Chapter 13

SANG ALPHA

Main Cast:

Kim JunMyeon

Zhang Yixing

Other Cast:

All members EXO

Etc

SuLay Mood

Yaoi

Dont Plagiat

Author: Flying White Unicorn

Mari membaca dan selamat berimajinasi dalam pesona jatuh cinta...

Ada kerinduan dipagi hari, ada keresahan menjelang senja. Berterimakasih lah kepada malam yang menghadiahkanmu mimpi indah berwangi tanah malam, bersyukurlah pada pagi hari dengan sayap cinta yang mengepak membangunkanmu dari mimpi. Karena seindah apapun mimpi ia tetap sebuah mimpi.

Yixing membuka matanya, badannya pegal karena semalaman ini JunMyeon memeluknya dalam tidur. Tidak melonggarkan pelukan seakan takut pasangannya akan pergi meninggalkannya lagi.

" Sudah bangun?." JunMyeon mencium tekuk Yixing.

" Kau sudah bangun daritadi?." Tanya Yixing

" Aku tidak tidur semalaman." Jawab JunMyeon

" Mwo?."

" Aku takut kau pergi."

" Haha paranoid."

JunMyeon mengeratkan lagi pelukannya. Sungguh ia sangat takut Yixing pergi dari sisinya. Kemarin adalah petaka terburuk dalam hidupnya.

" Lepaskan aku dulu, aku mau buat sarapan untuk kita." Pinta Yixing

" Tidak mau. Aku mau makan kau saja." Ucap JunMyeon menarik selimut untuk membungkus mereka berdua.

" Aaa aku capek JunMyeooon.."

Cinta merupakan kesanggupan yang luar biasa besar. Dapat mengubah binatang menjadi manusia dan mengubah manusia menjadi binatang. Inilah JunMyeon yang bermula dari seorang anak yang menjadi serigala, berkenalan dengan cinta yang tidak dia duga sama sekali dan kembali membawanya pulang menjadi manusia kembali. Cinta memberikan sebuah lambang antara dua manusia yang masing-masing saling menjaga keutuhannya.

..

In a world without you

I would always hunger

All i need is your love to make me stronger

..

Baekhyun menatap kesal pintu rumah Yixing, sudah seminggu ini Yixing dan JunMyeon tidak keluar dari rumah itu. Seminggu! Dan Baekhyun tidak bisa lag menunggu lebih lama lagi. Dia juga merindukan sahabatnya itu.

Ting Ting

" Yixing! Buka pintu ini atau kudobrak dan kuhancurkan rumahmu ini." Ancam Baekhyun

" Haruskah kita mengganggu mereka?. Nanti Hyung marah padaku." Ucap Chanyeol cemas

" Ini sudah seminggu Yollie! Tidakkah mereka puas-puas. Dasar pasangan serigala." Omel Baekhyun

" Yixing!."

Bruk

Pintu terbuka JunMyeon menatap tajam Baekhyun dan Chanyeol. Baekhyun yang langsung masuk kedalam tanpa rasa bersalah melewati tangan JunMyeon. Chanyeol hanya mampu memohon maaf dengan suara yang tak keluar dari tenggorokannya.

" Baekhyun, kenapa ribut-ribut di depan?." Tanya Yixing yang baru keluar dari kamarnya

" Sini kulihat kau dulu. Aku membawa banyak obat-obat. Ini obat kurang darah, ini vitamin C dan ini..."

" Baekhyun, aku tidak kenapa-napa. Kau sangat perhatian sekali." Ucap Yixing melihat obat bawaan Baekhyun

" Tentu saja aku perhatian denganmu. Sudah seminggu aku tidak melihatmu keluar dari rumah ini. Kau pasti kekurangan sinar matahari, dehidrasi dan kekurangan darah." Ucap Baekhyun

" Aku bukan vampir yang menghisap darah Yixing." Ucap JunMyeon

" Ya memang, tapi kau pasti membuatnya kelelahan sepanjang malam dan sepanjang hari."

" Aku juga bukan Chanyeol, kau menilaiku dari pengalaman mu bersama Chanyeol." Bela JunMyeon

" HAHA.. Hyung mau makan apa siang ini? Biar aku yang menelepon delivery." Ucap Chanyeol memotong pembicaraan panas itu.

.

