Title: The Stranger Incident
Author : ESH1608
Genre : Family, Drama
Main Cast : Wu Yifan aka Kris dan Sehun
Other Cast : Park Chanyeol dan yang lain mengikuti alur cerita
Rating : T
Warning : OOC, Typo(s), DON'T LIKE IT DON'T READ IT
Summary : Kris Seorang Model dan actor merawat anak kecil berumur 10 tahun. Kris, Apakah dia benar-benar anakmu? / entahlah chanyeol!/ Keduanya hanya menghela napas. With Kris Daddy, Sehun Son and chanyeol uncle
Semua Akan terbongkar dengan ini saya sebagai Author meminta maaf dan mungkin beberapa chapter lagi akan berakhir /lari kabur/
" jangan pernah datang ke tempat ini lagi."
" tapi yifan.."
" jauhi sehun dan jangan pernah kembali lagi, luhan!"
The Stranger Incident chapter 6
Ia menatap luhan kakak laki-lakinya yang masih berdiri di samping seorang wanita yang saat ini sedang menjadi amukan amarah kris. Ia sudah memperingatkan luhan dan wanita yang sekarang sudah memilih bersandar pada kakaknya itu untuk tidak menemuinya atau sehun lagi setelah mengacaukan hidup mereka.
" Kau tahu sena, semua ini membuatku muak. Kau pikir aku tidak tahu akal busuk apa yang kau pikirkan."
Wanita itu dia mematung, menyadari semua kesalahannya. Tapi ini semua juga bukan salah dirinya. Kris yang menyebabkannya seperti ini.
" maafkan dia yifan" luhan mendekat merangkul wanita bernama sena tersebut.
" oh dan kau untuk apa kau muncul lagi? Seumur hidup aku telah mengatakan padanya bahwa aku tidak mencintainya. Kau harus camkan pada pikiranmu luhan, bahwa dia yang telah memaksaku untuk menyetubuhinya." Tangan kris mengepal,
Semua staff yang ada di sana terkejut mendengar pernyataan kris. Jadi apa ini maksudnya?
Kris menunjuk kearah luhan " kau dan pemikiran bodohmu tentang cinta segitiga itu membuat seorang anak terluka."
Kris mengalihkan tatapannya ke arah wanita itu, wanita yang dulu pernah menemani dan menaruh hati padanya. Tapi bagi yifan, ia hanya menganggap sena adalah adik perempuannya dan ia tidak pernah menyangka bahwa kejadian yang sudah di atur oleh sena 11 tahun lalu telah merubah hidupnya.
Kris menggeram kesal, ia memang sudah bertemu dengan luhan dan sena ketika sehun di rawat dirumah sakit.
***The Stranger Incident***
Kris membuka surat yang hanya bertuliskan empat kata itu. ia berlari keluar rumah sakit untuk mencari orang yang memberikan surat tersebut. namun tiba-tiba kris berhenti sebab percuma saja ia mencari karena ia tidak tahu rupanya, bodoh memang ibarat kau mencari sesuatu yang kau tidak tahu bentuknya di tengah padang pasir.
Kris menghela napas. Beberapa hari kemudian, yunho mengirimnya beberapa pesan yang berisi keterangan bahwa kris harus segera menemuinya dan disinilah ia, tepat di ruangan yunho. Menunggunya untuk mengeluarkan suara, karena sedari tadi yang terdengar hanya dentingan jam. Yunho meletakkan sebuah amplop putih di atas meja kerjanya. Sebuah amplop dengan label rumah sakit dan tinta hijau tercetak di atasnya.
" maaf untuk tidak percaya padamu bahwa ternyata sehun memang benarlah anakmu."
Tangan kris yang hendak membuka surat tersebut tiba-tiba berhenti, alisnya bertaut.
" apa .. maksudmu?"
" maafkan aku, aku lancang. Tapi sungguh rasa ingin tahu ku terhadap sehun sungguh besar. Aku melakukan tes DNA antara kau dan sehun. Maaf ini memang menyalahi prosedur, well kau berhak mengajukan tuntuntan."
