Chapter 10

SANG ALPHA

Main Cast:

Kim JunMyeon

Zhang Yixing

Other Cast:

All members EXO

Etc

SuLay Mood

Yaoi

Dont Plagiat

Author: Flying White Unicorn

Mari membaca dan selamat berimajinasi dalam pesona jatuh cinta...

Yixing mencicipi masakan yang baru saja masak. Hari ini ia meminta libur karena Ibu JunMyeon meneleponnya memintanya main dan menginap dirumahnya. Yixing menanyakan apa yang ingin Ibu dan Ayah JunMyeon makan dan memasakkannya.

" Yixing, seharusnya kau tidak perlu repot-repot begini. Kau pasti capek kan setiap hari bekerja." Ucap Soo Young memegang bahu Yixing lembut

" Tidak apa ibu, kadang aku juga rindu memasak untuk orang. Semenjak JunMyeon berangkat hari-hari aku makan sendiri." Ucap Yixing sedih

" Kenapa kau tidak mau pindah kesini? Bukankah sudah kami minta berkali-kali."

" Hmm tidak apa ibu. Aku yang jarang datang berkujung. Maafkan aku."

" Gwenchana, JunMyeon sering menghubungimu?." Tanya Soo Young

" Ya setiap hari kami berkomunikasi. Kadang telepon atau video call." Jawab Yixing

" Apa dia baik-baik saja?."

" Ya tentu. Eh apa JunMyeon tidak pernah menghubungimu ibu?." Tanya Yixing

" Ya, dia tidak pernah menghubungi kami. Kuduga ia masih marah kepada kami." Ucap Soo Young sedih

" Ibu, ayo kita hubungi JunMyeon sekarang. Mana ponselku yah."

" Tidak perlu Yixing. Aku tidak mau melihatnya tambah marah bila melihatku." Tolak Soo Young

" Ibu, dia tidak akan pernah reda marahnya jika terus kau diamkan. Kapan terakhir kalian berbicara berdua?."

" Aku sudah lupa." Jawab Soo Young sedih

" Baiklah itu tandanya kalian harus berbicara sekarang." Ucap Yixing merahi ponselnya.

Video Call

" JunMyeooon. Banguuun..."

" Yixing. Ini masih malam."

" Tebak aku dimana. Coba kau lihat sekelilingku."

" Kau lagi dirumah? Kenapa kau kesana?."

" Aku merindukan ibu dan ayah tentunya sama dengan dirimu."

" Aku tidak merindukan mereka."

" Oh dingin sekali kau Mr JunMyeon. Say Hello to your mother JunMyeon..."

Yixing mengarahkan kameranya ke wajah Soo young yang menunduk. JunMyeon melihat ibunya. Perasaannya masih kecewa. Ia memang sudah tidak marah lagi karena tamparan ibunya terakhir kali mereka berjumpa. Tapi JunMyeon kecewa karena bahkan di video call ibunya tidak berani menatapnya juga.

" Yixing, kau mau berbicara denganku atau tidak? Kalau tidak aku matikan."

" JunMyeon kalau kau matikan aku tidak mau menerima telepon mu seharian ini. Ibu berbicaralah ayo lihat anakmu tambah tampan kan dia sekarang. Lihat wajahnya baru bangun tidur sungguh lucu." Yixing mencoba menarik perhatian Soo Young.

Soo Young memberanikan diri menatap JunMyeon dari layar ponsel Yixing. Yixing benar JunMyeon tambah tampan dan wajahnya yang acak-acakan baru bangun tidur terlihat lucu menggemaskan. Soo Young teringat anaknya yang lucu dulu. Sungguh JunMyeon sebenarnya masih anaknya yang dulu. Soo Young meneteskan air mata terharunya.

" Ibu kenapa kau menangis?." Tanya JunMyeon khawatir

" Aku merindukanmu JunMyeon." Isak Soo Young

" Aku juga merindukanmu bu... Sangat merindukanmu." Ucap JunMyeon lembut

Yixing terharu melihat reuni keluarga ini. Ia teringat akan ibunya yang telah meninggal dan ayahnya yang hilang setelah menjualnya. Tuhan tidak menaruhmu disembarangan keluarga, Tuhan bukan tanpa alasan menciptakanmu dari segumpal darah dua orang manusia yang awalnya tidak kau kenali hingga akhirnya kau panggil dengan sebutan orang tua. Tuhan juga menjadikan kau salah satu bagian dari keluarga orang lain. Tuhan punya alasan, dan Tuhan selalu punya rencana untuk menunjukkan alasannya padamu tanpa perlu kita bertanya.

