Hero of the silent night
Disclaimer:
Naruto(Masashi Kishmoto)
Shingeki no kyojin(Hajime Isyama)
Genre:
Tragedy, Horror, Fantasy
Rating:
M
Pairing:
Naruto X Mikasa
Story by Josh Ferdinand
Chapter yang lalu
.
"Raven terbanglah" kata Naruto
"Baiklah"
Kaak...Kaak...
Chapter 5
.
20 menit kemudian
Kaak...Kaaak...Kaaaaak...Kaaaaaaaak...
Di atas tembok maria tepatnya di sebuah langit terlihat kumpulan dari ratusan Gagak yang menutupi keindahan dari langit tersebut. Ratusan Gagak itu terus saja mengeluarkan suara yang sangat mengerikan bagi para manusia dan titan yang berada di dalam tembok maria. Terlihat gagak yang mempunyai ukuran yang sangat berbeda dari para gagak lainnya, gagak itu membawa sebuah kertas di paruhnya lalu memperlihatkan kertas itu pada ratusan gagak dan gagak tersebut seperti mengatakan sesuatu.
"Apa itu?!"tanya ketakutan seorang warga
"Itu GAGAK!"
"Astaga... masalah apa lagi ini?"
"Apa aku akan mati di sini? padahal aku belum sempat merasakan Surga dunia"
"Cepat lari para titan mendekat!"
"LARI..."
Skip time
Di sebuah menara yang lumayan tinggi, Naruto sedang melepaskan sarung tangan hitam pada tangannya ia lalu mengangkat telapak tangan kanannya. Ratusan gagak yang tadinya sangat berisik seketika membentangkan sayap mereka selebar-lebarnya dan membentuk formasi sesuai telapak tangan kanan Naruto yang terangkat sehingga terbentuk sebuah telapak tangan raksasa di langit dari Ratusan gagak sangat menyeramkan.
"Pesta akan di mulai dari sini sekarang"kata Naruto kepada diri sendiri lalu tangan kanan yang tadi ia angkat tinggi ia jatuhkan ke atap di dekat kakinya seperti menepok dengan keras atap di bawahnya sehingga retak.
Wuush...Kaak...Kaaa...Kaaaaa...
Saat Naruto menjatuhkan telapak tangan kanannya ke bawah Ratusan gagak yang tadi berada di atas langit, langsung menukik tajam ke bawah seperti mencari sesuatu dan mencabik-cabik tengkuk para titan yang sedang mengejar manusia
Grooahhh...Groahhh...
Para Titan meraung keras karena tercabik-cabik oleh para gagak tersebut beberapa dari mereka mencoba menepok gagak tersebut seperti menangkap nyamuk. Titan yang sudah tercabik-cabik di tengkuk mereka lalu tubuhnya jatuh seketika dan tidak beregenarasi lagi.
"Para gagak itu membantu kita"ucap seorang polisi militer
"Kupikir mereka akan memakan para warga"
"HEI KALIAN SUDAH JANGAN BANYAK BICARA PEKERJAAN KITA MASIH SANGAT BANYAK DASAR BODOH"Teriak Polisi militer lainnya
"CEPAT EVAKUASI PARA WARGA MENUJU GERBANG SELATAN"
"SEMUANYA CEPAT MENUJU GERBANG SELATAN!"
Skip
Terlihat di sebuah sungai yang cukup panjang dan Kapal-kapal mulai terisi banyak orang, juga beberapa orang yang berteriak untuk di naikan ke kapan tetapi di halangi oleh Polisi Militer, para Polisi militer hanya memprioritaskan Perempuan, anak kecil serta Lansia. Di sebuah kapal yang di penuhi orang banyak, Eren dan Mikasa menaiki kapal tersebut dengan raut wajah yang bercampur antara sedih, marah , kecewa dan benci.
"EREN!"panggil armin. Tetapi armin tidak mendapatkan apa-apa hanya yang ia lihat wajah Eren yang terlihat sangat benci pada sesuatu
"Armin, duduklah sekarang bukan saatnya untuk berbicara pada mereka. Orang yang malang. Kau bisa memberitahu apa yang terjadi dengan melihat mereka"kata kakek Armin
"Sudahlah Armin, mereka pasti mengalami sesuatu yang sangat buruk pada hari ini"kata kakek Armin lagi sambil menepuk pundak Armin
'Dimana Naruto aku tidak melihat ia sama dari tadi'pikir Armin ia terus saja mencoba mencari temannya itu dengan melihat dari sisi kapal, ia tidak melihat pria dengan rambut durian kuning itu sama sekali.
'Kuharap dia baik-baik saja'Pikir Armin.
"Oi, apa yang kalian lakukan?!"protes warga yang melihat jembatan untuk naik ke kapal ditutup.
"Kapalnya sudah penuh!kalian tidak akan muat lagi"ucap polisi militer yang terus berusaha menghalangi para warga untuk naik.
"Tolonglah,biarkan kami lewat! Bahkan kalau anakku saja tidak apa apa!"teriak seorang ibu yang memohon untuk lewat
"Aku minta maaf tapi kami tidak bisa melakukannya!"balas polisi militer itu. "PERGI!" kapal yang sudah penuh itu pergi meninggalkan para warga yang terus mencoba untuk naik. Beberapa orang bahkan sudah melompat ke dalam kapal.
SKIP
Duar…..Duar…..
Terdengar suara tanah yang seperti di hantam oleh sesuatu yang besar bahkan terdengar sampai telinga Eren yang berada di atas kapal. Titan sebesar 15 m yang mempunyai rambut abu-abu, mata yang berwarna kuning menyala itu serta terlihat kulitnya terbuat dari sesuatu yang sangat keras, Titan itu menatap gerbang yang sedang di tutup dan para polisi militer yang sedang menjaga gerbang tersebut. Para polisi militer yang dari tadi berteriak langsung saja terdiam dengan melihat Titan berambut abu-abu, mereka melihat titan tersebut seperti mengambil ancang-ancang untuk berlari.
Wuush….
Angin yang sangat kencang serta Titan armor yang sedang berlari itu membuat buluk kuduk para polisi militer.
"Apa yang kalian lakukan! Cepat tembak titan itu!" kata polisi militer yang tadi pagi diracuni oleh Naruto melalui sebuah jarum kecil.
Dor…..Dor…Ctang….
Beberapa meriam di tembakan kepada Titan armor namun tidak ada satu bola meriam yang mampu menghancurkan kulit dari Titan armor hanya seperti bola mainan yang tidak menghasilkan efek pada kulit Titan armor.
