Bukan ia yang memulai semua ini. Salah semua ada padanya.
Pada BoboiBoy, orang yang mengaku pada dirinya kalau ia cinta kepada Fang.
Rumor dengan cepat menyebar dari mulut kemulut hingga ketelinga orang tuanya.
Janjinya akan cinta hanyalah omong kosong semata.
Reputasinya memburuk.
"BoboiBoy itu di goda oleh si Fang," "Si lacur Fang yang mengacaukan pikiran BoboiBoy. Kasihan ya, BoboiBoy?" Dan seterusnya, dan seterusnya.
Memang, memang salahnya yang tertarik akan ketulusan 'Cinta' milik BoboiBoy, salahnya mempercayai janji milik BoboiBoy.
Apa yang Ia harapkan? Orang-orang hanya akan percaya hal buruk tentangnya dan berkata kalau semuanya salah Fang.
Apalah dayanya yang hanya anak terlantar tak memiliki orang tua tanpa sanak saudara.
Menangisi semuanya.
Lalu ia datang.
Sama cerahnya seperti BoboiBoy, namun ia pun juga tak memiliki orang tua. Tanpa lelah membisikkan kalau semuanya akan baik-baik saja.
Perlahan tapi pasti otaknya menghilangkan setiap hal tentang seseorang bernama 'BoboiBoy'
Hingga tak tersisa barang satu pun ingatan tentang orang itu. Membuatnya bahagia walau masih ada sedikit rasa kosong di dadanya. Fokus pikirannya hanya ada di depan gadis di depannya yang bahkan tak memperdulikan apa perkataan dunia.
Ia bahagia?
End
Hi!Hi!Hi! Author kembali lagi nih :3
Ada yang kangen saya?
Ok, balasan singkat untuk review Quest kali ini.
VinuraOsake
Perempuan itu Ya, Si Yaya.
Semoga kalian suka. Walau retceh sekali ini fanfic. Pendek pula.
*Auranya berubah ngancem* RnR kalau masih mau lihat BoiFang dari saya.
Kalau enggak...
Halo FaYa~~~~
