Leeteuk menutup bukunya setelah ia sadar jam di dinding menunjukan pukul 5 sore. Sudah waktunya ia menyiapkan makan malam untuk para Dongsaeng nya. Semenjak orang tua mereka meninggal, Leeteuk lah yg mulai mengatur dan mengurus semuanya,orang tuanya meninggalkan sebuah rumah sederhana, tidak mewah tidak jelek juga. Jangan lupakan sebuah kedai Ice cream, Leeteuk yg mengelola kedai itu meski ia tidak turun tangan dalam pembuatan ice cream. Dan setiap pukul 5, Leeteuk akan menyempatkan waktu untuk menyiapkan makan nya mungkin tidak se enak umma nya tetapi ia berusaha lebih baik lagi.
Leeteuk tersenyum mendengar suara pintu terbuka, itu artinya salah satu dari adiknya sudah pulang. "aku pulang kak" sapanya ramah. Leeteuk berbalik ke arah Dongsaeng nya "Wookie.. selamat datang. Aku tahu itu pasti kau yg datang. Kau memang tidak pernah telat pulang"
"aku tidak mau membuat kakak ku yg cantik khawatir"
"Kibum mana?"Ryeowook mengangkat bahunya tanda ia tidak tahu kemana Kibum si Yeoja yg berbeda 1 tahun dengan Wookie itu pergi. Dasar si pendiam. semua orang tau Kibum merupakan gadis yg tenang dan tidak terlalu banyak bicara, selain cantik dan manis Kibum juga di anugerahi otak yg langsung menaruh tas nya dan bergabung dengan Leeteuk untuk menyiapkan makan malam.
. "belakangan ini Kibum agak aneh" ucap Wookie memulai pembicaraan "di kamar ia selalu bergumam sendiri seperti menghapalkan sesuatu lalu saat tengah malam ia juga menerima telphone dari seseorang"Leeteuk langsung mengerutkan kening nya. Apa Kibum nya memiliki pacar? Apa ada laki laki yg suka dengan gadis dingin seperti dia?
"siapa yg menelephone"
"kalau tidak salah namanya Siwon"Sendok yg di pegang Leeteuk langsung jatuh "Mwo! Kibum suka dengan namja?!"Wookie menepuk jidat nya
"kak! jangan aneh deh... Kibum masih normal kalau punya pacar. Kakak tuh yg ngga normal, mikirnya aneh-aneh"Grep!Leeteuk merasa merinding ketika ada yg memeluk nya dari belakang
"setiap informasi ada bayarannya loh" ucapnya lembut namun memiliki penekanan yg membuat bulu kuduk Leeteuk berdiri"kau memeras noona mu sendiri Kyu" ucap Leeteuk sambil melepaskan pelukan Kyuhyun "game mu akan kusita loh"Kyuhyun cemberut sambil menarik kursi nya "iya deh"
Ryeowook terkekeh pelan melihat Kyuhyun yg gagal memeras Leeteuk. Ia boleh saja memeras kakak nya yg lain tapi untuk Leeteuk maaf-maaf aja deh."Siwon atau Choi Siwon itu anak pemilik perusahaan hyundai, dia namja kaya raya di sekolah. Dia teman sekelas Kibum noona, di sekolah Kibum noona hanya dekat dengan Siwon"
"tuh! Jangan-jangan mereka pacaran"Kyuhyun dan Ryeowook saling memandang "tidak mungkin !" teriak mereka berdua bersamaan.
"apanya yg tidak mungkin?"Namja pencinta ikan itu langsung menarik kursi di samping Kyuhyun "ayo ceritakan padaku" katanya, namun sayang tidak ada yg menanggapi perkataan Donghae sampai akhirnya Leeteuk menaruh setumpuk ikan goreng di piringnya. Donghae menatap piring itu nanar "semoga kalian tenang di alam sana" gumam Donghae melirik jam tangan nya,Kibum belum juga pulang. Sependiam apapun Kibum, pasti ia akan memebritahukan keberadaan nya saat ini
o0o0o0o0o0o
Kibum memandang jam di tangannya, sudah malam tapi pekerjaan nya belum selesai. Kibum melipat kertas yg ada di tangannya dan menghapalkan isi di dalam kertas tersebut. "Kau tidak pulang? Kakak mu pasti khawatir"
"Aku belum hafal Siwon-ah..."