"Apa?!" heran polisi militer yang diracuni oleh Naruto. Ia merasakan tubuhnya seperti lapar padahal tadi ia sudah makan sampai membuat perutnya kepenuhan.
"Itu tidak mempan!"
"Sialan…Cepat lari"
"AKH….."Teriak polisi militer yang tadi pagi diracuni oleh Naruto, ia terjatuh dengan tubuh yang sangat lemas seperti tidak makan selama 1 minggu penuh. Racun Naruto memakan semua protein,kalsium,karbohidrat,vitamin dan zat besi polisi militer tersebut semakin ia terus bergerak semakin cepat juga racun Naruto bekerja.
"TOLONG AKU!"Pinta polisi militer itu kepada temannya yang berlari meninggalkan dia sendiri.
"CEPATLAH LARI! PARA TITAN SUDAH MENDEKAT"Teriak polisi militer yang lain kepada teman-temannya. Ia sempat melihat temannya yang tidak berdaya di belakang ada rasa untuk menolong temannya itu tapi ia ketakutan karena Titan itu berlari ke arah mereka membuat ia meninggalkan temannya yang tidak berdaya di tanah sendirian.
"SIALAN KALIAN DASAR BANGSAT"Teriak polisi militer yang terkena racun Naruto, darah mulai keluar dari telinga, hidung, mata, dan jari-jarinya. ia mencoba menyeret tubuhnya ke samping dengan sisa-sisa tenaganya saat ia melihat ke belakang Telapak kaki Titan Armor berada di atas kepalanya dan akan menginjak tubuhnya.
Duarrrrrrr…..
Tubuh polisi militer itu hancur dan menyemprotkan darah ke tanah disekitarnya serta Titan armor berhasil menghancurkan Gerbang bagian selatan Shiganshina dan mementalkan para polisi militer yang berlari tadi
Kaakk…..Kaak…..Kaak…..
Dari atas langit, Raven burung gagak Naruto memanggil Ratusan gagak yang sedang mencabik-cabik beberapa titan. Raven dari tadi melihat apa saja yang di lakukan oleh Titan yang menerobos gerbang bagian selatan, Raven melihat titan armor sama sekali tidak memakan manusia. Ratusan gagak langsung menuju Titan tersebut untuk mengulur waktu kedatangan Naruto dan Raven pergi memberitahu Naruto lokasi dimana titan armor berada.
Skip
"AYAH!" Teriak seorang perempuan yang melihat ayahnya di tangkap titan, "TOLONG, SIAPAPUN BANTU AYAH SAYA TOLONG"teriak perempuan itu lagi mencoba meminta tolong dari warga yang berlarian namun tidak ada satu pun yang peduli. para warga hanya memikirkan nyawa dan harta mereka masing-masing.
Naruto yang melihat itu langsung saja menggunakan 3d maneuver gear dan berayun menuju tengkuk Titan yang ingin memakan ayah perempuan tersebut.
Jrash….
Naruto menebas tengkuk Titan itu dan menangkap pria dewasa itu lalu menurukannya di atas tanah. "TOLONG…AYAH TOLONG AKU"teriak perempuan itu lagi ia di tangkap oleh Titan yang mempunyai badan lumayan kecil tapi ia bisa melompat ke atas atap rumah warga sambil membawa perempuan tersebut.
'Tidak ada cara lain Titan itu akan semakin jauh'pikir Naruto. Ia mencabut katanannya dari punggungnya lalu mengayunkannya ke kanan dan kiri.
Kendo Power: Horizontal Wind Blow saat Naruto selesai mengayunkan katananya ke kanan dan kiri ia langsung menebaskan pedangnya secara horizontal ke arah tengkuk titan yang membawa kabur perempuan itu. Angin yang dipancing Naruto saat mengayunkan katananya ke kanan dan ke kiri langsung ia tebaskan menuju tengkuk titan yang membawa perempuan itu. Angin yang di tebaskan secara horizontal oleh Naruto membuat Kepala titan itu lepas dari badannya sehingga menjatuhkan perempuan yang ada di tangannya. Naruto menggunakan 3d maneuver gearnya untuk menangkap perempuan itu karna ia akan jatuh ke bawah tanah
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Naruto
"Terima kasih tuan terima kasih sekali karna telah menolong ayah saya dan saya. Saya tidak tahu apa yang terjadi ke depannya jika tuan tidak ada"kata perempuan. Ia terlihat sedikit shock dan pipinya basah karna menangis.
"Elisabeth! Apa kau tidak apa-apa nak? Tuan terima kasih atas bantuannya"Tanya ayah itu kepada anaknya dan mengucapkan terima kasih kepada Naruto.
"Sama-sama"jawab Naruto singkat dan datar
"Bagaimana anda bisa menebas dari jarak jauh Tuan"Tanya pria itu lagi
"HN"jawab Naruto. Ia langsung berlari menuju atap rumah warga untuk mencari kabar dari Raven. "Sebaiknya kalian pergi jika tidak kalian akan MATI"kata Naruto kepada ayah dan anak itu dengan menggunakan tekanan pada kata mati. Mendegarkan kata MATI dari Naruto membuat ayah dan anak itu langsung pergi sambil mengatakan terima kasih kepada Naruto
Kaak…Kaak…
"Naruto…aku mendapatkannya"kata Raven
"Dimana?"Tanya Naruto
"Gerbang bagian Selatan Shiganshina"jawab Raven
Wuushhh…
Naruto langsung menembakan pengait ke bangunan dan mengaktifkan gas pendorong 3d maneuver gearnya, ia terus berayun menuju lokasi titan armor itu.
Skip
Grooarhhhhhhh
Raungan dari titan armor yang sangat kerepotan karna ratusan gagak yang mencoba mencabik-cabik tengkuknya, ia mencoba kabur dari ratusan gagak tapi ratusan gagak itu tetap mengikuti ia dan terus mencoba mencabik-cabik tengkuknya. terpaksa ia menutup tengkuknya dengan tangannya. Saat ia menutup tangannya beberapa gagak menyerang mata kirinya untuk membutakan matanya. Whoargh.. Mata kiri titan armor itu mengalami buta sementara.
Kendo power: Slash
Naruto yang baru saja datang langsung saja menebas jari dari titan armor dengan 2 katananya agar ia bisa mengetahui orang yang ada di dalam tengkuk titan tersebut.
Roar….
