XO's FAMILY.
FREAKFANGIRLSX PROUDLY PRESENT.
THIS IS YAOI STORY. IF U DON'T LIKE IT. JUST GET OFF UR ASS FROM HERE.
EXO OFFICIAL PAIR IS HERE!
ROMANCE/FAMILY/HUMOR/
HUNHAN;KAISOO;CHANBAEK;SULAY;TAORIS;CHENMIN AS MAINCAST.
RATED : T—M
AKU – AS UR SELF!
THIS STORY MAY NOT HAVE A CONFLICT BCS I HATE CONFLICT. HAHA. TYPO(S) AND BAD EYD.
SILENT READERS ALLOWED. BUT REVIEWERS MORE PLEASED.
Chapter 2. I love you, brotha.
Habislah kau.
"Jadi, adik kami sudah besar—kyaa!" Jerit Xiumin seperti anak remaja, aku memutar bola mata dengan malas.
Jika kujelaskan kondisinya, aku sedang ada diruangan khusus kami—ugh. Maksudku ruangan ini dipenuhi dengan mainan—dan banyak sekali peralatan ala remaja disini, dan disinilah aku berakhir—siap di introgasi oleh ke 10—kakak-ku yang paling menyebalkan.
"Untung saja aku tak mematahkan leher pria itu" suara serak milik Chanyeol membuatku ingin muntah—ini kencanku yang ke19 kali batal!
Siapa lagi dalang dari semua ke-gagalanku kalau bukan mereka semua?
Aku beranjak dari kursi tempatku tadi—mereka menatapku lagi "Apa?" Jawabku ketus. Aku sangat kesal sekali, kenapa aku tak boleh sama sekali memiliki kekasih? Ada apa dengan mereka semua?
"Aku lelah, mengapa kalian selalu mematahkan cintaku? Wae? Wae oppa?" kalimat terakhirku menjadi penutup—hingga pintu ruangan berdebam dan aku berlari menuju kamarku.
Aku sampai dikamarku, menuju meja belajarku—mengeluarkan laptop dan memilih untuk mengerjakan tugas dari dosen tadi.
Layar laptop menyala dan menunjukkan gambarku—ah. Maksudku gambar kami semua, gambar ini diambil oleh Kris appa. Aku berada ditengah tengah. Dan mereka memelukku dengan tawa gembira—kecuali sehun oppa yang memilih memeluk Luhan oppa dipaling belakang—aku tersenyum sejenak melihat gambar itu,
Tapi aku bukan mengerjakan tugas—dan.
Aku membuka folder file milikku yang berjudul 'XO Family'
Folder itu berisi foto milik kami sekeluarga—pekerjaan Kris appa sebagai Photographer memudahkan kami untuk mengadakan sesi photoshoot setiap saat yang kami mau. Aku mulai membuka satu persatu foto lama milik kami.
Ah, foto ini diambil ketika ulangtahun Xiumin oppa yang kesepuluh. Xiumin oppa memeluk Luhan dan aku mendapati wajah Chen dan Sehun yang terlihat kesal dibagian belakang.
Kemudian, foto resmi kami—kami memakai pakaian putih. Keempat oppa-ku sangat tampan dengan jas putih tersebut. Aku sendiri berada dibagian tengah dengan dress simple buatan Luhan oppa. Ia mendesign dress ini khusus untukku katanya.
Aku tersenyum lagi dan tenggelam ke banyak foto lainnya.
Oh, ini foto yang diambil secara tak sengaja oleh Kris appa. Aku jatuh dari sepeda pada hari itu—dan tentu saja, para oppa-sialan-ku itu mengerubungiku, beberapa dari mereka menampilkan ekspresi cemas. Dan Kyungsoo oppa yang paling dekat denganku terlihat memelukku kemudian menangis. Itu waktu usiaku 9 tahun—huhu.
Hey, aku lupa foto ini. Digambar ini terlihat aku yang sibuk dengan laptopku—kemudian luhan dan sehun berada di kursi malas, berdua. Chanyeol dan Baekhyun oppa yang sedang mengambil selca bersama dengan 'v sign' kemudian dipojok ruangan terdapat Kai dan Kyungsoo oppa sedang. Uhm! Aish. Mengapa mereka selalu beradegan dewasa? Lalu ada Chen dan Xiumin yang sedang bertengkar. Mereka memperebutkan—tunggu? Apa itu sebuah bebek karet? Mereka selalu aneh—
Lalu appa dan eomma sedang berpelukan. Sepertinya foto ini direncanakan karena tao dan Kris juga berpelukan.
Lalu foto ini, ugh ini diambil beberapa hari lalu. Foto ini terlihat berpasangan karena mereka dengan pasangan masing masing sementara aku berada ditengah(lagi) memeluk bear-ku yang besar.
Aku akan men-close tab tersebut hingga sebuah ketukan terdengar,
"Hey, ini aku.." Suara lembut milik Kyungsoo oppa terdengar.
