My Innocent Boy

By Alitomondh

Cho Kyuhyun X Lee sungmin

Genre: Romance,Drama,Lil'bit Humour

BL/Yaoi

Rate M

Enjoy syalalala~~


Chapter 6

"y-yye tuan lee.. cho hangeng imnida." Jawab hangeng dengan nada gugup yang sangat kentara.

"cho hangeng ssi, aku akan langsung ke inti saja. aku ingin membicarakan tentang putra ku, lee sungmin. Untuk itu aku ingin mengundang anda dan istri anda untuk makan malam dirumah aku. Oh ya dan juga tolong rahasiakan pada sungmin tentang hal ini." Kangin yang tidak ingin membuang-buang waktu langsung menjelaskan tujuan nya menghubungi hangeng.

"ye? Dirumah anda tuan?" hangeng bertanya seolah memastikan bahwa dia tidak salah dengar.

"betul dirumahku.. apa anda keberatan? Jika anda keberatan, kita bisa bertemu di tempat lain"

"anniyo tuan. Saya dan istri saya akan datang kerumah anda pukul 7 malam nanti."

"geurae.. oh iya satu lagi.."

"ye tuan?" hangeng penasaran dengan apa yang akan diucapkan oleh tuan besar itu.

"cukup panggil saya kangin saja. tidak usah terlalu formal padaku dan juga hangeng ssi tidak usah gugup. Aku sangat berharap kita dapat menjadi teman nantinya. Atau lebih.." kata-katanya diakhir kalimat hanya sayup-sayup terdengar oleh hangeng.

"ah nde kangin ssi.. kamshamida.."

"baiklah, sampai bertemu nanti malam kalau begitu." Ujar kangin

Selepas percakapan telepon terputus hangeng meletakan ponsel nya di meja kerja nya. Wajah nya berpeluh dan juga jantungnya berpacu dengan cepat. Sesungguhnya dirinya sangat gugup mendapat telepon dari seorang terkenal seperti kangin. Hah~ seperti di telepon presiden saja hatinya menyuarakan pikiran nya. Jam sudah menunjukan pukul 5 sore. Hangeng bergegas membereskan barang-barangnya lalu berpamitan pada rekan-rekan kerjanya. Dia setengah berlari menuju tempat dimana sepeda motornya diparkir.

At cho" house

"minnie, tolong ambilkan merica yang ada di belakang mu chagi" heechul sedang mengaduk masakan nya. Sungmin lantas menyodorkan merica yang diminta heechul tadi. Heechul sangat senang dengan adanya sungmin dirumahnya. Dia merasa seperti memiliki seorang menantu. Ditambah lagi dengan perangai sungmin yang polos dan manis. dia juga menjadi lebih senang karena kegiatan memasaknya jadi sedikit lebih ramai. Pernah sekali waktu dia meminta kyuhyun menemaninya memasak. Tapi setelah itu dia menyesal dan sangat kapok karena pemandangan wajah yang kyuhyun sajikan. Wajahnya terus-menerus cemberut dan menekuk ditambah dengan mata kyuhyun yang mendelik seperti mata ikan mati membuat heechul ingin mencincang-cincang anaknya lalu dijadikan sup kyuhyun pedas manis. -_- seram sekali !

heechul memperhatikan sungmin yang sedari tadi senyum-senyum sendiri dan juga rona merah yang menghiasi pipi bulatnya.

"minnie sepertinya sedang senang eoh"? heechul bertanya sambil menoel pipi sungmin.

"nde eomma..minnie senaaaang sekali.." jawab sungmin malu-malu sambil menutupi kedua pipinya dengan tangan.

"ada apa chagi? Ayo cerita pada eomma..." heechul berbicara dengan suara mendayu-dayu..

"tadi kyunnie hyung bilang, minnie sudah jadi pacar kyunnie hyung..walaupun minnie kurang mengerti sih apa yang dimaksud pacar itu" jawab sungmin sambil mengulum senyumnya. Membuat heechul semakin gemas dengan wajah imut sungmin.

"omo omo jinjja? Lalu bagaimana? Kyunnie bilang apalagi pada minnie?" heechul agak terkejut dengan ucapan sungmin tadi. Apaa? Pacaar? Berarti selama ini benar dugaan nya bahwa kyuhyun menyukai sungmin. Smirk tiba-tiba hadir diwajahnya.