Titan armor itu terlihat marah besar ia mencoba menangkap naruto dengan tangannya, Naruto yang merasakan datangnya bahaya langsung saja menginjak tangan Titan armor dan melakukan salto untuk menghindar. Ia berdiri di atap rumah warga sambil melihat Titan armor itu lalu mengambil beberapa bola-bola kecil yang bisa membuat mata titan armor itu buta sementara mungkin 1-2 menit. Serangan gagak pada mata Titan armor itu sudah beregenerasi. Dengan cepat Naruto melempar ke arah mata titan itu dan langsung berubah menjadi asap berwarna abu-abu dan mengeluarkan bubuk abu-abu seperti debu besi. Titan armor itu meraung keras merasakan bubuk-bubuk abu-abu itu di matanya, Naruto langsung saja menuju tengkuk dari titan armor itu. ia tidak ingin membuang waktu karena waktu adalah segalanya. Kendo power: Triple Slash 3 tebasan beruntun Naruto lakukan dengan 2 katana untuk membuktikan apakah benar di dalam tengkuk Titan tersebut ada manusia yang mengendalikannya ? Kulit titan itu hanya hancur sedikit. Titan armor itu menutup tengkuknya dengan jari kanannya sedangkan yang kirinya mencoba menebak dimana Naruto berada. Naruto melompat ke arah kaki titan itu lalu berayun menggunakan 3d maneuver gearnya, ia menggunakan tali pengait pada 3d maneuver gearnya untuk menjatuhkan titan armor, merasakan ada sesuatu membuat Titan armor itu menendang kakinya ke depan sehingga membuat Tali pengait 3d maneuver terpental bersama Naruto kearah depan.
'Sial Waktu ku tersisa 45 detik' Naruto menggunakan Jari telunjuknya untuk menyuruh Ratusan gagak menyerang Titan armor lagi. Ratusan Gagak langsung saja mencabik,mengigit tubuh titan armor yang tidak terlindungi kulit kerasnya.
Roar … Roar… Roar …
Raungan Titan armor terdengar sangat keras dan terdengar seperti memanggil sesuatu. 'Apa yang dilakukan titan itu?' pikir Naruto 'Sepertinya aku akan menyalurkan tenaga dalamku ke 2 katana ini saja semoga dengan ini kulit Titan sialan itu hancur' Naruto menutup mata selama 5 detik lalu membuka matanya kembali, nafas Naruto terlihat sangat cepat seperti orang sesak ia lalu berayun menggunakan 3d maneuver gear ke arah tengkuk titan armor dengan 2 Katana di tangannya.
Inner power: Death Blow
Ctang … Whoarh …
Tebasan Naruto yang di saluri oleh tenaga dalamnya menghancurkan Jari kanan titan armor serta kulit kerasnya itu sekarang hanya terlihat daging merah di tengkuk titan armor itu.
'Sedikit lagi'pikir Naruto. 'Sial tebasan tadi memakan banyak Tenaga'
Kendo power: Sla- "AKH …" teriak Naruto. Ia terpental sangat jauh karena telapak tangan kiri Titan armor yang memukulnya sangat keras itu yang mengenai tubuhnya "RAVEN! SERANG TENGKUKNYA"teriak Naruto. Beberapa gagak dan Raven menuju tengkuk Titan armor tapi tengkuk itu ditutup lagi menggunakan telapak tangan kirinya membuat beberapa gagak dan raven tidak bisa mencabik tengkuknya.
Mata dari Titan armor tersebut sudah beregenerasi ia mencari pelaku yang menyerang dirinya tadi atau Naruto, ia tidak melihat Naruto sama sekali padahal tadi Naruto menyerangnya bahkan sampai membuat kulit keras pada tengkuknya hancur. Titan armor langsung berlari ke dinding maria ia tidak peduli walaupun ratusan gagak mengejarnya terus.
Skip
"Aku akan membunuh mereka semua dan tidak akan kubiarkan mereka tersisa satupun … " kata Eren dengan mata yang penuh kemarahan serta menangis. Ia mengigat kenangan bersama ibunya saat ia terus melawan kepada ibunya, saat ia bersifat sok dewasa padahal tidak tahu apa-apa tentang dunia luar, saat ia tidak bisa melakukan apa-apa ketika ibunya terjepit, lalu saat Hannes mengatakan kalau ia lemah sehingga ia tidak dapat membantu ibunya. ia akan terus mengingat Titan yang memakan ibunya dan berjanji akan membunuh titan itu suatu saat nanti.
"Eren"kata Armin
Naruto terpental sangat jauh karena pukulan keras dari titan armor tersebut. Tenaganya hampir habis karena melakukan tebasan yang cukup berbahaya tadi, ia kurang fokus saat mengaktifkan tenaga dalamnya sehingga memakan energi tubuhnya lumayan banyak. Untung saja ia mengaktifkan tenaga dalam dan mengalirkannya pada seluruh tubuhnya tadi sehingga pukulan keras dari titan armor itu tidak membuat tulang pada tubuhnya patah.
Topengnya hancur, mantelnya terbang tertiup angin dan 3d maneuver gearnya mungkin terlepas saat ia terkena pukulan titan armor tadi. saat ini Naruto hanya menggunakan kaos putih dan bawahan celana hitam panjang saja. Saat ini Naruto sedang mengkumpulkan energy pada tubuhnya ia tidak peduli akan jatuh dimana bahkan ia tidak tahu dibawahnya adalah sungai karena yang terpenting adalah energy pada tubuhnya tanpa energy ia tidak bisa melakukan apa-apa.
burrrr …
Naruto terjatuh di sungai yang cukup dalam.
"Apa itu?"Tanya Armin sendiri. Ia pergi menuju sisi kapal yang lain.
"Naruto … apa itu kau?" Tanya armin kepada orang yang tercebur di sungai ia melihat manusi yang familiar dengan rambut durian berwarna kuning muda. Mikasa yang mendegar Armin memanggil Naruto langsung saja menuju sisi kapal dimana Armin berada.
"Armin … apa kau punya tali yang cukup panjang jika ada di kapal itu lemparkan kepada ku?" Tanya Naruto.
"Tunggu" Kata Armin. Mikasa datang dengan membawa tali tambang yang cukup panjang lalu melemparkanya kepada Naruto dan mengikatnya pada tiang kapal. Naruto menaruh kembali kedua katana di punggungnya dengan sarungnya juga, ia lalu berenang ke arah tali tambang tersebut lalu menarik tubuhnya ke dekat dinding kapal lalu berjalan di dinding kapal dengan tali tambang di tangan kanannya.
