"Hari ini... aku~ harus pergi meninggalkanmu Cho Kyuhyun,jeongmal mianhae~"
Hyukjae menghela nafasnya berat. Sambil menatap foto namja manis yang sedang duduk sambil tersenyum ditaman. Dadanya terasa sesak. Air matanya yang tidak terbendung kini bebas keluar dari pelupuk matanya. hyukjae menangis, terlalu berat jika ia harus meninggalkan kyuhyun-nya.
"Aku dijodohkan oleh seseorang bahkan tidak aku kenal kyunnie huh! Aku tidak bisa membantah perintah Tuan Lee~ maaf"
-Taman Seoul-
"chagi~ kutinggal sebentar untuk membeli minuman ya, kau jangan kemana-mana tetap disini,arrachi?"
"hmmm, ne hyung~ jangan lama-lama, kau tau sendiri kalau aku benci menunggu terlalu lama"
"Hmm iya kyunnie~ aku akan cepat, secepat kilat okke"
Hyukjae mencubit pipi chubby kyuhyun sebelum ia benar-benar pergi. Kyuhyun hanya mendengus dan kembali melanjutkan kegiatan membaca novelnya itu.
"Kenapa udara tiba-tiba dingin,huh?!"
.
.
Hyukjae keluar dari salah satu minimarket disekitar taman, ia sudah selesai berbelanja dan ia juga membeli beberapa makanan ringan untuk kekasihnya itu.
Tepok!
Hyukjae yang merasa ada yang menepuk bahunya, langsung membalikan badannya, dia sedikit menyeritkan dahinya.
"Hyukjae~ apa yang kau lakukan disini? Bukankah kau seharusnya bersiap berangkat ke jepang untuk menjeput eomma-mu?"
"ah.. ne Kim ahjussi~ aku sedang berjalan-jalan sebentar dengan..."
"Nugu? Dengan kyuhyun? Astaga hyukjae, apa kau lupa perjanjianmu ? Kau sudah dijodohkan oleh eomma-mu dengan putra Tuan Lee ~ kau harusnya mengerti itu hyuk?!"
Kim ahjussi adalah pengacara pribadi keluarga lee. Sebenarnya sudah sejak sebulan yang lalu hyukjae dipinta untuk meninggalkan kyuhyunnya, tetapi sepertinya cinta hyukjae sudah melebihi ambang batas ,tetapi lagi-lagi hyukjae mendengus kesal bahwa harus menerima kenyataan pahit ini.
"Ne ahjussi ~ aku tahu, tapi... "
"Tapi apa hyuk? Lihat eomma-mu hampir sekarat dan beruntung dia tidak mati! Kau seharusnya memikirkan hal itu! Bagaimana jika eomma-mu mati karena kau tidak menuruti kemauannya? Pasti kau akan dicap anak durhaka Lee Hyukjae!"
Hyukjae hanya menghela nafasnya berat dan mengangguk pelan. Ia tahu bahwa permintaan Tuan Lee tidak bisa dibantah.
Eomma hyuk sakit parah dan harus dioprasi di jepang karena membutuhkan biaya yang sangat banyak maka Kim Ahjussi meminta pertolongan kepada yang notabene masih bersaudara (jauh) dengan eomma hyuk. Namun Tuan Lee memberikan persyaratan agar Hyukjae bersedia dijodohkan dengan putranya Lee Donghae.
"Hmm~ baiklah ahjussi.. aku akan segera meninggalkannya~ jadi berhentilah menyudutkanku!" Hyukjae menatap tajam wajah Ahjussi didepannya itu, lalu pergi meninggalkannya.
"Kau memang anak baik Lee HyukJae!"
"Maafkan aku kyunnie..."
.
.
.
.
.
.
2 years later
"Kyunnie~ aku pinjam guntingmu dimana?"
Teriak donghae dari ruang tengah apartemen kyuhyun. Dia sedang sibuk mencari gunting untuk memotong bungkus makanan ringan yang ia beli tadi bersama kyuhyun.
"Ada di laci kamarku hyung~ ambil saja, aku sedang repot memasak ramen ini"
Teriak kyuhyun dari dapur. Ya saat ini memang Donghae dan Kyuhyun berniat untuk menonton kaset drama yang baru mereka beli.
"Ne kyu~ lanjutkan saja memasakmu, aku akan mengambilnya sendiri."
Donghae langsung menuju kekamar kyuhyun dan mencari lemari kecil disebelah kasur kyuhyun.
