gwenchana aku memang sedang menunggumu" jawab yeoja tersebut dengan nada ramah membuat Suho juga tersenyum melihatnya

"apa yang kau lakukan disini hyung? Ini bukan tempatmu, ini adalah tempat orang-orang yang pandai menari sepertiku" ucap Kai kurang ajar, ya sikapnya pada Suho memang 11-12 dengan sikap Chanyeol pada Kris

"aku kesini untuk memngantarkan anggota grup vokal yang akan menjadi anggota kelompok EXO" jawab Suho tenang, dia tidak seperti Kris yang amarahnya mudah tersulut jika Chanyeol bersikap kurang ajar padanya. Suho adalah namja baik yang selalu dapat memahami sikap sang dongsaeng

"kalian masuklah" ketiga yeoja dan seorang namja yang tadi hanya menunggu diluarpun segera masuk kedalam ruang latihan dance "kalian bisa latihan dance ber-"

"BabyLu kita akan latihan bersama yaaay" pekik salah satu namja yang ada disana yang berhasil membuat Lay memandang tanjam kearahnya karena dia sudah memotong ucapan Suho, Sunbae nya.

"Park Chanyeol bersikap sopanlah sedikit, kau tahu sunbaemu sedang berbicara?" omel Lay dengan nada dinginnya

"ah, ne mianhae hehe" chanyeol pun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sedangkan luhan memandangnya dengan tatapan 'dasar-bodoh'

"ne gwenchana,ah ya mana Tao bukankah ia juga masuk kelompok kita?" tanya Suho

"molla dia belum datang mungkin dia akan datang bersama kris dan minseok sebentar lagi" jawab Lay sambil tersenyum padahal Suho tahu hatinya sama sekali tidak tersenyum

"ah ya ini semua anggota grupmu kan? Mereka semua pasti sangat pintar menari" ucap Suho mencoba mengalihkan pembicaraan

"ne, kau tau sendiri kan bagaimana bakat menari dongsaengmu –Kai- dan sehun. Kalau chanyeol sih sebenarnya bakat menari anak ini biasa saja lagi pula dia juga bukan anggota grup dance" jelas Lay dengan santai

"Ya Noona apa maksudmu? Kau mau mulai rasis eoh?" protes chanyeol

"hahaha ani aku hanya bercanda chanyeollie, tenang saja aku yakin kau bisa menari lebih bagus dari sehun dan kai" ucap Lay sambil tertawa

"in your dreams" lanjut kai dengan tampang meremehkan

"ya belagu sekali kau kkamjong, lihat saja nanti" ucap chanyeol sambil menendang pantat Kai pelan(?)

"tidak usah kawatir chanyeol kau ada teman kok, aku juga tidak terlalu pandai menari yang penting kan kulit kita putih" ucap jongdae sambil terkekeh

"YAA ini tidak ada hubungannya dengan warna kulit kotak tv" pekik Kai sambil menjitak kepala jongdae

"sudah-sudah bagaimana jika kita mulai latihannya saja?" ucap Suho yang mencoba untuk melerai percakapan gaje barusan

"ne, pertama-tama aku akan memberi tahu couple kalian dulu" sahut Lay

"couple apa Noona?" akhirnya sehun mengeluarkan suaranya juga padahal sedari tadi dia hanya mendengarkan ocehan kyungsoo yang entah sejak kapan sudah ada di sampingnya

"ne, couple apa?" tanya Baekhyun sambil memiringkan kepalanya lucu membuat siapapun yang melihatnya ingin mencupit pipi putih itu

"aigoo neomu kyeopta~~"

"yaa kkamjong appo~" ucap baekhyun sambil mengusap pipi kanannya yang baru saja di cubit oleh kai,entahlah sejak kejadian dua minggu yang lalu hubungannya dengan kai menjadi semakin dekat mereka juga sering menghabiskan waktu bersama

"sudahlah jangan banyak bertanya kalian turuti saja apa yang aku katakan" jawab Lay

"jadi kalian akan melakukan pembagian kelompok tanpa kami?" ucap seorang namja yang baru saja masuk kedalam ruang latihan di ikuti kedua yeoja di belakangnya

"ah a-aku kira k-kalian tidak akan hadir" jawab Lay tergagap

"kkk tidak usah tergagap begitu Lay, maaf kami terlambat tadi aku dan Kris di panggil oleh Key seongsaengnim sedangkan Tao baru keluar dari kelasnya" ucap minseok sambil tersenyum