Yixing menatap tiga orang yang sedang melahap Pizza dengan lahap. Yixing benci makan-makanan junk food. Ia memilih melihat kulkasnya dan menarik sayur dan buah yang masih ada selama persediaan seminggu ini. Hanya ada sepotong alpukat dan kubis. Itu sudah cukup untuk Yixing. Yixing pun mulai membuat masakannya sendiri.

" Kau manusia apa hewan? Kenapa makan-makanan mentah seperti itu?." Tanya Chanyeol menatap Yixing aneh

" Kau tahu. Makananku ini bahkan lebih sehat dari makanan yang kau makan tadi. Mau coba?." Tanya Yixing menyorongkan sendoknya ke Chanyeol

" Tidak terimakasih." Ucap Chanyeol cepat

" Pantas saja kau bertahan dihajar serigala selama seminggu. Makan-makananmu seperti itu." Ucap Baekhyun yang langsung disenggol Chanyeol yang meringis menatap Alpha nya.

" Haha. Kalau aku tidak sehat, siapa yang jaga JunMyeon nanti?. Jadi malam ini kita keluar?." Tanya Yixing semangat

" Ayo! Aku rindu kita mengumpul seperti biasa." Ucap Baekhyun

JunMyeon tampak tidak rela dengan keinginan Yixing untuk pergi keluar. Dia masih ingin menghabiskan hari-hari bersama Yixing berdua saja di kamar Yixing yang kecil itu.

" .. But baby I been, I been praying hard said no more counting dollars we'll be counting stars.." Yixing menyanyi dalam mobilnya yang dikendarai oleh JunMyeon.

JunMyeon tersenyum melihat Yixing, dia tahu Yixing sebenarnya lelah bekerja menginginkan liburan. Tapi mengingat banyaknya hal yang harus mereka siapkan dalam pekerjaan. Belum lagi tambahan kakek Kim yang sudah berkali-kali mencoba menelepon JunMyeon untuk segera berjumpa dengannya. JunMyeon berjanji dalam hatinya dia akan membawa Yixing pergi untuk liburan nanti.

Teet teet Teet

Ponsel JunMyeon bergetar, terlihat nama ibu nya yang menelepon.

" Halo bu. Baik kami kerumah sekarang." JunMyeon menutup telepon dengan wajah tanpa ekspresi.

" Kita mutar? Mau kerumah? Ada apa?." Tanya Yixing melihat jalur kendaraan yang semula mengikuti mobil Chanyeol di depan berubah menjadi memutar ke arah lain.

" Ayah sakit." Ucap JunMyeon singkat masih tanpa ekspresi.

Mobil Yixing masuk ke dalam perkarangan rumah besar keluarga Kim. Tak banyak yang berubah tetap sepi hanya penjagaan yang biasa berwajah sangar menjadi wajah cemas. JunMyeon dan Yixing masuk ke dalam menuju kamar utama. Disana sudah ada ibu JunMyeon yang sedang menangis menatap sesosok pria tangguh yang akhirnya roboh juga oleh penyakitnya.

" Ayah.."

" JunMyeon.. Ayah mungkin tidak sadar lagi tapi dia masih bisa mendengar kita." Ucap Ibunya

" Kenapa tidak dibawa kerumah sakit saja ibu? Ayah sakit begini kalian masih meletakkannya di rumah." Ucap JunMyeon emosi

" JunMyeon, ayah sudah lama sakit. Dia tidak mau memberitahumu karena tak ingin kau cemas. Katakan lah hal-hal indah untuknya." Ucap Ibunya menahan tangis

" Ayah.. Kau kuat, kau pasti bisa melawan penyakitmu bangun lah." Ucap JunMyeon putus asa

Yixing mendekap JunMyeon dari belakang. Ia tahu JunMyeon sangat terpukul melihat ayahnya terbaring tak berdaya.

" Ayah, sebentar lagi aku akan menyiapkan pendidikan ku. Aku sudah mengerti tentang bisnis. Tapi aku masih memerlukan mu sebagai guruku. Ayah..."