"Nah itu~"
Donghae berjalan kearah laci dan membukanya, dirasa ia menemukan benda ya yang ia cari, tetapi tunggu..donghae menemukan sesuatu yang lain di laci kyuhyun. Entah mengapa donghae peasaran. Buku diary berwarna baby blue sedikit ada corak bunga lily disana, membuat donghae berniat melihatnya.
"Hmm~ aku baca sedikit tidak masalah ya hehe"
Donghae mulai membuka halaman demi halaman. Seakan ada palu yang menghantam dadanya keras, sakit sekali. Mata donghae terasa panas saat membaca ditengah-tengah halaman.
Dear diary~
(3 years ago)
Kenapa HyukJae hyung meninggalkanku?
Apa kau tidak mencintaiku lagi?
Apa kau melupakan janjimu?
Hyukjae hyung kau tau aku sangat mencintaimu!
Aku rela jika kau pergi dan melupakan janjimu begitu saja!
Begitu jahatnya dirimu hyung~
Aku benci padamu~!
Donghae menangis tanpa suara. Langsung dikembalikannya buku diary kyuhyun ketempat semula. Tangannya yang sedari tadi bergetar kini digunakan untuk menutup mulutnya yang mulai mengeluarkan suara.
'.Jadi Lee Hyukjae~ namja yang dijodohkan denganku, ternyata namja yang dulu sering membuat kyuhyun menangis? Ya Tuhan... betapa kejamnya aku? Hikss' batin donghae.
Persahabatan kyuhyun dan donghae memang belum lama terjalin,kurang lebih 6bulan yang lalu. Kyuhyun pernah menceritakan tentang namja masa lalunya kepada hae, hanya saja dia tidak mau menyebutkan siapa nama namja 'kurang ajar' itu. Yang ternyata adalah Lee hyukjae.
"Kyunnie.. maafkan aku..hiks~ "
.
.
.
.
WonKyu
Secret Love
Chap 4 : Confession (last)
Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Lee HyukJae, Lee DongHae
Pair : Won x Kyu & Hyuk x Hae
Genre : Romance,Hurt/comfort
Rated : T
Warning : Typo(s) everywheree~~~~
Cho's Apartemen 10.00pm KST
Kyuhyun masih berkutat dengan PSP-nya. Sejak kejadian ditaman tadi membuatnya sedikit bingung akan perubahan sikap Siwon yang aneh tiba-tiba saja mengajaknya menikahmenikah.
"Aissh! ChoKyu ~~~! Apa yang kau pikirkan? Bukannya kau yang selalu mengimpi-impikan menikah dengan Choi Siwon? Tapi kenapa sekarang kau yang ragu? ishh Kyu Pabboya!"
.
.
Kyuhyun masih melongo tak percaya apa yang dikatakan oleh mengajak kyuhyun menikah? Apa ini tidak terlalu cepat? Apa ini taktik siwon supaya hyukjae benar-benar tidak mendekati kyu lagi? Kenapa tiba-tiba seperti ini choi siwon?
"m..mwo? Me..menikah hyung? Aku? K..kau? K..kita?"
kyuhyun gelagapan, dia tidak tau harus menjawab Ya atau Belum sekarang, disisi lain kyuhyun menginginkannya tetapi disisi lain dia merasa masih ragu kepada namja didepannya.
"a...aku,aku,saranghae cho kyuhyun"
Siwon susah payah mengatakan pengakuannya bahwa selama ini ia memang mencintai seorang Cho Kyuhyun . 'Tetapi hey? Apa aku tadi bilag menikah? Bahkan itu belum terfikirkan sampai kesitu, tapi mulutku ini lancang sekali huh, apa yang harus aku lakukan sekarang? Benar-benar menikahi kyuhyun?' Batin siwon bingung.
"Jinjjayo? Hyung? Kau?"
"kyuhyun~ jika kau masih ragu, kau bisa menjawabnya nanti~ aku tidak memaksamu~"
Siwon berusaha membuat kyuhyun tidak terlalu cepat mengambil keputusan. Karena memang dia sendiripun belum siap.
"em...ta..tapi"
"ssstt! Sudah kau sudah cukup lelah kyu-ah, lebih baik kuantar kau pulang,ne?"
.
.
.
3 days later
Sejak kejadian tiga hari yang lalu donghae tidak menampakkan batang hidungnya, Begitu juga dengan Hyukjae. 'Kemana mereka?' Batin kyuhyun sambil mengutak-atik ponsel miliknya.
