Update! #karena lagi mood ngetik tengah malam..
Wah saya lihat chap. 1 lumayan senang untuk hasilnya (walau cemas akan reviewnya)
oh ya 'Mungkin' selama 2 minggu kedepan saya gak update fanfic ini, tapi kalo ada waktu dan ada sinyal (karena mau mudik ke Pacitan dan disana gk ada sinyal) akan diusahakan..
Silahkan dinikmati chap. 2..
GoM and a Different Girl
Disclaimer : Fujimaki Tadatoshi
Rate : saat ini T
Warnings : typo(s), OC, OOC, gaje, tidak sesuai EYD, aneh, abal-abal, tidak konsinsten dalam penulisan kata, amburadul, dan kesalahan lainnya..
Pairing : GoMXOC
Tekan back sebelum anda menyesal..
Himuro POV
"Ohayou, baa-san." ucapku ramah pada ibu pemilik apartemen yang aku tinggali ini.
"Ah Tatsuya ohayou, kenapa kau terburu-buru?" tanyanya padaku.
"Aku harus segera ke rumahnya Kirin, untuk sarapan." jelasku sopan.
"Kalau begitu hati-hati ya, salam untuk Kirin."
Aku langsung menyusuri tangga penghubung lantai atas dengan lantai dasar gedung apartemen itu. Keluargaku tinggal di Amerika jadi aku tinggal di apartemen yang tidak jauh dari rumah temanku, Sakigami Kirin. Dan jika kalian bertanya "Kenapa seorang Himuro Tatsuya sarapan di rumah orang?" maka aku akan menjawab "Aku tidak bisa memasak dan Kirin sudah setuju untuk membuatkanku sarapan, bento dan makan malam." (Author: cari enak tuh #dilemparinbolabasketamaHimuro).
TOK TOK
"Kirin, kau di dalam?" tanyaku di depan pintu rumahnya.
"Silahkan masuk! Pintunya tidak dikunci."
Tanpa permisi aku pun segera masuk dan melihat penampilannya dengan..
.
.
.
.
.
.
.
rambut berantakan, dasi miring dan aura aneh mengellinginya untuk pertama kalinya.
"Hei Kirin! Kau kenapa? Tidak biasanya kau seberantakan ini." bukannya menjawab pertanyaanku ia malah menyodorkan hpnya seakan memintaku melihat isinya. Dan aku menyesal sudah melakukannya.
From : Kise Ryouta Keceh Badai Membahana
Subject : OHAYOU SAKICCHI!
Hei Sakicchi, tau tidak? Aku hari ini untuk pertama kalinya niat bangun pagi soalnya aku ingin melihat mentari pagi yang sama indahnya dengan iris hitammu yang sudah membuatku jatuh cinta –ssu. Pagi ini pun aku berusaha masak sendiri agar saat aku sudah menjadi suamimu aku tidak akan mengecewakanmu -ssu. Dari yang paling mencintaimu : Ryouta.
From : Midorima percaya OHA ASA
Subject : Today's Lucky Item.
Hari ini Cancer berada di urutan pertama dengan lucky item sebuket bunga dan Leo di urutan ke-4 dengan lucky item jepit rambut mawar merah. Tenang saja aku akan membelikanmu lucky itemmu hari ini dan mungkin bunga untuk hari ini akan kupersembhakan untukmu, karena keselamatan dan nasib baikmu adalah prioritasku –nanodayo. Salam cinta.
From : Daiki SANGAT eksotis
Subject : entahlah
Sebenarnya gua gak niat sama sekali untuk e-mail lo tapi mau bagaimana lagi. Begini saja lo gak usah ngirim e-mail ke gua sebagai bukti bahwa lo sudah terima cinta gua yang tulus, suci dan ikhlas. Oh ya waktu malam minggu entar giman kalo kita ke hotel? Ada hotel yang sering gua datengin, jadi apa kau mau terima? Wahai bidadari surgaku..
From : Murasakibara Atsushi seperti Titan
Subject : Pilih mana?