"kata kyunnie hyung pacar itu bisa poppo, dan juga bisa peluk..jadi tadi kyunnie hyung poppo minnie laaamaaa sekali.. hehe" sungmin menceritakan dengan binar-binar diwajahnya.

"kyaaa lalu bagaimana rasanya dicium kulkas berjalan itu chagi?" heechul semakin kepo pada sungmin.

"kulkas? Minnie tidak poppo kulkas chullie eomma, kan tadi minnie bilang kyunnie hyung yang poppo minnie.." ujar sungmin sambil nyengir polos.

"hehe iya chagi kyunnie maksud eomma.." heechul menyadari bahwa dia tidak bisa memakai perumpamaan jika berbicara dengan sungmin.

"lalu sesudah poppo, kyunnie hyung membuka celana nya dan menyuruh minnie meremas junior kyunnie hyung sampai junior kyunnie hyung bengkak dan muntah.." sungmin tidak sadar akan fakta yang dibeberkan nya pada heechul.

"...tapi kenapa junior kyunnie hyung sampai muntah begitu ya eomma? Mungkin masuk angin ya karena tidak ditutupi celana. Ah minnie bingung nanti saja minnie tanyakan pada kyunnie hyung" sungmin melanjutkan tanpa sadar bahwa aura heechul sudah seperti tukang jagal yang akan mengeksekusi sapi potong.

"chagi.. tolong kau jaga masakan eomma.. eomma ada urusan sebentar." Heechul segera menuju ruang tv sambil memegang spatula di tangan nya.

PLETAK PLETAK

"aishh eomma.. appo~ kenapa eomma tiba-tiba memukuliku dengan brutal !" kyuhyun yang sedang asyik menonton tv dikejutkan dengan serangan spatula sang eomma yang membabi buta. Eomma nya hanya menatapnya nyalang sambil mengacungkan spatula.

"..eomma waeee.. eomma kerasukan roh jahat? Makanya eomma jangan suka marah-marah terus jadi setan menempel pada eomma.." kyuhyun dengan cuek nya berbicara tidak sopan pada heechul membuat heechul makin geram.

"YAAAHH YANG SETAN ITU KAU ANAK GILA ! kau berabinya menodai kepolosan minnie. Kau apakan minnie hah?"

"mmwoo? Anni eomma, aku tidak apa-apa kan minnie." Kyuhyun gugup karena kenistaan nya diketahui heechul. Bisa habis dia ditangan heechul.

"jangan bohong. Tadi minnie bilang dia berciuman dengan mu dan juga kau melepas celanamu. Dia juga melakukan hand job. Demi tuhan kyu, kau ini sudah gila atau apa!"

Kyuhyun hanya terdiam dengan muka semerah kepiting rebus mendengar ucapan eomma nya yang sangat vulgar itu. Dia hanya menggaruk pipinya yang sama sekali tidak gatal. Bingung harus menjawab apa.

"hah ya sudah lah ternyata kau sama mesum nya dengan appa mu. Tapi jika kau ketahuan melakukan hal yang tidak-tidak pada minnie, junior mu akan habis diterjang spatula ku." Ancam heechul.

"arraseo, mianhae eomma, aku tidak sengaja." Jawab kyuhyun dengan nada memelas.

"chullie eommaaa~ masakan nya sudah jadi, minnie sudah menata nya di meja makan." Terdengar suara sungmin dari arah meja makan.

"nde chagi.. ayo kyu ke meja makan." Kyuhyun mengikuti heechul menuju ruang makan.

Terlihat sungmin sedang sibuk menata peralatan makan di meja makan. Apron pink nya membuat sungmin terlihat sangat manis. kyuhyun yang memperhatikan sungmin membayangkan betapa sempurna nya memiliki istri seperti sungmin. Betapa senang nya ketika pulang kerja disambut oleh wajah manis sungmin, dimasakan oleh tangan mungil sungmin dan juga memiliki anak-anak yang manis dan juga tampan hasil buah cinta nya dengan sungmin. Wajahnya sontak memerah, melihat sungmin memakai apron saja pikiran nya sudah kemana-mana. Aku sudah gila gara-gara anak itu~ kyuhyun mengibas-ngibas kan tangan nya berusaha mengusir fantasinya.

Sungmin yang melihat kyuhyun mengibas-ngibaskan tangan nya dengan wajah memerah ikut mengibaskan tangan nya di depan muka kyuhyun.

"yah kau ini kenapa? Kau pikir aku ini sate dikipas-kipas begitu." Kyuhyun memasang wajah datar andalan nya sambil duduk di kursi meja makan.

