Hero Of The Silent Night
Disclaimer:
Naruto(Masashi Kishmoto)
Shingeki no kyojin(Hajime Isyama)
Genre:
Tragedy,Horror,Fantasy
Rating:
M
Pair:
Naruto X Mikasa
Author:
Bagi para Reader ini masih menceritakan Kehidupan Naruto yang berada dalam tembok Maria. Dan kenapa saya memberi judul Hero of the silent Night. jadi mohon bersabar ya, saya tahu kalian pasti ingin naruto menjadi bagian dari pasukan Pengintai kan dan melawan para titan kan. Mungkin Chapter besok tembok Maria di hancurkan oleh Titan Kolosal
Chapter 3
Naruto Pov
Akhirnya selesai juga tidak kusangka Polisi Militer itu bisa membuatku Terluka biasanya tidak sama sekali."hmm dimana Mereka itu?"ucap Naruto kepada rumah Mikasa yang hanya tersisa Mayat Pencuri dan Orang tua Mikasa, ternyata Naruto mencari Eren dan Mikasa."apa jangan-jangan masih ada Pencuri lalu menculik mereka?"Pikir Naruto Khawatir. Pria berambut Pirang itu memasang kembali Katana yang ia cabut dari punggungnya, ia mengabaikan Pedang yang berwarna Merah dan Hitam yang masih berada di Tanah juga Tubuh Polisi Militer lagipula tidak ada yang spesial dari kedua Pedang itu dan itu juga ia dapat Gratis saat ia Melakukan "Aksinya pada Malam Hari" ia berlari dengan cepat mencari Eren dan Mikasa
oOo
Skip Time
Normal Pov
Saat ia tengah berlari ia melihat sebuah asap api unggun dan mendegar percakapan Orang Dewasa yang terlihat marah kepada anak kecil saat ia mendatangi suara itu ia Menemukan apa yang ia cari yaitu Eren dan Mikasa tapi tunggu kenapa ada Seorang Teman Ayahnya yang sedang terlihat marah kepada Eren?
"Maaf Memotong Pembicaraan kalian tapi siapa anda? apa anda yang menculik mereka?"tanya Naruto yang sudah berada ada di belakang ayah Eren lalu menodong kan Katananya yang terbuat dari salah satu Logam yang sangat bagus di Dunia. Ayah Eren dapat merasakan tajamnya Katana naruto di belakang lehernya sehingga mengeluarkan sedikit darah
"aku adalah Ayah dari anak ini. Bisakah kah kau Menjauhkan benda yang menempel di Tengkukku ini." Kata ayah Eren menjelaskan bahwa ia adalah ayahnya Eren. Naruto yang mengetahui hal itu langsung dengan cepat menarik Katananya dari Ayah Eren ia percaya orang di depannya adalah ayahnya. Terlihat ada beberapa kemiripan orang ini dengan Eren."maafkan aku"jawab singkat Naruto
"Perkenalkan namaku Grisha Jaeger dan ini Eren Jaeger dan anak wanita itu Mikasa siapa namamu anak kecil"tanya ayah Eren
"Naruto Reisberk"jawab naruto singkat
"oh jadi kau y, yang sering di bicarakan oleh anak-anak Remaja tentang seorang anak Remaja yang Mandiri, Pintar, Tampan dan ahli pedang. Sepertinya itu benar, kupikir mereka hanya membual" kata ayah Eren
"Hmm...Seperti itulah"jawab singkat naruto. Ia menyodorkan tangannya ke Eren"Mana imbalan yang kau Katakan?"tanya Naruto ke Eren
"ayah apakah Makanan daging tadi siang masih ada"tanya Eren ke ayahnya
"Kurasa ibu sudah memberikannya kepada orang yang belum makan karena tadi ada pengemis yang kelaparan"jawab ayahnya
"hehehe, Maaf Naruto kurasa Makanan yang kukatakan sudah habis"kata Eren sambil menatap Naruto dengan tertawa. Ia melihat Naruto berjalan ke arahnya lalu mengambil syal merah yang ia pakai di lehernya.
