Title : Back to Me

Cast : Kyuhyun, Sungmin, Zhoumi, Seohyun (SNSD)

Desclaimer : Semunyax hanya milik tuhan. Siwon oppa tetap jadi suami saya.

Rated : T

Warning : boyXboy, typo, OOC, gaje, dan segala hal yang berbau WARNING(?)


Annyeong..

kalian tau...akhirnyaa laptop author baik juga..hehehe . jadi bisa update! *jingkrak-jingkrak*

bnyak yg protes gara-gara minne oppa saya buat terlalu menderita...maafin author ya readers..hehehe

pie d chapter nea udh nggak kok...n juga chapter nea adlh chapter trakhir..

akhirnya slese jga...!^^

Baiklah, tanpa bnyak cincong...saya persilahkan readers skalian untuk membca fic saya nea...

Happy Reading..^^


Last Chapter...

Kyuhyun keluar dari rumahnya dengan motor hitam yang dibawanya. Seketika ia berhenti ketika melewati rumah berukuran kecil dan kosong tanpa penghuni. Dulu ... ada seorang anak laki-laki yang selalu dianiaya sang appa, dan Kyuhyun menolong anak laki-laki itu juga menjadi satu-satunya temannya. Kyuhyun melangkah berdiri didepan pintu, entah apa yang ia sedang mencoba lakukan. Kyuhyun mengetuk pintu tiga kali dan berkata dengan pelan ...

" Minnie hyung ,,,, jika kau baik-baik saja, tidak perlu membalas aku. Tapi jika kau merasa sakit, hanya cukup panggil aku" ucap Kyuhyun.

Entah berapa menit Kyuhyun berdiri disana. Ia mengingat bahwa dulu ia sering kali datang ketempat ini, mengetuk pintu tigak kali dan berkata seperti itu. Setiap kali tidak ada jawaban dari Sungmin, Kyuhyun hanya akan pergi dan berfikir ia baik-baik saja. Tapi ketika Sungmin memanggil namanya dengan pelan, Kyuhyun hanya akan duduk bersandar dipintu depan rumah Sungmin, menemaninya hingga ia setenang mungkin.

Tapi apa yang bisa ia lakukan untuk belakangan ini. Hal-hal seperti itu tidak pernah terjadi lagi. Bahkan ketika terakhir kali ia bertemu sahabatnya itu, ia hanya berjalan tidak perduli. Jujur, ia merindukan Sungmin. Karena ketergantungan dirinya pada Kyuhyun, membuat Kyuhyun banyak merasakan kehilangan sesuatu. Tidak ada lagi yang berteriak-teriak membangunkannya lewat pagar rumah. Tidak ada lagi yang akan mengingatkan makan ketika ia telat untuk sarapan. Mungkin ada ... tapi bukan Sungmin.

Kyuhyun berbalik dan berjalan untuk mengendarai motornya dan langsung melaju menuju kampus. Pasti Seohyun menunggunya disana. Sepajang perjalanan,,, Kyuhyun hanya mengingat Sungmin. Entah kenapa sejak pertemuan mereka di rumah sakit Kyuhyun merasa butuh untuk bertemu dengannya lagi. Tapi apakah itu mungkin.

Lalu dengan tekad dan keberanian ia melaju menuju rumah sakit dan berjalan melewati kampus. Ia butuh bicara dan bertemu dengan Sungmin. Sekalipun ia tidak tau apa yang harus dikatakan, tapi yang terpenting adalah bertemu dengannya sekali lagi.
.

.

.
" Kau merahasiakannya dariku ? Kenapa ?" tanya Zhoumi tidak terima.

" Aku rasa itu tidak penting, dan aku tidak mau membuatmu khawatir Zhoumi." jawab Sungmin.

" Ya tuhan. Kau tau! Kau sakit Sungmin! Dan kau harus sembuh!" Zhoumi berteriak.

