Disclaimer
Haikyuu! © Furudate Haruichi
Rated : T
Date Experiment
Warning:
OOC, typo(s), AU, etc.
Kami tidak mendapatkan keuntungan dari cerita ini.
Happy Reading
Chapter 2
Hinata tampak duduk sendirian di bangku taman yang kosong sambil mengayun-ayunkan kakinya yang sakit karena high heels yang ia pakai sejak tadi, dan juga Hinata tidak perlu khawatir roknya terbuka karena ia memakai celana stocking hitam dari Michimiya.
Terlihat dari kejauhan, seorang lelaki berambut hitam yang memakai kaos putih, jaket bulu berwarna biru hitam, celana jeans, dan sepatu yang tidak lain adalah Kageyama datang menghampirinya.
"Oi, aku sudah mendaftarkan kita sebagai pesertanya, Couple Gamenya dimulai 15 menit lagi," ucap Kageyama dengan nada kalem, "Oh, ok, Sankyu!" jawab Hinata pendek sambil mendongakkan kepalanya melihat Kageyama yang tinggi dihadapannya.
Kageyama pun duduk di sebelah Hinata, lalu melirik kakinya, "masih sakit tuh?" tanyanya pelan, Hinata hanya mangangguk pelan, "setelah ini.. aku tidak akan pernah mau mencoba memakai sepatu tinggi luar biasa itu.." ucap Hinata pelan dengan muka datarnya sambil melirik sedikit high heels berwarna putih yang tergeletak di dekat kakinya. Yang dilanjutkan dengan tatapan ngeri Kageyama melihat heels itu.
"Mattaku.. nih, pakai ini untuk mendinginkan kakimu," ucap Kageyama menghela nafas sambil memberikan Hinata sekaleng pocari dingin, "A-arigatou.." jawab Hinata pelan kemudian menerima pocari itu dan menempelkan dasar kalengnya yang dingin ke kakinya.
"Lagian kamu sih, udah tahu sakit make high heels begitu malah lari lari terus nabrak anggotanya Nekoma itu lagi!" omel Kageyama sambil melirik Hinata, "Ya mau gimana lagi! Malu tahu! Mana kita.. diliatin banyak orang.. terus dibilang pasangan!" balas Hinata terbata bata karena mukanya benar benar memerah selagi mengingat kejadian kejadian tadi."Ya sudahlah, lu-lupakan saja kejadian yang tadi, kita fokuskan untuk memenangkan hadiahnya dan pulang dengan selamat," ucap Kageyama yang semulanya tampak memerah juga tetapi dengan cepat ia tutupi dengan sifat serius + ambisi untuk menangnya itu.
Hinata menatap kesal Kageyama sambil mengembungkan kedua pipinya. "Kau dari tadi tenang tenang saja sih! Sebal tahu melihatnya, Bakageyama!" cibir Hinata sambil membuka kaleng pocarinya dan meneguknya dengan ia sadari, terlihat jelas aura aura hitam berkumpul disekitar Kageyama, yang membuat Hinata terkejut saat menatapnya kembali.
"Hoo.. jadi kau menganggapku tenang tenang saja ya, setelah harga diriku dipermainkan oleh si duo maniak Kiyoko san dan Kacamata brengsek itu, lalu hari liburku yang berharga dipakai untuk kencan yang tidak berguna ini, terlebih lagi ini kencan pertamaku yang ternyata diambil olehmu,dan kau tahu apa lagi yang lebih penting? Aku dipermalukan di depan team rival kita, terutama dengan setternya itu," tekan Kageyama dengan nada mengerikannya yang membuat Hinata merinding.
"Hontou ni GOMENNASAI!" teriak Hinata berapa detik kemudian di depan Kageyama sambil membungkuk 90 derajat lurus. Kalau saja keadaan memungkinkan, Hinata pasti sudah melakukan dogeza sejak hening beberapa menit,
Hinata, yang sejak tadi sudah berkeringat dingin, segera menghancurkan suasana mengerikan itu, "A-ah! Sepertinya Couple Game akan segera dimulai! Ayo, sebaiknya kita bergegas kesana!" ucapnya panik sambil menarik Kageyama dari bangku itu dan pergi sambil tertawa tawa paksa.
"Konnichiwa minna~! Aku sebagai bunny girl di event ini akan menjadi host kalian dalam beberapa waktu ke depan! Yoroshiku pyon~!" ucap seorang bunny girl dengan ceria di atas panggung yang disambut dengan sorakan dan siulan para penontonnya. Kageyama -yang sepertinya sudah kembali normal- berada tidak jauh dari panggung itu mendengarkan dengan tenang bersamaan dengan Hinata -yang tampaknya lega melihat Kageyama normal kembali- disebelahnya yang tampak antusias dengan sekelilingnya.