Kyuhyun melihat fotonya bersama donghae. Kyuhyun merindukan sosok hyung-nya yang akhir-akhir ini suka menghilang.
"Donghae hyung~ bogoshipeo~ kembalilah~ aku sudah tidak menginginkan hyukjaemu lagi, hatiku sudah terkunci oleh siwon hyung, hiks"
Air mata kyuhyun mulai deras, seakan hyung-nya itu sudah pergi betahun-tahun lalu.
.
.
Tap tap tap
Seorang namja tidak terlalu tinggi berjalan kearah salah satu kamar apartemen bernomor 203. Dia terlihat membawa dua kantung plastik putih yang cukup besar belum tahu isinya apa, makanan mungkin?
"Semoga kyuhyun suka dengan yang aku bawa"
Namja itu menarik nafas panjang sebelum akhirnya memberanikan diri untuk memencet bel pintu apartemen kyuhyun. Memberanikan diri karena sudah tiga hari dia menghilang.
Ting Tong 3x
"Iya~ tunggu sebentar"
kyuhyun beranjak dari ranjangnya dan tidak lupa mengusap air mtanya karena habis menangis tadi.
Ceklek
Mata kyuhyun terbelalak melihat sosok namja didepannya. Air mata kyuhyun keluar lagi. Namja yang sudah tiga hari menghilan menghilan tanpa jejak kini berada didepannya. Ingin sekali kyuhyun memukul namja ini tetapi rasa rindunya lebih mendominasi.
"D..dong..donghae hyung? Jinjja? Aigoo~ kemana saja kau bodoh!"
Kyuhyun yang tidak dapat menahan rasa rindunya langsung memeluk donghae. Donghae hanya diam lalu tersenyum. Tapi dirasa ada yang aneh...
"Emm~ kyunnie kau tidak ingin orang-orang mengira kalau kita ini menjalin hubungan kan?"
Donghae yang sedari tadi diam membuka suara mengetahui beberapa pasang mata kini sedang memperhatikan adegan berpelukan didepan pintu apartemen kyuhyun.
"Apa maksud..."
Kyuhun yang menyadarinya langsung melepaskan pelukannya. Kyuhyun masuk kedalam dan diikuti donghae.
Blam
Donghae meletakkan dua kantung plastik yang ia bawa di meja makan. Melihat kyuhyun yang memasuki kamarnya, donghae berniat untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan kemana donghae tiga hari yang lalu.
Donghae berjalan dan berhenti didepan pintu kamar kyuhyun. Ia melihat dongsaeng tersayangny itu sedang tidur, ah lebih tepatnya pura-pura tidur. Donghae berjalan kearah ranjang kyuhyun. Dia melihat buku diary kyuhyun yang pernah dibacanya 2bulan lalu.
Donghae duduk ditepi ranjang kyuhyun. Mengelus rambut coklatnya lembut. Ia tahu bahwa namja manis ini habis menangis. Wajahnya yang memang pucat terlihat lebih pucat.
"Kyu..."
"..."
"aku tau kau belum tidur..."
"..."
"Yak! Kyunnie, jangan membuatku seperti orang jahat!"
Donghae memukul pelan bahu kyuhyun yang tidur memunggunginya. Kyuhyun hanya menggeliat kecil namun matanya terbuka sekarang. Dia hanya memainkan ujung selimutnya tidak tahu harus bertanya apa.
"Em?"
Kyuhyun hanya berdehem. Menunggu apa yang akan donghae katakan (lagi).
"Maafkan aku kyuhyun-ah"
Dengan nada serak donghae kembali tertunduk saat menyadari bahwa kini kyuhyun sudah duduk,menatapnya dari samping. Kyuhyun yang tidak tega langsung saja merengkuh tubuh yang lebih kecil darinya itu kedalam pelukannya. Membuat donghae sedikit tenang.
"Apapun yang kau lakukan padaku, aku tidak akan pernah bisa marah hyung~ karena hanya kau yang kumiliki saat ini"
Kyuhyun melepaskan pelukannya, menatap donghae sebentar. Lalu memilih untuk diam.
Hening
"Jadi?"
Suara kyuhyun memecah keheningan, ya dia rasa memang membutuhkan beberapa penjelasan perihal menghilangnya donghae tiga hari yang lalu.
Donghae menarik nafas. Mencoba menenangkan dirinya sejenak sebelum bercerita semuanya kepada kyuhyun.
"Sebenarnya 3thn yang lalu aku sudah dijodohkan dengan..."