"eoh minnie kira kyunnie hyung kepanasan.." sungmin menampilkan gigi kelincinya.

"anniyo chagi, dia kepanasan gara-gara pikiran mesum nya." Ujar heechul sambil melirik kyuhyun sinis.

"hng? Mesum itu apa ?" sungmin memiringkan kepala nya sambil mengerjap-ngerjapkan mata bulatnya.

"eomma! Jangan menodai kepolosan kelinci ini.. aigoo tolong perhatikan kata-kata eomma." Kyuhyun berbicara sok bijak sambil menutup kedua telinga sungmin dengan kedua telapak tangan nya.

"ckckck.. bicaramu seperti orang benar saja. kau lebih mesum kyu. Bahkan kau melakukan lebih daripada kata-kata" kata-kata heechul yang tenang tapi pedas itu membuat kyuhyun mati gaya. Dia langsung berdeham dan meminum air putih sebanyak-banyak nya. Sungmin yang melihat perdebatan ibu dan anak itu makin tidak mengerti. Dia memilih untuk diam dan memperhatikan makanan-makanan yang tersaji di meja makan. Wuaahh ada ayam goreng, kimchi lobak, japchae,sup iga pedas juga.. mashita mashita mashita.. sungmin sibuk dengan pikiran nya sendiri.

"aku pulang..." terdengar suara sang kepala keluarga dari arah ruang tamu. Dia tergesa-gesa menuju meja makan diamana keluarga nya berkumpul.

"cuci tangan mu yeobo, ayo kita makan, aku sudah memasak ayam goreng kesukaan mu." Heechul berdiri dan langsung mengambil tas kerja hangeng.

"hmm yeobo ayo cepat ganti pakaian mu. Tidak ada waktu lagi." Hangeng tergesa-gesa menyeret heechul ke kamar. Membuat semua orang yang ada disana melongo.

"dan kalian makan saja duluan. Appa dan eomma ada urusan dengan orang penting. Mungkin kami akan pulang larut malam. Kalian tidak usah menunggu kami langsung saja tidur." Sambung hangeng

Heechul semakin tidak mengerti, orang penting siapa yang dimaksud suaminya itu. Dia pasrah saja ketika lengan nya ditarik menuju kamarnya.

"sebenarnya siapa orang penting yang kau maksud hannie? Mengapa kita harus terburu-buru begini." Heechul memilih gaun malam yang pantas untuk dipakainya malam ini.

"orang tua minnie ingin bertemu dengan kita yeobo." Jawab hangeng sambil berganti pakaian.

"ndee? Orang tua minnie?" heechul syok mendengar jawaban hangeng.

"nde yeobo. Kita akan makan malam dirumah lee youngwoon. Nanti aku jelaskan dijalan. Sekarang cepatlah pakai gaunmu yang paling bagus malam ini."

"arra hannie." Heechul bergegas memakai dress warna hitam tanpa lengan yang sederhana tapi elegan. Lalu dia memoleskan make up tipis pada wajahnya.

Setelah bersiap hangeng dan heechul lalu berangkat menggunakan taksi. Meninggalkan kyuhyun dan sungmin yang sedang makan berdua.

Kyuhyun memperhatikan sungmin yang sedang makan. Pipinya menggembung karena penuh dengan makanan. Pipinya belepotan nasi. Kyuhyun dengan telaten membersihkan nasi-nasi yang bertengger di pipi sungmin. Sungmin yang di perlakukan seperti itu hanya mengulum senyum sambil malu-malu kucing.

"kau ini makan belepotan seperti ini. Pelan-pelan saja makan nya. Aku tidak akan membawa kabur piring mu." Ujar kyuhyun sambil mengusap-usap pipi sungmin tanpa sadar padahal pipi sungmin sudah berseih dari remah-remah makanan.

"hehehe. Habis masakan chullie eomma sangat enak, seperti masakan eomma dirumah." Kata sungmin sambil tersenyum sangat manis.

Chup..kyuhyun yang tidak tahan melihat bibir sungmin langsung saja mengecupnya. Wajah sungmin jadi merona.

"aku suka melihat pipi mu yang sedang blushing seperti ini ming." Kyuhyun menatap sungmin dengan tatapan lembut. Sementara sungmin semakin blushing ditatap seperti itu oleh kyuhyun.