" bukan itu, maksudku kata-katamu di awal. Apa maksudnya?"
" sehun benarlah anakmu." Yunho menatap wajah kris, tercetak raut bingung yang menyadarkan yunho bahwa kris mungkin saja
" kris, apa kau selama ini tidak tahu bahwa sehun adalah anakmu?"
Yunho mengajukan pertanyaan yang mewakili seribu tanda tanyanya, tangan dan suara Kris bergetar. " apa dia benar anakku?"
"bukalah dan kau akan mengerti."
Kris mengambil surat tersebut dan membaca dengan pelan, sampai pada kesimpulan bahwa sehun benarlah anaknya. 99% match, membuktikan pada kris bahwa selama ini, ia memiliki anak dan ia tidak pernah tahu.
"Katakan ini adalah sebuah kebohongan,yun"
" sungguh aku tidak mengerti akan dirimu, kris."
" aku tidak pernah tahu dia ada, sungguh tidak pernah tahu. Aku hanya menganggap mungkin saja seseorang menitipkan sehun padaku dan tidak ada maksud lain. Tapi.. ini... aku.."
" kau harus mulai mencari ibu sehun, dia berhak tahu."
" tapi sungguh aku tidak pernah melakukannya kecuali.."
" kecuali?" yunho meyakinkan kris untuk meneruskan kata-katanya sebelum sebuah dering handphone mmutuskan percakapan mereka.
Kris keluar dari ruangan yunho ketika ia melihat ID caller, dengan segera ia mengangkatnya,
" ada apa?"
" tuan saya ingin menyampaikan sesuatu, saya telah menemukan keberadaan luhan kakak anda. Saya akan mengirimkan alamatnya melalui pesan."
" oke terima kasih, sisa bayaranmu akan ku transfer besok."
Tidak lama kemudian, kris menerima sebuah pesan yang berisi sebuah alamat. Dengan segera ia berlari menuju parkiran rumah sakit, masuk kedalam mobil, memakai seat belt dan melaju dengan cepat ke alamat tersebut. ya, alamat kakaknya. Kakak yang hampir 11 tahun ini tidak pernah ia temui dan tidak di ketahui keberadaanya.
Terlahir dari wanita simpanan membuatnya tidak bisa berdekatan walaupun mereka mempunyai hubungan yang baik dengan luhan yang terlahir dari seorang wanita yang merupakan istri sah ayahnya. belum lagi pertemuan terakhir mereka yang penuh dengan aura mencekam serta tensi yang tinggi.
Perasaan kris campur aduk, di satu sisi ia ingin segera bertemu dengan luhan dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi 11 tahun yang lalu, tapi disisi yang lain ia ingin melayangkan tinjunya karena luhan pergi begitu saja.
Kris mematikan mesin mobil tapi enggan keluar, ia masih bergelut dengan pikirannya. Takut keputusannya salah, setelah menarik nafasnya panjang ia memberanikan diri untuk keluar dan memencet bel rumah bergaya minimalis tersebut.
Seseorang membukakan pintu dan itu bukan luhan.
" apa benar ini rumah luhan?"
Seseorang yang memakai pakaian pelayan tersebut mengangguk pelan "benar, tuan."
" bisakah saya bertemu dengannya?"
" saya akan memberi tahu tuan muda, sebaiknya tuan menunggu di dalam."
Kris masuk ke dalam rumah tersebut, wanginya dan interior di dalamnya benar – benar mengingatkannya pada luhan, kakak yang sangat di sayanginya. Perlakuan kasar oleh orang – orang disekitarnya ketika kris kecil selalu di lawan oleh luhan. Ia adalah pahlawan kris.
