Summary : 'Tu...tunggu dulu, matanya... onyx.. O.. onyx! Bukankah orang yang memiliki mata ini adalah... Sa..Sasuke!?'/"Kyyaaaaaaaaaa..." #Plakkk.../ "Yah..bisa dibilang mereka... sedikit... berbeda."/"Dari data yang saya peroleh diketahui bahwa Uzumaki Kyuubi dan Uzumaki Naruto adalah seorang hybrid."/"KYUU-NEE!"/"Na...Naru-to... a..apa yang terjadi dengan mu?"/ "AAAAAAAA..! APA YANG TERJADI PADAKU!?" !?" teriakan membahana sekali lagi terdengar dari kamar apartemen uzumaki bersaudara.
.
.
.
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Rated : M (Maunya sich gitu, tapi gk tau dech jadinya :p)
Pairing : Sasufemnaru and Itafemkyuu
Genre : Romance / Supranatural
Warning : Typo, Straight, OOC, Bahasa Amburadul, Fem naru, Fem kyuu
~(^_^)~ Happy reading minna ~(^_^)~
.
.
.
Last Chapter :
'aku sudah menemukan calon pendamping ku. Tunggulah tou-sama, kaa-sama... akan kubuatkan banyak cucu untuk kalian.' Batin sasuke dan itachi dengan diiringi tawa nista dalam hati.
Dilain tempat, naruto yang sedang membantu kyuubi membuat minuman dan menyiapkan makanan untuk duo uchiha merasa merinding dengan tiba-tiba. Mereka mengusap tengkuknya bersamaan. Entah mengapa perasaan mereka tidak enak. "kyuu-nee, perasaan ku tidak enak. Sepertinya kita akan dapat masalah dan kesialan dalam hidup." Kata naruto mengutarakan isi hatinya.
"entahlah naruto, tapi sama sepertimu neesan merasa.. kita akan mendapat kesialan dalam sisa hidup kita." Jawab kyuubi yang memiliki pendapat sama dengan adiknya. Yaah... ternyata uzumaki bersaudara ini memanglah memiliki feeling yang kuat. Jadi, bersiap-siaplah kyuubi, naruto.. tidak lama lagi hidup kalian yang tenang akan segera berakhir dibawah kendali duo uchiha.
.
.
LOVE IN THE DARKNESS
By : Zadita Uchiha
Chapter 4
Sinar mentari mengintip malu-malu dari sela tirai jendela yang tidak tertutup sepenuhnya. Memberi tanda pada sepasang manusia yang tengah bergelung dibawah selimut tebal bahwa hari mulai siang. Terlihat gerakan kecil dari seorang gadis bersurai pirang. Disusul oleh erangan tanda tak nyaman akan sinar mentari yang menyilaukan mata. Bukannya bangun dari alam mimpi, gadis itu justru merubah posisi tidurnya. Menyamankan diri dengan cara lebih merapat pada objek yang ada disampingnya.
'Apa ini? Rasanya dingin, namun terasa nyaman dan menyejukkan.' Batin Naruto. Terasa olehnya tangan yang melingkar di pinggangnya begitu erat, memeluk dengan posesif. 'Aku tak pernah tahu kalo Kyuu-nee punya suhu tubuh sedingin ini. Ku kira kami ini berdarah panas. Dan lagi, kenapa aromanya enak sekali? Mint yang menyegarkan.' Tambahnya dalam hati.
Tanpa Naruto sadari, di tengah buaian mimpi indahnya, sosok yang tengah memeluknya itu tengah menahan gejolak dalam diri melihat tingkah naruto yang sangat manja. Lihatlah bagaimana gadis pirang ini memasang wajah polos saat tidur didadanya. Nafas hangatnya mampu menembus lapisan kulit dengan menyalurkan sengatan-sengatan kecil keseluruh tubuhnya. Gelenjar aneh ini menghasilkan friksi-friksi menyenangkan seolah ada gelitikan dari ribuan sayap kupu-kupu yang beterbangan didalam perutnya.