Sa-chin, jika kau disuruh milih antara rainbow cake dengan black forest bakal milih mana? Tapi pasti kau tidak akan milih keduanya dan lebih memilih aku 'kan? Oh ya hari ini tolong belikan 8 paket maibou di supermaket di dekat sekolah ya.
From : Akashi Seijuurou Iblis bergunting (Author:pfftt | Akashi:Author gendeng #lempar7gunting)
Subject : -
Kau tau kan mottoku bahwa "Aku selalu benar" itu juga berlaku untuk menyatakan jika aku benar-benar mencintaimu. Aku tidak minta apa-apa darimu kecuali alasan cinta yang sejati dan sikap lembut darimu. Nah nanti kau HARUS pergi ke taman belakang untuk sekedar PDKAT atau melakukan hal mesra berduaan. Dan perintahku adalah ABSOLUTE.
(*) Semua e-mail diatas sudah diterjemahkan dari bahasa 4LaY ke bahasa Indonesia untuk kenyamanan mata readers.
Mataku sakit, "Kirin... ini bercanda 'kan?... dari mana 'Pangeran-Pangeran Absurd' ini mendapatkan e-mail mu?" tanyaku hati-hati.
"Entahlah."
"Oke, sekarang ceritakan dari awal bagaimana caranya kau bisa berurusan dengan mereka?"
"Itu, kemarin saat pulang sekolah di taman belakang."
[Flashback]
Sakigami POV
Di sinilah aku, berada di taman ini sendirian untuk melepas lelah.
"Nah, mari lanjutkan lagu untuk pembukaan cafe milik Imayoshi-senpai!" ucapku semangat.
TAP TAP
Aku menutup mata. Hmm, ada yang sedang kesini. Dari langkah kakinya ada 6 orang, apa ini murid yang sedang uji nyali karena 'Rumor-salah-paham' itu?
"Wah-wah, ada kucing manis disini." ucap seseorang di dekatku, ia memiliki surai merah darah dan di belakannya ada 5 orang yang memiliki surai warna – warni.
'Apa sedang trend mencat rambut seperti pelangi?' batinku bingung dan curiga, kenapa masih ada murid lain jam segini?
"Kalian siapa?" tanyaku sopan.
KRIK KRIK KRIK KRIK
"Dia tidak mengenal kita?" sekarang 5 orang yang sekilas tamfan itu sedang pundung di pohin terdekat dan melakukan 'Momen garuk tanah'. Sungguh tidak elite.
"Ano, sumimasen Sakigami-san atas perlakuan aneh mereka." ujar sosok bersurai baby blue dengan wajah datar.
"Ah daijoubu, ano boleh berkenalan? Dan tolong panggil aku Saki."
"Hajimemashite Saki-san watashi wa Kuroko Tetsuya, akan kuperkenalkan mereka. Yang bersurai merah itu Akashi Seijuurou, yang kuning Kise Ryouta, yang biru tua Aomine Daiki, yang hijau Midorima Shintarou, dan yang ungu Murasakibara Atsushi." jelas Kuroko.
"Kalian Kisedai yang dibicarakan itu 'kan? Yang suka ngirim surat ngak jelas itu." tanyaku.
"Huh, ternyata kau masih mengetahui sedikit info tentang kami." ujar Akashi dengan aura Bling-bling aneh (?).
"Akashicchi apa suratnya masih kau bawa?" bisik Kise ke Akashi, tapi aku bisa mendengar percakapan mereka.
"Nah Kirin, terimalah surat berharga dari kami." ucap Akashi sembari menyerahkan 5 buah surat yang entah kenapa membuatku mual.
Apa untungnya masih membawa surat ini? kalau tidak salah aku bawa korek api di sakuku.
"Maaf."
Bwossh
Tanpa dosa aku membakar surat-surat itu. Kini bisa kulihat Kisedai (minus Kuroko) sedang jawdrop ria melihat perlakuanku.
"Maaf, aku tidak tertarik dengan kalian. Lagi pula tidak ada untungnya jika kubawa, itu hanya SAMPAH." ucapku meninggalkan mereka.
SYUT!