Yixing menatap Kim Siwon dengan khawatir. Apa hanya perasaannya saja ia merasakan Kim Siwon lebih kurus dari terakhir mereka berjumpa.

" Tuan, apa kau baik-baik saja?." Ucap Yixing

" Yixing panggil saja aku ayah seperti kau memanggil ibu JunMyeon sebagai ibu." Ucap Kim Siwon pelan

" Hmm baiklah ayah. Sepertinya kau sedang sakit. Sudah periksa ke dokter?." Tanya Yixing cemas

" Yixing, jangan khawatirkan aku. Bagaimana pekerjaanmu? Apa ada hambatan?."

" Tidak. Aku sudah mulai terbiasa." Jawab Yixing

" Baguslah. Terimakasih Yixing kau sangat membantu keluarga kami. Karena kami kau tidak bisa merahi banyak mimpimu." Aku Kim Siwon

" Ani. Ayah salah memang aku banyak mempunyai mimpi. Tapi bukan berarti aku harus merahi semua mimpiku. Aku lebih senang keinginanku yang menjadi kenyataan daripada mimpiku." Ucap Yixing

" Apa keinginanmu?."

" Aku mau JunMyeon bahagia, hidup tanpa beban dan menjalani kehidupannya seperti seusia nya. ia layak melanjutkan pendidikan. Kalau aku tidak ada disini pasti dia kan yang duduk di ruangan gelap itu sampai pagi?. Aku tidak mau itu terjadi padanya." Ucap Yixing

" Kau sangat berhati mulia Yixing. Bersyukurlah kami JunMyeon mendapatkan dirimu." Ucap Kim Siwon tulus.

...

Libur sehari memang sangat tidak memuaskan hati. Yixing bergembira di rumah JunMyeon, mengisi kekosongan kehadiran anak yang dirasa orangtua JunMyeon dan berjanji untuk segera kembali lagi kesana.

Jongin sudah menghubunginya untuk membawa baju bagus setelah pulang dari tempat latihan Minho. Yixing yang menunggu kedatangan Jongin memeriksa kembali tampilannya. Jongin mengatakan ingin mengajaknya berjumpa dengan Kyungsoo dan Kris. Yang ditunggu pun tiba Jongin datang dengan senyum dibibirnya.

" Maaf aku telat, bingung mau pakai baju apa tadi hehe." Ucap Jongin

" Kau gugup hei playboy?."

" Jangan membahas masa laluku lagi." Ucap Jongin malu

Mobil ferari Jongin pun meluncur dengan laju.

Tampaknya Jongin dan Yixing datang lebih cepat karena Kris dan Kyungsoo belum tiba. Jongin sangat gelisah. Berkali-kali menengok kanan kiri memastikan belum menjumpai Wu bersaudara.

" Lihat Sehun mengirimkan foto selfie nya." ucap Yixing memperhatikan foto yang baru dikirim Sehun

" Wah kenapa dia seperti bule sekarang." Ucap Jongin

" Beradaptasi mungkin? Haha." Mereka berdua pun tertawa melepas kegelisahan Jongin.

" Hai sudah lama?."

" Kyungie! Kau semakin chubby." Ucap Yixing

" Yixing, kau semakin sarcas. Jongin?."

" K-K-K-Kyungie."

" Kau kenapa?." Tanya Kyungsoo heran

" Dia hanya kekurangan asupan udara di otaknya." Jawab Kris yang baru saja tiba dari memakirkan mobilnya

" Kris.."

" Yixing. Tidak pernah berubah..."

Yixing tersenyum dan mulai berbicara bertanya bagaimana kehidupan mereka di Canada. Jongin mulai memberanikan diri berbicara dengan Kyungsoo yang tidak galak lagi kepada dirinya.

" Oh jadi kau disini menjaga bungsu Jongin dan JunMyeon disana menjaga si bungsu Sehun?." Tanya Kris

" Oh kami tidak pernah berpikiran sampai kesana." Ucap Yixing polos

" Haha itulah yang kulihat dari kalian. Benar-benar seperti keluarga serigala." Ucap Kris

" Kris jangan berkata begitu. Tidakkah kau liat Kyungsoo dan Jongin sangat indah?." Tanya Yixing

" Ya, tapi sayangnya aku tidak mendapatkan keindahanku."