Sambil menunggu luhan, kris berkeliling menatap beberapa foto yang di pajang di sepanjang sekitar ruang tamu. Luhan tidak banyak berubah, walaupun umurnya terpaut hanya 1 tahun lebih tua di banding kris. Wajah luhan tidak memperlihatkannya. tiba-tiba pergerakannya terhenti kris menatap sebuah figura foto yang berisi foto luhan dengan... Sena
Disampingnya ada sebuah album, kris membukanya perlahan dan ...Sehun.. sungguh dilembar pertama dalam album itu hanya ada foto sehun. Ia mengusap pelan foto itu, masih tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, namun sinyal – sinyal kebenaran sepertinya mulai menampakkan diri.
Kris memandangi foto sehun dan membaca setiap tulisan di samping foto itu. tulisan yang berisi keterangan apa yang ada di dalam foto tersebut. bukan keterangan itu yang menggelitik hatinya tapi setiap huruf yang di tulis ia merasa sangat mengenalnya. Tiba-tiba ia teringat surat yang ia dapat ketika di rumah sakit. Ia mencocokkannya dan...
SAMA... tulisan itu sama.. kris mencoba membuka lembaran berikutnya dan ia melihat sebuah foto dimana luhan sedang mencium wanita itu. ia membaca keterangannya
'mulai saat ini, kita memulainya dari awal. Aku memaafkanmu' (Dec, 10 2010)
Kris mencoba mencerna apa yang sebenarnya terjadi, apakah luhan mempunyai hubungan dengan sena? setelah wanita itu menghancurkan hubungan persaudaraannya dengan luhan.
Tiba-tiba ia mendengar langkah kaki dari arah tangga, kris membalikkan tubuhnya dan seketika itu juga pandangan matanya bertabrakan dengan pandangan mata luhan. Ia bisa melihat bibir luhan menggumamkan kata " Kris"
Beberapa detik kemudian ia mendengar seorang wanita berteriak, " luhan oppa, siapa tamunya?"
Wanita itu berjalan menghampiri luhan yang masih berdiri di anak tangga, ketika pandangan wanita itu beralih kepada kris, respon yang ia berikan juga sama dengan luhan.
" Jadi kalian dalam suatu hubungan ?tanya kris bingung
Ia mencoba mencerna kenyataan dan menggeleng-gelengkan kepalanya, sekilas ia melihat sebuah figura besar berisi foto luhan dengan sena memakai baju pengantin. Kris benar – benar tidak bisa berpikir bagaimana dirinya tidak melihat foto sebesar itu ketika ia masuk kedalam rumah luhan
luhan sudah siap menghadapi ini, dia menuruni satu persatu anak tangga dan mendekat pada kris. " dia adalah istriku."
"hahaha, jadi kalian memutuskan menikah setelah menghancurkan hidupku."
" aku mencintainya," luhan mencoba menjelaskan
" Ara (aku tahu), cheoeumbuto nan aro (dari dulu aku tahu)!"
Kris kembali berbalik menatap sena dan bertanya dengan nada yang sangat dingin
" apakah sehun adalah anakmu... denganku?
Wanita yang di berikan pertanyaan itu hanya bisa mengangguk pasrah.
" kau tahu apa yang kau perbuat?!" kris menaikkan tone bicaranya
Mata sena mulai berair, luhan yang tahu bahwa isterinya sebentar lagi akan menangis, menghampiri dan merangkulnya.
" hah..." kris mendengus kesal
" aku tanya apa kau mengerti apa yang kau perbuat?!" kris berteriak
Sena mulai menangis, " awalnya aku tidak tahu, bahwa kecerobohan itu membuatku hamil."
tiba-tiba kris tertawa sinis, " kecerobohan kau bilang? Itu semua kau yang merencanakannya dan sekarang kau bilang itu kecerobohan?"
"itu karena dulu aku mencintaimu kris."
" dan dari dulu juga aku bilang bahwa aku tidak mencintaimu..
Kris mencoba mengontrol emosinya
... Sena, bukan itu masalahnya, tapi mengapa kau menelantarkan sehun begitu saja? mengapa kau tidak mengatakanya pada ku bahwa sehun adalah anakku sejak awal?"
