Main Cast : Park Jimin & Min Yoongi
Suport Cast : Member BTS & Other
Genre : Drama, Romantic, Hurt/Comfort
Newbie
Typo bertebaran
.
.
.
.
.
"V ... ada apa?" suara jimin seperti sedang menelpon
"baiklah aku akan kesana sekarang" yoongi yang baru keluar dari kamar mandi hanya melihat jimin yang bersiap-siap keluar
"jimin kau mau kemana?" jimin menoleh
"ah hyung aku akan keluar sebentar menemui V" yoongi bingung setau dia jimin tidak mempunyai teman bernama V
"V? "
"iya, aku keluar dulu hyung"
"jangan terlalu lama, di luar dingin" teriak yoongi
"iya hyung..."
Yoongi yang sedang asik menonton tv dan memakan snack, tiba-tiba jimin pulang
"hyung aku pulang"
"duduk lah disini" jimin melepas jaketnya dan menghampiri yoongi
"jimin siapa V?" yoongi bertanya bingung
"ah... apa aku belum perna bercerita" yoongi mengangguk
"dia teman ku, aku bertemunya setahun lalu"
"oh terus apa yang kau lakukan tadi di luar sana"
"aku hanya menemuinya dia selalu ingin berbiacara dengan ku, dia sedikit mirip dengan taehyung dia sering membela temannya yang sering di bully, seperti taehyung yang membantu ku dulu" yoongi mengangkuk
"jadi aku menyukainya kadang aku membantunya" yoongi membulatkan matanya heran jimin yang biasanya tidak mau berurusan dengan hal seperti itu
"Membantunya? Maksudnya kau berkelahi?"
"Tidak hyung aku tidak berkelahi" jimin menggeleng
"aku hanya membantunya untuk memberitahunya harus bagaimana jika temannya itu di bully lagi" yoongi bernafas lega
"tapi mungkin jika aku melihatnya di pukul aku akan membantunya" yoongi yang sejak dari tadi mengelus lembut surai warna hitam jimin tiba-tiba berhenti dan yoongi menatap tajam jimin
"jangan lakukan itu"
"ok hyung ok aku tidak akan melakuknnya tapi aku tidak janji" jimin tersenyum sampai matanya tidak terlihat
"oh , jimin apa kau tidak ada kelas besok" jimin menggeleng
"bagus lah mulai lusa aku bekerja di rumah sakit jd mungkin waktu ku dengan mu sedikit berkurang, aku ingin kita pergi ke cafe namjin, aku juga ingin bertemu jin hyung dan namjon" jimin hanya mengangguk
"itu ide bagus hyung aku juga sudah lama tidak ke sana"
"oh,, hyung dan adik mu"
"jungkook?"
"iya, dia bekerja di cafe namjin sekarang"
"bocah itu bekerja..." yoongi tertawa keras
"bagus lah bocah itu harus belajar mandiri, aku akan meledeknya habis-habisan di sana" jimin hanya melihat yoongi tersenyum jahil, sebenarnya yoongi sangat menyayangi jungkook tapi dia tidak bisa terus memanjakan adiknya itu. Jungkook sangat manja boros dan tidak bisa di atur, mungkin dia di paksa bekerja oleh ayahnya karna jungkook harus mandiri karna usianya bukan lagi bocah yang terus merengek miminta di belikan mainan.
.
.
.
.
.
.
sinar matahari memaksa masuk ke celah jendela memaksa mata yoongi untuk bangun
"hyung...! bagun , ini sudah siang berapa lama lagi kau akan tidur. Bukannya kita akan ke cafe namjin hari ini" jimin mengendus kesal
"iya.. iya " suara yoongi serak khas orang bangun tidur, dia bangun dan langsung pergi ke kamar mandi
"hyung kau selalu saja begini, kau merencakan sesuatu tap-"
"oke oke aku minta maaf, perjalanan kemarin membuat aku sangat lelah"
.
.
.
.
.