"Noona jangan tersenyum seperti itu aku kan jadi ingin menciummu" ucap jongdae dengan wajah memelas

BUGH

Malang sekali nasib jongdae hari ini tadinya ingin mencium minseok malah mencium tas yeoja itu yang baru saja di lemparkan pemiliknya tepat mengenai wajahnya membuat yang lain menertawakannya

"annyeong baekhyun-ssi, Kyungsoo-ssi, luhan-ssi" sapa yeoja bermata panda itu setelah ia berada di dekat ketiga yeoja cantik itu

"Annyeong tao-ie kau tidak usah memanggil kami dengan embel-embel –ssi kita semua kan teman kkk" sahut luhan di sertai anggukan dari baekhyun dan kyungsoo

"baiklah bagaimana jika kita lanjutkan saja pembagian couplenya?" tanya Suho dijawab anggukan dari Lay

"seperti yang telah aku jelaskan tadi kelompok kita juga akan menampilkan sebuah penampilan secara berpasangan dan kita sudah menentu-"

"Noon-"

"Luhan tolong bekap dulu mulut bocah itu aku belum selesai bicara" perintah Lay, luhan pun mengangguk patuh dan langsung membekap mulut Chanyeol dengan tanggannya, membuat yang lain menahan tawanya saat chanyeol berusaha melepaskan tangan luhan di mulutnya

"ya sampai mana tadi ? ah ya kita langsung saja umumkan couplenya ya yang pertama ada Kris-Tao, lalu Jongdae-Minseok, Joonmyun-Lay, Chanyeol-Baekhyun, Sehun-Luhan dan yang terakhir ada Jongin-Kyungsoo" jelasnya

"Lay sebenarnya tadi Key songsaengnim memintaku untuk memisahkan grup couple, beliau bilang jika kita tampil bersama itu akan terlalu banyak jadi grup couple juga di bagi 2 yg pertama Taoris, Chenmin dan Sulay akan menampilkan lagu Don't Go sedangkan Chanbaek, Hunhan dan Kaisoo akan menampilkan lagu Angel" lanjut minseok

"ah begitu, jadi bagaimana apa kalian sudah mengerti apa yang harus kalian lakukan?" tanya Suho setelah minseok menjelaskan semuanya

"arraseo" jawab mereka kompak

"dan aku harap para couple harus memiliki chamistry karena hal itu sangat penting bagi penampilan ini, dan kita akan mulai latihan besok" ucap Kris

.

.

.

Suho dan Lay bertugas untuk melatih 3 couple lainnya yang merupakan hoobae mereka. Hari ini tepat satu minggu mereka menjalani latihan dan sepertinya tidak ada perkembangan sama sekali, masih saja kaku seperti pertama kali mereka latihan hal ini jelas membuat para mentor mereka kesal terutama Lay karena sepertinya Suho masih bisa mengontrol emosinya.

"Chanyeol mana hentakannya? Dan lebih mendekatlah pada baekhyun"

"Sehun berhenti memperhatikan kyungsoo, couple mu itu Luhan bukan Kyungsoo"

"kau tidak menari sendiri Kai, ajak Kyungsoo menikmati tariannya bersamamu"

Begitulah omelan-omelan Lay yang hampir setiap hari keluar dari mulutnya. Sedangkan Suho? Dia juga memang suka menegur Hoobaenya tapi ia tidak secerewet Lay.

"Eonni aku lelah, bisakah kita istirahat sebentar?" tanya Luhan hati-hati, dia memang terlihat sangat kelelahan.

Lay mengangguk dan sedikit menggerakan tangannya memberi isyarat agar para hoobaenya itu berkumpul di depannya. Yeoja itu menatap malas dengan posisi duduk para hoobaenya saat ini (Chanyeol-Luhan-Kai-Baekhyun-Kyungsoo-Sehun).

"bagaimana bisa kalian mendapat chamistry jika kalian masih seperti ini?" tanya Lay sambil menaikan sebelah alisnya

"apa maksudmu Noona?" tanya Chanyeol

Lay menghela nafas lalu sedikit melirik ke arah Suho seperti meminta persetujuan sedangkan Suho hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum.

"bukankah aku sudah menyuruh kalian segera mendapatkan chamistry dengan couple masing-masing?" tanyanya pada hoobae-hoobaenya yang hanya menganggukan kepala mereka

"aku sudah memberi waktu selama 1 minggu pada kalian dan ternyata hasilnya masih saja nihil, jadi dengan terpaksa aku harus melakukan ini" lanjutnya membuat para hoobaenya mengerutkan kening mereka.