Lihat pula bagaimana gadis ini merapatkan diri mencari kenyamanan dalam tidurnya. Tak sadar akan makhluk buas dengan mata merah berpola yang tengah menatapnya tajam. Ia begitu tersiksa dengan aroma tubuh pujaan hati yang memasuki paru-parunya tiap ia mengambil nafas. Sungguh memabukkan. Ditambah lagi aliran darah pada leher jenjang si pirang, denyut nadi dan detak jantungnya menjadi alunan melodi yang sangat indah hingga mampu membakar gairah sang pangeran. Jika ia bukan Uchiha, maka dari pertama bertemu ia pasti akan menancapkan sepasang gigi taringnya pada gadis ini tanpa pikir panjang.
Sasuke yang merasakan gerakan kecil dari gadis dalam pelukannya pun segera mengontrol dirinya dan merubah matanya ke warna asalnya, onyx. Tak lama kemudian sepasang permata biru saphire bagai langit musim panas menampakkan wujudnya dibalik kelopak mata berwarna tan. Naruto berupaya menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina dengan mengerjapkan matanya perlahan.
Ia mendongak dan mendapati langit malam tanpa bintang tengah menatapnya dengan penuh kelembutan. 'Mata onyx yang indah. Tapi, sejak kapan Kyuu-nee bermata hitam kelam seperti itu?' tanya Naruto dalam hati, ia masih mencoba me-loading apa yang terjadi sebenarnya
Lima menit berlalu dan naruto pun mendapatkan kesadarannya secara penuh. Matanya melebar dengan raut terkejut yang sangat kentara. 'Tu...tunggu dulu, matanya... onyx.. O.. onyx! Bukankah orang yang memiliki mata ini adalah... Sa..Sasuke!?'
"Kyyaaaaaaaaaa..." #Plakkk...
"Dasar mesuuuum!"
Teriakan yang membahana dengan suara tamparan sebagai backsound merupakan musik untuk mengawali hari di tempat tinggal Uzumaki bersaudara.
.
.
Suasana suram pagi ini sangat terasa di flat uzumaki bersaudara. Aura tak mengenakan terus menguar dari tubuh Kyuubi dan Naruto. Sementara para pangeran uchiha hanya bisa pundung di meja makan, merenungi nasib ketampanan mereka yang telah ternodai. Lihat saja tatto cap lima jari yang terukir indah dipipi uchiha bungsu. Namun jika kalian lihat lebih seksama, kalian bisa mengambil kesimpulan bahwa ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan nasib Itachi yang harus menerima luka memar di seluruh wajahnya.
FLASH BACK ON
Disebuah kamar sederhana terlihat Kyuubi tengah menyelami alam mimpi dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya hingga sebatas leher. Terlihat senyum tak lepas dari bibir ranumnya. Entah mimpi indah apa yang ia tengah alami saat ini, namun...
"Kyyaaaaaaaaaa..." #Plakkk...
"Dasar mesuuuum!" ... tidur cantiknya harus terganggu oleh gelombang suara ultrasonik milik adiknya, Naruto. Perlahan ia mulai membuka kelopak matanya, menyesuaikan dengan kondisi ruangan yang minim pencahayaan.
Dalam hati ia mengutuk adiknya yang telah mengganggu mimpi indahnya dengan teriakan cemprengnya. Kyuubi akan beranjak dari ranjang untuk melihat keadaan sang adik, namun niat mulianya harus tertunda saat merasa tubuhnya sulit untuk bergerak. Disibaklah selimut yang menutupi tubuhnya, dan pemandangan yang ada dihadapannya berhasil membuat otak Kyuubi blank untuk sesaat.
Perlahan, wajahnya mulai memerah. Ia merasa malu dan marah disaat yang sama. Apa yang ia lihat saat ini sungguh membuatnya shock.. Bagaimana tidak shock jika saat terbangun dari mimpi indah mu kau harus dihadapkan pada kenyataan bahwa seorang pria asing tengah tidur nyenyaknya sambil memeluk pinggang mu dengan erat. Bukan hanya itu saja, lihatlah posisinya saat tidur, pemuda ini dengan seenak jidatnya menenggelamkan wajah didadanya... sekali lagi DI DADANYA! WHAT THE HELL!
