Dont Plagiat!
Chapter 2
SANG ALPHA
Main Cast:
Kim JunMyeon
Zhang Yixing
Other Cast:
All members EXO
Etc
SuLay Mood
Yaoi
Mari membaca dan selamat berimajinasi dalam pesona jatuh cinta...
Dikamar besar dan megah itu tampak seorang wanita berwajah keibuan memandang foto keluarganya yang terpasang di depannya. Ia menatap wajah anaknya yang sudah dua hari ini tidak pulang dan tidak tahu kabarnya. Juga dlihatnya wajah suaminya yang mempunyai tekat yang kuat. Ia ingat ketika dulu bagaimana suaminya bersikeras ingin menikahinya. Menikahi anak gadis satu-satunya gangster paling kuat di kotanya itu. Ia tidak pernah putus asa hingga akhirnya ia mendapatkan keinginannya. Wanita itu ingat bagaimana suaminya dengan giat menjalankan bisnis casino nya tanpa pertolongan dari siapapun hingga akhirnya ayahnya sadar akan kegigihan menantunya itu dan menjadi dekat hingga sekarang. Dia ingat ketika ayahnya sangat senang ia melahirkan anak laki-laki dan menyuruhnya menghapus nama keluarga suaminya dan berganti untuk mengikuti nama keluarganya. Suami nya menyetujuinya alih alih anaknya yang seharusnya bermarga Choi sesuai nama keluarga suaminya menjadi Kim sesuai dengan nama keluarga dan nama yang ditakuti di wilayah itu.
Anak laki-lakinya yang dibesarkan dengan kasih sayang, kekayaan dan kekuasaan membuatnya menjadi anak yang manja dan sering berkelahi bahkan dengan ayahnya sendiri. Apalagi kesenangan kakeknya mendapatkan penerus laki-laki membuatnya menjadi sosok yang manja tetapi keras. Dari kecil JunMyeon dilatih untuk berkelahi, tahan akan ancaman dan kondisi apapun. Bahkan di usianya yang baru sepuluh tahun, JunMyeon sudah diajak berburu dihutan liar dan menembak serigala dengan bidikan sempurna. Sang ibu sesungguhnya sedih akan kenyataan bahwa anaknya dilatih untuk menjadi serigala juga. Ia meninginkan anaknya jauh dari dunia hitam keluarganya. Tapi keinginan itu sudah terlambat. JunMyeon telah tumbuh menjadi serigala, mulai bergerombolan dengan sahabat-sabahatnya yang jago berkelahi juga dan terbiasa memangsa lawannya. JunMyeon sesungguhnya hanya takut akan kakek dan ayahnya. Sama seperti serigala yang takut akan Alpha nya. Walaupun ia sesungguhnya telah menjadi seorang Alpha untuk gerombolannya tanpa ia sadari. Wanita itu tidak tahu entah apa maksut suami dan ayahnya ingin menjodohkan anaknya itu dengan seorang laki-laki . Yang ia harapkan itu sesuatu yang baik untuk anaknya juga.
" Apa kau tidak akan mencarinya?." Tanya wanita itu pada sosok suaminya
" Entahlah. Dia tidak minta untuk dicari. Lagipula semua kartunya sudah aku matikan. Sebentar lagi dia kehabisan uang dan pulang." Jawab suaminya
" Apa ayah tidak menjumpainya juga?." Tanya wanita itu lagi
" Tidak. Aku yakin dia pasti bersama sahabat-sahabatnya itu. Tunggulah esok dia pasti pulang." Ucap suaminya
" Apa kau benar-benar khawatir dengannya? Kau tahu, setiap malam seorang ibu tidak akan tidur tenang bila anaknya diluar sana tidak tahu dimana." Ucap wanita itu mulai menangis
" Soo young, aku juga khawatir dengannya. Tapi aku tahu dia mampu menjaga dirinya sendiri." Suami itupun memeluk istrinya erat.
...
Malam itu JunMyeon mengendarai mobilnya menuju satu tujuan. Ayahnya telah mematikan semua kartunya. Bahkan untuk mengisi bensin besok pun dia tidak ada uang lagi. JunMyeon telalu gengsi untuk meminta uang dari sahabatnya yang pastinya akan senang membantu. JunMyeon merasa dia adalah ketua dari sahabat-sahabatnya itu. Dia adalah sang Alpha. Dia bisa menyelesaikan masalah nya sendiri tanpa bantuan sahabat-sahabatnya.