"Kau bisa lanjutkan besok.. Tenanglah apa yg kau impikan pasti terwujud"Kibum tersenyum tapi sedetik kemudian senyum hilang
"apa keluarga ku setuju dengan hal ini?" Gumam nya. Siwon menepuk pundak Kibum pelan.
Kibum berjalan berjinjit ketika memasuki rumahnya, dengan perlahan ia membuka kenop pintu dan menutupnya agar tidak terdengar suara Kibum mematung ketika lampu ruang tengah menyala dan menampilkan sosok Leeteuk dengan wajah yg tegas. Kibum sampai menelan ludah berkali kali "kemana saja kau Kibum?" Tanya Leeteuk tegas.
"A..aku.. Aku ada tugas tambahan" jawab Kibum harap harap cemas. Ia takut kebohongannya terbongkar. Leeteuk perlahan menghampiri Kibum dan memeluknya "aku takut kau diculik" ucap Leeteuk berusaha mencairkan suasana. Memang Leeteuk jarang marah tapi sekalinya marah, ia lupa dengan dunia.
"Istirahatlah" Kibum mengangguk dan masuk kedalam kamar. Leeteuk tidak ingin memaksa Kibum untuk bercerita dan ia akan menunggu Kibum bercerita sendiri. Tapi kapan? Leeteuk hanya harus bersabar.
Pagi hari semua adik adik Leeteuk berkumpul di meja makan melakukan rutinitas pagi yaitu sarapan. Mereka akan berkumpul hanya saat sarapan dan makan malam itu pun kadang ada 1 atau 2 orang yg tidak ada. Kibum memakan roti panggang nya dalam diam, berbeda dengan Donghae dan Kyuhyun yang berisik. Leeteuk melirik Kibum lalu mendesah pelan "Kibum-ah" panggil di panggil menghentikan aktivitasnya dan menatap Leeteuk "ya ada apa Kak?"
"Belakangan ini kau sering pulang malam. Apa ada yang kau lakukan selain pergi ke kampus?"Mata Kibum bergerak gelisah, bingung harus menjawab apa.
"Aku ada tugas tambahan" jawab nya berbohong. Kibum belum siap menceritakan yg sebenarnya bahwa ia mengikuti audisi untuk sebuah drama. Ia terlalu takut keluarga nya tidak setuju dengan pilihannya ini.
"Aku kira kau pacaran dengan pria bernama Choi Siwon itu"
"Uhuk!" Kibum terbatuk mendengar ucapan Maknae kesayangan Leeteuk. Kibum mengutuk Kyuhyun dalam hati
"Kyu.. Sudah cepat habiskan sarapan mu" perintah Leeteuk. Kyuhyun langsung menuruti Leeteuk dan menghabiskan sarapannya lalu bergegas berangkat ke sekolah.
.Kibum merebahkan kepalanya di meja. Ia sudah pusing dengan menghapal dialog untuk audisi nanti. "Kibumie" Siwon menaruh sebungkus roti di hadapan Kibum "kau gugup?"Kibum mengangguk tanpa memandang Siwon. Suasana kantin di kampus Kyunghee university cukup ramai tapi itu tidak menjadi halangan Siwon yg terkenal kaya mendekati Kibum. Siwon cukup mengenal Kibum yg pendiam dan jarang bicara,bahkan bicara seperlunya saja. Tapi Kibum yg ia lihat sekarang berbeda, Kibum sudah bisa bicara banyak hanya dengan nya dan keluarga nya.
"Aku ingin sekali menjadi aktris" ucapnya memecah keheningan.
"Harusnya aku mengambil jurusan seni peran bukan Post Modern Music"Siwon mengusap kepala Kibum dengan lembut, merapikan poni yg menutupi dahi gadis yg ia cintai-yah meskipun ia belum mengungkapkannya-
"Kau terlalu banyak berfikir Kibum, ayo ku antar kau ketempat audisi" Siwon menarik tangan Kibum agar yeoja itu bangun dari posisinya.
