XO's FAMILY.
FREAKFANGIRLSX PROUDLY PRESENT.
THIS IS YAOI STORY. IF U DON'T LIKE IT. JUST GET OFF UR ASS FROM HERE.
EXO OFFICIAL PAIR IS HERE!
ROMANCE/FAMILY/HUMOR/
HUNHAN;KAISOO;CHANBAEK;SULAY;TAORIS;CHENMIN AS MAINCAST.
RATED : T—M
AKU – AS UR SELF!
THIS STORY MAY NOT HAVE A CONFLICT BCS I HATE CONFLICT. HAHA. TYPO(S) AND BAD EYD.
SILENT READERS ALLOWED. BUT REVIEWERS MORE PLEASED.
Chapter 4. A Chanbaek's Wedding.
Baekhyun oppa dan Chanyeol adalah pasangan yang paling romantis dan gila menurutku, well. Mereka tak terpisahkan semenjak bayi—mereka berdua seakan diciptakan untuk selalu bersama, Chanyeol adalah pendiam kelas berat semasa kanak-kanak. Dan Baekhyun dengan sifat supelnya selalu membawa semua orang nyaman disekitarnya—
Aku selalu melihat tatapan penuh pemujaan dari Chanyeol untuk Baekhyun oppa—
Tak terkecuali dihari ini—hari dimana mereka resmi menjadi pasangan.
Memakai Tuxedo berwarna putih—dan dasi kupu-kupu yang singgah dengan indah pada pakaian keduanya, aku yakin banyak yang patah hati karena acara ini.
Aku memperhatikan mereka dari jauh—bersama yang lainnya tentu saja, Beberapa tamu datang dan menyalami mereka, tak terkecuali beberapa mantan Baekhyun oppa—ia adalah playboy pada masa SMA. Tapi cintanya selalu kembali kepada Park Chanyeol. How sweet?
"Hey, kenapa kau tak berhenti tersenyum—baek? Apa kau tak lelah?" tanya Chen sambil menyesap minumannya—aku mengangguk menimpali.
"Semua tamu yang datang banyak sekali, aku saja pusing melihatnya" Jawabku setuju diiringi anggukan yang lain.
"Aku malah sangat bahagia, asal kau tau" Baekhyun menjawab dengan wajah-sok-kesal, Lay terkekeh.
"Benar, rasa bahagia itu pasti bisa melebihi rasa lelahmu—iya kan?"
"Benar eomma, karena aku sangat bahagia bisa menikahimu—Byun Baekhyun" Ucapan romantis chanyeol diakhiri dengan ciuman intim keduanya—aku terseyum sekali lagi, hatiku mengangat. Dan aku tenggelam dalam rasa bahagiaku.
Pesta keluarga adalah yang terbaik, kami tak pernah merayakan dengan sangat mewah—dengan bersantai diruang keluarga—infocus didepan menyala dan siap menampilkan film yang dipilih oleh Chanbaek, beberapa dari kami fokus ke film dan beberapa selalu asik dengan keributannya- sendiri.
"Hey Chanyeol-ah, jangan terlalu keras. Okay?" Ledek Xiumin, Sehun oppa tertawa dengan kencang.
"Baek, jika ia tak mau berhenti. Tendang saja bokongnya seperti biasa" Perintah Kyungsoo. Baekhyun mengacungkan jempolnya pada kyungsoo.
"Ah, anak itu pasti minta tambah" Jawab Kai asal, Baekhyun otomatis melotot
"Eat this" Jawab baekhyun sambil mengacungkan jari tengahnya yang indah—Kai tertawa lalu memeluk Kyungsoo dengan posesif.
"Eomma sudah menyiapkan Cuti untuk pekerjaanmu- baekkie. Jadi jangan terlalu grogi nanti malam, okay?" ledek Lay,
"Aish eommaaa~" erang Baekhyun malu karena diledek oleh mereka semua.
"Uurgh! Chan-ah~"
"Baekkk!"
"T—tunggu dulu!~"
"Hmm sudah kuduga" sebuah suara dari depan ruangan kamar chanyeol dan baekyun terdengar, tunggu.
Siapa yang menguping?
"Menikmati show, tuan Oh?" Ledekku. Sehun mengangguk lalu sibuk mendengarkan lagi,
"kkkkk~Aku yakin Baekkie- hyung tak akan bisa berjalan besoknya" Ia menegakkan tubuhnya lalu berjalan pergi—
"Aish, dasar"
Benar saja, keesokan pagi Park Chanyeol datang dari lantai atas dengan senyuman idiotnya—ia mencium pipi Tao eomma yang sedang sibuk membaca majalah fashion—menyapaku yang sibuk dengan Novel dan menjitak kepala Chen yang sedang mengganggu Xiumin.
Aku mendengus lalu memperhatikan lagi si idiot itu, ia tenggelam didalam dapur beberapa menit sebelum kembali dengan nampan penuh makanan—
"Hey, dimana Baekkie hyung? Ini sudah mendekati waktu sarapan" Ledek Sehun oppa sambil menyenggolku. Aku tertawa setan dalam hati, aku tahu si albino ini sedang menyindir. Aku juga melihat Suho appa tertawa diam diam. Chanyeol menggaruk bagian belakang kepalanya.
"—umm, baek bilang.." Jawabnya sambil berpikir, aku tersenyum. Menunggu Chen oppa yang siap-siap untuk membuly Chanyeol.
"kau tak melakukannya dengan keras kan?" Sembur Kyungsoo dari arah dapur—aku menutup mulut karena bisa saja aku tertawa kencang.
"YA! SUDAH KUBILANG PARK CHANYEOL." Teriak Kyungsoo, tawaku meledak.
Seluruh keluargaku juga tertawa, Chanyeol sangat takut kepada kyungsoo yang tentu saja yang sangat menyayangi Baekhyun,
"A—aku, YAK! Berhenti mentertawai aku, bocah nakal!" Chanyeol memelintir telingaku pelan karena aku terus terusan tertawa. Melihat Chanyeol tanpa perlindungan Baekhyun adalah sebuah hiburan tersendiri.
FIN
Ahh gangerti, maaf ya? mood nulisku lagi bener-bener gak baik T-T banyak kejadian yang bikin aku gatau kudu nulis apa/? Aku bakal berusaha lagi biar mood nulis bisa membaik :3 Review please?