'Berani-beraninya lelaki mesum ini tidur satu ranjang dengannya. Dan apa-apaan posisinya itu?' Kyuubi menggertakan giginya, marah melihat pelecehan yang sedang dilakukan lelaki mesum keriputan pada asetnya yang berharga. Ketika Kyuubi tengah bergelut dengan pikirannya, ia merasakan gerakan kecil dari pria ini. Tapi bukannya bangun dan segera menyingkir dari tubuhnya, pria ini justru semakin menyamankan posisi didadanya. "Rasanya empuk, nyaman sekali." Gumam Itachi dalam tidurnya. Wajah Kyuubi semakin memerah saat merasakan hembusan nafas dingin Itachi menembus piama yang ia kenakan. Menggelitik kulitnya yang sensitif dan berhasil membuat bulu kuduknya berdiri.
"APA YANG KAU LAKUKAN, DASAR KAKEK TUA MESUM!" dan sekali lagi teriakan membahana diiringi adegan kekerasan mengisi kesunyian di pagi hari, membangunkan semua penghuni flat dari tidur nyenyaknya.
FLASH BACK OFF
Haahh... entah siapa yang salah disini. Uchiha bersaudara hanyalah mencoba menghargai niat baik si pirang yang tidak tega membiarkan mereka pulang dini hari. Mereka tidur di kamar Naruto, sementara penghuninya berbagi kamar dengan Kyuubi.
Namun, siapa yang tahu kalau si bungsu Uzumaki memiliki kebiasaan tidur berjalan? Naruto yang tak bisa tidur jika tidak di kamarnya pun langsung masuk dan mengganggu waktu istirahat para pangeran. Dengan kesadaran minim ia langsung menyamankan diri disamping Sasuke.
Dan begitulah ceritanya hingga akhirnya Itachi dengan senang hati mengungsi ke kamar sang pujaan hati dan berbagi kehangatan hingga pagi hari. Namun, semuanya pun berakhir dengan nasib naas yang menimpa uchiha bersaudara dikarenakan pembantaiaan oleh para uzumaki.
'hmm.. cukup menyenangkan, meski terasa sedikit menyakitkan. Ternyata mereka cukup liar juga. Tapi aku rasa, ini cukup efektif untuk membuatnya terbiasa saat menjadi pendamping ku nanti.' Batin Itasasu didalam hati. Hhaahh.. entahlah, author bingung harus menyebutnya kesialan atau malah keberuntungan. Tapi yang pasti, ini merupakan kesialan bagi gadis-gadis ini.
.
.
Bulan paruh bertengger indah di langit malam bertahtakan bintang. Dinginnya malam yang diiringi nyanyian alam tak mampu menciutkan nyali para makhluk kegelapan. Riak air danau karena hembusan angin malam membiaskan wajah rupawan para pangeran. Kebisuan tercipta diantara dua bersaudara ini, seakan merasa nyaman dan menikmati orkestra dunia kegelapan ditengah kegundahan hati.
Saat ini mereka tengah menyusun rencana untuk mendapakan duo uzumaki. Sudah dua minggu berlalu sejak pertemuan pertama mereka. Dua minggu itu pun mereka selalu mencari-cari alasan agar bisa bertemu dengan kakak beradik itu untuk melakukan pendekatan. Namun semua seakan sia-sia saja mengingat para pangeran telah meninggalkan kesan yang buruk sejak peristiwa menginap tempo hari.
Sudah banyak cara mereka lakukan. Misalnya saja hampir tiap malam mereka berkunjung ke flat uzumaki, namun selalu berakhir dengan teriakan para uzumaki yang jengkel dengan kemesuman mereka. Jangan salahkan para pangeran yang memiliki tingkat kemesuman diatas rata-rata, kalau tidak begitu, bagaimana mereka bisa memiliki banyak anak? Lagi pula mereka laki-laki, jadi hal ini adalah wajar bagi mereka.
Saat para uzumaki bekerja pun duo uchiha selalu mencuri kesempatan agar bisa menghabiskan waktu bersama. Selain itu, mereka sering membuat skenario seakan-akan bertemu secara tidak sengaja di jalan plus ajakan kencan yang semuanya pasti akan ditolak mentah-mentah oleh uzumaki bersaudara.
Hal ini membuat kakak beradik uchiha menjadi frustasi dan kehabisan akal untuk menjadikan para uzumaki itu sebagai pasangan mereka. Apalagi tidak adanya tanda-tanda ketertarikan dari pujaan hati masing-masing. Hingga membuat Itachi dan Sasuke meragukan ketampanan mereka, mengingat ini pertama kalinya ada gadis yang tidak terpesona padanya.