"hey apa yang kau lakukan"tanya Eren sambil protes karena syalnya di ambil
"pernahkah kau mendengar kalimat "Tidak ada yang Gratis di dunia ini" jadi sebagai gantinya aku akan mengambil ini"kata Naruto tidak mempedulikan Eren yang terlihat sangat kesal kepada dirinya. toh lagipula ia juga sangat ingin mempunyai Syal apalagi di Musim yang dingin seperti ini
"Dingin"kata Mikasa yang daritadi berdiam diri saja
Naruto yang mendegar hal itu langsung melangkah ke depan Mikasa lalu mengalungkan syal milik Eren di lehernya."Aku turut bersedih atas apa yang telah menimpa kedua Orang tua mu tapi ini adalah Tantangan yang paling sulit dalam hidup Mikasa, kau harus bisa melewati Tantangan ini. aku tahu ini pasti sulit tapi janganlah terus Bersedih Mikasa kau harus Mempersiapkan masa depanmu, karena ke depannya pasti masih banyak hal yang lebih sulit dari ini."Kata Naruto menyemangati Mikasa sambil mengelus pipinya dengan ibu jarinya. ia tahu apa yang wanita ini rasakan."Bagaimana apa Badanmu terasa hangat"tanya Naruto
Mikasa mendongkakkan wajahnya ke atas ia dapat melihat Mata Naruto yang seluas langit pada siang hari dan memberikan kehangatan kepada siapa saja yang melihatnnya. Tanpa ia sadari matanya mulai mengeluarkan Liquid Bening dan mengalir ke pipinya."Hangat"jawab mikasa dengan singkat
Naruto yang merasakan ibu jarinya basah karena sesuatu yang hangat, ia mengelap Air mata di pipi Mikasa"Baguslah jika itu membuatmu hangat"ucap Naruto. Naruto melepaskan Tangannya dari pipi Mikasa. Samar-samar terlihat raut kekecewaan Mikasa saat Naruto melepaskan tangannya.
"hei Naruto-san apa anda yang membuat Pencuri di rumah mikasa terpotong-potong?"tanya ayah Eren
"Ya Grisha-san"jawab naruto
"kau tahu kau bisa di cap Psikopat oleh masyarakat dan di jauhi Naruto-san padahal kau ini orang yang sangat baik"kata Grisha Jaeger
"Manusia yang melakukan hal yang sama di lakukan oleh Binatang liar harus juga diperlakukan sama selayaknya bintanga liar"Camkan itu di Otak anda Grisha-san" Kata Naruto ia menjelaskan kenapa ia membunuh orang itu dengan sadis. Naruto melangkah pergi Meniggalkan mereka bertiga yang berada di Api Unggun.
Skip Time
oOo
Normal Pov
'Jadi ini Rumah Babi itu, tidak sia-sia aku berjalan jauh 'pikir Naruto yang berada di luar Rumah Orang Gendut yang ia bunuh. Dengan cepat Naruto mengunakan Jubah Hitam dan menggunakan Topeng polos yang berwarna Putih. Kenapa ia menggunakan pakaian yang serba Hitam agar ia dapat beradaptasi dengan warna pada tempat yang gelap.
"Cklek"suara pintu yang di buka oleh Naruto dengan kunci yang di beri oleh Orang Gendut itu. Dengan cepat ia berlari di tempat yang gelap untuk mencari Beberap Harta milik Orang Gendut yang telah tewas
"Hahahaha...kau kalah lagi Jack, kemarikan Uang dan Rokokmu" terdengar beberapa suara orang yang sedang tertawa. Naruto melihat mereka sedang bermain Poker , dengan gerakan cepat Naruto berlari di tempat yang sangat gelap sehingga tidak nampak sekali jika ada orang yang baru saja Lari.
'Apa ini Ruangan tempat ia menyimpan Harta'pikir Naruto karena melihat sebuah Ruangan dan di atasnya "Boby Room" ia membuka Ruangan itu. Saat ia masuk ke dalam ruangan itu, ada beberapa Lukisan yang sangat bagus dan beberapa buku yang berada di dalam Rak. Naruto mencari Pintu Rahasia karena biasanya Orang kaya menyimpan uang mereka di Ruangan yang tersembunyi atau Ruangan Rahasia yang hanya di ketahui oleh Pemiliknya. Naruto menyadari ada beberapa sesuatu yang sangat ganjal di tempat ini.
Pertama, dari semua lukisan ia melihat kebanyakan lukisan berlukis tentang Binatang tapi ada satu Lukisan yang tidak sama dilukis tentang Binatang tetapi di lukis dengan Wanita Telanjang.
Kedua, ia melihat rak buku yang tidak rapih dan buku-bukunya yang tidak tersusun oleh abjad atau berantakan.
Naruto mulai mencopot lukisan wanita itu dan mengeletakanya di bawah ternyata di dalamnya terdapat Brankas yang lumayan besar yang tidak di kunci atau di beri Kode 'Hahaahahah...sepertinya ini sangat mudah'pikir naruto karena biasanya ia sering membongkar beberapa brangkas yang di pasangi Kode Angka tetapi kali ini brankas di depannya tidak di pasangi Kode. Naruto berpikir apa mungkin orang gendut itu sangat bodoh sehingga Brankasnya tidak di beri kode atau Otaknya tertutup oleh makanan. Naruto membuka Brangkas itu dan mengambil semua Keping Emas dan Perak beserta perhiasaan Wanita dan memasukannya ke dalam karung.