Donghae mulai bercerita tentang semua yang terjadi, mulai dari eomma hyuk yang sakit parah dan membutuhkan biaya yg sangat besar sehingga membuat hyuk dijodohkan dengan hae, menjelaskan kepada kyuhyun awalnya memang donghae ingin membuat hyuk kembali kepelukan kyuhyun namun ternyata hae sudah terlanjur mencintai hyukjae.
Saat akan melanjutkan cerita, tiba-tiba kyuhyun menatap donghae dengan alis sedikit dinaikan.
"Dari mana kau tau tentang aku dan hyukjae?"
Donghae hanya tersenyum kikuk. Menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Berusaha menghilangkan rasa takutnya. Ya karena selembut-lembutnya kyuhyun tetap saja dia evil-,-
Donghae menelan ludahnya, lalu telunjukknya mengarah ke buku diary kyuhyun yang ada di atas laci samping ranjang kyuhyun. Kyuhyun melotot kearah donghae. Donghae mulai merasakan aura hitam disekitarnya.
"Jadi...? Kau?"
"Yaaak! Ikan bedebah! Dasar! Siapa yang menyuruhmu untuk membacanya?!"
PLETAK
Kyuhyun melayangkan jitakan 'halus' nya dikepala donghae. Donghae hanya meringis kesakitan menerima hukuman dari dongsengnya itu.
"Kau tahu hyung?! Kau tidak sopan huh-?!"
Kyuhyun membuang muka dan lagi-lagi donghae tertunduk. Meratapi nasib akibat ulahnya.
"Mianhae kyu-ah jeongmal~"
.
.
.
"Kenapa aku merindukan kyuhyun?"
Batin siwon yang selalu memikirkan kyuhyun.
Dirinya tidak bisa diam seperti ini saja. Rasa sayangnya semakin tumbuh. Bukan sayang sebagai dongsaeng melainkan lebih tepatnya 'cinta' .
"apa harus seperti ini?"
Siwon mengambil ponselnya lalu mengetik pesan untuk seseorang, lebih tepatnya kyuhyun.
Siwon menghela nafasnya panjang. Lalu beranjak kekamar mandi.
.
.
.
"lalu kemana saja kau selama ini hyung? Kenapa pula kau membawa hyukjae kesini? Padahal kau sudah tau hyung~"
Pertanyaan kyuhyun yang mendadak memecahkan keheningan. Ya memang sejak satu jam berlalu kyuhyun dan donghae sengaja memilih untuk diam. Menenangkan pikiran mereka masing-masing.
Donghae menelan ludahnya sebelum menjawab pertanyaan kyuhyun. Donghae memberanikan untuk menatap kyuhyun,yang masih terlihat marah.
"aku kembali ke jepang untuk mengantar hyukjae. dia akan mempersiapkan pernikahan kami untuk bulan depan kyu~ dan untuk masalah hyukjae kubawa kemari…"
Donghae terdiam sejenak. Menundukkan kepalanya, dan kembali menatap kyuhyun (lagi). Bulan depan donghae dan hyukjae akan melangsungkan pernikahan mereka di jepang karena melihat kondisi eomma hyuk yang belum memungkinkan untuk dibawa pulang ke Seoul.
"tadinya aku akan… akan mengembalikan hyukjae-mu tapi ternyata aku…aku tidak bisa,karena aku sangat mencintainya kyunnie~ mianhae"
Kyuhyun hanya melongo mendengar pernyataan hyung-nya itu. Bodoh sekali donghae menyakiti hatinya sendiri dengan memberikan orang yang ia cintai, sedangkan dia tau bahwa kyuhyun sudah 'cinta mati' dengan siwon. Apa donghae tidak memikirkannya?
"kau ini bodoh atau apa hyung? Kau kan tau sendiri aku sudah cinta mati pada siwon hyung. Untuk apa kau mengembalikan hyukjae ? kau pikir dia barang?"
Donghae hanya tersenyum kikuk. Ya dia baru menyadari kebodohannya itu. Lalu memeluk kyuhyun yang ada didepannya.
Kyuhyun hanya membalas pelukannya sambil menepuk-nepuk punggung donghae. Kyuhyun melepaskan pelukannya lalu memegang kedua bahu donghae. Menatapnya sejenak lalu tersenyum kearah donghae.
"kau akan menikah hyung~ aku ikut senang, selamat ya hae hyung~ berbahagialah bersama hyukjae, karena memang dialah namja yang dikirimkan Tuhan untukmu.."
Donghae menitikan air mata, bukan air mata kesedihan namun bahagia. Namja bertubuh kecil itu kembali memeluk kyuhyun. Kini lebih erat.