" kau pergi dari china, aku tidak tahu kau berada dimana dan pada saat itu aku membencimu." Sena mengucapkannya dengan terpatah-patah sambil terisak
Tangan lelah kris mengusap wajahnya kasar " Demi tuhan sena, kau membuatku lebih membencimu lagi. Sehun, anak itu baru berumur 10 tahun dan dia telah mengalami masa yang buruk di hidupnya. Dan itu karena ibu macam kau."
Kris menghentikan perkataannya sejenak mencoba menetralkan nafas yang memburu,
" kau kira hidupmu saja yang hancur? Kau salah aku juga hancur dan lebih hancur lagi saat aku tahu bahwa sehun benar-benar anakku terlebih lagi aku mengetahuinya dari sebuah tes DNA yang dilakukan oleh seorang dokter bodoh,"kris menekankan setiap kata
" aku sudah memberitahumu melalui surat." Sena melakukan pembelaan
" oh God, Sena. Until now you can't understand yet? (sampai sekarang kau masih belum mengerti?) Orang mana yang akan langsung percaya bahwa ada anak berumur 10 tahun tiba – tiba menjadi anakmu hanya karena surat?"
Mata kris mulai berair, memikirkan keadaan sehun yang selama ini ternyata anaknya. Hidup sehun pasti sangat sulit selama 10 tahun ini.
" Sena, kau bisa mengatakannya secara langsung padaku atau segera menitipkannya ketika ia masih belum sebesar ini."
" aku tidak bisa."
"wae? Kenapa tidak bisa?"
" karena aku membencimu... juga... membenci dirinya."
Kris mengambil gelas berisi minuman yang pelayan berikan beberapa saat lalu dan membantingnya ke arah sena.
Prang..
Luhan dengan sigap melindungi sena, sedari tadi ia hanya diam mendengarkan perbincangan mereka.
" kris kau keterlaluan!" luhan mencoba menghentikan perdebatan yang sepertinya tidak ada akhir ini
" Shut Up.. dan kau sena, apa kau berlaku seperti itu karena kau dendam pada ku?"
Sena yang masih terkejut oleh insiden gelas tersebut diam tidak berani menjawab.
" TEDAPHAE (JAWAB)!"
Dan hanya anggukan sebagai jawabannya. Kris mematung, beberapa pemikiran terlintas di otaknya –karena dendam kau menjadi sekejam ini?
" setiap aku melihatnya, aku teringat padamu. Teringat saat kau menolakku dan membuatku melakukan itu, kau menghilang begitu saja ketika aku hamil. Luhan dia juga menghilang dan aku di asingkan oleh keluarga ayahmu karena membuat aib... aku..."
" Iptamuro (tutup mulutmu)!" Kris sudah tidak bisa berpikir lagi, melangkah keluar meninggalkan mereka berdua, tapi dengan sekejap sebuah tangan memegang bahunya dan itu adalah luhan
" kris, kita akan bertemu dan berbicara lagi ketika kau sudah mendinginkan kepalamu."
Kris kembali tersenyum sinis ." tidak perlu, .. keurigo hyung, chukka-e (selamat) untuk pernikahanmu, kau bisa memilikinya. Aku berharap kalian tidak bertemu dengan ku atau sehun untuk selamanya!"
Perlahan langkahnya semakin menjauh dan hanya tersisa gerungan mobil, luhan mematung.
Kris mengemudi sambil menangis, ini adalah kedua kalinya ia menangis parah setelah ibunya meninggal. Pikirannya melayang ke masa lalu dimana ia hidup dalam keterpurukan. Ibunya adalah seorang wanita simpanan dan dia hidup dengan kakak kandung perempuan yang saat ini juga menghilang. Ya ia memang hidup dengan fasilitas mewah dan harta berlimpah tapi seumur kris hidup ia tidak bisa memanggil ibunya dengan sebutan ibu.