" JunMyeon.. Kau harus merelakan ayahmu. Biarkan dia pergi dengan tenang." Ucap Yixing

" Ayah, aku berjanji akan menjaga ibu dan Yixing. Aku akan menjaga casino mu, aku akan menuruti kata-kata kakek. Kau tidak perlu cemaskan aku lagi. aku berjanji padamu." JunMyeon menahan segala kesedihan hatinya. Kali ini dia harus benar-benar kehilangan seseorang yang tak akan kembali lagi.

Manusia terkadang lebih mudah mengatakan cinta kepada orang lain dibanding ke orangtuanya sendiri. Bukan karena gengsi ataupun durhaka, tapi begitulah hubungan dalam suatu keluarga. Jangan mengucapkan cinta secara langsung tapi rutin menyebut dalam doa.

Dalam balutan hitam duka JunMyeon meletakkan segala penyesalan dan kesedihannya. Menyesal karena terlalu cuek dengan keluarganya. Itulah sifat dasar manusia, baru merasa berharganya seseorang ketika seseorang itu sudah tidak terlihat lagi. Kiamat bagi orangtua adalah ketika anaknya pergi duluan sebelum dirinya pergi. Kelahiran kedua bagi sang anak adalah ketika orangtuanya pergi meninggalkannya. Sang anak meraba dalam kehidupan, memulai suatu hal yang tidak pernah dibayangkan. Tiba-tiba bisa melakukan suatu hal yang awalnya tidak pernah terpikirkan olehnnya. Begitulah kehidupan, ketika sesuatu berhenti akan memunculkan pergerakan yang lainnya.

JunMyeon meletakkan bunga terakhir di peti ayahnya. Ia tidak menintikkan air mata, matanya masih menyorotkan sinar tajam. Kawanan nya juga tidak menunjukkan ekspresi apapun. Menghormati tetapi tidak larut dalam duka. Kakek Kim menatap peti menantunya tanpa ekspresi apapun juga. Yixing muak dengan hal ini. Disaat mereka bisa melakukan apapun di dunia ini tetapi tidak bisa menunjukkan kesedihan dan kepedihan yang dirasakan. Apakah itu tanda suatu kekuatan?. Bukankah batu harus hanyut dahulu terbawa arus kemudian baru menjadi mata air?.

Yixing berharap pemakaman ini cepat berlangsung, sehebat-hebatnya pemeran drama adalah sekelompok gangster dan seorang anak laki-laki yang menyimpan perasaan ketika ayahnya meninggal. Yixing meninggalkan pemakaman begitu selesai acara, membawa Ibu JunMyeon yang satu-satunya menunjukkan ekspresi kehilangannya dengan jujur pergi dari sana.

" Ibu aku dan JunMyeon akan tinggal dirumah untuk menjagamu. Kau tidak perlu cemas, kau punya dua anak laki-laki sekarang." Ucap Yixing

" Terimakasih Yixing. Aku hargai kebaikan kalian."

" Ibu jangan berkata begitu. Kami adalah anakmu."

Yixing membawa laju mobilnya, ia berharap Soo Young ibu JunMyeon kini mendapat apa yang telah banyak hilang dalam dirinya. Hak untuk bersama anak nya sendiri walaupun hak mendidik anaknya mungkin sudah ia lewatkan.

.

.

Yixing kini mengurus casino berdua dengan Seung Hyun karena JunMyeon memilih memusatkan diri ke dunia gangster mengikuti kakek nya. Sesungguhnya keputusan JunMyeon sangat disesali Yixing. Yixing tahu cepat atau lambat JunMyeon akan terjun ke dunia hitam itu. Yixing hanya berharap JunMyeon lebih memilih pilihan aman berbisnis judi bersamanya. Bukan harus menantang bahaya. Tapi sekali lagi JunMyeon selalu punya pilihan sendiri. Dia tahu akan dirinya dan kemampuannya. Ia lebih memilih mempercayakan bisnis judi keluarganya pada Yixing dan ikut terjun kedunia gangster bersama alpha nya.

JunMyeon membuka matanya silau akan sinar matahari pagi. Dilihatnya Yixing yang membuka gorden kamar mereka, tersenyum padanya.

" Pagi, kita jarang berjumpa dalam malam."

" Kau kan tahu kita bekerja dalam gelapnya malam. Kesini." JunMyeon memanggil Yixing untuk masuk dalam pelukannya.

Yixing mendekap JunMyeon seakan takut JunMyeon pergi darinya. Yixing dengan banyaknya kekhawatiran dalam hatinya.