OooooooooOooooooooOooooooooOooooO
Leeteuk melipat kedua tangan nya di dada sambil mengetuk ngetukan kakinya di lantai. Matanya sesekali melirik jam dindind yg menunjukan jam 10 malam. Kibum benar benar telat pulang kerumah, berbagai pikiran negatif berputar di otaknya.
Cklek!
"Kim kibum!"Seruan Leeteuk membuat yeoja manis nan pendiam itu terlonjak kaget. Ia mematung menatap Leeteuk yg menghampirinya
"K..kakak"
"Kau lihat jam berapa?" Suara Leeteuk terdengar dingin di telinga Kibum dan demi apapun itu kakak nya sekarang sangat menyeramkan."Miahne Kak. Aku ada tugas tambahan"
"Lagi?"Kibum mengangguk "Kibumie.. Kalau kau ada sesuatu ceritakan pada ku. Jangan memendamnya,aku tidak mau kau kenapa kenapa" Leeteuk mengusap lembut kepala menghela nafas lega karena kebohongannya belum terbongkar. Tapi mau sampai kapan ia berbohong?.
.
"Kibumie!"Siwon menarik tangan Kibum dan membawanya kedalam pelukan "ada apa Siwon-ah?"Siwon melepaskan pelukannya tadi. Ia mengatur nafasnya lalu memberikan sebuah surat pada Kibun."Apa?"
"Bukalah"Mata Kibum berkaca kaca melihat tulisan di dalam amplop "aku lolos audisi!" Serunya kencang dan reflek memeluk Siwon lagi. "Aku akan jadi aktris drama!"Kibum melepaskan pelukannya . Ia membaca lagi surat itu, masih tidak percaya dengan apa yg terjadi. Ia tidak menyangka kerja kerasnya selama ini hingga larut malam membuahkan hasil
"Kau harus memberitahu keluarga mu"Senyum Kibum perlahan redup. Benar ia harus memberitahu keluarganya tapi setelah menandatangani kontrak untuk sebuah drama.
"Jangan sampai mereka tahu dari orang lain"Kibum mengangguk, ia tersenyum kembali dan menyiapkan besok untuk menandatangani kontrak di salah satu management menandatangani kontrak, Kibum sudah memulai proyek sebuah drama. Ia senang karena bisa menyalurkan bakat acting nya. Semenjak itu Kibum selalu pulang malam dan bahkan tidak pulang kerumah. Itu membuat kesabaran Leeteuk habis, ia mempercayai Kibum tapi jika Kibum tidak bicara bagaimana ia mempercayai selalu mengingatkan Kibum untuk menceritakan semua pada keluarga nya tapi yeoja itu hanya mengiyakan tanpa bergerak.
Sampai akhirnya Siwon bertemu dengan Kyuhyun dan Leeteuk di Hyundai departement store tempatnya bekerja sebagai Manager pemasaran."Lee..leeteuk-ssi?" Jawab Siwon gugup saat Kyuhyun memanggilnya. Memang Siwon belum pernah bertemu Leeteuk dan Kyuhyun tapi Siwon bisa menebak yeoja di hadapannya ini kakak pertama Kibum karna wajahnya cukup mirip dengan Kibum. Leeteuk berterima kasih pada Kyuhyun yg bisa mencari info tentang Siwon.
"Ya.. Dan kau pasti Siwon. Kyuhyun sempat menceritakan tentang mu dan juga ku dengar kau dekat dengan adik ku"Siwon menggaruk kepalanya yg tidak gatal. Sudah tertangkap begini Siwon maui tidak mau mengajak Leeteuk dan Kyuhyun ke sebuah cafe yg ada di dalam mall.
"Jadi kau siapanya kak Kibum ku?" Tanya Kyuhyun langsung. Siwon benar benar takjub dengan tatapan Kyuhyun dan Leeteuk yg benar benar mirip. Bahkan sikap dingin Kibum ada didiri Leeteuk.