"Terima kasih Mikasa, Armin"Ucap Naruto kepada Mikasa dan Armin yang sudah naik ke atas kapal. Naruto melihat Mikasa di depan dirinya seperti ingin memeluknya tapi tidak ia lakukan.
"Tidak apa-apa Naruto anggap saja ini balas budi dari ku. Para warga di sini sangat ketakutan sehingga mereka hanya peduli nyawa mereka sendiri" Kata Armin.
"Apa yang terjadi padamu"Tanya Mikasa.
"Maaf Mikasa aku belum bisa memberitahu dulu kepadamu mungkin besok saja ya" Kata Naruto. Di jawab dengan anggukan Mikasa. "Armin, Dimana Eren?"Tanya Naruto.
"Sepertinya ia sudah tidur Naruto tadi ia terlihat sangat marah bahkan mengatakan sesuatu tentang membunuh titan"kata Armin. 'Apa yang terjadi pada dirinya'Pikir Naruto.
"Mikasa, apa terjadi sesuatu pada kalian tadi siang"Tanya Naruto, Ia melihat wajah Mikasa sangat sedih saat mendengarkan pertanyaan Naruto. Saat Mikasa ingin menjawab Naruto meletakan jari telunjuknya di bibir mikasa.
"Sepertinya aku sudah tahu hal yang menimpa kalian wajahmu mengatakan semuanya Mikasa"kata Naruto. "Aku ingin pergi tidur dulu, badanku terasa pegal"ucap Naruto kepada mereka lalu ia bersender di dinding sisi kapal. "Lebih baik kalian berdua pergi tidur juga perjalanan ini mungkin masih sangat jauh"kata Naruto kepada Armin dan Mikasa lalu Naruto menutup kedua matanya ia mendengar Armin mengatakan sesuatu tentang tidur yang nyeyak ya.
Skip time
"Eren kau baik-baik saja? Kau menangis ketika tidur"Tanya Mikasa.
"Sepertinya aku bertemu dengan Ayah"Jawab Eren
"Masa? Itu hanyalah mimpi"ucap Mikasa.
"Begitu kah?"kata Eren
"Ayo kita pergi. Mereka sedang membagikan jatah makanan sekarang"ajak Mikasa. Mereka berdua berjalan menuju tempat yang begitu luas.
"Tempat ini digunakan untuk membagikan cadangan makanan, orang-orang mengungsi semuanya ke sini"Kata Mikasa. Mereka berhenti di sebuah jalan yang penuh dengan banyak manusia yang berlalu lalang bahkan ada saja orang dewasa yang berantem hanya karena Menerobos barisan.
"Eren! Mikasa!"panggil Armin. "Armin!"kata Eren.
"Lihatlah aku mendapatkannya, kakek membuat ini hanya untuk anak-anak"Kata Armin sambil membagikan Roti yang ia bawa di tangannya. "Terima kasih"ucap Mikasa. Di belakang Armin seorang pasukan penjaga terlihat kesal kepada mereka.
"Ada apa dengan orang itu"Kata Eren. "Itulah keseharian disini mereka kekurangan makanan saat ini, ini adalah hari yang sulit. para pengungsi sangat banyak dan makanan yang sedikit dan kau tahu mereka selalu memandang rendah orang yang tinggal di pinggiran" Kata Armin dengan jelas.
"Mengapa kita juga harus memberikan makanan pada orang luar? Maksudku Titan sudah berhasil menghancurkan dinding juga mereka seharusnya sudah dimakan disana"kata Pasukan penjaga berambut coklat kepada temannya yang berambut cepak kata-katanya membuat Eren Marah.
"Ini semua hanya akan membuat persediaan makanan menipis Akh …" Pasukan penjaga itu sedikit kesakitan saat Eren menendangnya. "Apa yang kau lakukan bocah nakal"kata Pasukan penjaga itu sambil menendang Eren lalu di bantu oleh temannya sehingga membuat Eren jatuh ke tanah.
"Kau tidak mengerti apa yang sedang kau bicarakan! Kau belum pernah melihat hal semacam itu dengan matamu sendiri. Bagaimana Titan memakan Manusia" Kata Eren sedikit menangis.
"Berisik!"kata pasukan penjaga berambut coklat.
Duakh … Akh …
Naruto yang datang dari atas menendang pasukan penjaga berambut coklat dengan tumit kakinya menyebabkan polisi militer itu terjatuh dengan wajah ke tanah.
"Apa yang kau lakukan brengsek" kata Teman dari pasukan penjaga berambut coklat, ia meluncurkan tendangan kaki kanan yang mengarah ke kepala Naruto. 'Amatir'pikir Naruto ia lalu menangkap kaki kanan pasukan penjaga itu lalu menendang kaki kirinya membuat pasukan penjaga berambut cepak itu jatuh.
"Kupikir kalian baik membagi-bagikan makanan kepada para pengungsi ternyata kalian cuma sampah ya dan hanya berani memukul anak kecil dasar lemah"kata Naruto lalu membantu Eren berdiri.
"Dasar sialan kau bocah!"kata kedua poasukan penjaga itu mereka berlari ke arah Naruto dengan wajah yang merah. Naruto yang melihat mereka maju bersamaan langsung menyiapkan kuda-kuda beladirinya dan menggunakan Windmill kick/Tornado kick yang mengarah ke kepala mereka menyebabkan pasukan penjaga itu terpental 3 meter.
"Naruto sudah hentikan"kata Armin dan Mikasa yang memegang tangan Naruto. "Dasar lemah lebih baik kalian pergi sebelum tulang kalian patah"kata Naruto kepada pasukan penjaga. "Naruto, sudah cukup hentikan!" kata Eren.
"BOCAH SIALAN ingat aku akan membalas mu. Awas saja kau!"Teriak pasukan penjaga berambut cepak, kepalanya lumayan pusing karena tendangan berputar Naruto tadi. Ia lalu memapah temannya pergi dari hadapan Naruto. Beberapa pengungsi kagum karena keberanian dan tendangan Naruto tadi terutama wanita yang melihat ketampanan Naruto dan tubuh atletisnya yang baru saja terbentuk mereka berpikir kalo Naruto seperti seorang ksatria.
Skip time
"Aku akan kembali ke dinding maria dan membunuh semua Titan"Kata Eren.
"Omong kosong"ucap Naruto
"Aku Serius! Aku tidak seperti orang-orang yang keras kepala ketika mereka hanya bisa berharap di lindungi oleh dinding dan aku tidak butuh omong kosong ini"Kata Eren sambil membuang roti yang diberikan Armin tadi ke Naruto.
