Hari ini pun taman pemakaman Distrik Shiganshina terlihat cukup lengang. Seorang lelaki dengan senyum pahitnya meletakkan beberapa tangkai bunga di makam sahabatnya.

"Hai, Armin. Sudah setahun sejak kau pergi berpetualang di surga ya," ucap lelaki bernama Eren itu sambil memandang nanar nisan Armin didepannya, "Aku merindukanmu, tahu. Bagaimana di surga? Sudah bisa melihat laut, belum? Kuharap kau bahagia disana."

Eren menghela nafas, kemudian melihat kearah makam yang berada tepat disebelah makam sang sahabat. Ia pun meletakkan beberapa tangkai bunga yang sama dengan yang dia berikan kepada Armin.

"Oi, muka kuda. Terimakasih atas hari itu, ya. Aku sudah memenuhi permintaan terakhirmu, jadi tolong jaga sahabatku baik- baik di surga ya. Awas saja jika aku datang berkunjung dan kau tidak menjaganya," ia tersenyum kecut sambil menatap makam 2 orang rekannya.

Setahun yang lalu, Jean Kirstein meninggal karena menukarkan nyawanya demi menyelamatkan 2 kadet di medan ekspedisi; yang mana salah satu dari itu adalah Eren Jaeger. Ia sempat mendengarkan permintaan terakhir dari Jean dan ironisnya, jasadnya yang tersisa hanya bagian atas tubuhnya. Sedangkan Armin ditemukan meninggal dunia di rumahnya beberapa menit setelah Pasukan Penyelidik pulang ke Distrik Shiganshina karena kegagalan fungsi organ dalam akut. Komandan Erwin yang akan memberitahukan tentang kepergian Jean pun tidak sempat mengutarakan tujuannya saat ia melihat kondisi Armin yang hanya sanggup mengucapkan permintaan terakhirnya sebelum ia tiada.

"Tapi kalian hebat ya, ikatan kalian berdua sangat kuat sampai- sampai meminta permintaan terakhir yang sama. Hal seperti ini sulit untuk diatur tahu. Semoga kalian bahagia disana," Eren berucap tersendat sambil menahan air matanya, kemudian meninggalkan pemakaman tanpa mengucapkan sepatah katapun.

"Jean."

"Ya, Armin?"

"Sampai nanti pun kita akan selalu bersama kan?"

"Ya, sampai nanti pun kita akan selalu bersama."

END.


Halo semuanya! Dengan terbitnya chapter ini, artinya fic ini udah selesai ehe ehe. Semoga setelah baca ini, kalian bisa jadi lebih cinta sama Armin, Jean atau mungkin OTP ini? /shot

I will probably write again, but I'm gonna aim for my own orific. Tapi ga menutup kemungkinan main- main ke fandom (now that I put Boku no Hero Academia as my main fandom, mungkin bakalan main kesini juga). Selamat menyambut bulan Ramadhan bagi umat Islam, jangan baca omoh dulu- /y

Last but (I hope) not least, mohon maaf apabila terdapat kekurangan seperti typo, plothole, OOC, atau apapun itulah karena kesempurnaan hanya di tangan Tuhan dan kesempurnaan AoT ada di tangan Hajime Isayama /IYAIN/ See you on my next story, semoga!