Waktu sudah berjalan dan gerhana bulan semakin dekat. Tinggal sembilan hari lagi upacara penyatuan akan digelar, tapi mereka masih belum bisa menaklukkan pasangannya. Haahhh... Itachi dan Sasuke menghembuskan nafas lelah secara bersamaan. Mereka mulai berfikir untuk menculik uzumaki bersaudara untuk kawin lari bersama mereka, meski harus dibumbui dengan sedikit pemaksaan.
.
.
Poooft... Tiba-tiba muncul kepulan asap tepat di belakang Sasuke yang menghadap ke arah danau di samping kastil tempatnya tinggal. Saat asap mulai menipis terlihat lelaki paruh baya berambut silver dengan masker yang menutupi bagian bawah wajahnya.
"Lapor pangeran, saya telah mendapatkan informasi yang anda minta." Kata pria yang diketahui bernama Kakashi, tangan kanan dari duo uchiha.
"Hn. Katakanlah, Kakashi." Jawab Itachi dengan nada datar.
"Baiklah, pangeran. Mereka tinggal disebuah apartemen kecil di daerah pinggiran kota Tokyo. Sang kakak bekerja di sebuah klub malam sebagai petugas kebersihan dan adiknya bekerja disebuah minimarket pada malam hari." ungkap Kakashi. "Tapi sebelumnya... apakah benar orang ini yang anda incar pangeran?" tanyanya pada sang pangeran sambil menyerahkan dual lembar foto untuk memastikan.
"Ya/Hn." jawab Itachi dan Sasuke bersamaan.
Terdengar kekehan kecil dari Kakashi menimbulkan tanda tanya besar bagi para pangeran.
"Ada apa Kakashi? Apa ada yang salah?" tanya Sasuke meminta penjelasan.
"Tidak, pangeran. Hanya saja, saya rasa anda tengah mengalami sedikit kesulitan dalam mendapatkan target anda. Bukan begitu?" para pangeran mengangkat sebelah alisnya mendengar perkataan bawahannya.
"Dari mana kau tahu?" tanya Itachi.
"Yah.. bisa dibilang mereka... sedikit... berbeda. Tapi tenang saja pangeran, karena sepertinya langkah anda akan lebih mudah saat ini." Jawab Kakashi dengan sedikit keraguan di awal kalimatnya. Tak ayal perkataannya membuat Itachi dan Sasuke merasa bingung dan penasaran, meski hal ini dapat disembunyikan dengan mudah dibalik pokker face-nya.
"Apa maksud mu, Kakashi?" Sasuke meminta kejelasan dari ucapan orang kepercayaannya ini.
"Dari data yang saya peroleh diketahui bahwa Uzumaki Kyuubi dan Uzumaki Naruto adalah seorang hybrid." Jawab Kakashi dengan wajah serius.
"A..apa..." Tanya Sasuke dengan kekagetan yang tidak bisa ditutupi.
"Benar pangeran. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah... mereka merupakan percampuran dari tiga bangsa sekaligus. Vampire, Kitsune dan manusia." Itachi dan Sasuke hanya bisa membelalakan matanya dan menganga dengan tidak elitnya. Tembok pertahanan mereka runtuh dengan seketika mendengar fakta yang sangat mengejutkan.
"Ba...bagaimana mungkin..." Kakashi hanya bisa tersenyum dibalik maskernya mendengar ungkapan ketidak percayaan dari tuannya.
.
.
"Aku yakin kalian pasti mengenal Namikaze Minato." Ujar Kakashi.
"Maksudmu mereka adalah anak pria itu?" Tanya Itachi memastikan. Sementara itu Sasuke yang tidak tahu apa-apa hanya memandang sang kakak minta penjelasan. "Namikaze adalah salah satu klan bangsawan yang bisa disetarakan dengan klan Uchiha. Mereka memiliki kekuatan unik dan kecerdasan menyamai Uchiha yang dianggap bisa mengancam keeksisan klan ternama lainnya. Karena alasan ini lah klan Namikaze sempat mengalami pembantaian besar-besaran dan hanya menyisakan seorang bernama Namikaze Minato. Setelahnya aku tidak mendengar kabarnya lagi. Yang ku tahu saat itu dia pergi melarikan diri guna menghindari para vampire pemburu." Jelas Itachi pada Sasuke.
"Kenapa aku tak tahu tentang hal ini?" tanya Sasuke ketus. Ia tak suka karena merasa tidak tahu apa-apa.
