Fated Idol!
By. Airi Shirayuki
.
DISCLAIMER
Vocaloid bukan punyaku
.
PAIRING
Rin Kagamine x Len Kagamine
.
RATE
K+
.
Enjoy!
.
Chapter 2 : Song of Challenge
.
"Rin-chan~!" Panggil gadis negi, orang yang dipanggil langsung menoleh.
"Ada apa, Miku?" Rin membetulkan letak kacamatanya. Miku yang menghampiri Rin langsung nyengir.
"Hehe...temani aku ke konsernya Len yuk!" Kerutan di dahi Rin terlihat. Lalu, ia menghela napas.
"Kemarin kan sudah kuceritakan, Miku! Aku benci dengan artis payah macam dia!" Miku langsung menaikkan kedua alisnya sambil tersenyum simpul.
"Salah Rin-chan sendiri kan, membuat perjanjian yang bodoh dengan artis. Ini sih kasus langka dan aku...akan mendokumentasikannya!" Seru Miku yang ujung-ujungnya mendapat pukulan manis dari Rin.
"Ittai...Rin-chan jahaat~"
"Biarin, lagian mendokumentasikan seseorang itu tanda-tanda orang pengangguran bagiku"
"Rin-chan jangan dingin dong! Iya deh, kalo gitu...aku diam-diam aja dokumentasinya!" Pukulan kedua dari Rin.
"Sama aja! Kamu kayak stalker tahu gak?!"
.
Sementara itu, di lain tempat~
"Oi, Kaito! Kau sudah mendapat informasi soal gadis itu?" Tanya makhluk shota berwarna kuning a.k.a Len *dihajar*.
"Ya...kurang lebih begitu...aku sudah mengirim agen untuk mengawasi gadis itu sih...lagian kau seperti stalker Len! Hanya gara-gara kemarin kau bertemu dengannya sekarang ingin men-stalker 24 jam! Kau itu penyanyi Len, ngapain kamu gubris perjanjian itu?!"
"Ini bukan sekedar perjanjian, Kaito...jika nanti aku kalah, aku akan mati.."
"Kok bisa mati?! Emang dia bakal bunuh kamu ya? Jangan-jangan gadis itu pembunuh bayaran ya?!"
"N...sepertinya bukan, Kaito. Hayalanmu terlalu keluar batas..."
"Sorry..." Len mendengus, kemudian ia menatap layar hpnya. Sejenak ia berpikir, beberapa detik ia mulai menyunggingkan senyuman liciknya dan langsung mengetikkan sebuah pesan, lalu ia mengirimkannya. Senyumnya masih terpampang di wajah tampan (tapi shota)nya. Ditempatkan ujung hp a.k.a iPoenehnya di senyumannya.
"Nah...aku pasti akan memenangkannya..."
.
.
TRING!
"?" Rin yang sedang berjalan di lorong sekolah bersama Miku langsung berhenti berjalan dan mengambil hp yang ada di saku jaketnya. Ia membuka hp flip kuningnya, ada satu notif di layarnya.
"E-mail? Siapa?"
"Ada apa, Rin?" Rin membuka email tersebut, Miku yang keponya selangit dari lahir juga ikut melihat email itu.
'Subject : Meh
Hah, kutebak pasti kau tak menyimpan nomorku, kan?
Aku hanya ingin mempermudah tantangan kita, kau harus datang ke konserku besok! Masalah tiket hiraukan saja, aku yang mengurusnya. Ingat, kau harus datang besok jam 7 p.m di Crypton Stadion! Akan kubuat kau mengagumiku!'
Sudah dipastikan itu email siapa. Rin langsung cemberut sementara Miku berbinar-binar.
"Uwaaa! Kau diundang, Rin! Beruntungnya dirimu!"
"Huh, apanya yang beruntung!" Rin langsung menggerakkan tangan lentiknya.
'Subject : re:Meh
Tahu juga kalau tak ada namamu di kontakku! Haha!