" Maaf aku belum bisa membawamu pergi liburan." Ucap JunMyeon pelan

" Asal aku bersamamu, setiap pagi melihat kau bangun tidur. Itu sudah lebih dari cukup." Jawab Yixing

Rate M!

JunMyeon melihat mata polos Yixing dengan manik-manik hitam yang selalu ia rindukan. JunMyeon mencium lembut bibir Yixing. Yixing membalas ciuman JunMyeon. Ciuman lembut itu pun berubah semakin cepat bukan terbawa napsu tetapi perasaan cinta mereka.

JunMyeon melepaskan kancing kemeja biru Yixing. Yixing memang sudah bersiap ingin pergi memeriksa cabang casino mereka yang baru. Tangan JunMyeon meraba tubuh halus pasangannya. Yixing memang terlahir sebagai laki-laki tapi ia memiliki kulit yang sehalus puteri China. JunMyeon selalu candu menyentuh kulit Yixing. Dan Yixing selalu rindu akan sentuhan lembut JunMyeon.

JunMyeon membawa ciumannya ke tekuk, leher dan dada Yixing. Menjilati ujung puting susunya. Satu hal yang sangat Yixing sukai dan JunMyeon tahu.

" Aaaah JunMyeoon...Oooh.."

JunMyeon menyukai desahan Yixing menyebutkan namanya. Seakan-akan Yixing adalah miliknya satu. Hari ini JunMyeon akan menservis Yixing, sebagai permintaan maaf karena belum membawa kekasihnya menjelajahi dunia bersama dan ucapan terimakasih karena telah membantunya menyelesaikan pekerjaan-pekerjaannya. JunMyeon membuka kancing celana Yixing menyentuh lembut junior Yixing. Mengelusnya perlahan dan meremasnya. JunMyeon mengalihkan ciumannya menuju junior Yixing menjilatinya dan melumat perlahan.

" Aaaah JunMyeooon.. Uuuh.."

Yixing memeluk tubuh JunMyeon dan mengecup ujung rambut JunMyeon dengan lembut. Tidak menduga akan mendapatkan perlakuan istimewa pagi ini. Yixing semakin mendesah, mulai menggoyangkan pinggulnya karena JunMyeon masih menjilati juniornya. Hingga Yixing merasa kenikmatannya telah dicapai. Yixing mengeluarkan cairan cinta nya di dalam mulut JunMyeon yang langsung di sedot JunMyeon dengan lahap.

Tidak ada sifat egois dalam diri Yixing, bahkan ketika ia telah di puncak kenikmatan diservis JunMyeon ia tetap mengingat JunMyeon yang masih mengenakan celana nya. JunMyeon memang biasa tidur hanya mengenakan celana pendek atau panjangnya saja. Yixing pun menarik JunMyeon membuka celananya dan membawanya dalam ciuman kembali. Tangan JunMyeon melanjutkan pekerjaan di junior Yixing yang sudah mulai melemas.

JunMyeon merebahkan Yixing diatas tempat tidur mengangkat kaki Yixing dan mengoleskan lubang pink Yixing dengan cairan dari ujung Juniornya. JunMyeon memasukkan juniornya perlahan.

" Aaachhh.."

" Uuh.. Aaahhh.."

Yixing menatap wajah JunMyeon yang tersenyum kepadanya membawanya dalam goyangan maju mundur perlahan hingga lubang Yixing terbiasa.

" Aaahh.. JunMyeooon.. Aaaahh.."

JunMyeon semakin lama semakin mempercepat gerakannya. Desahan Yixing semakin memancingnya untuk bergerak semakin cepat.

" Aaaahh Yixing.. I love you..."

80% orang yang bercinta tidak akan terlalu peduli akan kata I love you yang keluar dari mulut pasangannya karena kemungkinan besar ucapan itu keluar akan dasar napsu yang sedang menggebu. Karena itu berbeda ucapan I love you dipagi hari dan I love you di saat bercinta. Tapi Yixing tahu JunMyeon memang benar-benar mencintainya. Terlepas dari hal itu keluar saat bercinta ataupun ketika ciuman dipagi hari.

Semakin cepat JunMyeon mengerakkan juniornya. Yixing semakin mendesah tak karuan dengan perbuatan JunMyeon.