"Eren apa yang kau lakukan?!"Kata Armin.
"Tidakkah semua itu membuat mu marah? Kita tidak bisa melakukan apapun dalam melawan Titan Karena kita hanya bisa hidup dengan belas kasihan saja!"Kata Eren
"Tidak ada yang bisa mengalahkannya, satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah bertahan di balik dinding. Jika kau melakukan hal itu, kau hanya akan berakhir seperti orang tuaku"Kata Armin
"Jadi kau hanya merendakan umat manusia saja?! Apa kau tidak merasa malu?"Tanya Eren.
"Hanya itu yang bisa kita lakukan sekarang!"jawab Armin.
"Itu semua hanya alasan! Hanya bisa hidup seperti hewan peliharaan dan terlihat sangat menyedihkan"Kata Eren membuat armin kaget. Duagh … Mikasa langsung saja meluncurkan sebuah jab ke arah Eren sehingga membuat Eren Jatuh.
"Mikasa?"Heran Armin sedangkan Naruto hanya menyeringai saja
"Jika Armin seorang yang lemah maka begitu juga kau, Naruto dan aku. Kita bahkan tidak bisa melarikan diri dari Titan atau meninggalkan kota. Bahkan makanan yang kita makan adalah pemberian orang lain. Bahkan itu sangat mustahil bagi kita untuk mengalahkan satu Titan saja. yang terpenting adalah untuk tetap hidup seperti yang ibumu katakan"ucap Mikasa. Ia lalu mengambil roti dari tangan Naruto dan memasukan secara paksa ke mulut Eren.
"Mikasa?!"panggil Armin.
"Makan dan tetap hidup aku tidak akan membiarkanmu mati kelaparan"Kata Mikasa sambil terus memaksa Eren untuk makan. Eren yang mendengar semua yang di katakan Mikasa itu membuat ia Menangis. Naruto yang melihat itu memegang pundak Mikasa membuat mikasa berhenti memaksa Eren untuk Makan.
"Kau tahu Eren kau adalah orang yang penuh omong kosong yang aku kenal di dunia ini kau mengatakan akan kembali ke dinding maria untuk membunuh semua Titan sedangkan kau menghindar dari pukulan Mikasa saja tidak bisa. Kau juga orang cengeng yang aku kenal dari kemarin kau terus saja menangis bahkan saat kau bangun tidur pun kau masih saja menangis. Lain kali jika kau ingin mengatakan sesuatu pikirlah perkataan itu terlebih dahulu"kata Naruto. "Jika kau sudah makan Roti itu makan pil ini untuk menambah stamina dan energimu"kata Naruto memberi pil berwarna putih dan biru ke Eren.
"Apa kalian ingin"Tanya Naruto kepada Mikasa dan Armin. Mereka mengambi pil itu dari tangan Naruto dan langsung menelannya.
Skip time
Beberapa hari kemudian, semua pengungsi dipekerjakan untuk berkebun dan membuat makanan sebanyak mungkin tapi itu tidak bisa membuat stok makanan bertambah. Pada tahun berikutnya yaitu 846 pemerintah pusat memerintahkan para pengungsi untuk merebut kembali dinding maria, mereka semua berjumblah 250. 000 orang termasuk Naruto
"Naruto! Apa maksudnya ini kenapa kau dikirim bersama para orang dewasa"Kata Eren melihat Naruto bersama para rombongan orang dewasa.
"Naruto kenapa kau juga dikirim"Tanya sedih Mikasa ia tidak menyangka anak yang baru saja memasuki fase dewasa juga di kirim.
"Aku tidak tahu Eren,Mikasa mungkin saja ini ada hubungannya dengan pasukan penjaga yang beberapa hari kemarin aku hajar"jawab Naruto.
"Jika kau ikut bersama para rombongan maka aku ikut"Kata Eren.
"Aku juga akan ikut karena aku tidak ingin kehilangang orang yang aku sayangi lagi"Kata Mikasa yang mengikuti ucapan Eren dan mengutarakan alasannya.
"Kalian benar-benar bodoh ya. Apa nama kalian ada di daftar rombongan? Seharusnya kalian bersyukur tidak ikut bersama kami dan aku tidak akan pernah pergi meninggalkan dunia ini sebelum impian ku tercapai ingat itu Mikasa"Kata Naruto.
"Tidak kau tetap tidak boleh ikut Naruto"kata Eren sambil menahan Naruto.
"Bocah nakal apa yang kau lakukan?!"Tanya pasukan penjaga yang di hajar Naruto beberapa hari kemarin hidungnya di perban mungkin tulang hidungnya patah saat Naruto melakukan tendangan berputar. Pasukan penjaga dengan rambut coklat melepaskan tangan Eren serta menarik Mikasa dan Eren ke suatu tempat.
"Bocah … kau bisa berangkat sekarang" kata pasukan penjaga dengan rambut cepak sambil tersenyum sinis.
"Hn … aku ingin mengambil perlengkapan ku dulu"kata Naruto. Naruto yakin pasti ini ulah dari mereka membuat ikut bersama rombongan.
"Jangan mencoba untuk kabur bocah atau teman mu akan ku sakiti!"kata pasukan penjaga itu dengan nada mengancam.
"Jika kau melukai teman ku bahkan rambutnya saja akan kuantar kau ke NERAKA" ucap Naruto memperingati pasukan penjaga itu dengan aura membunuh yang sangat pekat. Naruto lalu pergi menuju sebuah tempat gubuk yang ia bangun sendiri ia memakai Kaos berwarna hitam, celana berwarna hitam panjang dan mantel hitam, seperti biasa Naruto juga mengambil 2 katananya lalu membawanya dipunggungnya, ia membawa beberapa roti, mentimun, dan air mineral di tas ranselnya, tak lupa Naruto juga memasukan bola-bola kecil yang selalu membantunya serta pil penambah energy dan stamina di dalam kantong mantelnya lalu di tutup menggunakan kancing agar tidak jatuh saat ia melompat atau berlari nanti. Semuanya sudah siap tinggal mengejar rombongan saja. Baru beberapa langkah ia keluar Naruto kembali masuk ke dalam gubuknya lagi.