" Maksutmu?"

" Kau tentu nya kan."

" Kris..!"

" Aku masih belum menyerah Yixing. Aku masih menanti kau lepas dari JunMyeon." Ucap Kris

Yixing tidak menduga pertemuannya dengan Wu bersaudara akan seperti ini. Bagusnya adalah untuk Jongin yang mulai mendapat perhatian dari Kyungsoo. Walau Kris masih tidak mempercayai Jongin untuk dekat dengan adiknya.

Ting!

Sebuah pesan whatsapp masuk ke ponsel Yixing. Ternyata dari Wang HanBin.

Nanti malam bisa ketemuan?

Yixing membalasnya singkat

Tidak aku kerja sampai dini hari

Wang HanBin membalas lagi cepat

Pulang kerja? Please

Yixing memang si polos yang tidak bisa merasa kasihan

Ok kalau kau mau menunggu.

...

Yixing menunggu Wang HanBin di bar yang telah disepakati. Walaupun Yixing tidak biasa duduk di bar tapi Wang HanBin memaksa untuk berjumpa disini alasannya karena dekat dengan lokasi rumahnya. Yixing pun menuruti pertemuan itu. Yixing memesan segelas Juice Orange. Minuman yang bukan dirinya. Hanya orang bodoh yang makan buah melalui proses Juice. Itu pikiran Yixing. Manusia memakan buah untuk mendapatkan serat terbaik dari buah. Tapi tanpa manusia sadari proses membuat Juice dapat mengakibatkan hancurnya serat dalam buah. Jadi apa yang manusia dapatkan dari meminum juice? Kepalsuan kesehatan.

" Hei maaf ya terlambat." Tegur Wang HanBin

" Tidak apa-apa. Kau sering kesini? Tadi begitu aku memesan tempat atas nama dirimu mereka langsung menunjukkan disini." Ucap Yixing

" Ya begitulah. Ini minumanku datang."

Yixing melihat pesanan minuman Wang HanBin. Minuman beralkohol.

" Tolong aku pesan juice tomat satu tapi jangan di blender cukup di hancur-hancurkan dengan sendok saja." Ucap Yixing pada pelayan bar

" Wah minum mu banyak sekali." Komen Wang HanBin

" Tidak, itu untukmu. Karna kau akan minum minuman beralkohol kadar gula dalam tubuhmu akan turun. Itu bisa menyebabkanmu cepat lelah dan lesu nanti. Tomat bagus untuk meningkatkan gulkosa pada tubuhmu sehingga kadar gula mu pulih kembali." Ucap Yixing

" Oh begitu. Kau perhatian sekali." Ucap Wang HanBin

Yixing tersenyum, sungguh ia sudah menganggap Wang HanBin sebagai temannya juga. Apalagi Wang HanBin mengaku teman kecil JunMyeon. Yixing membayangkan JunMyeon kecil pasti sangat lucu dan bahagia dibanding ia dewasa kini. Mempunyai teman dimasa kecil sangat menyenangkan. Sama seperti dirinya dengan Baekhyun.

HanBin menatap senyum tulus Yixing. Ada perasaan tidak tega kepada laki-laki didepannya ini. Segera ia tepis perasaan itu dan mengingat kembali kejayaan keluarga Kim yang menghancurkan kekuasaan wilayah keluarganya. Apalagi mengingat JunMyeon yang bukan main sombong dan kuat. JunMyeon adalah saingan nya kelak. Sebelum JunMyeon turun sebagai peganti kakek dan ayahnya ia harus dihancurkan dahulu.

" Jadi kapan JunMyeon akan pulang?." Tanya HanBin memulai pembicaraan

" Masih lama. Aku tidak mengizinkannya untuk sering pulang. Dia harus konsentrasi belajar." Jawab Yixing

" Apa kau tidak rindu?."

" Tentu, tapi lebih baik dia cepat menyelesaikan pendidikannya daripada dia pulang balik kan."

" Oh iya betul juga."

.

.

.

Sehun kesal sudah berkali-kali ia membangunkan Alpha nya itu tapi tidak mendapat respon. Satu jam lagi mereka harus masuk dalam kelas. Tapi JunMyeon masih belum sadarkan diri dari tidurnya.

" Hyung.. Bangunlah. Apa perlu kuberitahu Yixing agar dia memarahimu?."

" Iya.. Iya..."