"Baiklah, aku akan menjelaskan peraturan dan cara main di Couple Game ini! Pertama tama, para pasangan yang berpartisipasi dimohon berjajar sesuai dengan nomor peserta acak yang kalian dapat!" tegas sang bunny girl sambil menunjuk depan panggung. Kageyama, Hinata, bersamaan dengan pasangan lainnya pun mulai mengikuti intruksi itu.
"Nee Kageyama, kita dapat nomor berapa?"
"Nomor 6,"
"Souka.. ah! Kocchi kocchi!"
Kageyama hanya pasrah mengikuti Hinata yang terlihat bersemangat dan berjalan perlahan.
"Nah, sekarang, pegangan tanganlah dengan pasangan kalian!" lanjut bunny girl itu dengan innocent face nya,
"..EH?"
angkah mereka berdua terhenti, iris mata mereka melebar, kemudian saling beradu lirikan,
".. serius nih?"
"Ya seriuslah boge,"
Hinata tampak terdiam sejenak kemudian perlahan tangan kanannya mulai meraih tangan kiri Kageyama, "cu-cuman sekali ini saja loh!" bisiknya sewot dengan kedua pipinya yang mulai merona, yang tampak membuat Kageyama terkejut dan memerah hebat. "Te-tentu saja bodoh!" balas Kageyama yang terlihat berusaha membuang mukanya.
Sang bunny girl itu tampak memperhatikan pasangan pasangan yang sudah berjajar di depannya, lalu tiba tiba tersenyum misterius,
"Jaa.. selanjutnya,"
Tiba tiba sepasang tangan muncul diantara Hinata dan Kageyama lalu mengikat tangan mereka yang sedang berpegangan tangan dengan sebuah besi berantai,Ya, lebih tepatnya sebuah borgol,
"?!" teriak mereka berdua tanpa suara karena terkejut melihat tangan mereka di borgol tiba tiba, begitu juga dengan pasangan pasangan lainnya.
"Ya! Seperti yang kalian lihat sekarang, 2 tangan tiap pasangan yang diborgol itu lah yang tidak boleh digunakan selama game ini! Ah, ini juga termasuk peraturan ya," ucap bunny girl itu ceria beserta dengan wink nya yang sama sekali tidak ber efek pada sepasang "laki laki" ini karena mereka sudah terlanjur syok duluan, melihat tangan kanan Hinata dan tangan kiri Kageyama diborgol.
"Dalam game ini, para pasangan akan melewati 5 rute tantangan yang berbeda beda, kalian harus pandai, kompak juga cepat dalam memainkan game dalam rute rute ini! Setiap rutenya akan ada orang yang bertugas memberi tantangan juga berperan untuk mengesahkan kalian agar bisa lanjut ke rute berikutnya! Jadi inti game ini adalah, siapa yang cepat, dia dapat!" jelas bunny girl itu panjang lebar. "Ah, ada lebih dari 15 game di dalam taman bermain ini yang kalian bebas pilih! tetapi rute terakhir semuanya sama ya!" lanjut bunny girl itu lagi.
Kageyama yang sendari tadi melihat peta penanda lokasi game yang diberikan oleh orang yang memborgolnya tadi tampak menghela nafas lalu melipat kertas itu. "Aku sudah tahu kita akan ke rute mana, kau tinggal mengikutiku saja," lirik Kageyama, yang dijawab anggukan pelan Hinata menuruti perintah Kageyama.
"Yosh! Para pasangan silahkan bersiap di tempat masing masing!" teriak bunny girl itu sambil mengangkat sebuah pistol udara di tangannya.
"Oi, kau lepas saja high heels itu,"
"Hah? Berarti aku lari gak pakai sepatu?"
"Ya daripada kamu memperlambat saja, lagipula.. ntar kakimu malah tambah sakit,"
"I-iya sih.. ya udah deh,"
Sang bunny girl tampak mulai berteriak memberikan aba aba,
"Siap?"
"Se.."
"No,"
"Fighto!"
Pistol udara itu pun berbunyi, para pasangan langsung melesat dengan cepat,
"Yosh, Iku yo, Hinata!"
"Ou!"
TBC
Auth:
Fuah, akhir bisa ke publish juga ini chapter 2
udah lama sih bikin storynya, tapi nge publish in nya itu loh :v
untuk para pemberi review, arigatou!
(btw, soal ultah hinata itu aku baru tau, kebetulannya pas banget :v)
yosh, selamat menunggu chapter 3 nya ya~
ditunggu review nya ^^