"Kau masih terlalu kecil Sasuke. Jelas saja kau tidak tahu mengenai hal ini. Kejadian ini sudah berlalu sekitar 120 tahun yang lalu." Jawab Itachi sambil memutar bola matanya bosan.
"Hn." jawab Sasuke dengan kata ambigu favoritnya.
"Kakashi, apa yang membuat mu yakin jika mereka adalah seorang namikaze? Dan bagaimana bisa mereka menjadi hibrit dari tiga bangsa sekaligus? Jelaskanlah." Pinta Itachi.
"Dari informasi yang saya peroleh, sekitar seratus tahun yang lalu Minato menjalin hubungan dengan seorang hybrid bernama Uzumaki Kushina. Ayahnya adalah seorang manusia biasa sementara ibunya adalah kitsune. Yang saya tahu beberapa tahun setelah mereka bersama, mereka memiliki dua orang anak. Tapi sekitar sembilan puluh tahun yang lalu mereka tak ada kabar sama sekali. Ada yang bilang mereka telah mati. Kedua putri mereka pun tidak bisa ditemukan keberadaannya."
"Omong kosong. Jika yang kau katakan adalah benar maka usia mereka seharusnya adalah lebih dari 90 tahun. Apa menurut mu mereka itu terlihat seperti nenek-nenek!?" ujar Sasuke dengan nada datar andalannya.
"Maafkan aku pangeran. Tapi seperti yang aku bilang sebelumnya, mereka adalah hybrid dari kitsune yang notabene adalah siluman rubah dengan kemampuan regenerasi tubuh yang cepat serta berumur panjang. Dan jangan lupakan darah vampire yang turut mengalir dalam tubuh mereka. Bukan tidak mungkin jika mereka merupakan makhluk immortal seperti kita." Balas Kakashi dengan alasan yang cukup logis.
"Hn. Lalu apa yang membuatmu yakin bahwa pasangan kami adalah seorang Namikaze? Bukankah tidak ada orang yang bisa menemukan mereka? Mungkin sajakan jika anak Namikaze itu telah mati." Sela Itachi saat Kakashi tengah memberikan penjelasan.
"Maaf mengecewakan anda pangeran, tapi bukanlah hal yang sulit bagi ku untuk mengenali mereka."
"Apa maksud mu, Kakashi?" tanya Sasuke dengan nada datar andalannya.
"Ada beberapa hal yang tidak anda ketahui selama ini. Sebenarnya saya adalah salah satu pelayan dari keluarga Namikaze. Saat terjadi peristiwa pembantaian itu saya lah yang membantu beliau menyelamatkan diri. Bahkan saya juga yang mendapat tugas menyembunyikan Kyuubi hime dan Naruto hime sementara kedua orang tuanya mengorbankan diri untuk mengalihkan perhatian para vampire pemburu. Maafkan saya pangeran, sudah menjadi tugas saya untuk melindungi para namikaze." Ungkap Kakashi.
"Kakashi kau.." duo uchiha benar-benar tidak habis pikir, bagaimana bisa mereka tidak mengetahui hal sepenting ini. Haahh... Mereka pun hanya bisa menghela nafas frustasi, merasa bahwa keadaan semakin rumit.
"Baiklah. Kami percaya pada mu. Lalu kenapa kau menceritakan kebenaran ini pada kami?" tanya Itachi penasaran.
"Karena saya yakin kalian akan menjaga mereka berdua dengan baik. Selain itu, dengan keberadaan mereka disini sebagai pendamping kalian akan mempermudah tugas saya untuk mengawasi mereka. Saya tidak perlu mengkhawatirkan mereka lagi karena kalian akan selalu ada disampingnya. Bukankah begitu pangeran?" Kakashi mengungkapkan alasannya dengan senyum lembut yang bertengger dibalik maskernya.
Sementara itu, Itachi dan Sasuke yang mendengar jawaban Kakashi hanya mampu menyunggingkan senyum penuh makna. "Pasti/Hn." balas mereka bersamaan.
"Kakashi, aku punya satu pertanyaan untuk mu." Ujar Sasuke dengan pokker face andalannya.
"Silahkan, pangeran."
"Apa maksud mu dengan langkah kami selanjutnya untuk mendapatkan mereka akan lebih mudah?" tanya Itachi menyuarakan rasa penasarannya dan Sasuke.