"terima kasih telah hadir di hidupku ming. Tanpa sadar aku semakin tertarik jauh oleh mu." Sungmin hanya diam tidak tau harus menjawab apa. Dia melihat sinar ketulusan dan besarnya rasa cinta yang terpancar dari mata kyuhyun. Sungmin lantas menghambur ke pelukan kyuhyun.

"nde kyunnie hyung. minnie sayang kyunnie hyung." sungmin menenggalam kan wajah nya di dada kyuhyun.

"nde arra arra.. sekarang teruskan makan mu. Lalu setelah itu mandi." Kyuhyun lalu mengambil sumpit nya dan meneruskan makan malam nya.

At lee's mansion

Terlihat kesibukan sang nyonya rumah di dapur dibantu oleh beberapa maid nya. Sewaktu suaminya pulang dari kantor, suaminya lalu bercerita perihal keadaan anaknya dan juga tamu nya yang akan datang kerumah nya sekarang. Entah mengapa dirinya begitu bersemangat akan kedatangan tamu nya kali ini.

"kalian siapkan ini semua. Aku akan berganti pakaian dulu." Park jungsoo atau leeteuk berjalan menuju kamarnya untuk berganti pakaian. Suaminya tampak segar setelah mandi dan berganti pakaian.

Kangin tersenyum melihat leeteuk yang tampak bersemangat menyambut keluarga cho. Sambil merapikan penampilan nya, kangin melirik istrinya yang tampak sangat cantik diusianya yang sudah tidak muda lagi. Penampilan nya sangat anggun, sangat mencerminkan sifatnya yang lembut juga penyayang.

"sudah siap yeobo?" tanya leeteuk sambil memasang anting-anting di telinga nya.

"nde, aigoo.. istriku cantik sekali, kalau saja tidak ada tamu sekarang, aku akan menghabiskan waktu diranjang saja bersama mu chagiyaa.." goda kangin sambil menaik turunkan alisnya.

"ishh dasar mesum.." leeteuk menanggapi godaan suaminya dengan cemberut. Sementara kangin hanya terkekeh melihat ekspresi istrinya itu.

"ayo kita turun, mungkin sebentar lagi mereka akan tiba."leeteuk menggandeng lengan kekar suami nya menuju ruang tamu.

Sementara itu tampak cho hangeng dan cho heechul tiba di mansion lee. Mereka berdua hanya bisa menganga takjub melihat kemegahan mansion lee. Dengan ragu-ragu mereka sampai di pintu depan dan memencet intercom.

"selamat malam, saya cho hangeng, saya memiliki janji dengan tuan lee youngwoon." Cho hangeng menerangkan di interkom. Tak lama kemudian pintu dibukakan oleh maid dan sudah ada kepala butler yang menyambut mereka. Mereka langsung menuju ruang tamu dimana kangin dan leeteuk sudah menunggu.

"annyeong kangin ssi, anyyeong nyonya lee, cho hangeng imnida dan ini istriku cho heechul.." hanngeng memperkenalkan diri dan istrinya di hadapan pasangan lee itu.

"ah hangeng ssi, heechul ssi silakan ini istriku lee jungsoo atau kalian bisa memanggilnya leeteuk." Kata kangin sambil mempersilahkan tamunya untuk duduk.

Tetapi bila dilihat-lihat ada kejanggalan pada kedua wanita disana. Mereka tampak diam dan berpikir keras.

"leeteuk? Maafkan bila aku salah, tapi apakah kau adalah leeteuk putri dari park ajushi tetanggaku di ilsan?" tanya heechul hati-hati.

"chullie ah? Apa itu kau?" tanya leeteuk..

"kyaaaa teuki ah.. tidak salah lagi. Ini memang kau.. kyaaaa kau kemana saja teuki ah.. bogoshippo" heechul dan leeteuk lalu saling berpelukan.

"nde chullie ah, aku juga sangat merindukan mu. Kau yang hilang kabar selama ini. Aku jadi susah menemukan mu." Leeteuk pun menyuarakan kerinduannya.

"kalian sudah saling mengenal?" tanya kangin

"nde yeobo.. ini sahabat ku sewaktu di ilsan yang pernah kuceritakan dulu." Leeteuk berkata pada suami nya.

"omo, kalau begitu aku harus memanggilmu heechul noona dan juga bagaimana kalau aku memanggilmu hyung saja agar lebih akrab." Kata kangin kepada hangeng.

"nde, boleh saja. jadi tolong ceritakan bagaimana kalian bisa saling ,mengenal dan sampai berpisah." Hangeng bertanya pada dua wanita tersebut.