"Hyung"panggil yoongi, namja itu tersenyum dan melihat jimin
"hai jimin" jimin tersenyum
"jadi kapan kau pulang"
"baru saja kemarin"
"ya!.. yoongi kapan kau pulang kenapa tidak memberi tahu ku" satu lagi namja menghampiri meja yoongi dan jimin
"baru saja kemarin, dan aku langsung kesini" yoongi tersenyum, jimin hanya diam dan kadang-kadang ikut tersenyum
"hyung aku dengar bocah itu bekerja di sini"
"bocah? Oh jungkook"
"iya, bagaimana dia apa dia menyusahkan kalian"
"ani.. malah dia bekerja dengan baik"jawab namjoon
"hahaha.. bagus lah, oh iya apa kami boleh memesan"
"tentu saja" jawab jin
"tapi aku ingin jungkook yang mengantarnya kesini" yoongi tertawa jahil
"hahaha... kau memang tidak berubah dasar brocon" jawab namjoon
Jin pergi kebelakang untuk membuat kopi latte dan green tea
"ini pesanan...nya... hyung! Apa yang kau lakukan disini" tanya jungkook kaget
"ah kau tidak sopan aku pelangganmu Jungkook~" nada yoongi meledek
"kapan kau pulang?" tanya jungkook tiba-tiba duduk
"kenapa kau tidak bekerja Jungkook~ " tanya yoongi, jimin hanya tertawa mendengar yoongi memanggil jungkook
"hentikan hyung" jungkook mengendus kesal
"hyung.. hyung apa kau pulang untuk bekerja di rumah sakit?" tanya jungkook lagi tapi dengan nada sedikit senang
"kenapa? Apa kau senang jadi kau bisa mengambil jurusan kuliah yang kau suka, karna sudah ada penerus ayah" yoongi menatap jungkook
"tentu saja, aku sangat senang karna aku tidak harus mengurus orang-orang sakit, itu membosankan. Aku ingin terjun ke dunia seni seperti jimin hyung" jungkook tersenyum kepada jimin
"untuk itu kau harus berterimakasih pada ku dan menurut padaku, karna aku sudah menolong mu" jawab yoongi
"aku tidak akan berterimakasih pada mu hyung, lagi pula dari awal ayah tidak akan menjadikanku penerusnya"
"ok aku bisa saja menolak dan ayah akan menjadikan mu penerusnya" yoongi tersenyum licik
"jangan... aku mohon, adik mu ini sangat berterimakasih dan akan terus menurut pada mu" jimin tertawa melihat yoongi menaklukan jungkook
"hahaha ... kembalilah bekerja nanti namjoon memarahi mu"
"oh iya hyung apa kau akan pulang ke rumah"
"tidak aku akan tinggal di apartemen"
"harusnya kau pulang dulu, ibu sangat merindukan mu" jungkook tersenyum lalu pergi
"iya harusnya kau pulang dan temui ibu mu hyung" sambung jimin
"nanti saja, lagi pula aku sudah menelpon kalo aku sudah pulang"
Tiba-tiba jimin melihat ke luar
"hyung aku keluar dulu di depan ada V " yoongi hanya menganguk dan sibuk ngobrol dengan jin dan namjoon
"Yak.. V apa yang kau lakukan disini bagaimana kau tau tempat ini"
"ah aku hanya kebetulan lewat dan melihat hyung di dalam" namja itu tersenyum kotak
"apa kau ingin masuk" tanya jimin
"tidak...tidak aku sebentar lagi harus pergi menemui temanku"
Jungkook yang melihat dari dalam cafe terheran-heran melihat jimin
"kalau begitu berhati-hati lah jangan berkelahi, jika aku melihat lebam di mukamu lagi aku akan memukul mu" jawab jimin
"ok hyung" namja itu terus tersenyum, tiba-tiba jungkook keluar
"hyung.."
"ah jungkook"
"hyung apa yang kau lakukan di luar"
"aku hanya sedang mengobrol denga-"jimin menoleh dan tidak menemukan V, jungkook pun melihat ke depan tapi tidak ada seorang pun
"ah cepat sekali dia menghilang" gumam jimin
"apa... ?" nada jungkook sedikit tinggi
"ah tidak ada apa-apa, aku akan masuk lagi di luar dingin" jungkook melihat jimin aneh, jungkook juga ikut masuk dan kembali bekerja
.
.
.
.
.
TBC
Neko sengaja langsung posting chap 2, sebenernya ini udah mau beres tapi untuk chap selanjutnya neko update bertahap ^^
tunggu lanjutannya yah
Review nya jangan lupa^^
note
Brocon itu neko artiin kaka yang sangat menyayangi adik laki-lakinya XD di google mungkin agak beda tapi intinya sama xD