"hyung? Aku tahu kau menyayangiku tapi bisakah kau melepaskan pelukanmu ini sebelum aku mati karena ulahmu?"
Donghae melepaskan pelukannya sambil tertawa dan hanya dibalas 'pout' andalan kyuhyun. Aigoo gemas sekali jika melihat kyuhyun mem-poutkan bibirnya itu haha.
Hening
Donghae sedang tertidur pulas di sofa. Kyuhyun yang jenuh sedari tadi hanya bermain psp-nya saja kini beralih pada ponsel-nya. Saat menyalakan ponselnya ada pesan singkat yang masuk. Dari siwon?
Messagge received
From : Choi Siwon
Kyu~ aku ingin bicara sesuatu denganmu penting. Kutunggu kau pukul 04.00pm di kafetaria dekat kampus.
-sw-
Kyuhyun menyeritkan dahinya lalu melirik jam . kyuhyun terkejut sudah pukul 04.55pm. Sedangkan perjalanan antara apartemen kyuhyun dan kampus cukup jauh menghabiskan waktu cukup lama juga saat perjalanan.
Dan pula kyuhyun belum mandi ataupun bersiap-siap. Dengan cepat dia langsung berlari kekamar mandi untuk menggosok gigi dan cuci muka tanpa mandi. Kemudian ia mengambil bajunya asal celana blue jeans dan hoodie hitam yang kebesaran miliknya, tidak lupa dia menyemprotkan parfum beraroma apel itu.
Saat hendak mengunci pintunya dia lupa bahwa donghae masih tertidur di sofanya.
"aish aku lupa.."
Kyuhyun kembali masuk keapartemennya lalu menuliskan note disana. Dirasa sudah tidak ada yang dilupakan kyuhyun bergegas untuk pergi.
"semoga dia masih menunggu…"
.
.
.
At Kafetaria
Siwon yang masih setia menunggu disana dengan headset putih yang menggantung di dalam telinganya, mendengarkan music untuk menghilangkan kejenuhannya karena siwon sudah menunggu selama 3jam. Cukup lama tapi siwon harus tetap menunggu kyuhyun disini.
"Em Tuan apa anda sudah ingin memesan?"
Tanya seorang pelayan kafe yang sudah 7x menghampiri siwon karena siwon yang tak kunjung memesan.
"saya masih menunggu seseorang noona~"
Ucap siwon lembut untuk kesekian kalinya dan jangan lupakan senyum indahnya itu serta kedua dimple-nya yang menggoda.
Pelayan itu lantas kembali ketempat asalnya. Siwon-pun kembali berkutat dengan ponselnya,sesekali memandang foto,mengusap-usap layar ponselnya yang menjadi wallpapernya.
"kau, cho kyuhyun yang manis~ saranghae"
Kyuhyun yang ternyata sudah berada didepan siwon tertegun dengan ucapan siwon tadi. Siwon belum menyadari keberadaan kyuhyun yang sudah berada didepannya masih berkutat dan tersenyum didepan ponselnya. Kyuhyun hanya tersenyum bahagia.
"kau sedang apa hyung?"
Suara kyuhyun yang tiba-tiba itu membuat siwon kaget dan hampir saja ponselnya terjatuh. Kyuhyun hanya terkekeh melihat kelakuan namja didepannya itu.
"e? kyuhyun? Sejak kapan kau disini?"
Siwon yang masih gelagapan berusaha menghilangkan rasa kagetnya tadi akibat ulah kyuhyun.
"sejak tadi hyung~ maaf aku terlambat, sangat terlambat malah"
Kyuhyun merubah ekspresi wajahnya menjadi sedih. Siwon hanya tersenyum lalu mengacak-acak rambut kyuhyun lembut. Kyuhyun yang menyadari kelakuan siwon menatap mata siwon.
1detik,2detik,….5detik
Mereka saling beratatap melihat apa yang ada didalamnya kyuhyun menatap iris hitam milik siwon yang membuatnya jatuh sejak dua tahun lalu, sedangkan siwon menatap iris coklat kyuhyun, indah~ membuatnya yang jatuh sejak pertama kali bertemu dengannya. Meneliti apa yang sebenarnya mereka rasakan.
Deru nafas siwon semakin terasa, kyuhyun yang sedari tadi diam menatap siwon kini sudah menutup matanya rapat. Siwon menangkup kedua pipi kyuhyun, hidung mereka kini sudah saling bersentuhan, dada kyuhyun berdebar sangat kencang, dan deru nafas siwon semakin terasa jelas di bibir kyuhyun.