"singkatnya sewaktu di ilsan kami bersahabat dari kecil. Rumah kami tidak terpisahkan. Dan setelah kami lulus SMA, aku pergi kerumah bibi ku di busan. Sewaktu aku di busan kabarnya teuki dilamar oleh seorang pengusaha dari seoul dan langsung dibawa ke seoul. Waktu dulu belum ada telepon apalagi ponsel jadi kami terpisah begitu saja." heechul menceritakan kejadian belasan tahun silam.

"tapi yang penting kita sekarang bertemu lagi chullie ah. Aku senang sekali."

"Nde.. nado teuki ah." Timpal heechul.

Setelah bincang-bincang nostalgia, hangeng dan heechul lalu menceritakan soal sungmin. Sorot wajah leeteuk berubah sendu, dia sangat merindukan putra nya yang manja itu. Padahal baru dua hari mereka berpisah.

"nah hyung, aku sebenarnya mempunyai usul, bagaimana kalau minnie sementara waktu tinggal bersama mu? Awalnya aku ingin memasukan dia ke sekolah asrama khusus namja. Tapi sepertinya aku punya rencana yang lebih bagus. Aku akan memasukan minnie ke sekolah kyuhyun, dan dia pun bisa belajar membantu chullie noona di toko bunga, bagaimana? Bagaimana yeobo apa kau setuju?" kangin bertanya penuh harap pada istri nya.

"nde aku sangat setuju, dibanding dengan sekolah asrama, usul ini jelas lebih kyuhyun bisa menjaga minnie. Bagaimana chullie ah? Hangeng ah? Apa kalian tidak keberatan bila minnie tinggal bersama kalian sementara waktu?" tanya leeteuk pada heechul dan hangeng.

"aku sama sekali tidak keberatan. Apalagi chullie sangat menyayangi minnie. Kami akan membantu sebisa kami." Hangeng menyetujui usulan kangin dan leeteuk.

" geurae.. daritadi kita mengobrol terus,tidakkah kalian merasa lapar?" kata kangin sambil tertawa.

"mari-mari kita keruang makan sambil kita membicarakan rencana selanjutnya." Leeteuk lalu mempersilahkan hangeng dan heechul menuju ruang makan.

Mereka pun berbincang-bincang sambil menyantap makan malam. Sesekali mereka tertawa mendengar cerita heechul dan leeteuk di waktu mereka SMA.

Sementara itu di kamar kyuhyun, sungmin sudah bergelung di ranjang hangat kyuhyun. Matanya berkedip-kedip dan sesekali dia menguap tanda sudah sangat mengantuk. Kyuhyun keluar dari kamar mandi dengan handuk yang disampirkan di pundaknya.

"kenapa kau belum tidur ming?" kyuhyun melihat sungmin yang hanya berkedip-kedip seperti berusaha menusir kantuk yang mendera nya.

"minnie kan menunggu kyunnie hyung.." jawab sungmin sambil mengucek kedua matanya.

"yasudah ayo tidur ini sudah malam." Kyuhyun lalu berbaring di sebelah kiri sisi ranjang.

"kyunnie hyung.." sungmin memanggil kyuhyun dengan suara lemah. Dia tampaknya sudah tidak kuat menahan kantuknya..

"heuum..?"

"poppo.." setelah mengucapkan kata terakhir sungmin lalu jatuh tertidur sebelum mendengar balasan dari kyuhyun.

Kyuhyun yang melihat sungmin sudah tertidur pulas, langsung menarik sungmin ke pelukan nya, lalu mencium kedua kelopak mata sungmin,hudung dan juga bibir sungmin. Dia lalu mengeratkan pelukan nya seakan takut bila sungmin hilang dari dekapan nya.

"jaljjayo ming chagi.." lalu kyuhyun pun menyusul sungmin yang sudah lebih dulu jatuh ke alam mimpi.

tbc


chingudeul (^_^)/

apa kabaaar..

pertama-tama pastinya omon mau ucapin makasih banyak buat yang udh review dan coment. dan perihal typos.. hehe *garuk2 pantat* itu mah udh menjadi ciri khas omon. wkwkwkwk #ngeles

chap depan full kyumin moment nya yaa..

terus aku akan bikin ff ini sampe 10 chapter aja. kalo kebanyakan takutnya kaya sinetron banget heuheu..

tengkyuu ya

muach :* pai pai