Kakashi tersenyum penuh makna pada tuannya. "Itu karena..."
.
.
"KYUU-NEE!" Teriakan naruto berhasil membangunkan Kyuubi dari tidur cantiknya. Segera saja ia beranjak dari kasurnya dan berlari menuju kamar sang adik yang terletak disebelah kamarnya.
Braak... Suara pintu yang dibuka secara paksa menimbulkan suara debuman keras. Kyuubi tak mempedulikan nasip pintu yang lepas dari engselnya itu. Ia terlalu panik saat mendengar teriakan dari adiknya. Ia khawatir jika Naruto diapa-apakan oleh uchiha bungsu, mengingat pengalaman yang telah lalu. Namun, baru selangkah ia menginjakan kaki dikamar itu ia langsung mematung dengan tampang syok yang sangat kentara.
"Na... Naru-to... a..apa yang terjadi dengan mu?" tanya Kyuubi terbata dengan masih mempertahankan ekspresi terkejutnya.
"hiks.. a-aku tak tau nee-san, hikks.. saat aku bangun tidur, a..aku sudah seperti ini." Balas naruto disela isak tangisnya. Ia takut. Naruto tak tahu apa yang terjadi pada dirinya. Dengan sedikit keberanian ia mengangkat wajahnya yang sedari tadi menangis tertunduk. Ia berharap kakaknya tidaklah merasa jijik dengan wujudnya ini. Namun, melihat wujud fisik dan penampilan sang kakak saat ini membuatnya syok dengan mulut yang membuka tutup.
"Ka..kkakak... kau,," Kyuubi yang merasa adiknya menatapnya dengan pandangan aneh pun menjadi risih. Naruto menatapnya tanpa berkedip dengan pandangan yang sulit diartikan, seakan Kyuubi adalah spesies langka di dunia.
Merasa jengah dengan pandangan sang adik, Kyuubi pun berjalan kearah cermin besar yang menempel dilemari pakaian Naruto. Dan..
"AAAAAAAA..! APA YANG TERJADI PADAKU!?" teriakan membahana sekali lagi terdengar dari kamar apartemen uzumaki bersaudara.
.
.
.
~TBC~
.
.
.
Yosha... akhirnya aku bisa update juga. Sorry buat reader yang harus nunggu lama buat baca kelanjutan ceritanya... maaf yya klo chap ini alur ny agak kecepetan... q bener" gk nyangka, ternyata lumayan banyak juga yg suka sama fic pertama q.. Ohh iyya,, zadita mau kasih pemberiahuan nih kalo untuk bulan Februari zadita gk bisa update dulu.. hmm,, mungkin bisa lebih... repotnya bener-bener gak ketulungan di semester akhir kaya' gini.. ada UKK sekolah n nasional, ujian praktik, UAS, sama UN... tapi readers tenang ajj, begitu ada waktu luang zadita pasti bakal update lagi...
Zadita mau minta maaf kalo chap kemaren masih ada kekurangan n kurang berkenan dihati readers sekalian. Thank's atas partisipasi ny, baik lewat pm, review, favorit, n follow.. sekali lagi, kalo ada readers yg ingin kirim komentar, kritik n saran lewat review atau pm akan saya terima dengan senang hati. Akhir kata,,
...ARIGATOU MINNA...
SPECIAL THANKS FOR :
Fifi Finaly, Shinji.R, Elis Kuchiki, Itakyumuach, kyu-kitsune-love, Jasmine DaisynoYuki, Milanisti Galaxy II, Guest, Kusuri-kun, Uhara Ucime, Go Minami Asuka Bi, Chika kyuchan, Ema Sabaku No Gaara628, Aegyeo789, ollanara511, Dewi15, Azetha Mei, Ryuusuke583, , Moku-chan, uzuuchi007, RisaSano, Namikaze Asyifa, , Arum Junnie, uzumakinamikazehaki, Aiko Michishige, funny bunny blaster, .11, Rheirin, Yuki no Haku, kaname, November with Love, miira, Yuli Alvianita, Uzumaki Prince Dobe-nii, yunauchi, michhazz, HiNa devilujoshi, sivanya anggarada, zukie1157, yukiko senju, hanazawa kay, saphire always for onyx, Quiiny Riezhuka Sylvester, squidneko.