CUP
"mmmhh~"
Bibir siwon sukses mendarat di bibir kyuhyun. Bibir palm yang indah dan pernah ia melihat bahwa bibir ini dicium paksa oleh orang lain. Siwon menciumnya lembut tanpa nafsu, melumat bibir atas kyuhyun. Siwon berusaha menghapus bekas ciuman terdahulu kyuhyun.
Kyuhyun hanya diam tidak membalas ciuman siwon karena kyuhyun memang belum tau cara berciuman. Yang ia tau berciuman hanyalah menempelkan bibir bukan 'melumat' nya.
Clap
Siwon melepaskan ciumannya. Tersenyum kearah kyuhyun yang wajahnya memerah karena malu. Siwon langsung menggenggam tangan kyuhyun, spontan kyuhyun menatap iris hitam itu (lagi).
"will you marry me cho kyuhyun?"
.
.
.
1 mounth latter
"Kau Lee Hyukjae ,apa kau bersedia menerima Lee Donghae untuk menjadi pasangan hidupmu, sejak hari ini hingga selamanya dan hanya maut yang bisa memisahkan"
"aku bersedia"
"Kau Lee Donghae, apa kau bersedia menerima Lee Hyukjae untuk menjadi pasangan hidupmu, sejak hari ini hingga selamya dan hanya maut yang bisa memisahkan"
"aku bersedia"
Sorak sorai para tamu undangan pernikahan donghae dan hyukjae menggema di ballroom salah satu hotel di jepang. Dan tidak lupa pasangan siwon dan kyuhyun yang ikut memeriahkan pesta pernikahan itu.
"baiklah kalian sudah resmi menjadi pasangan suami-istri sekarang Lee hyukjae pasangkan cincin ini kepada Lee donghae sebagai symbol dan sebaliknya"
Mereka berdua saling bergantian menautkan cincin di masing-masing jari manis mereka. Siwon yang melihat itu hanya tersenyum membayangkan bahwa saat ini yang ada di altar adalah dirinya dan kyuhyun.
CUP
Acara memasang cincin ditutup dengan adegan ciuman pengantin baru itu. Para tamu hanya bersorak melihatnya.
.
.
Melihat donghae dan hyukjae sibuk dengan tamu yang mayoritas adalah teman kerabat eomma hyuk dan appa donghae, kyuhyun dan siwon memilih untuk menunggu di tepi kolam renang.
Mereka berdua saling diam satu sama lain, bingung entah apa yang mau mereka bicarakan.
"kalian disini rupanya?"
Donghae yang tiba-tiba datang membuat pasangan yang sedang duduk santai itu terkejut.
"yak! Hyung kau selalu mengagetkanku! Huh kemana suamimu itu?"
Kyuhyun yang menyadari ketidakhadiran hyukjae menanyakan hal itu. Donghae hanya tersenyum, hyukjae sedang sibuk mengobrol dengan rekan-reka appa donghae.
"selamat ya hyung~ aku turut bahagia"
Siwon yang sedari tadi diam ,berdiri sambil menjabat tangan donghae untuk memberi selamat. Dibalas dengan senyuman manis donghae.
"ohya,jadi kapan kalian menyusul?"
Mendengar pertanyaan donghae siwon dan kyuhyun hanya diam. Kyuhyun menatap sendu siwon dan siwon hanya tersenyum miris kearah donghae.
"secepatnya hyung~ saat babykyu ini sudah siap^^"
.
.
.
END
Akhirnya selesai juga ^^ happy ending or sad? mungkin END-nya masih ngegantung ya? Dan lagi-lagi feel-nya gadapet huhu :(((( maafkan saya ya readers saya memang author baru ~ dan kebetulan juga akhir-akhir ini lagi banyak problem. Jadi otak rada oleng hehe XD ada yang mau saran squel? Review aja ya^^
Ohya terimakasih yang udah mau baca and nge-review ff abalku ini /flying kiss/ :***
Mungkin makna dari ff'ku ini adalah Cinta memang sudah ditakdirkan dengan siapa kita dipasangkan. Belum tentu pasangan kita saat ini adalah pasangan kita kelak ataupun dihadapan Tuhan. Semua sudah diatur rapih oleh Tuhan. Dan tidak ada yang bisa merubah ketentuannya.
WonKyu is Love , Nothing Better Than WonKyu and Nothing Hurts
KEEP CALM AND LOVE WONKYU
BabyXian