"Aku teman Kibumie,itu saja. Kalau kalian bertanya tentang apa yg di lakukan Kibum. Maaf,aku tidak bisa menjawabnya"Leeteuk mengerutkan keningnya dan menatap tajam Siwon berusaha mencari sebuah kebohongan tapi gagal karena Namja itu benar benar tidak berniat memberitahu yg sebenarnya.
"Apa alasanya?"Tanya Leeteuk. Kali ini ia tersenyum dan membuat Siwon menjadi lebih santai
"Biar Kibum yg mengatakan nya pada mu dan juga yg lain nya. Aku sama sekali tidak berhak mengatakan apapun,alangkah baiknya kalian mendengar nya sendiri dari Kibum"jawab Siwon bijak.
.Semenjak menandatangani kontrak,Kibum sibuk antara kuliah dan training. Sebentar lagi ia akan debut sebagai seorang aktris dan mendapatkan peran walau hanya peran kecil. Kibum pun pulang hingga lewat tengah malam setiap hari dan itu membuat kesabaran Leeteuk habis. Leeteuk duduk di meja yg berada di dapur sambil menatap amplop coklat yg ada di hadapannya.
Cklek!
Leeteuk tahu Kibum baru pulang. "Kibum-ah" langkah Kibum berhenti dan menoleh ke arah Leeteuk yg sudah berdiri di hadapannya. Matanya melotot melihat amplop coklat yg ada di tangan sang kakak "kak.."Leeteuk mengangkat amplop coklat itu "ini yg kau sembunyikan dari ku? Kau bergabung dengan SM C&C? Kenapa tidak menceritakan nya pada ku?" Ucap Leeteuk kesal "aku menemukan amplop ini di lemari pakaian mu ketika aku menaruh baju-baju mu""Maaf" Kibum menundukan kepalanya tidak berani menatap Leeteuk yg sedangkan kesal,karena saat ini ia berhadapan dengan malaikat maut
"aku memang berencana memberitahukan nya pada kakak dan yg lain tapi aku takut kalian tidak setuju aku menjadi aktris"Leeteuk menepuk dahi nya
"takut? Tahu darimana aku tidak setuju pdhl kau belum mengatakannya" Leeteuk memegang bahu Kibum dan menarik dagu Yeoja manis itu dan menatapnya "apapun yg kau lakukan asal itu positif aku akan mendukung mu. Jika itu mimpi mu maka tidak ada alasan aku tidak menyetujuinya,hal seperti ini sebaiknya kau beritahukan pd kami bukan memendamnya sendiri. Kau malah memilih menceritakan nya pada Siwon bukan pada ku"
"Maaf kak, aku bukan bermaksud seperti itu. Aku memang butuh waktu. Aku benar benar ingin menjadi seorang aktris,aku ingin berakting. Aku hanya takut mengecewakan mu"Leeteuk menyerahkan amplop itu pd Kibum
"aku sudah membaca kontrak nya,tidak ada masalah dan cukup adil. Jadi silahkan lanjutkan pekerjaan mu"Kibum menatap Leeteuk "jadi kakak setuju?"Leeteuk mengangguk "tentu saja,tapi sebagai imbalan nya kau bisa mengenalkan ku pada aktor tampan kan?"Kibum merangkul pundak Leeteuk dan tertawa bersama.
OooooOooooooOooooooOoooO
Kurang lebih seperti itu. Kibum menjalankan rutinitas nya sebagai mahasiswa dan juga sebagai seorang aktris. Tidak butuh waktu lama Kibum debut dalam sebuah drama walau hanya peran kecil tapi lama kelamAan ia akan mendapatkan peran yg lebih yg Kibum lakukan aku akan mendukung nya. Lagi pula itu minpinya tidak mungkin aku menghalanginya. Dan aku bangga karena ia memiliki impian dan mampu meraihnya yahh meski ia menyembunyikannya dari lah kisah Kibum si pendiam. Setelah ini aku akan menceritakan kisah Wookie pada kalian