" Tuan muda Kim. Silahkan masuk. Ada perlu apa malam-malam kemari?."
" Apa kakek sudah tidur?."
" Tidak. Bos besar masih ada tamu. Kudengar tamunya ini berkaitan dengan Tuan Muda."
" Siapa?."
" Wu Sungmin."
" Wah berani juga dia menginjakkan kakinya kesini. Dimana mereka?."
" Maaf Tuan Muda Kim. Tapi Bos besar sudah tidak ada masalah lagi dengannya. Tapi karena anaknya dipukuli olehmu di Casino maka ia datang kemari."
" Cih. Dasar pengadu. Badan saja yang tinggi tapi mental nya rendah. Sekarang aku yang ada urusan dengan keluarga Wu."
" Wah wah ini rupanya si kecil Kim yang sedang menginjak dewasa dengan angkuh dan sombong." Wu Sungmi muncul dari atas ruangan
" Kau tahu? Angkuh dan sombong adalah kaki kanan dan kiriku. Mau apa kau kemari? Mana anakmu si pengadu itu."
" Perhatian sekali kau dengan Kris. Apa kau berniat memasukkan dia dalam gerombolan sombongmu itu? Kurasa anakku tidak akan tertarik dengan tawaranmu."
" Bahkan kalau manusia tinggal dia seorang di dunia ini pun aku tidak akan bergerombolan dengan pengecut sepertinya. Jauhi keluargaku dan jangan dekati kawasan kami lagi."
" Apa resiko nya kalau aku mendekati kawasanmu Kim kecil? Jangan menghidupkan api yang telah padam, atau dia akan membakarmu."
" Kau tahu sendiri apa resikonya."
" Haha Kim kecil on fire kuharap kau tidak benar-benar terbakar."
Wu Sungmi meninggalkan JunMyeon. JunMyeon langsung naik ke atas untuk berjumpa dengan kakeknya. Sang Alpha.
" Aku tidak akan membantumu. Ayahmu telah memberikan alasan kenapa dia bersikap seperti ini padamu." Ucap kakeknya itu
" Tapi kek. Kau tahu kan aku tidak mungkin menikah sekarang. Aku masih muda apalagi dengan orang yang tidak aku kenal." Jawab JunMyeon menahan emosinya
" Sekarang yang kau butuhkan hanya kembali pulang kerumah dan menyetujuinya. Kau tidak mempunyai alasan lagi. Turuti perkataanku dan ayahmu!."
Seperti seekor serigala yang diberi titah oleh sang Alpha, JunMyeon langsung diam dan menuruti perkataan kakeknya. Ia kembali kebawah dan menuju mobilnya. Kini sang penolong tidak ada. Jalan satu-satunya ia harus menyetujui perjodohan itu.
Siapapun kau yang dijodohkan untukku, akan kutunjukkan apa itu neraka. Desis JunMyeon dalam hatinya.
...
CASINO
Lelaki Zhang itu sudah pusing memikirkan bagaimana lagi dia akan lari dari hutangnya di casino ini. Setelah seorang tangan kanan pemilik casino ini menangkapnya dan membawanya ke casino. Ia hanya bisa memohon. Memikirkan bagaimana perasaan anak laki-lakinya tadi yang melihatnya diseret secara paksa memasuki mobil van hitam. Ia mendengar anaknya Yixing, meneriakkan kata-kata jangan pergi untuknya. Pasti perasaan anak yang tidak pernah mengecewakaannya itu sedang terluka.
" Kau tahu kenapa aku membawa mu kesini kan?."
" A-aku berjanji akan membayar hutang-hutangku. Tolong kasihani lah aku jangan bunuh aku."
" Membunuhmu? Untuk apa. Aku punya tawaran yang lebih bagus dari sekedar mengahabisi nyawamu."
" A-Apapun itu. A-Aku akan setuju."
" Tanda tangan ini. Anakmu akan menjadi milik pemilik casino ini."
" A-Apa? Jangan tolong jangan anakku. Dia satu-satunya yang kumiliki di dunia ini."
" Pikirkan itu sebelum kau berhutang judi. Cepat tanda tangan atau tanganmu kupotong duluan."
" Yixing oh anakku satu-satunya."
