Yey...! Chapter 2 update! Sebenernya Yuki cuma mau buat yg langsung complete ceritanya, tapi berhubung saya buat ceritanya begitu, ya jadi ceritanya berchapter deh~ hehe... CEKIDOT~
Disclaimer : Crypton Future Media, Yamaha
Warning : GAJE, dll.
Chapter 2
"WAH! Lui, ada apa?"
"Gue mau nyari-"
"Oke, tunggu dulu ya, gue panggilin..." Potong Miku.
'Emang dia tahu mahluk(?) apa yg gue cari?' Batin Lui heran.
Miku berlari ke tangga, lalu ia berhenti di tengah tangga sambil tereak...
"WOY RINNNN! BANGUN! TUH USIR PACAR LHO, NGANGGU KETENANGAN BATIN GUE TAU!" Teriak Miku. Lalu, apa jawaban Rin?
"Emang gue pikirin! Hidup hidup lho juga, bukan hidup gue..."
Jawaban Rin membuat Miku dongkol. Miku turun dari tangga, menuju ke dapur, belok kanan dan ia menemukan sebuah kamar mandi nganggur, dan lalu pintunya-
BLAAM!
-dibanting dengan indahnya(?), meninggalkan sang tamu tak diundang*ditabok* yang masih bengong di depan pintu.
KRIKK... KRIKK...
~ HENING ~
Sampai-
Krieettt... Blaam...
-Rin membuka pintu dan keluar dari kamarnya.
"Eh, gue kira lho belum bangun..." Kata Lui membuka pembicaraan.
"Aku sudah bangun dari tadi kok... Ini aja gue udah mandi" Kata Rin meneruskan pembicaraan.
"Oh iya, tadi lho mau ngomong apa?" Tanya Rin.
"Yang mana?" Lui balik bertanya.
"Waktu lho baru sampai ke sini..." Jawab Rin.
"OOooo"
"Nyari'in gue ya?"
"Ehm, bukan begitu. Sebenernya gue nyari Akaito ke sini."
"Oo, Akaito nya tadi baru aja keluar, katanya mau cari makanan" Kata Rin dengan nada sedikit kecewa.
CATATAN : Di sini RINXLUI bukan RINXLEN, karena udah banyak.
"Nggak mau masuk dulu ya?" Tanya Rin.
"Ehm, boleh." Kata Lui.
Mereka pun masuk ke ruang tamu. Lui langsung duduk di sofa bareng Rin sambil nonton tv.
"Btw, kenapa lho cari si Akaito?" Tanya Rin.
"Karena gue bosen di sebelah" Jawab Lui.
"Kenapa bosen cari si Akaito?"
"Tadi itu dia dateng kesebelah, trus minta makan. Awalnya gak gue kasih, tapi karena gue kasihan, ya udah, di kusuruh masuk. Abis masuk ia ngancurin tv gua. Truss DIA KABURRR!" Kata Lui panjang x lebar x tinggi di : dua, sambil tereak di akhir.
"Pantesan dia tadi sekali pulang langsung pergi lagi..."
Waktu Rin sama Lui lagi asik ngobrol, dibelakang mereka ada Len yang kelihatannya...cemburu. Dan ia pun mencoba untuk mengganggu mereka.
"Kakak-" Panggil Len.
"Apa?" Rin menoleh ke belakang.
"-minuman gue dibelakang mana?" Lanjut Len.
"Ohh, tadi udah Lenka ama Rinto habisin di kamarnya..." Jawab Rin.
Len yang katanya mau nganggu mereka dengan pertanyaan yg dibuat buat pun akhirnya kesal sendiri.
"APAAAA?!" Kata(baca: teriak) Len yang lalu meleset kekamar Lenka dan Rinto.
- KEMBALI KE MIKU -
Miku keluar dari kamar mandi. Terus ia ke dapur.
"Laper... Ada makanan gak ya?" Miku ngomong sendiri sambil mengobrak abrik kulkas.
"Yah... Cuma ada ikan tuna..." Kata Miku sedih.
'Suruh BaKaito beli makanan aja, kalau dia nggak mau kan tinggal di ancem' Pikir Miku.
Miku pergi ke lantai dua, ia berjalan lurus kedepan tanpa menoleh, melewati beberapa kamar milik anggota pitchloid, dan akhirnya sampai di kamar indah(?) milik Kaito.
TOK... TOK... TOK...
"Siapa?"
"Miku"
"Mau apa?"
"Beli'in makanan, gue laper"
"Duitnya?"
"Ada, entar gue kasih kok..."
"Upahnya berapa?"
"Hah, lho nanya'in upah?! Ikhlas gak sih?!"
"GAK"
Miku langsung naik darah.
"KALAU LHO NGGAK MAU NOLONGIN GUE, YAUDAH NGOMONG AJA DARI TADI...! DASAR 'ES KRIM BELEPOTAN'!" Teriak Miku yang menyebabkan 5 anggota Pitchloid masuk rumah sakit, sake nya Meiko yg langsung lompat lompat(?) sendiri, dan yang lebih dahsyat lagi adalah 'KACA CENDELA MILIK TETANGGA BEBUYUTAN MEREKA YANG NANGKRING DI SEBELAH JADI PECAH SEMUA'.
Miku yang masih rada rada mau ngamuk langsung turun ke lantai satu, menghampiri sepasang kekasih yang lagi asik nonton tv.
"Eh, kalian kalau mau pacaran jangan disini, diluar aja sono, lho gak kasian ngeliat gue yg statusnya jomblo ini ngeliatin kalian mesra mesra'an disini, BIKIN GUE SAKIT MATA TAU!" Kata Mik : 2, sambil teriak diakhir.
"Kalau lho langsung sakit mata pas ngeliat kami berdua'an, ya nggak usah diliat aja, susah banget sih idup lho..." Kata Lui.
"Kalau Miku-nii masih jomblo, kenapa nggak ngajak BaKaito pacaran aja, kan bisa sekaligus di jadi'in babu" Sambung Rin. Miku langsung kicep.
"Serah kalian aja deh. Tapi kalau yang bagian Rin ngomong pacaran ama BaKaito, gue ogah, amit amit. Oh iya, kalian nganggur kan disini?"
Rin sama Lui ngangguk.
"Beli'in aku makanan ke supermarket aja, dari pada kalian pacaran disini, mending cari udara diluar..." Kata Miku yang berusaha membujuk.
"Oke. Duitnya mana?" Kata Lui sambil menengadahkan tangannya.
"Nih, yg ikhlas ya...~"
"Iya iya" Jawab keduanya sambil keluar.
Di saat bersamaan, Len lagi adu mulut sama Rinto.
~ TBC ~
Chapter 2 sudah update, berarti chapter 3 juga mau update *tepok tangan. Yuki memang masih pemula dan belum tahu apa apa (masih suci maksudnya #mungkin). Oke, Review ya... Kutunggu...
REVIEW
