CAN'T WAIT YOU
Main Cast : Yoon Dujun (Beast)
Lee Sungmin (yeoja)
Cho Kyuhyun
And others .
Genre : Romance , Hurt , Drama
Rate : M
Warning : GS , Crack Pair , EYD ,Guest Star , OOC.
Desclaimer : all casts belong to God , except DuMin couple , They are belong to me , hohoho #INMYDREAM
Summary : Kenapa kamu harus kembali lagi ? Apa kau tak tahu seberapa besar usahaku untuk melupakanmu ? Setidaknya biarlah kali ini aku bahagia karena bahagiaku adalah bersamanya.
Chapter 6
"Leader Du, aku merindukanmu. Apa kau tak merindukanku ? jahat sekali kalau itu benar"
Dujun yang baru saja mengalami guncangan hebat akibat mengingat siapa sosok di depannya itu lantas membalas pelukan itu dengan erat. Seolah mengungkapkan betapa rindunya ia akan sosok itu.
"aku juga merindukanmu, Kim Sunggyu. Sangat . kau kemana saja selama ini bodoh ?!"
"mianhae. Aku harus melakukan sesuatu untuk masa depan kita berdua"
"kata – katamu itu seolah kita adalah pasangan gay. Itu menjijikan, kau tau"
"aigoooo,bukankah dulu kau sendiri yang menyuruhku untuk tetap berada di sisimu ?"
"tapi bukan sebagai pasangan, bodoh"
"lagi – lagi kau mengatai ku bodoh"
"kau memang bodoh dan aku merindukanmu" ucap Dujun seraya makin mengeratkan pelukannya.
"ehm, Dujun~ah, bisakah kau melepaskan pelukan ku sekarang karena nyatanya ada seorang gadis cantik yang memperhatikan kita. Ah lebih tepatnya memperhatikan aku, aku harus melakukan aksiku saat ini. Kau tahu, aku kesini sekaligus dalam misi pencarian cinta sejati"
Dujun berdecak mendengarnya, si narsis bodoh ini ,batinnya mengumpat.
Dujun melepas pelukannya dan menemukan bahwa memang ada seorang gadis yang memperhatikan mereka, itu adalah gadisnya. Baru saja ia ingin menyapa Sungmin, namun ia kalah cepat dari Sunggyu.
"annyeong, nona melihat bahwa kau sedari tadi tak pernah mengalihkan pandanganmu dari ku. Apa kau menyukai ku ?" tanyanya penuh percaya diri. Benar – benar tak terduga.
"huh ?".
"apakah pesonaku tak terelakkan bagi mu? Aku akan memberimu nomor handphone ku nanti, jangan lupa menghubungiku ya."
Sungmin yang terlalu kaget dengan apa yang diucapkan pria dihadapannya hanya mampu diam, sementara Dujun yang berdiri di belakang pria itu tengah mengusap wajahnya kasar. Tak lama ia menyeringai kecil.
Ia menghampiri Sungmin yang tak jauh ada di depannya, merengkuh pinggang mungil itu.
"kapan kau kembali dari toilet, chagi" Ia sengaja menekankan kata chagi untuk mengembalikan kesadaran Sunggyu.
"nde !? chagi ?!" itu suara Sunggyu
"ehm, mungkin 5 menit yang lalu Oppa. Aku ingin memanggil Oppa tapi sepertinya Oppa sedang sibuk, jadi aku hanya diam melihat saja. Tetapi sepertinya teman Oppa itu …" Sungmin urung melanjutkan kata – katanya. Ia ingin mengatakan betapa anehnya pria teman Oppanya namun ia takut Dujun akan tersinggung.
"harusnya panggil saja chagi, jadi Oppa tak akan lama – lama memeluk makhluk menjijikan itu"
"yak ! apanya yang 'makhluk menjijikan itu' !? dan lagi, apa itu chagi ?dia kekasih mu Dujun~ah ?". Sunggyu mengeluarkan protes yang tertahan di tenggorokannya.
"ani, dia tunangan ku" Ucap Dujun bangga.
