Fated Idol!

By. Airi Shirayuki

.

DISCLAIMER

Vocaloid is not mine

.

Enjoy!


.

"Len, tenang saja, aku telah menemukan pengganti Yukari!"

"Siapa?" Kaito langsung menyunggingkan senyuman lebar.

"Orang itu ada di sini!" Kaito memasang pose 'JAJAAANNNGG!' Dan munculah Rin dengan muka jutek dan agak bingung. Len langsung menyemburkan minumannya kaget. Bebarengan, Rin dan Len langsung teriak,

"APA MAKSUDNYA INI?!"

.


Chapter 3 : Duet?!

.

"Hei! Aku belum bilang aku setuju!" Kata Rin langsung.

"Bernyanyi di konser sebesar ini? Menyanyi di panggung yang lebih luas dari kamarku? Duet dengan LEN? Pff, yang benar saja! Mana mungkin aku bisa melakukan itu semua?! Lagipula aku tak tahu lagu dan koreonya!" Rin membentak. Dia sangat shock dengan keputusan Kaito barusan. Begitu juga dengan Len.

"Betul kata nerd girl! Lagipula, mungkin saja dia malah mengacaukan konserku yang berharga ini! Kau yang harus tanggung jawab, Kaito!" Len menambahi. Kaito pun menghela napasnya sambil melihat Rin dan Len yang protes.

"Ini adalah keputusan yang terbaik untuk saat ini, Len... Mengertilah itu. Juga Kagirine-san, kita tak punya banyak waktu lagi, jadi pikirkanlah sesegera mungkin...!" Tampang serius terlihat di wajah Kaito. Len dan Rin pun sadar akan Kaito yang serius begitu, lalu mereka terdiam sejenak.

"Aaah! Terserah saja! Pokoknya konser ini harus sukses!" Len bangkit dari duduknya dari berjalan pergi kembali ke panggung. Satu-satunya harapan sekarang ada di pundak Rin, namun Rin masih bingung. Dia masih berpikir keras sebaiknya apa yang bisa dilakukan.

"Kau tahu, Kagirine-san... Menjadi penyanyi adalah impian Len sejak kecil. Dia selalu berusaha keras untuk mewujudkan impiannya itu dan juga dia tak mau membuat fansnya kecewa... Sebenarnya Len adalah anak yang baik, hanya saja dia bingung dengan penyampaiannya ke orang-orang. Konser ini, bukan, semua konsernya sangat berarti untuknya...dia berusaha agar konsernya selalu sukses..." Rin memandang Kaito dengan diam. Ia tak tahu bahwa Len sebenarnya begitu. Lalu, Kaito menatap Rin dengan senyumnya.

"Jadi, sebenarnya Len sangat lega jika kamu mau membantunya...jika kamu membantunya, itu sama saja kau sudah mengurangi beban dipunggungnya itu... Kagirine-san, kumohon jadilah pengganti Yukari!" Tiba-tiba Kaito membungkuk dalam di depan Rin, membuat Rin kaget. Rin menatap lelaki berambut biru itu dengan diam sekaligus kaget.

.

.

.

.

.

"Kaito-san.." Kaito mengangkat kepalanya.

"Berikan aku lirik dan buku koreonya!" Menatap tak percaya dengan perkataan gadis di depannya, Kaito melebarkan matanya. Sementara Rin memasang tampang serius.

Dengan itulah, Rin mulai menghafal lirik dan koreo. Untungnya, Rin jenius. Dia sangat cepat dalam menghafal semuanya dan membuat Kaito terkejut dengan kejeniusannya. Setelah menghafal, Rin digiring ke ruang kostum dan dipilihkan kostum yang pantas untuknya.

"Kagirine-san, 10 menit lagi mulai, oke?" Rin menganggukkan kepalanya dan kembali pada bayangannya di cermin di depannya.

'Rin...jangan gugup...kau pernah melakukan ini, kau pasti bisa...!' Batin Rin. Kostumnya tampak indah saat ia memakainya. Dress pink-hitam se-dada dengan lengan panjang berwarna sama yang tidak menyambung ke dressnya. Pita besarnya berganti hitam dengan bunga mawar yang dimiringkan ke sampingnya (lihat cover fic ke-3). Kemudian, tangannya naik mengarah ke wajah dan mendarat di bingkai kacamatanya. Sejenak ia terdiam memandangi kacamata yang terlihat dari cermin, lalu akhirnya

.

ia melepaskannya...

.

.

.

.

.


"Rin-chan kemana ya...?" Gumam Miku yang sedari tadi terlupakan(?). Ia menolah-noleh ke segala arah, tapi tak bisa menemukan batang hidung si gadis unyu(?) Itu.

NGIIINNGG... Suara sound terngiang dari panggung. Len yang baru selesai bernyanyi lagu yang entah keberapa mengangkat micnya, seperti ingin memberitahukan sesuatu.