" Jangan banyak bicara lagi. Cepat!."
Lelaki lemah tak berdaya itupun mentandatangani sehelai kertas itu dengan menangis, kembali memikirkan anak satu-satunya. Anak yang punya cita-cita mewakili negaranya di olimpiade matematika, anak yang selalu patuh dan taat kepadanya.
.
.
.
Yixing menunggu ayahnya yang tidak tahu kemana. Dibawa paksa oleh segerombolan laki-laki berjas hitam. Ia masih menangis, memikirkan nasib ayahnya yang tidak tahu bagaimana. Apa salah ayahnya sehingga ia dibawa seperti itu. Sebuah mobil van hitam berhenti di dekatnya. Ia tahu mobil ini. Inilah mobil yang membawa ayahnya tadi. Dengan penuh harap ia menunggu orang yang keluar dari mobil itu adalah ayahnya. Mimpinya menjadi kenyataan, memang ayahnya yang keluar walau dengan muka lebam dan darah kering di bibirnya.
" Ayah..Ayah kau kenapa?."
" Yixing maafkan ayah. Ayah terpaksa melakukan ini. Kuharap kau akan baik-baik saja." Sendu ayahnya
" Ayah ada apa? Kenapa kau menangis. Siapa mereka?." Tanya Yixing panik
" Yixing. Ikutlah mereka. Ayah akan merindukanmu."
" Maksut ayah?."
" Sudah hentikan drama keluarga kalian. Hei nak ayahmu telah menjualmu pada bos kami. Ayo ikut kami." Seru Seung Hyun
" A-Apa maksumu? Ayah apa maksut perkataannya?." Tanya Yixing
" Maafkan aku Yixing. Pergilah." Sendu sang ayah
" Ah kelamaan. Bawa dia masuk ke mobil cepat." Ucap Seung Hyun
" Ti-Tidak aku tidak mau. Ayah tolong aku." Teriak Yixing yang ditarik masuk ke dalam van hitam itu menggantikan ayahnya.
" Yixing maafkan ayah."
...
JunMyeon memandang kedua orangtua nya. Ibunya yang terus menangis melihat kondisi JunMyeon yang berantakan dan ayahnya yang membalas menatap matanya dengan tajam. Sesungguhnya ia sangat lelah, ia hanya ingin naik ke kamarnya dan tidur.
" Akhirnya kau pulang juga." Ucap Kim Siwon
" JunMyeon nak, pasti kau lapar kan? Lihat kenapa tanganmu luka-luka begini." Tanya Kim Soo Young khawatir
" Ibu aku lelah. Aku mau tidur." Jawab JunMyeon
" Biarkan saja dia tidur Soo Young, agar besok dia bisa berpikir lebih jernih lagi." Ucap Kim Siwon melihat Soo Young yang ingin mengikuti JunMyeon ke kamarnya.
JunMyeon berbaring di kasurnya. Walaupun ia tampak seperti kalah sekarang ia masih belum menyerah. Ia akan membuat kakeknya kembali membela dirinya dan melawan keegoisan ayahnya. Karena dalam peperangan, seorang Alpha yang menang hanya akan bertempur setelah memastikan sudah mendapatkan kemenangan, sedangkan dia yang ditakdirkan untuk kalah adalah yang bertempur dahulu dan baru kemudian mencari kemenangan. JunMyeon terlahir sebagai gen serigala dia akan memenangkan pertempuran sebagai seorang serigala. Ia membutuhkan kakeknya. JunMyeon pun tertidur dengan gemuruh amarah dalam hatinya.
.
.
.
Walaupun Yixing dibawa dalam mobil van yang tertutup jendela nya. Yixing tahu dan hafal arah yang dilalui mobil itu. Ia mengingat dengan sangat mendetail berharap ia akan mendapat kesempatan untuk kabur nantinya dan bertemu dengan ayahnya kembali. Mobil van itu pun berhenti disuatu bangunan. Seung Hyun memerintahkan anak buahnya untuk menurunkan Yixing dan memasukkannya kedalam salah satu ruangan dibangunan itu.
" Kau diam disini. Dan jangan mencoba kabur atau kuhabiskan nyawa ayahmu nanti." Ucap Seung Hyun sambil menutup pintu dan menguncinya.