Ini hanya perasaanku saja, ATAU TADI AKU BARU SAJA MENGHINDAR DARI SERANGAN GUNTING DARI SESEORANG?
Akashi menyeringai dan mengeluarkan 2 gunting dari sakunya, "Kau berani sekali, Kirin."
SYUT! SYUT!
TRANG!
Kacamata Midorima retak, snack Murasakibara jatuh, Kise dan Aomine jawdrop akut, Kuroko masih dengan wajah datarnya sedang menyaksikan GUNTING AKASHI DITAHAN OLEH SEBUAH PIPA BESI!
"Kau menantangku hah?" aku memegang pipa besi yang sering kubawa di tasku.
"Kau terlalu menarik, Kirin. Tak kusangka guntingku bisa kau cegah secepat itu." puji(mungkin) Akashi
"Sejak kecil aku sudah latihan kendo, anggar, karate, menembak dan sebagainya juga didukung inderaku yang lebih peka dari pada orang lain." jelasku.
"Ryouta, jelaskan dia akan 'Hadiah' dari akibat sudah membakar surat-surat itu!" perintah Akashi.
"Hai'! Nah Sakicchi kau pasti sudah kenal kami 'kan-ssu? Sekarang akan kujelaskan 'Hadiah' dari kami!" Teriaknya tepat di sampingku. Waduh, telingaku berdenging.
"Begini, kami ini 'kan cowok-cowok tampan di Teiko yang punya banyak fans tapi kami binggung untuk mencari pendamping hidup. Kami mencari gadis yang pemberani, cantik, pandai memasak, pintar, dan tau sopan santun. Oleh karena itu bagi yang berani merobek dan menghindari hukuman gunting dari Akashicchi maka..."
Perasaanku tidak enak.
"Dia akan menjadi calon pacar dari yang suratnya dirobek-ssu."
CTAR! GLAR!
Saat ini seakan ada background petir menyambar di belakangku.
"Dan lebih specialnya lagi, Sakicchi sudah berani membakar 5 surat dari kami jadi kau harus memilih 1 dari kami untuk menjadi pendamping hidupmu-ssu." lanjut Kise dengan sedikit rona merah di wajahnya.
Oh kami-sama, ini hukuman karena apa?
"Dan, mulai besok 'Kompetisi memperebutkanmu' dimulai" ucap mereka bersamaan.
[Flashback end]
Normal POV
Himuro sweatdrop mendengar penjelasan panjang lebar Saki (biar lebih singkat), sedangkan yang mengalami masih syok mengingatnya.
"Hei Tatsuya, boleh aku bertanya padamu?"
"Apa itu, Kirin?"
"Aku selalu patuh pada kedua orang tuaku dan selalu berusaha menjadi yang terbaik. Jadi ini dosa karena apa? Atau aku yang selalu bersabar ini sedang diberi cobaan dari kami-sama?"
'Uwaa apa-apaan aura suram milik Kirin ini?'"Sudahlah ayo kita sarapan dan cepat tata rambutmu itu."
"Baiklah."
Himuro dan Saki pun sarapan dan berangkat sekolah. Mereka tidak tau bahwa sesuatu yang 'Buruk' bagi mereka akan dimulai dari sebuah sapaan "Ahayou"
TBC
Maaf jika chap. ini mengecewakan..
Oh ya Kirin sebenarnya adalah makhluk mitologi Jepang yang memiliki tanduk di kepalanya..
-Balasan Review-
nijigengurl : Wah, harapan yang kayaknya mustahil (#dihajar) tapi kalo mau anda bisa menganggap diri sebagai Saki (dan diharapkan ada haremnya#ditusukSaki). Ini sudah lanjut Terima kasih untuk reviewnya (^_^
Shei-chan : Ini sudah update! Ano, anda merinding di bagian apa? Terima kasih sudah mau mereview (Salam kenal juga) :)
The Exodia : Ini sudah lanjut Kak! Terima kasih sudah mau mereview :D (dan tolong jangan lempar saya dengan parang)
Saya juga mau berterima kasih kepada xoxo-vanila dan kuroizayoi
Mohon reviewnya reader sekalian..