Ia bersekolah di tempat sehun sekarang bersekolah, dengan status anak dari ibunya luhan bukan anak dari ibu kandungnya dan tidak ada seorang pun yang tahu bahwa ia adalah anak simpanan. Hanya Luhan dan Sena yang mengetahuinya. Kris menganggap mereka adalah pahlawan, Luhan Kakak yang di hormatinya dan Sena Teman sejak kecil yang di sayanginya.
Keadaan yang mengalir seperti air itu ternyata harus mengalami ujian. Dimana rasa cinta mulai tumbuh, tapi sayang rasa cinta yang seharusnya menghadirkan kebahagian itu telah menghancurkan semua orang. Luhan menyukai Sena dan Sena menyukai Kris, sesederhana itu. setelah sekian lama rasa suka tersebut menjadi cinta, mereka buta dan menggunakan segala cara untuk mendapatkannya.
Sena membuat kris mabuk pada suatu malam sehari setelah natal, saat itu kris masih duduk di bangku akhir kuliahnya. Sena mengajaknya minum dengan alasan ini adalah kebersamaannya yang terakhir, ia sadar bahwa cinta bertepuk sebelah tangannya dengan kris tidak akan mendapat balasan sebaliknya malah menyakiti luhan, seseorang yang tulus mencintainya.
Tapi ternyata tindakan sena itu telah merubah hidup mereka, malam itu mereka melakukannya tanpa sadar. Terbangun di pagi hari tanpa memakai sehelai benangpun, jangan lupakan sebuah tinju yang melayang dari luhan yang entah sejak kapan masuk kedalam kamarnya.
Orang tuanya marah besar, ayahnya mengusir Kris karena ia telah membawa aib baginya. Ibunya yang mencoba menenangkan ayahnya berakhir pergi ke sisi-Nya karena serangan jantung.
Ia harus Drop Out dari kampus karena di ketahui melakukan tindakan asusila yang sama sekali tidak pernah terbesit di pikiran kris untuk melakukan itu dan Luhan, Kakak yang jadi panutannya itu marah besar sambil meninju kris dan berkata bahwa dia tidak ingin menemui kris lagi di sisa hidupnya.
Kris tidak pernah sehancur ini, beberapa tahun kemudian setelah ia meniti karir di Korea Selatan ia mendapatkan sepucuk surat menyatu dengan surat dari fansnya yang berisi ancaman bahwa kris akan menyesal seumur hidupnya. Ia tahu bahwa surat itu adalah dari Sena. Ia merobek kertas tersebut dan membakarnya.
***The Stranger Incident***
" aku tidak menyangka bahwa ternyata surat ancaman itu benar- benar terjadi. Kau berhasil membuatku terluka dua kali lebih sakit. Kenapa kau tidak menyiksaku saja , jangan libatkan anak itu."
Wanita itu jatuh berlutut, tangannya memegang tangan kris " maaf yifan, aku.. aku.. dulu dendam padamu. Menyakiti sehun adalah jalan satu-satunya agar kau juga merasakan rasa sakit yang aku rasakan."
Kris menghempaskan tangan wanita itu, " kau... bukan.. manusia... sena!" kalimat patah-patah itu terdengar sangat dingin dan menusuk tulang
sebenarnya dari beberapa saat yang lalu saat dirinya pulang sehabis mengecek tempat pengambilan gambar, kris sudah melihat Sena mencoba menangani sehun ketika alergi sehun kambuh. Ia juga melihat luhan yang berdiri tidak jauh dari sena.
Yang membuat membuat kris mematung dan geram adalah kenapa dua orang itu muncul kembali. Setelah beberapa minggu kemarin ia sudah mengatakan dengan jelas pada mereka untuk tidak menemui dia atau sehun.
" yifan, sehun jugaanakku."
" anak mu ? setelah kau menelantarkannya begitu saja?"
" aku tidak menelantarkannya. Aku menitipkannya pada panti."
Kris menggeram kesal, " Sena, Sehun bukan lah barang yang bisa kau titipkan seenak hatimu. Pernahkah kau mengunjunginya? Ya tuhan sena dia itu darah dagingmu!"