Baiklah, akan kuturuti permintaanmu. Tapi setelah itu kau harus ikut aku! Terserah kapan, yang penting saat hari libur dan waktumu senggang. Kalau tidak mau, berarti aku tidak pergi ke konsermu, bagaimana?' Send. TRING~
"Cepet banget jawabnya?!" Rin membuka surat balasan sambil sweatdrop.
'Oke, aku turuti kemauanmu. Jangan lupa konsernya, temui aku di backstage sesudah konser!' TRAK! Ponselnya langsung ia tutup. Satu kata di pikirannya, "menyebalkan", berputar-putar di otaknya. Sms balasan itu membuat muka imutnya berubah menjadi cemberut seketika. Lalu, ia memasukkan kembali ponselnya dan menimbulkan pertanyaan pada sahabat di sebelahnya, Miku.
"Etto...aku tidak paham apa yang terjadi...tapi..." Tep. Miku menepuk pundak Rin.
"Sabar ya~"
"Cih..."
.
.
.
Sekarang Rin dan Miku berada di depan pintu Crypton Stadion tempat konser Len. Bisa dipastikan wajah Rin sekarang cemberut sambil menggerutu kecil sampai-sampai Miku bingung, "Ng...Rin? Kamu gak apa?"
"Gak papa!" Sepertinya itu kode untuk Miku...
"Permisi, tiket anda?" Seorang petugas datang tiba-tiba, membuat Rin dan Miku kaget.
"Ng...itu..." Rin tidak bisa menjawabnya. Ia memang diundang oleh Len, tapi dia bingung sendiri. Miku yang dengan cepatnya tahu situasi langsung bertindak.
"Ano, kita berdua diundang oleh Len!" Kata Miku. Petugas itu mengangkat alisnya, kemudian ekspresi wajahnya berubah seperti mengingat sesuatu.
"Ah, Kagirine Rin-san?" Tanyanya. Rin langsung mengangguk. Akhirnya mereka berdua diperbolehkan masuk.
Setelah mereka berhasil masuk, mereka duduk di barisan kursi depan. Barisan ini tergolong spesial karena harga tiket untuk barisan ini lebih mahal dibanding yang lain. Setelah penonton memenuhi stadion, konser pun dimulai. Len muncul di panggung dan seketika itu teriakan membahana, membuat stadion bergetar.
"Terima kasih sudah mau datang ke konserku. Langsung saja ke lagu pertama, Spice!" Para penonton berteriak fangirling, kemudian Len mulai bernyanyi.
gozen yoji no kooru de me o samasu
"kinou dare to doko ni ita" nante
iinogare to iiwake o kougo ni
tsukaiwakete tanoshinde'ru
"kimi dake da yo" nante ne
betasugi waraechau
dareka to tsunagatte itai dake
Miku langsung berteriak nge-fans, sementara Rin hanya poker face sambil melihat Len bernyanyi. Ia masih kurang tertarik dengan nyanyian Len dan pesonanya yang sudah menginfeksi(?) Seluruh penonton. Rin hanya mengakui bahwa suara Len memang bagus, tapi bukan berarti dia mengaguminya. Gaya Rin layaknya juri-juri di pencari bakat yang tampangnya serius. Miku pun menyadarinya.
Selama 1 jam konser Len berjalan dan ia sudah menyanyikan kurang lebih 10 lagunya yang membuat semangat penonton tidak surut. Saat di tengah-tengah konser, Rin dan Miku tidak menyadari bahwa ada dua staf di dekat mereka yang bisik-bisik dan agak berdebat, kemudian salah satu staf tersebut menghampiri Rin.
"Ng...permisi, apakah anda Kagirine Rin?" Rin langsung menoleh dan mengangguk pelan dengan bingung. Wajah staf itu langsung bersinar. Tiba-tiba staf itu menggaet tangan Rin.
"Maaf, tapi bisakah anda ikut saya sebentar?" Staf itu mulai menggeret Rin yang masih kebingungan, begitu juga dengan Miku yang baru sadar kepergian Rin. Di dalam otak Rin, ia berpikir kenapa ia digeret staf? Salah apa? Jangan-jangan karena gak ada tiket dan Len membohonginya? Tapi kenapa Miku tidak digeret juga?. Rin masih berpikir dan tidak sadar bahwa ia digeret ke backstage.