'Sepertinya aku melupakan sesuatu' Naruto berbalik lalu melepaskan beban 20 kg yang selalu bersama dirinya. Kakinya terasa sangat ringan sekali sekarang, ia lalu berlari mengejar rombongan. 'Ini lebih cepat dari yang ku kira sepertinya latihan ku selama ini membuahkan hasil', ketika Naruto berlari ia berhenti sebentar Karena melihat kuda putih yang sedang makan rumput tanpa ada orang yang menjaganya 'Tidak ada pemiliknya ya' Naluri pencuri mulai masuk ke dalam pikiran Naruto, ia mengelus kuda putih itu lalu menaiki tubuh kuda putih tersebut.
Naruto menarik tali yang berada di leher kuda putih itu, kuda putih itu meringkik sebentar lalu berlari ke arah rombongan.
Skip
Naruto yang sudah melewati rombongan mencari beberapa tim pengintai yang ikut menuju dinding maria
"Permisi, saya ingin bertanya bagaimana kalian berkomunikasi dengan para rombongan nanti saat menuju dinding Maria"Tanya Naruto kepada pasukan pengintai di depannya.
"Kita berkomunikasi menggunakan Flare/suar, flare di bagi menjadi 3 warna hijau,merah dan hitam. Kegunaan flare hijau adalah menunjukan jalan baru bagi para rombongan dan kegunaan flare merah adalah untuk memberitahukan terihat Titan di depan dan kegunaan flare warna hitam adalah sebagai pertanda bahwa Titan Abnormal telah terlihat"Jawab anggota pasukan pengintai seorang perempuan dengan rambut berwarna coklat muda. ia tidak melihat muka orang yang bertanya kepadanya karena ia hanya fokus ke depan.
"Petra … apa kau membawa flare hitam"Tanya seorang anggota pasukan pengintai dan membuat Naruto mendengar bahwa nama dari orang yang menjawab pertanyaannya adalah Petra.
"Ya aku membawa flare hitam Mike"jawab petra kepada pria bernama Mike itu.
"Boleh aku bertanya sekali lagi"Ucap Naruto kepada anggota pasukan pengintai di depannya.
"Tentu saja boleh" kata Petra sekarang ia melihat wajah orang yang menanyakan pertanyaan ke dirinya. "Kau seorang Bocah"Teriak Petra yang membuat pasukan pengintai berhenti termasuk Komandan Erwin dan Kapten levi.
"Apa yang kau lakukan di sini bocah?! Kau pikir ini tempat bermain"kata Pria bernama Mike. Ia mencium bau darah dari mantel yang di pakai oleh bocah di depannya ini. Mike sangat heran, bocah yang mungkin berumur 14-15 tahun dengan tinggi 163 cm berada di belakang dirinya dan bergaya seperti seorang pembunuh karena memakai pakaian serba hitam. Mungkin bukan hanya dia tapi anggota yang lainnya juga.
"Saya melihat nama saya ada dalam daftar rombongan jadi mau tidak mau saya harus ikut bukan? Dan pertanyaan saya yang kedua adalah apa itu Titan abnormal?"kata Naruto sambil bertanya.
"Titan Abnormal adalah Titan yang berbeda dari yang lainnya Titan abnormal memiliki pergerakan yang sangat aneh dan agak sulit di prediksi"Jawab Komandan Erwin sambil melihat Naruto. "Aku tidak peduli kau adalah bocah atau orang dewasa jika kau merepotkan yang lainnya kau akan di tinggal"kata kommandan Erwin lagi.
"Oh … jangan pernah meremehkan orang yang lebih muda paman"kata Naruto kepada Komandan Erwin.
"Aku mencium bau darah pada mantel mu bocah, darah siapa yang berada di mantel mu bocah" Tanya Mike.
"Itu Rahasia paman, kenapa kalian tidak melanjutkan perjalanan lagi. Apa karena saya ya? Tidak usah mengkhawatikan saya, saya sudah berpengalaman dengan Titan"ucap Naruto yang lagi-lagi membuat mereka terkejut karena maksud dari kalimat "berpengalaman dengan Titan" adalah membunuh Titan.
"Kau pasti membual ya bocah"kata anggota perempuan yang berada di pasukan pengintai dengan ciri-ciri rambur berwarna coklat,dikuncir, dan memakai kacamata.
"Jika kau ingin bukti pinjamkan 3d maneuver gearmu kepadaku tante"ejek Naruto dengan panggilan tante.
"Cih … Erwin aku akan meminjamkan 3d maneuver gearku padanya"Kata perempuan itu lagi.
"Ku izinkan Hange tapi kau yang akan bertanggung jawab jika sesuatu terjadi"kata Erwin kepada perempuan bernama Hange. Hange yang mendegar ia mendapatkan izin dari komandannya langsung saja turun dari kuda lalu membantu naruto memakaikan 3d Maneuver gearnya. 'Apa anak ini punya bakat'pikir Erwin
"Kita buktikan bocah omonganmu itu benar atau kau hanya pembohong besar"ucap Hange yang sudah memakaikan 3d maneuver gearnya kepada Naruto. Naruto langsung memacu kudanya ke depan dan membidik pohon yang cukup besar lalu ia menembak dengan pengait kepada pohon besar itu kemudian Naruto mengakifkan gas pendorong untuk mengayunkan dirinya terhadap objek kemudian ia melepaskan pengait untuk terus bergerak maju ke depan. Pasukan pengintai yang melihat aksi Naruto dengan 3d maneuver gear milik Hange Zoe dibuat Melonggo.
"Astaga kemana ia pergi?!"Kata Petra. Ia baru saja melihat bakat yang luar biasa. Seorang Remaja dengan tinggi 160 cm berayun dengan tali pengait dan terus maju dari satu pohon menuju pohon yang lainnya. 'Siapa sebenarnya anak itu'pikir Petra.
"Kejar anak itu!"kata Komandan Erwin sambil memacu kudanya diikuti beberapa anggota pasukan pengintai yang lain. Erwin sebenarnya tidak peduli dengan Naruto, ia hanya ingin melihat bakat Naruto. Komandan itu melihat postur tubuh anak remaja itu berbeda dari anak remaja yang lain, 2 Pedang tipis yang ia gendong di punggungnya dan ia tidak menemukan faktor-faktor yang membuktikan bahwa Naruto berbohong. Rombongan yang berada di belakang di suruh berisirahat sejenak sampai pasukan pengintai yang mengikuti Naruto kembali atau flare hijau di tembakan.