" aku memantaunya setiap saat."
" kalau kau memantaunya, tau kah kau bahwa sehun trauma akan kekerasan?"
" trauma... akan kekerasan?"
Kris tertawa terbahak-bahak mendengar pertanyaan sena. " kau sangat lucu sena, kau bilang kau mengamatinya tapi kau tidak pernah tahu atau setidaknya mencari tahu dengan siapa dia tinggal dan bagaimana dia hidup."
" tapi sehun selalu terlihat baik – baik saja."
" sejak kapan kau hanya melihat dengan matamu, kau ibunya harusnya kau juga bisa merasakan perasaannya. Orang yang pernah merawat sehun menyiksa dia."
Sena menatap nyalang pada kris, " kau juga kris, kau tidak tahu apa-apa. Kau bahkan tidak tahu dia hidup."
Kris kembali tertawa, tapi ditengah-tengah tawanya kris kembali diam dan membalas tatapan nyalang dari sena. " ya, aku memang tidak pernah tahu dia ada. sampai surat bodoh darimu menyadarkanku bahwa sehun mungkin saja benar anakku. Aku menyelidiki bagaimana dia hidup dulu, walaupun aku masih ragu apakah benar dia anakku..."
"... dan kau tahu dari situ juga aku menaruh dendam pada siapapun yang ternyata adalah orang tuanya."
"kau adalah orang tuanya kris." Luhan mencoba menenangkan mereka berdua
" ya aku memang adalah ayahnya dan aku benci pada diriku sendiri, tapi aku lebih benci lagi pada seseorang yang saat ini berstatus istrimu. Hyung!"
Kris menekankan kata 'hyung' tepat di hadapan luhan, " bisakah kita memulainya lagi dari awal dan melupakan kejadian masa lalu?"
" tidak bisa, tidak semudah yang kau bayangkan. Ingatan aku meninggalkan marga Xi tidak bisa begitu saja dihilangkan. Aku hidup susah dan kau hidup bahagia bersama seseorang yang telah menghancurkan hidupku, wanita yang ..."
Seketika ucapannya terputus " XI YI FAN!" karena luhan meneriakan nama yang paling ia benci seumur hidupnya.
Suara serak anak kecil memecah atmosfir ketegangan itu " ayah.." kris membalikkan tubuhnya menatap tubuh pucat sehun, kris segera menghampiri dan menggendongnya
" kenapa kau keluar? Kau masih sakit." Kris mengelus punggung sehun yang menyenderkan kepalanya di bahu kris.
" kenapa ayah marah? Kenapa paman itu berteriak?"
Kris kembali menatap dua orang yang berada di seberang dirinya dengan mata yang mulai berair, dia memohon dengan segenap hatinya " aku mohon, pergilah. Jangan temui kami lagi. Aku mohon. Jaebal-yo!"
TO BE CONTINUE
Sedikit cuap-cuap
Hehehehe, marah? Kesal? Gak mau baca ff ini lagi?. author terima dengan segenap hati. Ini lah kenyataannya. Kesalahan author adalah menempatkan GS pada kyungsoo(sebagai fans beratnya) author ingin mengganti image kyungsoo dengan imajinasi author sendiri. di awal author sudah pernah bilang bahwa cerita ini mengalir dan belum tahu bagaimana akhirnya.
Tapi fakta dari awal bahwa ini adalah cerita Krishun family bersama chanyeol sang paman tidak akan pernah berubah. Author memasukan OOC (Sena) dalam ff ini karena hanya itu yang tergambar dalam imajinasi author.
Sekali lagi author meminta maaf tidak bisa memenuhi ekspektasi para reader, walaupun hanya satu orang yang akan membaca kelanjutan ff ini. author dengan senang hati berterima kasih. Ini adalah resiko dari setiap tulisan yang di buat penulis ketika tulisannya mungkin saja tidak sesuai dengan apa yang di ingin kan oleh readernya.
BOW
ESH1608