Yixing hanya bisa meringkuk dalam dinginnya lantai ubin. Ia menumpahkan emosinya dalam tangisan. Ia tidak tahu kenapa ia harus dibawa dan dikurung seperti ini. Kenapa ayahnya harus meminta maaf pada kata terakhirnya tadi. Teringat bahwa lomba olimpiade matematikanya akan dilaksanakan dua bulan lagi. Ia tidak tahu apakah dia akan tetap mengikuti nya atau akan diskualifikasi nantinya oleh juri. Harapannya dan cita-citanya akan hancur begitu saja.
...
Sehun memakirkan mobilnya di perkarangan seluas dua lapangan sepak bola itu. Pagi-pagi sekali dia sudah di WA oleh salah satu Hyung nya untuk mengunjungi JunMyeon di rumahnya. Selalunya Sehun malas mengikuti perkataan hyung-hyungnya kecuali JunMyeon karena dia paling muda diantara mereka, ia selalu menjadi bahan bagi yang lain kecuali JunMyeon yang tidak pernah memperlakukannya seperti itu. JunMyeon, tidak pernah mengatakan bahwa dia ketua dari mereka berlima. Tapi semua sadar bahwa JunMyeon lah yang memiliki jiwa kepimpinan yang kuat diantara mereka. Chanyeol yang bersikap kekanak-kanakan, Chen yang terlalu pendiam, Jongin yang selalu terlibat masalah dengan wanita dan Sehun yang masih sering galau karena terlalu muda untuk kenakalan hyung-hyungnya itu. Bahkan JunMyeon lah yang pertama kali menerima bahwa Sehun memiliki pacar seorang laki-laki yaitu Luhan. Disaat Jongin menyadarkan Sehun dengan koleksi wanita-wanita nya, JunMyeon lah yang memarahi Jongin untuk menghormati apapun keputusan Sehun. Banyak hal yang membuat Sehun setia dengan JunMyeon. Pesona JunMyeon sebagai pemimpin membuat Sehun sangat menghormati Hyung nya itu.
Seluruh pekerja dikediaman Kim mengenal empat sahabat karib Tuan muda mereka. Selain mereka anak dari orang-orang kaya, mereka juga memiliki good looking. Sehun dengan santai masuk kedalam rumah dan langsung menuju kamar JunMyeon. Di tangga ia bertemu dengan Soo Young ibu JunMyeon, Sehun hanya membungkuk kan badannya dan meneruskan perjalanannya ke kamar.
Seperti sudah diduga Sehun, JunMyeon tidur masih dengan pakaian lengkap dan sepatu yang dicampaknya ke sembarangan tempat.
" Hyung bangun. Ayo bangun." Sehun menyenggol bahu JunMyeon agar ia bangun.
" Apa kau tahu aku baru tidur jam berapa?. Pergi sana! Aku masih mengantuk." Marah JunMyeon
" Hyung bangun. Kau pasti tidak mau ketinggalan hal ini."
" Katakan saja kenapa kau kemari."
" Jongin tadi mengatakan bahwa ia berjumpa lagi dengan si bocah Canada itu. Dia menantang balap denganmu."
JunMyeon langsung bangkit mendengar perkataan Sehun. Tidak pernah seorangpun yang berani mengajaknya berduel apalagi di jalur balap. JunMyeon merasakan sensasi pertandingan dalam tantangan Kris Wu.
" Kau tahu apa yang selalu dikatakan pemenang sehun? Jangan menolak bila kau tahu kau siapa juaranya."
" Baiklah. Malam nanti jam dua ditempat biasa. Bagaimana? Oh ya apa perlu kuberitahu polisi agar kosongkan jalan itu atau tidak?."
" Tidak perlu. Bukankah lebih menarik bila adanya korban Sehun? Apalagi kalau itu si bocah Canada itu."
.
.
.
.
Kris Wu lelaki tinggi bertampang setengah Asia setengah kanada itu membawa mobilnya dengan gusar. Melihat terus kebelakang mobil warna merah yang sangat ia tahu siapa pemiliknya itu. Taklain adalah adik tirinya sendiri kyungsoo yang mengetahui dia akan mengadakan pertandingan balap dengan cucu gangster kawasan itu. Kyungsoo selalu khawatir berlebihan dengannya. Ia memaksa akan ikut balap juga bila gege nya itu tidak membatalkan pertandingannya.
" Kyungsoo. Kau tahu kalau aku batalkan mau diletak dimana wajahku ini."