"Masuk, oppa" jawabku. Kyungsoo masuk dengan perlahan lalu melihat kelayar laptopku.
"What r u doing, kids?" Ia mengelus kepalaku—aku mempoutkan bibirku lalu mulai merajuk
"Kalian membuatku kesal" Jawabku cuek. Kyungsoo Oppa tersenyum lembut—
"Maafkan kami, ya?" Ia menepuk jemariku,
"Tidak sebelum ada 5 novel baru untukku" Aku tertawa setan dalam hati—kapan lagi bisa mengerjai mereka semua.
"Oh ayolah" desahnya malas. Aku memberikan ekspresi kesal palsu
Aku mana mungkin bisa marah pada mereka hmm.
"Ya, atau tidak sama sekali" Aku melipat tanganku kedada. Kyungsoo oppa mengangguk dan meninggalkan setumpuk note dimejaku.
"Kau tau ini kan? Jaljayo, uri babygirl" Ia mengelus kepalaku, lalu pergi.
From : handsome-chen.
Kids, maafkan aku ya? Aku bukannya ingin menghancurkannya—hanya saja. Aku takut kau akan tersakiti. Aku janji tak akan seperti ini. Maafkan aku, okay?
Note itu berasal dari Chen. Ia menggambar wajah dinosaurus dibawahnya- aku tersenyum lalu membuka yang lain.
From : aegyo king, sehun
Hi, kiddos. Maafkan aku karena bersikap seperti ini. Kau tau aku begini karena aku menyayangimu, right?
Okay, singkat dan jelas. Sangat sehun style sekali- kan?
From : Manly brotha, Luhan
Hei girl, maafkan aku ya? Tapi aku tak ikut ikutan. Ini semua ide sehun.. tapi sekali lagi maafkan aku karena ikut-ikutan menyerbu-mu dibioskop tadi.
Diikuti dengan emoticon kiss dan gambar rusa didalamnya—aku sangat suka gaya Luhan kkk~
From : im the oldest, Xiu~
Aku tahu kami berlebihan, dan mewakili yang lain—maafkan kami ya? aku yakin mereka sangat menyayangimu dan tak mungkin membiarkanmu terluka.. maaf, ne?
Dewasa sekali kan? Hmm :3
From : im not kkamjong, im handsome-kai.
Hei girl, maafkan aku ikut ide si idiot sehun, tapi aku tak ingin pria itu menyakitimu. Jadi aku akan selalu menjagamu! Saranghae
Dibubuhi tanda love yang sangat banyak—oh, romantis sekali.
From : Kyungie . satansoo.
Babygirl, maafkan aku. Aku menyayangimu. Jangan marah padaku, ingat. Aku sangat menyayangimu :3
Seseorang mengubah namanya—aku terkekeh karena mereka selalu meledek Kyungsoo—oppaku yang paling baik itu selalu jadi sasaran mereka, kasihan sekali.
From : Handsome guy, Chanyeolie.
Hi kiddos, maafkan aku karena aku mengagetkanmu ketika hampir saja terjadi. Jujur saja aku tak suka ia asal cium begitu, kumohon jangan lakukan lagi atau akan kupukul pria yang menyentuhmu saat itu juga.
Aish, ia tak merasa Salah samasekali?!
From : beautyqueen, baekkie.
Kiddos, aku tau kau sedang puber, jangan dengarkan para sialan itu dan dapatkanlah semua pria yang kau kamu, kau sangat cantik dan aku akan ajari kau berdandan nanti, acuhkanlah mereka. Aku mendukungmu. Hwaiting! ^-^
Aku tersenyum lalu menaruh note itu di kotak khusus—lalu membuka pintu kamarku karena mereka pasti sedang menunggu diluar. Aku sangat tahu ini mungkin terjadi.
Aku membuka pintu, dan serangan mereka dengan langsung memelukku membuat hatiku menghangat.
"Aku, aku juga menyayangi kalian semua" Isakku lalu memeluk mereka lebih erat lagi.
FIN for this chappy :3
Hello! Walaupun hanya ada 4 review di chapter sebelumnya, aku sangat berterimakasih sama kalian yang telah memberi saran dan review panjang/? Ugh! Aku sangat sangat sangat suka review panjang walaupun mengandung content ngawur dan lawak/? I loveeeeeeeeee jenis review yg kayak gitu :3
Dan, kalo ada dr kalian yg memiliki saran tentang apa yg mau kalian tau dari kehidupan mereka
Ex : kalian mau tau gimana masa kecilnya, atau kejadian apa di hidup xo family ini/? Kalian bisa request:3 karena aku menulis ini sesuai mood dan sesuai bagaimana kondisi di kolom review :p
Really thankyou untuk 4 orang yang memberi saran di chapter sebelumnya! Uuuuuuuuuu y'all rock guys /g
At least, Review please?