JunMyeon bangun dengan terpaksa. Ditatapnya jam di layar ponselnya memang sudah telat. Sebelum ia meletakkan kembali ponselnya untuk bersiap-siap ia mendapat pesan whatsapp dari nomor Korea. JunMyeon tidak mengenali nomor tersebut. Ia pun membuka apa isi dari pesan itu. Dilihatnya ada tiga image masuk. Yixing minum dibar dengan seorang laki-laki yang tidak bisa ia lihat wajahnya. JunMyeon menduga itu bukan Jongin karena postur tubuh laki-laki itu berbeda. Sejak kapan Yixing mulai mencoba alkohol. Apakah Yixing yang sekarang benar-benar bukan orang yang ia kenal dulu. JunMyeon dengan emosi yang tertahan menelepon Yixing memastikan apa yang ia lihat di whatsapp itu.

.

Yixing tidak menyangka JunMyeon akan menelepon. Biasanya jam segini JunMyeon tengah sibuk dengan jadwal kuliahnya. Yixing sedikit panik. JunMyeon pasti akan marah jika tahu ia sedang di bar walaupun ia tidak minum-minum disini. Apalagi ia pergi tanpa Jongin ataupun Luhan.

" Maaf aku permisi sebentar ke luar. JunMyeon meneleponku." Ucap Yixing gelisah

" Oh silahkan." Ucap HanBin tersenyum

Yixing berlari keluar mereda suara bising di dalam bar.

" Ha-halo"

" Kau dimana? Kenapa lama sekali mengangkatnya?."

" A-Aku lagi di rumah. Tentu saja dirumah. Ini sudah dini hari." Bohong Yixing

" Pulang kerja jadi langsung pulang?." Tanya JunMyeon masih berharap Yixing berkata sejujurnya

" ...iya tentu saja. " Yixing masih berbohong

" Baguslah. Sudah dulu ya. Aku mau kuliah." Ucap JunMyeon lemah. JunMyeon tidak menunggu jawaban lagi dari Yixing ia langsung menutup telepon nya. perasaan kecewa kini menghindapinya.

Yixing sudah mulai berbohong dengannya. Apakah laki-laki di foto ini sama dengan laki-laki yang kemarin pergi dengannya. JunMyeon kembali baring, merasa kesal dan kecewa.

.

Jauh di Korea masih di Bar HanBin tersenyum ia bisa memastikan JunMyeon pulang lebih cepat dari perencanaanya. Karena itu ia meminta bertemu Yixing di Bar memilih tempat yang sedikit gelap. Seseorang mengambil foto mereka berdua yang tengah berbincang-bincang itu dari belakang. Posisi duduk Yixing yang memang agak menyamping dan posisi HanBin membelakangi sang pemotret. HanBin sengaja menaruh minuman nya di depan Yixing seakan minuman itu yang memesan Yixing dan memindahkan sedikit Juice nya agak di depannya agar tidak terfoto. HanBin menatap Yixing yang baru datang lagi dari menerima telepon nya. Yixing terlihat sedikit sedih. HanBin hanya menduga bahwa prahara yang diciptakannya telah berhasil.

...

Seminggu Yixing merasa ada yang berbeda dari sikap JunMyeon kepadanya. Yixing memang biasa tidak mendapatkan balasan dari teks nya. Tapi JunMyeon kini jauh lebih parah dalam berkomunikasi. Tidak menelepon, tidak mengirimkan whatsapp kecuali membalas chat dari Yixing dan lebih parahnya tidak menerima video call. Yixing beranggapan positif, JunMyeon tengah sibuk kuliah dan tugas perkuliahan. Tapi pernyataan dari Sehun meruntuhkan keyakinan Yixing. Sehun mengatakan JunMyeon suka tidak datang kuliah dan ia senang berada dikamarnya ataupun duduk di cafe.

Yixing sungguh mengkhawatirkan kekasihnya, ia tidak ingin JunMyeon merasa bosan disana dan akhirnya tidak fokus menyelesaikan perkuliahannya. Ada sedikit perasaan cemas juga Yixing rasakan jika JunMyeon ternyata menyukai seseorang disana. Tapi Yixing tidak ingin berburuk sangka dengan JunMyeon. Perasaan cemburu seorang pejuang Long Distance Relationship adalah perasaan yang sia-sia. Menguras pikiran dan tenaga. Yixing tidak ada waktu untuk menghabiskan tenaga nya untuk hal yang belum pasti. Seluruh tenaganya kini dipusatkannya kepada bisnis keluarga Kim dan latihan yang dijanjikannya kepada JunMyeon.

