Can't Hide It [15&]

Jimin x Taehyung

.

.

.

Jimin terdiam dan mengunci pandangannya. Dagunya yang tertumpu di kedua telapak tangannya menahan kepalanya. Entah kenapa ia tak bisa melepaskan tatapannya dari pemuda teladan yang selalu duduk di bangku ketiga yang ada di deret sampingnya. Hanya saja, dia tertarik dengannya. Bahkan kakinya baru menginjak lantai kelas ini beberapa bulan yang lalu.

Dia masih ingat saat dulu ia berkenalan secara baik baik dengannya. Namanya Kim Taehyung. Namanya bahkan terlihat menggemaskan. Matanya masih menangkap pemandangan Taehyung yang mencorat coret kertas buram dengan buku tebal bertuliskan angka dan huruf yang sangat Jimin benci. Matematika. Dan Jimin sama sekali tak mengerti kenapa Taehyung bisa menikmati waktunya saat ia mengerjakan semua soal laknat tersebut.

Bel berdering menginterupsi kegiatannya. Senyumnya mengembang lebar membuat hawa disekitarnya terasa sangat hangat. Hembusan angin menerpa melewati celah jendela yang terbuka di kelasnya, membuat beberapa halaman buku yang dikerjakan oleh Taehyung terbalik. Taehyung hanya menggerutu pelan dan mengutuk sang angin yang tidak memiliki salah.

"Kim Taehyung, sudah selesai dengan soal soalmu?" tangan Jimin mengusap surai Taehyung dengan lembut membuat Taehyung mengalihkan perhatiannya. Senyum keduanya mengembang. Taehyung memeluk pinggang Jimin dan menyenderkan kepalanya di pundak Jimin.

"Maafkan aku sayang. Ayo kita ke kantin."