"Eh? Backstage?"
"Maaf menggeret anda tiba-tiba." Tiba-tiba ada suara dari belakang Rin. Rin dan staf yang menggeretnya menoleh dengan wajah yang masih tampak bingung (Rin).
"Perkenalkan, namaku Kaito Shion, manajer Len! Aku memanggilmu karena ada sesuatu yang mendesak"
"?" Rin menaikkan alisnya. Len yang selesai bernyanyi kembali ke backstage untuk berganti kostum, tapi ia malah bertemu Rin dan Kaito.
"Kaito, kenapa ada nerd girl di sini? Konser belum selesai!" Mereka berdua menoleh. Mendengar kata 'nerd girl' membuat Rin cemberut.
"Aku tahu, Len, tapi apa kau sudah mendengarnya? Yukari, penyanyi yang seharusnya duet denganmu tidak bisa datang karena ada suatu hal, dia memintaku untuk mencarikan penggantinya."
"Yang benar saja! Tinggal 2 lagu lagi harusnya dia tampil! Siapa yang bisa menggantikannya di saat seperti ini?!"
"Tenang dulu, Len. Maka dari itu aku ingin bertanya pada Kagirine-san" Kata Kaito tenang. Rin masih bingung dengan keadaan sekitar. 'Yukari? Pengganti? Apa hubungannya denganku? Apa maksudnya?'
"Kagirine-san, apakah kau bisa menyanyi?"
"Eh...sedikit..."
"Kalau begitu ikut aku sebentar!" Kaito menarik Rin ke suatu tempat. Len hanya frustasi dan bingung, kemudian ia segera berganti kostum.
.
Beberapa menit kemudian, Kaito menghampiri Len yang sedang bersiap-siap tampil kembali.
"Len, tenang saja, aku telah menemukan pengganti Yukari!"
"Siapa?" Kaito langsung menyunggingkan senyuman lebar.
"Orang itu ada di sini!" Kaito memasang pose 'JAJAAANNNGG!' Dan munculah Rin dengan muka jutek dan agak bingung. Len langsung menyemburkan minumannya kaget. Bebarengan, Rin dan Len langsung teriak,
"APA MAKSUDNYA INI?!"
.
.
TBC
Ai : Haha lama ya? Lama ya? LAMA Y-BUAAGGGHHH *dihajar readers*. Maafkan lama banget buat fic ini, Ai habis diterjang WB dan UKK ahahahahaaa! Maafkan m(_ _)m
Bales review~
.
neko-neko kawaii
Yey ada yang suka yeyy! *lompat dari jendela tetangga*
Ni udah lanjut! Maafkan lama banget TT_TT
.
Yami Nova
Mangga? Itu apa ya? Nama alien? *plak XD*
Iyapp! nama marganya Rin diganti sesuai UU No. 101 tahun 2020 pasal 50 ayat 0,15*whut?* XD
Rin : Suka manga? Aih~ sehati nih~
Ni udah lanjut! Maafkan lama banget TT_TT
.
Faboeloes
Ni udah lanjuuuuut! Maafkan lama banget TT_TT
.
Namikaze Kyoko
Ai juga gak akan maafin Len!
Len : Oii! Kan lu yang bikin jadi gini!
Ayo kita keroyok Len sama-sama! XD *dihajar Len*
Ni udah lanjut! Maafkan lama banget TT_TT
.
Billa Neko
Ayo ikut keroyok Len bareng-bareng! *dilindes*
Ni udah lanjut! Tapi maafkan Ai yang tidak bisa update kilat TT_TT
Dan arigatou sudah di fav & follow! Ai terharu... /
.
YuyaSOS
Aih~ makasih sudah dibilang bagus~ *ngumpet di balik dinding*
Ni udah lanjut! Maafkan lama banget TT_TT
.
Rifdi Hayyisa
Ni udah lanjut! Maafkan lama banget TT_TT
.
New
Makasih udah dibilang keren... TTuTT)b terharu...
Ni udah lanjut! Maafkan lama banget TT_TT
.
Review, please! /w/