Baekhyun dan Luhan menunggu dengan dongkol kedatangan Yixing. Sudah setengah jam Yixing terlambat dari jadwal yang dijanjikan. Tidak seperti biasa memang Yixing terlambat seperti ini. Yixing sangat tepat janji dan tepat waktu.

Criit

Sebuah mobil merah berhenti di depan Baekhyun dan Luhan keluarlah Yixing dan HanBin. Baekhyun memandang aneh Yixing. Tidak biasa Yixing berteman dengan laki-laki macho seperti HanBin kecuali kawanan Kim. Baekhyun menatap Luhan seakan bertanya siapa laki-laki yang bersama Yixing. Luhan hanya menggeleng sebagai jawaban.

" Maaf aku terlambat. Tadi parkiranku terblok dengan mobil besar. Untung ada kawanku disana jadi aku bisa menumpangnya." Ucap Yixing

" Kawan?." Tanya Baekhyun curiga

" Siapa dia?." Tanya Luhan penasaran

" Eeer dia Wa.."

" BI. Kenalkan aku BI." Ucap HanBin

" BI? Nama yang cukup keren." Komentar Baekhyun sambil menyeritkan keningnya

" Eh.. Ah sudahlah. Kau mau ikut kami ngumpul?." Tanya Yixing

" Oh tidak. Aku ada pekerjaan. Kalian lanjutkan saja aktivitas kalian. Aku tinggal dulu ya." Ucap HanBin sambil mengelus tangan dan kepala Yixing.

" Oh baiklah. Terimakasih, hati-hati ya." Ucap Yixing

Luhan membelakkan matanya menatap tidak percaya perlakuan laki-laki itu kepada Yixing. Dan Yixing tampak tidak risih sama sekali. Baekhyun memegang dadanya terkejut dengan tindakan BI kepada sahabatnya itu. Baekhyun tidak menduga kalau Yixing berani dekat dengan laki-laki lain selain JunMyeon.

" Kau mau mati ya?." Ucap Baekhyun setelah HanBin pergi

" Maksud mu?." Tanya Yixing

" Apa jadinya kalau JunMyeon tahu kau bersama laki-laki itu?." Ucap Baekhyun emosi

" Makanya dia tidak perlu tahu haha." Ucap Yixing sambil jalan duluan meninggalkan sahabat-sahabatnya.

Baekhyun dan Luhan tidak menduga jawaban Yixing. Mereka benar-benar tidak menyangka kalau Yixing benar telah menduakan JunMyeon.

" Apa dia masih waras?." Tanya Luhan

" Entahlah. Aku khawatir." Jawab Baekhyun.

Yixing tersenyum sepanjang jalan, ia senang HanBin tadi memberitahunya ia akan mengadakan pesta menyambut kepulangan JunMyeon nanti dan ia berjanji akan memulai lagi persahabatan mereka.

.

.

Siapa penyebar berita terbaik di dunia? Berikan penghargaan itu kepada Byun Baekhyun. Berita Yixing dan BI sudah tersebar ke Eropa berkat mulutnya yang keceplosan ketika video call dengan Chanyeol. Chanyeol yang langsung mengkonfirmasi hal itu dengan Jongin terlebih dahulu membuat Jongin yang baru bangun tidur terloncat dari kasurnya.

" Apa kau sungguhan?! Habislah aku bila JunMyeon Hyung tahu. Bagaimana mungkin aku tidak tahu ia dekat dengan laki-laki lain. Setiap hari aku berjumpa dengannya mengantarnya pergi dan pulang ke tempat Minho Hyung." Ucap Jongin ngeri

" Aku juga tidak tahu. Tapi Baekhyun dan Luhan sudah melihat dengan mata kepala mereka sendiri. Dan laki-laki itu mengelus-ngelus tangan dan kepala Yixing!." Ucap Chanyeol antusias

" Habislah aku. Apa aku sebaiknya mencari tahu siapa BI itu? Atau aku langsung menjauhkan Yixing dari siapapun?." Tanya Jongin meminta saran

" Menurut ku kau lebih baik langsung menjauhkan Yixing dari siapapun. Taklama lagi kami akan pulang ke Korea. Tidak ada waktu lagi kau mencari tahu siapa BI itu. Lebih baik langsung kau jauhkan saja mereka." Ucap Chanyeol

" Baik-baik Hyung, akan kulaksanakan. Terimakasih infonya." Ucap Jongin. Ia bersyukur ia masih diberi kesempatan memperbaiki kesalahannya sebelum Alpha nya tahu hal ini.