Skip
'Jangan pernah meremehkan orang yang lebih muda'pikir Naruto sambil terus berayun, tujuan Naruto adalah Titan untuk membuktikan kepada pasukan pengintai bahwa omongan yang ia ucap bukanlah omong kosog. Ia bukan lah orang seperti Eren yang selalu mengatakan omong kosong. Saat Naruto terus mengayun ia melihat Titan dengan tubuh 10 meter berjalan dengan santai ke arahnya.
'Saatnya membuktikan kepada mereka'pikir Naruto. Ia membidik pundak Titan itu dan berayun menuju tengkuk Titan tersebut sambil mempersiapkan pisau baling-baling yang terhubung dengan kawat besi 3d Maneuver gearnya lalu saat Naruto berada di tengkuk Titan ia langsung saja membelah tengkuk Titan itu dengan pisau baling-balingnya membuat titan tersebut Mati. 'Ada satu lagi ya di depan'pikir Naruto. Ia membidik leher Titan berukuran 10 m di depannya dan menembakan pengait ke leher titan di depannya itu lalu berayun menuju tengkuk Titan tersebut. Crash … darah keluar dari tengkuk titan yang di belah oleh Naruto, Titan tersebut Jatuh ke tanah lalu mati.
'Kurasa cukup. Mereka pasti juga akan ke sini'Pikir Naruto lalu ia duduk di ranting pohon yang besar dan bersender pada batang pohon lalu menutup matanya. Naruto mendengar langkah kaki dari beberapa Kuda menuju tempat Titan yang ia bunuh.
'2 Titan terbunuh ya. Apa ia yang melakukannya'pikir Erwin.
"Mike bisa kah kau mencium bau anak itu"pinta Erwin.
"Dia ada di atas"jawab Mike mencium bau darah dari atas dan melihat Naruto sedang menutup mata dengan wajah yang tenang seakan tidak terjadi apa-apa.
"Hei Bocah turunlah" teriak Kapten dari pasukan pengintai dengan wajah datar dan bertubuh pendek. Naruto yang mendengar mereka sudah datang langsung saja melompat ke bawah dan mendarat di depan kapten yang terkenal yaitu kapten levi.
"Pertama-tama nama saya adalah Naruto dan jangan panggil saya dengan sebutan bocah lagi dasar pendek"kata Naruto mengatakan kepada kapten levi. Naruto berjalan menuju Hange untuk mengembalikan 3d maneuver gearnya.
"Tidak usah Naruto kami punya lebih"kata Hange memberi 3d maneuver gearnya.
"Sebaiknya kita kembali ke rombongan mereka pasti sedang menunggu bukan?"Tanya Naruto.
"Hange tembakan flare merah dan berpencar sesuai formasi diamond"ucap Komandan Erwin
"Baik"respon Hange. Ia menembakan flare merah ke langit untuk memberitahu pasukan pengintai yang berada di belakang bahwa jalan yang ada di depan sudah terlihat titan.
"Bocah kau ikut denganku"kata Kapten Levi memacu kudanya ke arah timur.
"Hn"kata Naruto. Mengikuti Kapten Levi bersama Petra.
Komandan Erwin menembakan flare hijau ke arah langit untuk menunjukan jalan baru pada rombongan
Skip
Arah Timur
"Menurutku, pemerintah sengaja mengirim 250.000 untuk di makan oleh Titan bukan?Pemerintah takut stok makanan mereka habis karena para pengungsi yang sangat banyak"kata Naruto.
"Ya aku juga berpikir seperti itu para rombongan bahkan tidak di lengkapi senjata apapun yang dapat melukai Titan"Kata Petra. "Lalu kenapa kau juga di kirim Naruto-kun bukannya yang di kirim adalah orang yang berumur 23 tahun ke atas ya"Tanya Petra sangat penasaran kenapa Naruto juga di kirim.
"Beberapa hari yang lalu aku melukai 2 orang pasukan penjaga mungkin mereka sengaja menambahkan nama ku di dalam daftar rombongan"jawab Naruto. Mereka bicara sambil menunggangi kuda dan memastikan bahwa arah yang mereka lewati tidak ada Titan.
"Kenapa kau melukai pasukan penjaga itu"Tanya Petra lagi.
"Petra apa kau bodoh? berhentilah bertanya fokus saja pada tugas"Ucap Kapten levi kepada Petra dengan kalimat yang sinis
"Maaf kapten"Kata Petra.
"Di depan kita ada Titan Abnormal bersiaplah"Kata Kapten levi melihat Titan dengan ukuran 5 meter berada di atas pohon dan melompat dari pohon ke pohon yang lainnya. "Petra luncurkan Flare hitam"suruh Levi.
"Siap Kapten"Kata Petra, ia langsung memberitahu kepada tim pengintai di koordinat lain bahwa di arah mereka terlihat Titan Abnormal melalui flare Hitam.
'Abnormal ya, apa mereka juga di kendalikan oleh manusia'pikir Naruto.
"Kapten … Titan Abnormal itu ada 3, duanya lagi berada di atas kita dan di belakang kita"kata Petra saat mereka memasuki Hutan dengan Pohon setinggi 30 meter
"Awas mereka ingin memecah kita ikuti aku "Kata Kapten levi, ia memacu kudanya dengan cepat di ikuti Petra dan Mikasa. Mereka harus menghindar dari Titan abnormal di atasnya.
Skip
"Komandan Erwin! Flare hitam di tembakan dari arah Koordinat Kapten levi"Ucap Hange Zoe.
"Tembakan Flare hijau Hange arah jalan ini sangat aman"Kata Komandan Erwin. "Baik Komandan"kata Hange lalu menembakan Flare hijau.
Skip
"Itu flare hijau cepat menuju ke arah sana"Kata Kapten Levi menuju Flare hijau tersebut bersama Naruto dan Petra.
"Kita harus membereskan Titan ini dulu Kapten jika tidak mereka akan mengarah kearah rombongan" Kata Naruto mengeluarkan pendapat.
"Kalau begitu aku akan mengurus yang di atas kita, petra kau akan mengurus yang belakang dan Bocah kau bisa urus yang depan kah?"suruh Kapten Levi sekaligus bertanya kepada Naruto.
"Ya aku bisa mengurusnya dan jangan panggil aku dengan sebutan bocah dasar pendek"jawab Naruto. Kapten levi yang sudah mendengar jawaban Naruto langsung saja menembakan pengait dari 3d maneuver gearnya dan mengaktifkan gas pendorong ke pohon di atasnya menuju Titan Abnormal di atasnya. Naruto langsung saja menuju menembakan pengaitnya kearah depan di ikuti petra yang mengarah ke belakang.