"bagaimana bisa ?! kau yang seperti ini mendapatkan gadis secantik itu ?"
Sungmin tersipu mendengar pujian yang dilontarkan pria itu.
"ck,tentu saja bisa. Buktinya dia sudah jadi tunangan ku sekarang"
Sunggyu tak percaya, sangat tak percaya. Padahal tadi ia sudah menyusun beribu cara pendekatan terhadap gadis ini, tapi apa mau dikata. Sangat tak bermoral kalau ia merebut kekasih - tunangan – sahabatnya. Melihat tak ada tanda bahwa Dujun akan mengenalkannya pada tunangannya, Sunggyu berinisiatif untuk melakukannya sendiri.
"ehm, halo nona. Perkenalkan aku Sunggyu, Kim Sunggyu. Aku sahabat pria yang mengaku sebagai tunanganmu itu. Maaf atas kelancanganku yang sempat menggodamu tadi". Sunggyu memperkenalkan diri seraya menyodorkan tangannya.
Sungmin tersenyum kemudian membalas jabatan tangan itu
"gwenchana , Sunggyu – ssi. Lee Sungmin imnida"
"baiklah, karena kita sudah berkenalan,segera putuskan tunangan mu itu dan jadi kekasihku"
Detik berikutnya Sunggyu merasakan guncangan hebat di kepalanya sementara Sungmin yang semula kaget karena perintah sekaligus ajakan Sunggyu hanya mampu tersenyum melihat betapa murka tunangannya itu. Meninggalkan Dujun Oppa, tak akan pernah.batinnya.
KYUMIN
Kyuhyun berdiri dalam diam di balkon ruangan itu, sesekali ia menenggak minuman beralkohol di tangannya. Dari balkon ini ia bisa melihat keseluruhan ruangan apalagi balkon ini juga berhadapan langsung dengan pintu utama, jadi tak mungkin ia tak tahu kedatangan gadisnya. Namun setelah hampir setengah jam ia berdiri, gadisnya itu tetap tak terlihat. Apa ia mengurungkan niatnya untuk dating ? apa ia sudah pulang ? tapi tak mungkin, aku selalu memperhatikan pintu utama dan aku memang belum melihatnya.
Kyuhyun cemas, sudah pasti. Ia sangat menantikan moment ini, moment pertemuannya dengan gadisnya. Sangat disayangkan bila mereka gagal bertemu, padahal ia sudah menyusun berbagai rencana di otak jeniusnya, sudah merangkai kata – kata yang akan diucapkannya nanti walaupun belum tentu akan benar – benar ia ucapkan.
Aku akan sedikit lagi Kyu, dan kau akan bertemu dengannya.
Kyuhyun meletakkan gelasnya yang telah kosong dan mengambil segelas minuman beralkohol lain dari waitress yang kebetulan lewat. Minuman yang akan menemaninya menunggu gadisnya.
KYUMIN
Dujun dan Sungmin berjalan beriringan menghampiri pasangan EunHae yang tengah tersenyum bahagia disana. Setelah tadi menghabiskan waktu yang lama untuk mengobrol dengan Sunggyu, Sungmin pun teringat akan tujuan awalnya datang kesini. Ia tak mau Eunhyuk memarahinya karena terlambat mengucapkan kata selamat dihari pernikahannya. Terburu – buru ia menarik lengan Dujun setelah sebelumnya pamit kepada Sunggyu dan membuat janji bertemu keesokan harinya.
Eunhyuk yang menyadari kehadiran Sungmin dengan seorang lelaki, sontak mengedarkan pandangannya ke segala arah, mencari dimana Kyuhyun berada, namun ia tak menemukannya. Hingga Sungmin tepat berada di hadapannya, ia tetap focus mencari pemuda itu.
"Eunhyuk~ah,chukhae ne.selamat atas pernikahanmu" Ucap Sungmin sambil memeluk Eunhyuk, menyadarkan Eunhyuk.