Naruto mulai membuka beberapa buku di Rak tersebut. Ia menemukan buku Berjudul"Wanita adalah alat pemuas Seks diriku karya Boby Kurt"yang tenyata adalah buku yang di tuliskan oleh Orang Gendut yang baru saja ia bunuh beberapa menit yang lalu'jadi nama lengkapnya Boby Kurt'pikir Naruto. Ia melihat buku ini sangat tebal. Lalu Naruto membaca halaman 1 yang ternyata adalah Pengalaman Boby yang pertama kali saat memperkosa saudaranya sendiri. Naruto mulai melompati Halaman demi Halaman karena isinya hanyalah sesuatu yang sangat Menjijikan. Di halaman 43 ia melihat Tombol berwarna Biru di buku itu lalu ia menekannya.
"Dak...Dak...Dak...Dak..."suara yang berasal dari bawah Rak Buku ini. Naruto hanya tersenyum mendengar suara dari bawah Rak ini ia menarik Rak buku ini dan Melihat sebuah Tangga yang mengarah ke bawah tanah tapi, ia mencium bau tak sedap dari arah Bawah.
"Siapa yang ada di sana?dia... Robber of the silent night!.cepat nyalakan peringatan Jack! ada Perampok yang paling dicari di Tembok maria ini!Teriak seorang penjaga kepada temannya saat melihat Naruto berada di ruangan Majikannya. Naruto yang baru ingin menuruni Tangga itu, ia membatalkannya niatnya karena tahu ia telah ketahuan. Ia mengambil Bom asap berwarna Putih dan melemparkannya ke tempat dimana ia berdiri. Asap berwarna Putih langsung menyebar menutupi Mata penjaga tersebut.
"Tranggg..." suara kaca yang pecah yang terdengar di telinga penjaga itu."sialan dia Kabur"Ucap penjaga itu dengan kesal. Padahal ia ingin menangkap orang yang di juluki"Robber of the Silent Night" ia tahu jika ia menangkap orang itu, ia pasti akan kaya raya tapi ternyata sulit sekali. Ia melihat Naruto mengguakan 3d Maneuver Gear dan terbang dengan tali 3d maneuver Gear ke arah Hutan. Ia pasti akan memberithu hal ini ke Polisi Militer jika "Robber of the silent night" ternyata adalah seorang Pasukan di tembok Maria ini.
Skip Time
Author Pov
Pada pagi hari terlihat seorang remaja yang telah selesai melakukan jogging di daerah Taman
"Akhirnya selesai juga. Aku harus terbiasa dengan beban di kakiku ini."ucap Naruto sendiri ia melatih Kecepatannya dengan Menaruh Beban 35 Kg di kakinya. Inilah hal yang dilakukan oleh Naruto pada Pagi hari ia melatih Fisik,stamina,Kecepatan,dan kekuatannya, oh satu lagi biasanya ia juga melatih seni pedangnya dan Inner powernnya. Seni pedang yang Naruto tekuni dulunya adalah Kenjutsu tapi seiring berjalannya waktu Kenjutsu diganti namanya menjadi Kendo. Bedanya Kenjutsu dan Kendo adalah biasanya Kenjutsu menggunakan Boken dan Tanto tapi Kendo menggunakan Shinai dan Katana. Inner Power biasanya di latih mealui Meditasi. Inner power biasanya digunakan Naruto untuk memperkuat Pedangnya, pukulannya juga untuk Regenerasi tubuhnya.
oOo
Normal Pov
Naruto melihat poster dirinya yang menggunakan Topeng dan Jubah Hitam juga Katana warisan ayahnya di punggungnya dengan tulisan di bawah poster itu "Barangsiapa yang dapat membawa hidup dan mati orang ini akan di kabulkan apapun yang ia mau" dan dibawahnya di tanda tangani oleh Raja. Ia melihat Julukan yang di beri oleh Polisi militer kepadanya yaitu "Robber of the Silent night" ia hanya tersenyum kecil melihat julukan itu. Harta yang di ambil dari Rumah Boby Kurt ia memberikan 60% hasil curiannya kepada Rakyat miskin dan 30% untuk Kehidupannya. Berbeda dengan Polisi militer, warga memberi Julukan yang beda kepadanya yaitu:
"Hero of the Silent Night"
.
.
.
.
.
Tobi continut
Terima Kasih karena telah Mereview Fanfic ini juga Terima kasih atas Fav and Follownya.
hmm untuk Razor04 tidak ada yang spesial dari pedangnya naruto hanya saja Pedangnya sangat Tajam dan ringan. Cocok untuk membunuh. Di chapter besok pasti akan saya tulis tentang jebolnya dinding Maria oleh Titan Kolosal dan Kematian Ibunya Eren.
Untuk Chapter Besok mungkin akan sangat lama saya upnya karena sekarang saya sedang banyak sekali Kegiatan mullai dari : Taekwon Do, Pramuka, dan masih banyak lagi di tambah lagi saya blom mengerjakan Pekerjaan Smk. Sekali lagi saya minta maaf jika masih ada banyak Kesalahan di cerita saya ini. Jika para Reader memiliki pertanyaan anda bisa menanyakannya lewat PM jika kalian memiliki akun. Kurasa itu saja See you in the Next Chapter
Leave your Review Please
.
.
.
.
.