"mulai saat ini tidak ada lagi ChanLu, HunSoo, KaiBaek atau apalah itu yang ada hanya ChanBaek,HunHan, dan KaiSoo. Arraseo?" lanjutnya

"aku tidak mengerti eonni" ucap Kyungsoo dengan wajah polosnya

"begini... sebagai mentor kalian kami ingin sekali melihat kalian menampilkan sesuatu yang mengagumkan di atas panggung nanti. Jadi bisakah kami meminta kalian untuk lebih dekat dengan couple masing-masing setidaknya sampai kalian mendapat chamistry" jelas Suho yang akhirnya ikut mengeluarkan suaranya juga

"apa maksud kalian aku tidak boleh dekat dengan Chanyeol lagi dan harus lebih dekat dengan Sehun?" tanya Luhan sambil menaikan sebelah alisnya

"bukan tidak boleh, tapi bisakah kalian dekat dengan couple kalian juga?"

"Aku tidak terima" ucap Sehun datar

"Aku juga" sahut Kai "kalian tidak bisa mengatur kami seperti apa yang kalian mau, hyung kau mau aku laporkan pada Appa dan Eomma" ancam Kai, lihatlah bukankah playboy pujaan para yeoja di kampus ini masih sangat manja?

"Aku setuju-setuju saja, menurutku sepertinya ini memang yang terbaik untuk kita" ucap Kyungsoo

"Kyungie apa maksudmu?" tanya Sehun sambil menatap kyungsoo

"Eonnie kenapa aku tidak di couple kan dengan Kai saja, begitu juga dengan Kyungsoo dan Sehun lalu Luhan dan Chanyeol. Bukankah itu akan lebih memudahkan kita?" usul Baekhyun di sertai anggukan dari yang lain termasuk Kyungsoo padahal tadi dia sudah setuju #labil

"ya benar, kau ini ribet sekali Noona" timpal Chanyeol

Lay terlihat kembali menghela nafasnya seperti sedang meredam emosi

"Kami meng-couple kan kalian bukan dengan tidak ada alasan. Kami memikirkan semuanya dengan matang, kami tahu bagaimana bakat kalian dan kami berusaha membuatnya merata, dan sekarang kalian ingin mengubahnya begitu saja?" ucapnya sedikit emosi "haah kalian memang tidak akan mengerti, sudahlah sekarang terserah kalian saja... terserah kalian mau berpasangan dengan siapa aku tidak peduli" lanjutnya sambil beranjak dari ruang latihan itu dan Suho langsung mengejarnya.

"Lu~ kau mau kemana?" tanya chanyeol saat melihat Luhan juga ikut beranjak dari duduknya

"meminta maaf pada Lay eonni" jawabnya sambil membereskan beberapa barangnya yang ada disana

"jangan sekarang, dia pasti masih sangat emosi" ujar Kyungsoo di sertai anggukan dari Baekhyun

"aku rasa meminta maaf saja tidak cukup"

"apa maksudmu kai?" tanya Sehun

"kita harus menghargai usaha mereka"

"dengan menuruti ucapan Lay Eonni tadi?" Kai langsung mengangguk untuk menjawab pertanyaan baekhyun

"padahal tadi dia menentangnya juga" bisik chanyeol sambil terkikik membuat luhan menyikut perutnya

"Kyungsoo kau pulang denganku" ucap Kai sambil berjalan mendekati kyungsoo membuat Sehun langsung membelalakan matanya

"aku setuju dengan Kai, Sehun tidak apa kan jika kyungsoo pulang dengan Kai dan kau pulang ng.. bersamaku?" tanya Luhan sedikit ragu

"ne, tidak apa-apa" jawab Sehun yang nampak memaksakan senyumnya

"Luluu bagaimana denganku?" rengek Chanyeol

"tentu saja kau pulang dengan baekhyun, dan berhenti merengek seperti itu Park Dobi" baekhyun sedikit membelalakan matanya saat mendengar omelan Luhan

"Aku?" tanyanya sambil menunjuk dirinya sendiri

"ne, tentu saja. Sudahlah tidak apa-apa lagi pula aku juga kan pulang bersama Kyungsoo. Nanti kau pulang dengan siapa jika bukan dengan Chanyeol?" ucap Kai sambil memainkan alisnya berniat menggoda baekhyun