" Ya letak saja ditempatnya memang bisa kau pindahkan?!. Ge tolong lah atau aku akan memaksa!."
" Tidak bisa. Anak sombong itu harus tahu bukan dia saja yang hebat di dunia ini."
" Gege!."
Dan beginilah akhirnya mobil Kyungsoo tetap mengekori mobil Kris hingga di tujuan yang sudah disepakati. Disana terlihat lima mobil sport mewah yang menunggu. Di depan mobil itu terlihat pemilik mobil yang sedang menunggu. Seperti biasa bila JunMyeon mengadakan balap pasti banyak yang datang untuk menonton. Rata-rata anak muda yang mengidolakan kelima pemuda tampan dan kaya itu.
" Cuih, gayanya bikin muak saja." Ucap Kris Wu melihat kelima pemuda sombong di depannya.
" Akhirnya datang juga. Perlu ku tepuk tangan atas keberanianmu menantangku balap. Sudah lama tidak ada manusia yang berani menantangku seperti ini." Ucap JunMyeon dengan nada sombongnya
" Ya mungkin saja mereka malas bertemu dengan wajah sombongmu itu." Balas Kris Wu
" Haha. Kupastikan kau akan kalah malam ini. Apa taruhan malam ini selain harga dirimu itu?." Tanya JunMyeon dengan nada sombong.
" Tunggu. Aku akan ikut pertandingan ini." Ucap Kyungsoo yang baru keluar dari mobilnya
" Wah wah siapa lagi ini?." Tanya JunMyeon
" Dia anak Wu Sungmi dari istri keduanya. Jadi dia sudah pasti adik tirinya si bocah Canada itu." Jawab Jongin
" Bagaimana kau tahu soal keluarga mereka?." Tanya Chen
" Kau lupa aku ini mahluk sosial?." Jawab Jongin dengan senyum sombongnya
" Oh baiklah. Ajak serta seluruh keluargamu sekalian jika kau takut bocah." Kekeh JunMyeon dan sahabat-sahabatnya
" Dia buka takut. Aku yang memaksa mau ikut. Aku tidak akan meninggalkan Gege ku dilahap serigala liar seperti kalian." Ucap Kyungsoo dengan mata bulatnya yang memancarkan manik-manik.
" Wah. Lucu juga anak satu itu. Baiklah jika kau memaksa. Silahkan ikut dan nikmati kekalahanmu nanti." Ucap JunMyeon
" Benar dia lucu." Ucap Jongin pelan
" Yak apa-apa kau ini. Ayo kita tunggu disini." Ucap Chanyeol
" Ambil mobilku jika aku kalah. Begitu juga dengan dirimu. Bagaimana?." Tawar Kris Wu
" Dan ingatkan aku untuk menambahkan taruhan menjadi mobilmu dan mobil adikmu itu jika kalian berdua kalah. Dan kalian berdua harus menyaksikan aku membakar mobil kalian nanti di depan mata kalian berdua. Deal?." Ucap JunMyeon sambil masuk ke mobilnya
" Deal." Jawab Kris yang ikut masuk ke mobilnya
Kyungsoo menatap Gege nya. Benar perasaan risau yang ia rasakan. Gege nya memang telah masuk dalam sarang serigala.
" Baiklah are you ready? 1 2 3 GO!." Teriak Sehun
...
Di ruangan gelap itu Yixing mencoba bangkit kembali. Ia ingat jenis pintu, jalan masuknya ia tadi. Ia mencari jalan bagaimana caranya ia keluar dari ruangan ini. Ia akan kembali pulang dan mungkin membawa ayahnya pergi sejauh mungkin. Ia ingat ia memiliki tabungan yang disimpannya dengan sangat rahasia. Uang itu akan cukup untuk membawa mereka kabur dari manusia-manusia berjas ini. Pikir Yixing. Dengan penuh perhitungan ia mencoba membuka pintu itu. Sungguh itu bukan hal yang sulit bagi dirinya yang pintar.
Yixing keluar dengan sangat lemah. Ia sangat lapar. Tapi sekarang bukan itu yang terpenting. Ia harus bisa pergi sejauh mungkin dari sini. Dengan tergesa ia berlari sesuai dengan memorinya. Walaupun bangunan itu jauh dari jalan raya, karena daya memori Yixing yang kuat akhirnya ia menemukan jalan raya.