"ne !? ah gomawo Minnie.. ah yak ! kenapa kau baru dating ?! aku menunggumu sejak tadi tahu!"marah Eunhyuk begitu mengingat bahwa sahabatnya itu terlambat datang. dan Kyuhyun juga menunggu mu,Min. sambungnya.
"mianhae Eunhyuk~ah, tadi Dujun Oppa baru bertemu dengan sahabatnya. Jadi kami memutuskan untuk berbincang sebentar sebelum menghampirimu." Jelasnya
"tak apa Min, jangan hiraukan ucapan Hyukkie. Ia hanya terlalu merindukanmu" ucap Donghae yang berdiri di sebelah Eunhyuk.
"hehehe, chukhae Hae~ah. Bahagiakan Hyukkie ne…" Sungmin memeluk Donghae sekilas.
"pasti akan aku lakukan, Min. percayalah."
"tentu aku percaya padamu"
Eunhyuk yang tadi sempat terdiam mendengar nama pria lain disebut oleh sahabatnya, mengalihkan tatapannya pada pria yang berdiri di sebelah Sungmin.
"Min.." panggilnya
Ketiga orang disana mengalihkan pandangannya menghadap Eunhyuk setelah mendengar suaranya.
"hm ?"
"siapa pria itu?" tunjuknya pada pria di samping Sungmin.
Dujun terkejut karena wanita itu – sahabat Sungmin – melupaknnya padahal baru tiga minggu lalu mereka bertemu. Sementara Sungmin tersenyum menanggapi pertanyaan Eunhyuk. Lantas ia menggenggam erat tangan tunangannya. EunHae yang tak sengaja melihat tautan tangan itu terdiam memikirkan kemungkinan terburuk yang ada.
"apa kau melupakannya Hyukkie ? Dia Dujun Oppa. Tunangan ku"
Perkataan Sungmin membuat Dujun tersenyum bahagia sambil memandang tunangannya yang cantik, ia mengeratkan genggaman keduanya. Tak menyadari raut terkejut kedua sosok dihadapannya.
KYUMIN
Kyuhyun memutuskan untuk pulang setelah hampir satu jam menunggu dengan bosan. Tapi ia harus membuat perhitungan dengan duo pasangan ikan disana yang telah berani membohonginya. Awas saja dua manusia itu, akan ku potong mereka lalu ku goreng hingga hangus. Batinnya jahat.
Ia menghampiri pasangan EunHae yang entah mengapa terlihat ini merupakan hari bahagia mereka.
'noona! Kau membohongiku !" Ia berteriak kecil ketika sampai dihadapan pengantin baru itu.
Eunhyuk dan Donghae tak kaget. Mereka malah menatap Kyuhyun dengan sedih. Menyadari tak ada tanggapan dari dua orang dihadapannya, ia kembali melanjutkan perkataannya.
"kalian mengatakan bahwa dia akan datang, tetapi aku sedari tadi tak melihatnya. Apa kalian sengaja membohongiku ?"
Eunhyuk menggeleng.
"dia datang Kyu …."
"benarkah ?! dimana dia ? apa dia baik – baik saja ? apa dia semakin cantik ? tentu saja, Sungmin ku memang cantik..apa saja yang dia katakan ? apa dia menyebut namaku ? apa dia merindukanku ? tentu dia merindukanmu Kyu, dia kan sangat mencintaimu" Kyuhyun memotong ucapan Donghae dan memborbardirnya dengan berbagai pertanyaan yang ia jawab sendiri Ia terlalu bahagia. Matanya menelisik tiap sudut ruangan. Donghae yang tahu apa yang dicari Kyuhyun kembali berucap
"dia sudah pulang, Kyu"
"mwo ?aisshh hyung, kenapa tak menahannya lebih lama lagi! Kau kan tahu kalau aku sangat ingin bertemu , mungkin ia masih ada diparkiran. Kalau sampai aku gagal bertemu dengannya, aku akan memisahkan Hyukkie noona darimu. Aku pergi dulu hyung, noona."pamitnya dengan langkah tergesa namun bahagia.
"dia tak sendiri, Kyu. Hiks… Sungmin datang bersama tunangannya .. hiks …"
.
TBC