"sudahlah cepat kita pulang saja"

"sabarlah Kyungsoo-ya aku tahu kau sudah tidak sabar untuk pulang bersama namja tampan sepertiku" goda Kai membuat Sehun menatapnya tidak suka

"Cih, tampan dari mana? Lebih tampan juga sehun, benarkan kyungsoo?" ucap Luhan sambil memeletkan lidahnya pada kai

"hey kenapa kau malah bilang lebih tampan sehun bukan aku" protes chanyeol mempoutkan mulutnya

"CEPAT KITA PULANG AKU SUDAH LELAH" pekik kyungsoo membuat semua orang yang ada disana langsung keluar dari ruangan itu untuk pulang kerumah mereka

.

.

.

Chanyeol, Kai, Baekhyun dan Kyungsoo berjalan ke arah kanan tempat parkir mobil sedangkan Luhan dan Sehun berjalan kearah kiri tempat parkir motor.

Kai tiba-tiba saja menarik tangan kyungsoo yang sedang di gandeng oleh baekhyun membuat gandengan (?) tangan mereka terlepas "bacon kau jalan bersama chanyeol saja, bukankah kita harus segera mendapatkan 'chamistry' dengan couple kita" ucapnya sedikit menyeringai

"kau menyebalkan sekali kkamjong" gerutu baekhyun yang sekarang hanya bisa mengikuti Kai dan Kyungsoo yang sudah berjalan mendahuluinya namun tidak terlalu jauh. Sedangkan Chanyeol hanya bisa tersenyum menatap sahabatnya yang sedikit 'gila' itu.

"Kyungsoo-ah, baekhyun bilang kau sudah lama sekali ingin pulang bersamaku" ucap Kai yang tiba-tiba merangkul bahu kyungsoo yang berjalan di sebelahnya membuat sang yeoja langsung membelalakan mata nya bukan sikap kai saja yang mengagetkannya namun ucapannya juga.

"Demi Tuhan Kyungsoo aku tidak pernah mengatakan hal bodoh seperti itu pada si kkamjong menyebalkan ini" ucap Baekhyun langsung sebelum kyungsoo salah paham padanya, jelas saja ia mendengar ucapan kai tadi karena ia dan chanyeol hanya berjarak dua langkah di belakang mereka.

Sedangkan di sudut lain ada sepasang mata yang sedari tadi memandang Kai dengan tatapan tidak suka. Dia juga melihat dengan jelas bagaimana Kai yang terus menggoda Kyungsoo-'nya' meski kyungsoo tidak menanggapinya sama sekali.

Luhan yang melihat kilatan amarah di mata sehun langsung mengeluarkan suaranya "ngg... S-sehun-ah jika kau tidak suka kau bisa pulang bersama kyungsoo, biar aku saja yang pulang bersama Kai"

Sehun terlihat sedikit kaget mendengar ucapan Luhan yang terkesan tiba-tiba itu, namun ia langsung menggelengkan kepalanya dan berusaha menunjukkan senyumannya pada Luhan.

Setelah sampai di depan motor besarnya Sehun langsung memberikan sebuah Helm bergambar pororo yang sangat lucu pada Luhan agar yeoja ini memakainya. Luhan menerimanya dengan senang hati sambil tersenyum.

"apa helm ini milik kyungsoo?" tanyanya masih dengan senyuman yang menghiasi bibirnya

"ne, dia sangat menyukai pororo dan aku rasa dia terlihat sangat lucu ketika memakai helm ini" jawab Sehun sambil mengingat-ngingat kelucuan kyungsoo-'nya'

"arraseo, dia memang sangat lucu hehe" Luhan pun segera naik ke jok belakang motor sehun karena sehun sudah memberinya isyarat untuk naik.

Sehun langsung memacu motornya ke arah mobil Kai yang baru saja melaju kearah pintu gerbang. Setelah motornya berada tepat disebelah kiri mobil kai, kai tiba-tiba membuka kaca mobilnya seolah mengerti dengan apa yang ingin sehun lakukan.

"arraseo Sehun-ah aku tidak akan membawanya kemana-mana dulu aku akan langsung membawanya pulang dengan selamat" ucap Kai langsung saat sehun baru saja membuka mulutnya untuk berbicara

"baguslah jika kau mengerti" sahut sehun sambil tersenyum dan langsung meninggalkan mobil Kai jauh di belakangnya.