"Ng...terima kasih semua yang masih menonton dan bersemangat hari ini. Lagu selanjutnya agak spesial karena ada yang menemaniku bernyanyi selama 2 lagu selanjutnya dan 2 lagu ini adalah lagu baruku! Mungkin kalian tidak mengenalnya karena hari ini adalah pertama kalinya dia bernyanyi, tapi lebih baik kita langsung saja melihatnya, oke?" Kata Len sambil nge-wink.

"Okeee!" Jawab penonton sambil bersorak dan penasaran dengan orang yang bakal bernyanyi bersama Len. Sekilas Len melihat ke belakang dimana Rin dan Kaito yang berdiri. Rin sepertinya tahu arti tatapan Len, "Kau harus siap. Kalau hancur, kubunuh kau!". Rin pun mengangguk. Lalu, Len kembali melihat penontonnya dan tangannya langsung meninju udara.

"Lagu selanjutnya, Against The World!" (Saran : Bagi yang gak tahu silahkan search youtube~, disarankan untuk mendengarkan lagunya sambil baca ini~, juga bayangin aja mereka dipanggung kaya apa~)

.

Zankokuna monogatarinara

Ketsumatsu o kaki kaeyou

Nattoku dekinai ehon

Osanai koro kara zutto

Moshimo kimi o sukuu koto ga

Dekiru nonara sekaijū o

Teki ni mawashite mo ī yo

Hora te o tori yukō

Lalu, Rin langsung bernyanyi sambil masuk ke panggung. Kedatangan Rin di panggung membuat Miku kaget setengah hidup(?).

"R-RIN?!"

Dareka o nikun demo

Shiawaseni wa narenai

Yurusa renakute mo yoi yo

Kono mune no omoi ga

Sekai o kaeru

Penampilan Rin membuat seluruh penonton kaget karena Rin hampir mirip dengan Len. Seperti kembaran Len, hanya saja berbeda gender. Suaranya juga hampir mirip dengan Len, cuma Rin yang nadanya tinggi dan Len yang agak rendah.

Kesshite musuba reru koto no nai

Unmei to wakatte ita

Soredemo arukidashita

Chikai o tate ken o nuita saki ni

Matsu no wa don'na mirai aragai tsudzukeyou

Ten o tsuranuke against the world!

Len melirik Rin sebentar. Dari gayanya dan sifatnya di panggung, dalam benaknya ia bertanya, 'Dia sungguhan pemula? Tapi dari pandanganku seperti ini bukan pertama kalinya ia bernyanyi di panggung!'

Hikari o sagashite samayotta

Kimi no egao o mamoru tame

Akuma to kawashita keiyaku

Shikkoku no shinfonī kanade

Junpaku no doresu o matoi

Mōmoku no tenshi wa utau

Sōhansuru futatsu no hi

Zankokuna unmei

Kodoku janai koto o

Kimi ga oshiete kureta

Sasaina shōgai nante

Norikoete iku yo

Futari de kitto

Kasanariau negai ga kiseki

Yobiokosu yo chīsana

Kono hoshi o tsutsumikomu

Seou kizu wa kimi o surutameni

Kizama reta kono akashi-kun no sono-te o

Hanasanai kara grace the world

Rin dan Len mulai menari diikuti lampu panggung dan laser yang bermain dan menyorot penonton. Semua penonton bersorak mengikuti hentakan irama. Lightstick diayun-ayunkan bersamaan. Bagaikan bintang-bintang di langit.

Kesshite musuba reru koto no nai

Unmei to wakatte ita

Soredemo arukidashita

Chikai o tate ken o nuita saki ni

Matsu no wa don'na mirai aragai tsudzukeyou

Ten o tsuranuke against the world

Chikaranokagiri against the destiny

Penonton langsung bersorak dengan penampilan mereka berdua dan bertanya-tanya tentang Rin seperti, "Siapa dia?!", "Dia imut!", "Kembaran Len? Jangan-jangan saudaranya?!", dll.

Karena adanya durasi, Len langsung lanjut ke lagu selanjutnya setelah Rin memperkenalkan diri.

"Halo! Namaku Rin! Yoroshiku, minna!" Penonton bersorak ramai.

"Lagu selanjutnya, Migikata no Chou!" Penonton kembali bersorak. Musik mulai bermain kembali, begitu juga dengan Rin dan Len.

.