" Aaaah JunMyeeooooon..." JunMyeon memasukkan sedalam-dalamnya juniornya kedalam lubang Yixing. Membuat Yixing berteriak. Junior JunMyeon memuntahkan cairannya bersamaaan dengan Junior Yixing yang juga mengeluarkan cairannya ke abs JunMyeon.

" Aaaah.." JunMyeon mendesah akibat perbuatannya sendiri.

JunMyeon kembali melihat Yixing yang berada dibawahnya. Tersenyum padanya dan mencium keningnya sebelum mencabut Juniornya.

" Selamat pagi sayang. Selamat beraktivitas. I love you."

...

Yixing berjalan dengan sedikit sakit di pinggul dan bagian belakangnya. Ia tidak mengenakan kemeja biru nya yang sudah sukses dibuat kusut oleh JunMyeon. Ia mengenakan kemeja putihnya menutupi bekas-bekas percintaannya tadi pagi, celana hitam dan sepatu hitam nya. Mengunjungi cabang casino nya sedikit terlambat dari perjanjian awal. Dengan kepintaran Yixing dalam berencana dan bertindak. Biaya yang semula besar dapat diperkecil dan menghasilkan casino yang sesuai dengan keinginan.

" Tuan, bagaimana kalau acara pembukaan nanti kita acarakan secara besar-besaran?." Ucap pengelola cabang

" Tentu, kalau bisa aku ingin mengundang beberapa pengusaha dari luar dan beberapa gangster diseoul ." Ucap Yixing bangga melihat hasil karyanya.

" Saya setuju Tuan dengan pemikiran Tuan, tapi tidakkah terlalu riskan kita mengundang para gangster juga?."

" Tidak, aku malah berharap event ku bisa menjadi penghubung persahabatan mereka." Ucap Yixing

Yixing mengingat kekasihnya JunMyeon, sahabatnya Kris dan orang yang pernah dianggapnya menjadi sahabat HanBin. Bukankah mereka semua masuk dalam permusuhan yang tidak jelas. Hanya karena permusuhan antar generasi mereka jadi ikut dalam kubangan emosi itu. Sesungguhnya hal yang tidak perlu terjadi.

.

Ting!

Sebuah pesan singkat masuk dalam ponsel Yixing

Nanti siang kakek mengajak kita makan siang bersama. Jumpa disana. I miss you

Yixing diam menatap pesan singkat dari JunMyeon, tidak pernah Kakek Kim ingin berjumpa dengannya. Selalunya urusan pekerjaan Yixing dititipkan kepada Seung Hyun untuk meneruskan kepada kakek Kim begitu juga sebaliknya. Yixing masih takut dan segan akan kakek Kim.

.

Yixing mengarahkan pandangannya kearah gelas nya yang baru di isi wine oleh pelayan dirumah kakek Kim. Tidak menatap Kakek Kim yang sedang berbicara santai dengan JunMyeon mengenai sesuatu hal yang tidak dipahami Yixing.

" Yixing, kau sehat?." Tanya kakek Kim

" Ne Kakek." Jawab Yixing sopan

" JunMyeon, sudah memikirkan tentang penerusmu?." Tanya kakek Kim langsung

JunMyeon dan Yixing terdiam, JunMyeon menatap Yixing dan Yixing masih memandangi butiran buih wine di dalam gelasnya yang semakin lama semakin hilang. Yixing tahu cepat atau lama pertanyaan ini akan terjadi. JunMyeon merupakan satu-satunya keturunan keluarga Kim. Dan kakek Kim pasti tidak membiarkan Kim hilang di generasi JunMyeon.

" Ne kakek. Kami akan mengadopsi anak." Jawab JunMyeon

Jawaban JunMyeon langsung menghilangkan semangat dalam hidup Yixing. Yixing tahu jawaban JunMyeon merupakan kesalahan terbesar. Kakek Kim tidak bertanya tentang anak untuk JunMyeon dan dirinya. Kakek Kim bertanya tentang penerus JunMyeon. Itu artinya keturunan langsung darah daging JunMyeon.

" Apa perlu aku yang mencarikanmu istri?." Kakek Kim menatap tajam JunMyeon

JunMyeon balas menatap tajam kakek Kim. Ia tidak bisa lagi berpura-pura tidak tahu kemana arah pembicaraan Kakeknya.