"Kyungsoo benar-benar beruntung ya? Dia memiliki namjachingu yang sangat perhatian dan mengkhawatirkannya" ucap Luhan yang sepertinya terkagum dengan sifat Sehun

"aku bukan namjachingunya"

.

.

.

Lay berjalan dengan kesal di koridor kampus. Mood nya saat ini benar-benar sedang buruk, dia merasa tidak di hargai oleh para hoobaenya. Bayangkan saja Lay sudah merancang konsep sedemikian rupa dan para hoobae nya itu berniat untuk merubahnya seenak jidat mereka.

Yeoja China itu duduk di salah satu bangku yang ada di taman kampus, suasana kampus pun lumayan sepi karena memang sudah sore jadi hanya segelintir orang aktif dan rajin sajalah yang masih betah berada di kampus sampai sore seperti sekarang. Lay memejamkan matanya sejenak berusaha untuk meredam emosinya sambil menikmati terpaan angin yang sejuk sore ini.

"Sudah merasa lebih baik?" sebuah suara namja tiba-tiba mengagetkannya

"ah Suho aku kira siapa" ucap Lay sambil mengelus dadanya

"kau terlihat pucat Lay, apa kau belum makan?" tanya Suho dengan nada khawatir, dia sama sekali tidak ingin membahas masalah tadi karena dia yakin itu akan membuat emosi Lay kembali memuncak. Entahlah akhir-akhir ini Lay memang sedikit sensitif.

Lay menjawab pertanyaan Suho hanya dengan sebuah senyuman, dan Suho tau betul jika itu berarti Lay memang belum sempat makan.

"kajja aku traktir kau makan hari ini asal kau harus berjanji untuk kembali bersemangat, arraseo?"

"arraseo ahjussi" jawab yeoja itu sambil tersenyum dan berlalu meninggalkan Suho yang juga hanya tersenyum melihatnya. Lay memang selalu mengatai Suho 'ahjussi' karena ia pikir Suho itu memiliki pikiran yang kolot^^.

Mereka baru saja tiba di sebuah restaurant china favorit Lay, restaurant ini selalu ramai karena tempatnya yang nyaman dan strategis. Lay sudah mulai terlihat ceria kembali terlihat dari raut wajahnya yang kembali berseri.

Suho mengajaknya duduk di salah satu sudut restaurant yang mengarah langsung ke jendela. Tempat ini cukup strategis untuk melihat pemandangan kota seoul. Mereka sedikit berbincang sambil menunggu pesanan datang. Namun entah mengapa Lay tiba-tiba diam dengan mata yang tertuju pada satu titik yaitu sepasang kekasih yang baru saja memasuki restaurant ini.

"... dan kau tahu? Jongdae benar-benar takut-" Suho pun menghentikan ceritanya saat menyadari perubahan raut wajah yeoja yang duduk di depannya

"Lay gwenchana?" tanya namja tampan ini dengan nada khawatir

"Lay jiejie" panggil seorang yeoja sambil mendekati mereka di ikuti seorang namja tinggi di belakangnya, membuat Suho membalikan wajahnya untuk melihat siapa yeoja itu dan akhirnya ia pun tahu kenapa Lay tiba-tiba seperti ini

"eh tao-ie kau mau makan juga?" tanya Lay ramah

"ne, boleh aku dan kris ge gabung bersama kalian?" tanya yeoja bermata panda itu

"tentu saja" jawab lay sambil tersenyum dan menepuk-nepuk kursi disebelahnya agar Tao duduk disana

"hehe XieXie jiejie^^"

Suho memandang khawatir kearah Lay tapi yeoja berdimple itu hanya tersenyum sambil sedikit menggelengkan kepalanya seolah memberi isyarat jika dia baik-baik saja

Makanan pesanan mereka pun datang, dan mereka pun langsung menyantapnya. Lay dan Suho dapat melihat dengan jelas acara suap-suapan Tao dan Kris yang terlihat sangat romantis. Lay terlihat biasa saja tapi Suho yakin hatinya tidak seperti itu 'kau benar-benar yeoja tegar Lay, dan Kris adalah namja bodoh karena telah menyianyiakanmu' batin Suho.

.

.

.

Di tempat lain tepatnya di kediaman keluarga Park nampak seorang yeoja yang tengah termenung di depan televisi. Matanya memang tertuju pada televisi besar yang ada di depannya namun tidak dengan pikirannya, pikirannya itu melayang entah kemana.