" Zhoumi, aku tidak apa-apa. Sudah bertahun-tahun aku menahan sakit ini. Dan aku baik-baik saja"

" Kau butuh ginjal baru ..." kata Zhoumi perlahan nada suaranya memudar.

" Aku tau itu"

" Apa Kyuhyun tau tentang hal ini ?" tanya Zhoumi.

Sungmin terkejut, dia tidak mengerti kenapa Zhoumi selalu membawa nama Kyuhyun setiap kali mereka berdebat.

" Aku berfikir ..dari semua orang yang ada, Kyuhyun adalah orang yang paling tau kondisimu" lanjut Zhoumi.

" Iya itu tidak bisa dipungkiri. Dia tau segalanya ... itu yang membuatku bergantung pada hidupnya. Dia tau aku sakit, appanya sudah ku anggap seperti appaku sendiri. Beliau selalu menyuruh Kyuhyun untuk menjaga, mengawasiku dan melindungiku setiap saat. Dan Kyuhyun selalu menuruti itu tanpa sekalipun menolak. Itu terjadi bertahun-tahun, dan aku menyadari bahwa ia bosan dengan semua ini" ungkap Sungmin.
.

.

.
Kyuhyun berjalan dilorong rumah sakit mencari kamar rawat Sungmin. Hatinya bercampur aduk tidak dapat dipahaminya. Ada sedikit rasa kecewa, takut, emosi, rindu dan juga ... senang. Kyuhyun berdiri dan mencoba memberanikan diri untuk membuka pintu kamar rawat Sungmin. Setelah ia berani, ia membuka pintu dan sesaat ia terkejut ketika dari balik pintu seseorang juga membuka pintu secara bersamaan.

Kyuhyun terkejut melihat Sungmin. Begitu juga dengan Sungmin. Kyuhyun menatap Sungmin dengan seksama dari ujung kaki panjangnya hingga rambut yang agak sedikit berantakan tapi tetap terlihat indah itu didepan matanya. Kyuhyun seperti ingin mengucapkan sesuatu ketika Sungmin berjalan dengan kursi rodanya keluar. Kyuhyun menahannya dan berjongkok mensejajarkan tubuh mereka.

" Pergilah ... aku tidak mau mengganggumu. Aku sudah janji." kata Sungmin mencoba menjalankan kursi rodanya. Air matanya mengalir begitu saja.

" Apa ini ... kau?" Kyuhyun tergagap.

" Aku lumpuh. Tapi dokter mengatakan padaku, aku mampu untuk sembuh jika aku mau untuk sembuh. Aku sudah katakan itu, jadi biarkan aku pergi sekarang." Sungmin berusaha lagi.

" Minnie hyung ..." Kyuhyun menahannya lagi.

Kyuhyun menatap lekat langsung ke mata Sungmin. Melihat sahabatnya yang tubuh menjadi lemah seperti kini. Dulu, sekalipun ia sakit ... ia tidak pernah melihat Sungmin selemah ini. Apa mungkin karena ia selalu ada untuk menjaga dan mengawasi Sungmin.

" Mianhae. Semua masalah adalah salahku !" kata Kyuhyun akhirnya.

Awalnya ia tidak berniat untuk minta maaf, ia hanya ingin memberitau pada Sungmin tentang kejadian dirumah sakit waktu lalu, juga tentang hubungannya dengan Seohyun. Tapi ia tidak tau kenapa kata maaf yang terucap dari bibirnya. Enggan untuk membicarakan apapun selain tentang mereka berdua.

" Aku tidak pernah marah padamu." kata Sungmin tanpa melihat kearah Kyuhyun. Wajahnya masih tertunduk tidak ingin melihat Kyuhyun.

" Karena .. sulit untuk marah padamu sekalipun kau sudah melukai perasaanku. Aku butuh seseorang disampingku. Aku tau itu adalah kau, tapi aku juga tidak bisa melakukan apa-apa, karena kau begitu membenciku. Aku fikir aku punya kesempatan untuk menghargai dan memulai segalanya dari awal tanpa bergantung pada dirimu. Tapi melihatmu berjalan pergi begitu saja waktu itu benar-benar membuatku yakin bahwa kau begitu membenciku. Dan kau tau ... aku takut Kyuhyun" tutur Sungmin, kini tangisnya semakin menjadi-jadi.