" Tidak, aku akan menyewa rahim perempuan saja. Itupun kalau Yixing menyetujuinya." Ucap JunMyeon tegas

Yixing menatap JunMyeon, ia tahu JunMyeon mencintainya dengan seluruh hatinya tapi hari ini Yixing menemukan kenyataan bahwa JunMyeon mencintai dan menghormatinya sebagai pasangannya.

" Aku setuju dengan keputusan JunMyeon." Ucap Yixing tegas juga.

Kakek Kim menilai dua pasangan di depannya ini. Dia tidak mungkin mengacaukan salah satu karena kini JunMyeon dan Yixing memegang peran penting dalam keluarga Kim. Tidak ada keuntungan bila dia memulai permusuhan dari kedua belah pihak. Kakek Kim berpikir secara bijaksana layaknya sang alpha yang beranjak senja. Tidak ada lagi emosi dalam penentukan keputusan kini yang ia inginkan hanyalah kesepakatan dalam pertemuan ini.

" Baiklah aku juga setuju dengan idemu JunMyeon." Ucap Kakek Kim

Kakek Kim melihat senyum terindah dari Yixing. Senyuman yang benar-benar menunjukkan Yixing sangat menyayangi dan mencintai JunMyeon. Kakek Kim bersyukur, JunMyeon telah beranjak dewasa dengan pilihan yang tepat untuknya.

...

Yixing menatap dekorasi seputih awan dan harum mawar putih yang masuk ke penciumannya. Dengan senyum bahagia ia memandang Luhan yang terbalut jas putih mempesona. Hari ini Sehun dan Luhan akan menikah. Pasangan romantis itu akan memasuki babak yang lebih serius lagi.

" Yixing! Peluk aku." Ucap Luhan yang melihat kedatangan Yixing.

Yixing memeluk pria kecil di depannya ia tahu Luhan sedang berdebar-debar.

" Kau sudah tidak sabar lagi jadi Oh Luhan?." Tanya Yixing mengganggunya

" Haha jantungku berdebar." Ucap Luhan dengan mata bahagianya.

" Haha aku tahu sedang hujan warna warni di hatimu." Ucap Yixing mengelus punggung Luhan

" Ah Yixing. Oh iya ku dengar kau dan JunMyeon sudah mendapatkan rahim peganti?." Tanya Luhan semangat.

" Ya. Sebentar lagi kalian akan dipanggil paman oleh little Kim." Ucap Yixing

" Ha? Serius?! Sudah berapa bulan?."

" Sudah masuk 4 bulan. Sungguh orang lain yang hamil tapi aku yang merasakan ngidam nya." ucap Yixing mempoutkan bibirnya

" Haha kan kau ibu nya nanti. Aku tidak sabar akan begitu juga nanti. Tidak kebayang ada dua baby Oh dalam satu keluarga." Ucap Luhan.

Yixing yang tahu manjanya Sehun kepada Luhan seumpama bayi besar yang meminta perhatian dan kasih sayang. Sehun adalah seorang penerus kaya raya yang memang kurang kasih sayang dari kedua orang tua nya. Ibu dan ayahnya yang telah lama berpisah dan ayahnya yang sudah tiga kali menikah kembali. Karena itu sifat Sehun sangat manja kepada Luhan.

"... Saya nyatakan dengan ini Oh Sehun dan Xi Luhan telah resmi menikah. Silahkan Oh Sehun cium Oh Luhan mu..."

Dewa Dewi memanahkan segala panah cinta keplosok penjuru dunia pun seakan berkumpul dalam ruangan pernikahan Sehun dan Luhan. Yixing dan JunMyeon merasakan aura cinta yang sangat kuat dipancarkan oleh pasangan tersebut. Seluruh kawanan Kim dan pasangan nya hadir menyaksikan janji suci Sehun dan Luhan. Semua dimabuk asmara karenanya.

...