...

Dengan mengantuk Jongin membawa mobil, Yixing yang berada disebelahnya agak was-was melihat keadaan Jongin. Kemarin Jongin datang ke apartemen nya meminta izin ia untuk tinggal disana juga. Ia mengatakan JunMyeon sudah mengizinkannya. Yixing tidak mempunyai pilihan selain menyetujuinya. Jongin menempati kamarnya dulu. Tidak hanya itu sekarang Jongin memaksa akan mengantar jemput Yixing kemana pun dia pergi. Bahkan kunci mobil JunMyeon disembunyikannya. Yixing tidak habis pikir dengan kelakuan Jongin sekarang.

" Nanti aku pulang jam 4 pagi. Kalau kau mengantuk, tidurlah duluan. aku akan naik taxi saja." Ucap Yixing sebelum masuk ke Casino.

" Tidak! Aku 24 jam siaga mengantar jemput." Ucap Jongin semangat

" Tapi kan kau mau kuliah paginya. Sudahlah kalau mengantuk jangan dipaksa." Ucap Yixing

" Aku bisa memasang alarm. Sudah tunggu aku nanti ya didalam jangan keluar sebelum aku sampai." Ucap Jongin protektif

" Kau aneh. Kau menjagaku seperti aku anak gadis yang mau diculik tahu." Protes Yixing

" Haha. Anggap ini balas budiku kepada Hyung. Aku tinggal tunggu aku nanti." Ucap Jongin melambai dan pergi.

Setelah Jongin pergi, Yixing masuk ke dalam Casino menatap layar ponselnya berharap JunMyeon ada memberinya kabar. Tapi nihil. Yixing berjalan dengan lesu bersama jas dan sepatu mahalnya. Ia sangat merindukan sosok JunMyeon, tapi tampaknya hal itu harus ia bendung. Yixing tidak menyadari tatapan tajam dari HanBin dibalik mobilnya.

Hanbin menyadari kalau Yixing kini tengah diberi jarak olehnya. Tampaknya dua sahabat Yixing kemarin ada memberi informasi kepada Jongin sang petugas disini tentang keberadaan dirinya. Untung dia cepat memberi nama inisialnya kepada teman Yixing sehingga penyamarannya tetap tidak diketahui.

Teet teet

Sebuah pesan singkat masuk ke dalam ponsel HanBin.

Ini foto Kris Wu anak sulung gangster Wu Sungmin saingan JunMyeon memperebutkan Yixing.

HanBin tersenyum sinis melihat foto yang dikirimkan.

" Tampaknya permainan ini semakin menarik JunMyeon." Ucap HanBin sambil tertawa.

TBC

...

*JANGAN LUPA REVIEW KAKA^^*

Hai readers yang kece badai!

Yeah chapt 10 siap juga malam minggu setelah habis jalan ( ciee gaya keluar malming wkwkw) and sebelum siap-siap berangkat minggu.

Mungkin chap ini di upload ketika aku sudah di kota lain T.T dan malam nya kembali lagi balik ke kotaku T.T capeeek aku tuh capeeek T.T wkwk curhat

Oh iya ada yang review kalau chap 8 dan 9 lebih baik dari chap awal itu berkat seluruh yang suka reviews di SANG ALPHA ini loh. Karena semakin kalian review n ada kasih masukan pasti bener-bener aku baca n jalanin. Kalau ga aku jalanin buat apa setiap ada tulisan TBC bawahnya aku bikin JANGAN LUPA REVIEW KAKA ya ga? Hihi makasih ya guru-guru ku di team reviews SANG ALPHA

Dan yang request adegan action, Yixing disiksa, ditusuk peniti (TIDAAAK! MEMANG PKI APA!) itu masih aku simpan dulu ya. Please abaikan yang tusukan peniti itu its BIG NO Cuma kidding aja haha ^^

Ada juga yang nanya aku ngapain sih bolak balik luar kota sudahlah jawabannya cukup aku dan di sosmed ku saja yg tahu haha^^

Anson: Apa masuk on the spot? Wkwkwk ada2 aja si bebeb^^

Ok deh sampai berjumpa hari Senin (TIDAK PASTI) atau Selasa (KEMUNGKINAN BESAR) jangan bosan yah! Jangan lupa apa? Ya review nya kaka ^^