Aku bebas. Aku sudah bebas. Ayah tunggu aku!. Teriak Yixing dalam hatinya.
JunMyeon tertawa melihat lawannya berada dibelakang mobilnya. Tapi itu tidak berlangsung lama, walau mobil Kyungsoo agak berada lebih jauh darinya. Mobil Kris Wu sekarang sudah sejejer dengan nya.
" Sial. Takkan kubiarkan kau mengambil pialaku bocah Canada." Ucap JunMyeon
JunMyeon mengacu gasnya dalam keadaan penuh dengan konsentrasi dia mengulang satu kalimat di dalam otaknya. Jadilah juara atau loser. Jadilah juara atau loser.
Mobil Kyungsoo pun kini mengejar kedua mobil di depannya. Dengan harapan ia akan mengawasi gegenya itu dari ancaman yang ada. Ia terlalu berkonsentrasi melihat posisi mobil Gege nya yang hampir dekat menyentuh mobil JunMyeon sehingga ia tidak melihat ada manusia di depannya yang berjalan berlawanan arah dengannya. Untunglah Kyungsoo cepat menyadari dan membanting setir mobilnya ke kanan hingga mobilnya terpelanting jauh ke kanan. Kris Wu yang menyadari adiknya dalam bahaya segera melambatkan mobilnya dan berputar menuju arah Kyungsoo. Kini menjadi juara tidak dipedulikan nya lagi. Hal yang terpenting adalah adiknya.
JunMyeon tetawa melihat mobil Kyungsoo yang terpelanting dan mobil Kris yang mematah arah balik.
Dasar loser. Tidak punya nyali juara. Ucap JunMyeon dalam hatinya
Mobil JunMyeon pun melaju menuju garis finish. Tempat dimana sahabat-sahabatnya dan penontonnya menunggunya.
Kris keluar dari mobilnya segera menuju mobil Kyungsoo yang mengeluarkan asap. Ia harus segera mengeluarkan adiknya walaupun dia tidak tahu apakah mobil itu akan meledak atau tidak.
" Kyungsoo bertahanlah. Gege datang."
" Gege. Kenapa kau kemari. Pasti..Pasti si Kim itu akan mentertawakanmu." Ucap Kyungsoo lemah
" Aku tidak peduli dengannya. Bertahanlah aku akan mengeluarkanmu." Ucap Kris panik.
" Maaf. Pasti dia tadi mau menghindariku. Maafkan aku. Tapi kau tidak akan bisa mengeluarkannya jika dari sana. Ayo sini bantu aku buka pintu belakang ini."
" Kau siapa? Kenapa malam-malam begini kau berlarian disini sial?! Kalau terjadi apa-apa dengan adikku aku akan menghabisimu." Ucap Kris emosi
" Maafkan aku. A-aku Yixing. Aku korban penculikan. Ayo bantu dia dulu nanti aku akan menjelaskan semuanya padamu. Aku benar-benar minta maaf."
" Kyungsoo..Kyungsoo bertahanlah." Ucap Kris panik melihat Kyungsoo memejamkan matanya.
TBC
...
*JANGAN LUPA REVIEWS YAH*
Hai hai
Ciee yang lagi ikutan kobam Luhan balik ke Korea hari ini siapa yaah? Hihi ^^
Terimakasih buat yang udah reviews
Yxingbunny moga baca terus yah ^^
Para Guests terimakasih saran dan kritiknya. Tenang aja Yixing pinter kok dia pasti dia akan mengunakan akalnya untuk menghadapi JunMyeon nantinya hihi ^^
Neriyura haha gimana yah. Ayo baca terus supaya ga penasaran ^^
Nichi iya sabar yak soalnya laptopnya sekarang berebutan sama ponaakan T.T waduw perebutan tahta jd inget scarlet heart Ryeo huaa nangis lagi ingat Baekhyun metong disana T.T
SFA30 Mpreg ga yah? Hihi baca aja yah nanti ^^
Chloe terimakasih kaka hihi ^^
Anson tsades memang tsadees daripada endomie goyeng hihihi ^^ makasih yah saran dan kritiknya akan kubenahi kedepannya ^^
Regina Pearl Luce hahah semua pada ga tega kalau baca FF ichingnya dikasarin yah? Aww jiwa unicorn memang harus dilindungi ^^