Di dalam ruangan agak gelap tampak JunMyeon yang berpikir keras. Sesungguhnya ia ingin menyetujui keputusan Kakek nya untuk perluasan kekuasaaannya sehingga Yixing dapat membuka lagi casino di daerah lain. Tapi ketika ide itu JunMyeon tujukan kepada Yixing, Yixing tidak menyetujuinya. Karena ia baru saja membuka satu cabang baru yang belum diresmikan dan lagipula Yixing tidak suka bila JunMyeon mulai mengganggu kawasan kekuasaan orang lain. Bagaimana bisa JunMyeon tidak tertarik untuk menyetujui usulan kakeknya itu karena pemilik daerah itu tak lain adalah milik Wang yang baru saja diturunkan kepada HanBin anaknya satu-satunya. JunMyeon menilai HanBin bukanlah lawan yang sebanding dengan dirinya. HanBin tidak pernah menang melawannya, dan anak buah HanBin pun tidak sebanyak miliknya.

Tapi Yixing menolak dengan mengatakan ia ingin hidup dengan damai bersama dengan anak yang sebentar lagi akan dilahirkan kedunia. Darah daging JunMyeon. Yixing sudah sangat antusias menyambut Little Kim. JunMyeon pun menyadari jika HanBin masih dibawah bayang-bayang ayahnya yang sangat licik. Keputusannya kini apakah akan tetap mengambil wilayah Wang atau Wang yang merebut daerah kekuasaannya nanti.

...

Everybody wants heaven I know

But darling freedom aint free its a long road

...

JunMyeon menyalakan kembali ponselnya. Kebiasaannya ketika kerja adalah mematikan ponselnya untuk membantunya berpikir dalam menentukan keputusan dengan bijak.

Ting!

Hyung, syarat pernikahan apa saja? Balas cepat Sehun tidak mau balas!

JunMyeon membalas pesan singkat Jongin dengan tertawa. Akhirnya Kris mengizinkan juga adik kesayangannya bersama Jongin. Dan Jongin takut Kris mengubah keputusannya dan cepat-cepat melamar Kyungsoo.

Ting!

JunMyeon! Ayah seperti apa kau yang tidak hadir ketika anak laki-lakimu lahir! Cepat kesini atau ku bawa Anson pergi keluar negeri!

Tidak perlu dua kali untuk JunMyeon membaca lagi pesan dari Yixing. Secepat kilat ia pergi menuju rumah sakit. Little Kim telah hadir. JunMyeon membuka lagi pesan dari Yixing. Dia baru menyadari bahwa pasangannya itu telah memberikan nama sendiri kepada anak mereka. JunMyeon tersenyum menyadari bagaimana sangat antusiasnya Yixing menyambut little Kim yang bernama Kim Anson itu. Dengan cepat ia mengendarai mobilnya menuju kebahagiaannya. Dibelakang mobilnya JunMyeon tidak menyadari kehadiran dua mobil hitam yang langsung membututinya dari belakang.

" Boss kami mengikutinya dari belakang.."

TBC

...

*JANGAN LUPA REVIEW KAKA*

JADI CHAPTER 13 AKU REUPLOAD BALIK KARENA ERROR REVIEWS GA KEBACA DAN REVIEWS DI CHAPT 13 ILANG SEMUA T.T

SEDIH NYA KALAU ADA YANG BERBAIK HATI REVIEW LAGI YAH KALAU GA YA UDAH GA PAPA T.T

Aw enak nya jadi JunMyeon n Yixing udah punya baby hahah #plaaak

Maaf ya yang nungguin update dari semalam..

Aku lagi ada kesibukan sedikit kemarin mianhe..mianhe...

Oh iya ada yang nanya kenapa HanBin kok jadi jujur jawabannya karena dia udah jatuh cinta sama Yixing. Biasa kan laki kalo uda jatuh cinta tuh jadi lemah deh dengan yang ditaksir nya hayoo ngaku hayoo yang ngaku cowok hahaha ^^

Yang review aku agak ngebut kemarin buatnya haha memang iya soalnya aku buat dari jam 1 siang ke jam 3 an gitu soalnya mau nyuci baju wkwkw kasian kasian T.T 2016 masih nyuci baju kegiatan sore nya wkwkwkwk

Maaf ya chapter 12 nya ga bagus pake banget T.T aku menyesal. Lain kali aku buat nya ga sekalian hari aku nyuci deh janji janji wkwkwk T.T

Jangan lupa review lagi yah kalau ada kurang kurang bilang aja biar kedepan nya aku makin bagus (ceileee) kalau ada bagus-bagusnya juga bilang biar dipertahankan (aseeek) ...