Naruto menembakan pengaitnya lagi ke punggung Titan Abnormal di depannya, Titan itu mencoba menangkap tali pengait Natuto tapi dengan refleks yang sangat cepat Naruto Naruto melepaskannya dan membidik kearah pohon di belakang Titan Abnomral itu dengan gerakan yang sangat cepat lalu berputar dengan pisau baling-baling sambil menebas kulit punggung Titan Abnormal itu sehingga membuat Titan tersebut kesakitan dan sangat marah. Ketika Naruto sedang berdiri di ranting pohon Titan Abnormal itu melompat kearah Naruto dengan tangan yang maju ke depan untuk menangkap Naruto.
Naruto yang melihat hal itu langsung menembakan pengait ke atas dan mengaktifkan gas pendorong untuk menghindar dari Titan Abnormal yang melompat kearah dirinya. Saat Titan itu ada di ranting yang Naruto miliki, Naruto melepaskan pengait 3d maneuver gearnya yang ia tembakan ke atas membuat ia jatuh bebas ke bawah Titan Abnormal tersebut lalu Naruto langsung menebas secara beruntun kearah pundak dan tengkuk Titan Abnormal tersebut membuat Titan Abnormal itu Mati.
'Apa ada orang di dalam tengkuknya?'pikir Naruto yang berjalan menuju bangkai Titan Abnormal itu dan tidak melihat sama sekali Manusia di dalam tengkuknya.
"Hei … Bocah kita harus mundur ada Flare merah yang di tembakan dari arah Rombongan"kata Kapten levi bersama Petra.
"Kudaku menghilang"Ucap Naruto.
"Kau menumpang dulu bersamaku saja Naruto-kun"kata Petra.
"Baik maaf merepotkanmu nee-san"Kata Naruto yang langsung saja menaiki kuda berwarna coklat dengan Petra yang ada di belakangnya lalu memacu kuda itu kearah rombongan.
"Petra … Petra Ral adalah nama ku panggil saja Petra"kata Petra yang berada di belakang Naruto. Saat Naruto memacu kencang kuda coklatnya membuat Petra memeluk badan Naruto yang lumayan atletis dan tidak ada lemak di perut Naruto. 'Tubuhnya tinggi, kulitnya putih, Sopan, Tampan, Badannya Hot di tambah ia juga berbakat sekali'pikir Petra sambil Merona. 'Astaga Petra kau sudah punya Levi ingat itu'pikir Petra lagi.
Skip Time
Beberapa menit kemudian 20 pasukan pengintai yang tadi melakukan Formasi Diamond berkumpul dengan Komandan Erwin menuju para Rombongan dan 20 pasukan pengintai yang ada bersama para rombongan.
"Komandan flare hitam terlihat"kata Hange.
"Semua bersiap lah mungkin di belakang terjadi pembantaian bagi para rombongan. Aku ingin kalian mempersiapkan diri kalian untuk membantai para Titan yang ada di belakang" Tegas Komandan Erwin.
"SIAP"Jawab semua anggota pasukan pengintai bersama Naruto.
"Naruto pada saat ini kau menjadi bagian dari Kami atau 'Wings of Freedom'(Sayap kebebasan). jika tadi kau sudah menunjukan 100% kekuatan mu, maka aku minta kau mengeluarkan 200 bahkan 1000% sekalipun untuk membantai atau mengevakuasi para rombongan yang ada di belakang!. Sekarang kutanya kepadamu Naruto, Apa kau bersedia mengikuti kami meskipun kau kehilangan NYAWA mu pada saat bertugas nanti?!"Tegas Komandan Erwin yang merekrut Naruto ke dalam pasukan pengintai tanpa bertanya jawaban dari Naruto dan memberi tes terhadap mental Naruto walaupun ia tahu jawaban dari Naruto nanti.
"Saya bersedia menjadi bagian dari 'Wings of Freedom' walaupun Kematian berada di depan saya nanti!. DEMI HARAPAN UMAT MANUSIA SAYA BERSEDIA!"kata Naruto dengan posisi tubuh tegak dan tangan kanan yang berada di bawah pundak dan tangan kiri yang berada di belakang. Membuat semua anggota pasukan pengintai tersenyum kecuali Kapten Levi.
"Kalau begitu ku ucapkan selamat datang kepadamu"kata Komandan Erwin. "Baiklah sekarang kita menuju ke Rombongan"Kata Komandan Erwin sambil memacu kudanya diikuti pasukan pengintai yang berada di belakang.
"DEMI HARAPAN UMAT MANUSIA" kata semua anggota pasukan pengintai termasuk Naruto yang langsung memacu kudanya mengikuti Komandan Erwin di depan.
To be Continue
.
Review please
Profil Naruto:
Rambut kuning muda dan seperti di Naruto Shippuden
Kulit putih
Matanya Biru Sapphire sama seperti Canon
Tinggi 163 cm dan Berat 52 KG
Umur 14 tahun
Serangan:
Kendo power: Horizontal Wind Blow adalah Tebasan secara horizontal dari jarak jauh yang menggunakan Angin sekitarnya
Kendo power: Slash adalah Tebasan yang sangat cepat dan kuat
Kendo power: Triple Slash adalah Tiga kali tebasan beruntun yang sangat cepat dan kuat
Inner Power: Death Blow adalah Tebasan mematikan yang dicampur oleh Tenaga dalam Manusia.
Versatile Ball (Bola Serbaguna):
White Ball/Bola putih: Mengeluarkan Asap putih dan membuat sesak musuh.
Black Ball/Bola Hitam: Mengeluarkan Asap Hitam dan membuat mata tidak bisa melihat apa2
Green Ball with Skull symbol/Bola hijau dengan lambang tengorak: Mengeluarkan Racun sejauh 3 meter.
Black Ball with Skull symbol/Bola hitam dengan lambing tengkorak: Bom dengan jangkauan 3 meter.
Gray ball/Bola abu-abu: Mengeluarkan asap abu-abu dan bubuk seperti debu besi.
Author note:
Halo Minna… Maaf y karena sudah berbulan-bulan tidak Up fanfic ini di karenakan Laptop saya rusak dan kegiatan SMK yang sangat Merepotkan saya mohon di maafkan ya … Special Thanks for Putra Ishami.
Untuk jadwal mungkin akan sangat lama mohon di maklum kan ya
Saya Ucapkan Terima kasih untuk Fav dan Follownya.
DON'T LIKE DON'T READ
READ AND REVIEW
.
.
.
.
.