(migi kata ni murasaki choucho)

(kisu wo shita kono heya no sumi de)

(setsunai to iu kanjou wo shiru)

(hibiku piano)

fukyou waon

migikata ni murasaki choucho kisu shita kono heya no sumi de

setsunai to iu kanjou wo shiru

hibiku piano fukyou waon

warui yume ni unasareta watashi wo hayaku okoshite

donna koto demo

hajimari wa sasai na koto deshou?

doko ga ii ka nante kikarete mo komaru

kirei na yoru ni modowasareta mama yukue fumei dakara

nagai matsuge mikkadzuki airain

mabuta ni nosete hikaru rippu

migikata ni murasaki choucho kisu wo shita kono heya no sumi de

setsunai to iu kanjou wo shiru

hibiku piano fukyou waon

(fukyou waon)

(ga suki de)

(maru de...ma-ma-maru de)

(wa kono heya no sumi de)

(maru de...ma-ma-maru de)

(fukyou waon)

kizuguchi kara tokedashita mono wa

aijou sore tomo

aa...

koukai wa shinu hodo shiteru

sono bun dake kaikan wo yobisamasu

kurui dashita watashi wo tomete

isshun de raku ni shite yo

dakiyosete yuganda karada

umeru no wa anata shika inai

sou deshou? Wakatteru kuse ni

kyoukaisen tokku ni koeteru

migikata ni murasaki choucho kisu wo shita kono heya no sumi de

setsunai to iu kanjou wo shiru

hibiku piano fukyou waon

migikata no murasaki choucho

(kisu wo shita kono heya no sumi de)

setsunai to iu kanjou wo shiru

(hibiku piano)

fukyou waon

.

Penonton langsung bersorak-sorai dengan penampilan mereka. Banyak yang menganggap bahwa mereka sangat cocok untuk duet.

"Terima kasih kepada Rin yang telah menemani kita sampai saat ini!" Tangan Len menunjuk Rin di sebelahnya.

"Arigatou, minna!" Rin tersenyum, lalu menundukkan badannya. Waktunya di panggung telah selesai dan ia harus kembali ke backstage. Dia mengangkat kembali badannya dan berjalan meninggalkan panggung seraya melambai-lambaikan tangannya. Tapi walau begitu, ada penonton yang belum puas dengan duet mereka dan berteriak meminta duet kembali. Sayangnya dalam pikiran Rin, 'Tidak! Tidak akan ada duet lagi dengannya!'


"Kagirine-san, tadi itu bagus sekali!" Puji Kaito setelah Rin kembali ke backstage.

"Terima ka-"

"Rin-chan! Kenapa kamu gak bilang akuu?! Curaaanngg!" Tiba-tiba dari belakang Kaito muncul Miku yang berlari dan memeluk Rin. Rin pun kaget.

"Miku..."

"Tapi, tadi kau hebat, Rin-chan! Ternyata kau masih ingat saat kau dulu ya!" Miku melepas pelukannya dan menggenggam kedua tangan Rin.

"Jangan ingatkan aku soal itu, Miku..." Miku tertawa kecil. Di lain itu, Kaito yang mendengar percakapan mereka merasa ada yang janggal.

'Ingat? Dulu? Maksudnya...?'

Setelah lagu terakhir berakhir, Rin diminta kembali ke panggung untuk terima kasih dari staff kepada penonton, lalu ia dan Miku pulang.

.

.

.


"Len..."

"Ada apa?"

"Saat kami di backstage, aku mendengar percakapannya dengan temannya dan aku menemukan kata yang janggal..."

"Apa maksudmu?"

"Temannya bilang kalau 'dia masih ingat saat dia yang dulu', apakah itu mungkin..."

"Sebenarnya aku juga curiga...melihat gaya dan sifatnya saat di panggung...itu bukan seperti gaya pemula..."

"Jadi?"

"...mungkin..."

.

.

.

TBC


Ai : Aih, jarang sekali Ai bisa update cepat TTuTT, keajaiban sekali~

Ya udah deh, langsung bales review~ :3 arigatou yang sudah ngereview! Lup yu!

.


Kurotori Rei

Haha iyaa! XD

Tuh udah ada lanjutannya~ =w=

Miku tuh udah kagum sejak Len jadi artis, kalo Rin pertamanya biasa aja tapi gara-gara kejadian di chapter 1 jadi benci deh! Haha

Udah lanjut!

.


Kiriko Alicia

Kyaaa! Iyaa! Duet nih dueeettt! XD haha!

Udah lanjut!

.


Kireina Yume

*bisik* Iya nih RinXLen~ liat aja tuh pairingnya =w=)b

Udah update!

.


New

Uwaa! Uwaa! Arigatou udah dibilang seru! Terharu nih Ai... TTuTT

Ai juga mendukung sepenuh hati *eh? Lho?*

Udah update!

.

Hehe 1 tahun gak update yaa~ *keroyok bareng-bareng*

Jujur, Ai juga gak enak gak pernah update fic TT_TT, WB selalu menghalangi mata Ai *aw silau* tapi berkat dukungan semua, Ai pun berhasil menghajar WB! Arigatou! w)/))

Ni udah update!

.


YumeikoRin

Udah lanjut!^^

.


Review, please! XD