Seorang namja tampan berjalan menghampirinya sambil tersenyum, setelah berada disamping sang yeoja dia langsung menyodorkan segelas minuman dingin membuat yeoja itu sedikit terkejut.

"kau membuatku kaget Dobi" ucap Luhan tapi dia juga mengambil minuman yang di berikan oleh chanyeol membuat chanyeol kembali tersenyum melihatnya

"wae? Apa ada yang sedang kau pikirkan? Dari tadi aku perhatikan kau melamun saja, memikirkanku eoh?" tanya chanyeol sambil duduk di samping Luhan

"untuk apa aku memikirkanmu, seperti tidak ada pekerjaan lain saja" gumam Luhan, bukannya marah chanyeol malah tertawa mendengarnya. Maklum lah Happy Virus~

"lalu kenapa hm? Apa Sehun melalukan sesuatu yang tidak-tidak padamu saat dijalan tadi? Biar aku cincang bocah itu besok"

"Aniyaa~" Luhan menggelengkan kepalanya "aku hanya sedikit bingung"

"apa yang membuatmu bingung?"

"tadi Sehun bilang dia bukan namjachingu Kyungsoo"

Chanyeol memandangi Luhan yang tengah menyandarkan kepala dibahunya dengan kening berkerut "Sehun memang bukan namjachingu kyungsoo, lalu kenapa kau harus kebingungan dengan hal itu?"

"jadi itu benar? Sehun bukan namjachingu Kyungsoo?" Luhan langsung duduk tegap dan memandangi Chanyeol kaget, sedangkan chanyeol hanya menganggukkan kepalanya.

"tapi kenapa-"

Chanyeol langsung memotong ucapan luhan "mereka selalu bersama, dan sehun terlihat begitu posesive pada Kyungsoo?" Luhan langsung mengangguk

"aku hanya tau sedikit tentang mereka, setahu ku sih Sehun dan Kyungsoo sudah berteman sejak mereka masih sangat kecil, orang tua sehun terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka sehingga Sehun lebih banyak menghabiskan waktunya bersama Kyungsoo dan keluarganya. Seperti yang kau tahu sehun itu namja yang tidak banyak bicara dan sangat tertutup tapi jika ada kyungsoo di sampingnya dia akan menjadi namja yang asik. Sepertinya dia hanya tidak mau ada orang lain yang dekat dengan kyungsoo melebihi dirinya karena ia takut kehilangan kyungsoo dan jika itu terjadi mungkin ia pikir ia tidak punya siapa-siapa lagi" jelas Chanyeol panjang lebar

"ah kalau begitu sepertinya kita juga harus mencoba untuk dekat dengan sehun, setidaknya sampai ia bisa percaya dan terbuka pada orang lain selain kyungsoo. Agar kyungsoo tidak terlalu terkekang"

"Kenapa tiba-tiba kau ingin ikut campur dengan urusan mereka? aku rasa kyungsoo juga fine-fine saja. Dia sama sekali tidak keberatan dengan sikap Sehun padanya kenapa jadi kau yang repot?" heran chanyeol

"untuk sekarang mungkin tidak apa-apa tapi bagaimana jika suatu saat kyungsoo menyukai namja lain? Ini pasti sangat sulit untuknya"

"Jadi?" chanyeol menaikkan sebelah alisnya menunggu keputusan final dari Luhan

"aku akan mencoba untuk mengakrabkan diri dengan Sehun, dan aku pikir tugas dari Lay jiejie ini bisa menjadi alibiku untuk dekat dengannya kekeke" ucap Luhan sambil terkekeh "Dobi tidak apa-apa kan jika kita terus menjalankan tugas Lay JieJie sampai acaranya selesai ngg... maksudku untuk saat ini aku akan mencoba mengakrabkan diri dengan Sehun dan untuk sementara kau bisa pulang bersama Baekhyun atau Kyungsoo dulu ah terserahmu saja"

"untuk selamanya pun tidak apa-apa aku sama sekali tidak keberatan jadi aku tidak usah mendengar ocehanmu lagi setiap pulang kampus" goda Chanyeol membuat luhan langsung melemparkan bantalan kursi yang sedari tadi ia peluk tepat ke muka chanyeol.

TBC

makasih banyak buat yang udah review^^

jangan lupa review lagi yaaa yang belum sempet review juga ditunggu yaa^^

maaf lama postingnya :)

-XOXO-