Tidak perduli apapun yang dialaminya saat ini. Tidak peduli apa hubungan mereka sekarang. Tidak peduli bagaimana Seohyun akan membencinya, dan tidak peduli berada dimana mereka sekarang.

Kyuhyun hanya merasa ia butuh untuk disisi Sungmin dan kembali padanya. Dengan cepat Kyuhyun memeluk Sungmin erat. Ia dapat merasakan kepedihan sahabatnya itu seperti tahun-tahun sebelumnya. Sekalipun Sungmin adalah namja yang tegar ... tapi setiap kali Kyuhyun memeluknya, ia menyadari bahwa namja dalam pelukannya itu hanya manusia biasa yang terkadang akan rapuh tidak berdaya.

Disisi lain lorong, Zhoumi melihat situasi tersebut. Air mata juga mengalir diwajahnya yang manis. Bukan karena ia tidak rela melepaskan Sungmin yang sudah beberapa tahun ini padanya. Tapi lebih kepada bagaimana rasanya ketika ia bahagia melihat orang yang dicintainya dapat menemukan jalan yang selama ini dicarinya. Satu-satunya orang yang dibutuhkan Sungmin adalah Kyuhyun. Dan disinilah Kyuhyun sekarang.

" Kau akan menemukan tempat paling indah itu beberapa waktu lagi. Tidak lama. Aku yakin itu secepatnya" kata Zhoumi menatap Sungmin tersenyum. Sekalipun Sungmin tidak mendengar.

.

.

.

Seohyun menatap emosi pada Kyuhyun yang berdiri dihadapan. Setelah mereka resmi menjadi sepasang kekasih, Kyuhyun seakan menghilang tidak menunjukkan dirinya dihadapan Seohyun. Seohyun sudah tidak sabar dengan semua yang terjadi, sehingga beberapa waktu lalu Seohyun mengikuti Kyuhyun dari belakang dan mendapati Kyuhyun bersama Sungmin. Emosi Seohyun pun menjadi-jadi kini.

" Oppa kau adalah kekasihku bukan. Bukankah kau bilang kau tidak akan mencari Sungmin oppa lagi!" umpat Seohyun emosi.

" Aku tidak mencarinya ... takdir mempertemukan kami lagi" kata Kyuhyun berusaha bicara tenang.

" OMONG KOSONG TENTANG TAKDIR !" teriak Seohyun, tidak peduli jutaan mata memandang mereka berdua saat itu di taman kota.

" Seohyun jangan berteriak." pinta Kyuhyun masih tenang.

" Oppa .. kau anggap aku ini apa ? Aku ini kekasihmu ... kau harus selalu disampingku bukan disampingnya. Kau harus selalu ada di pihak ku bukan di pihaknya. Aku tidak suka jika oppa bersamanya. Aku benci lihat kalian berdua. Aku benci Sungmin oppa ! Dia selalu bergantung pada dirimu bahkan sampai saat kau jadi milikku ! ... Dan aku-" belum selesai Seohyun bicara.,, tiba-tiba Kyuhyun menamparnya dengan keras.

Seohyun terkejut. Kyuhyun juga terkejut dengan apa yang dilakukannya secara spontan itu.

" Seohyun ... seo ,,, aku tidak sengaja" Kyuhyun tergagap. Seohyun memandang Kyuhyun dengan pandangan emosi. Air matanya mengalir deras di pelupuk matanya.

" OPPA ... KAU HARUS MEMILIH ANTARA AKU ATAU SUNGMIN OPPA! "" teriaknya meledak.

Awalnya Kyuhyun merasa bersalah karena ia telah menampar gadis cantik dihadapannya. Gadis yang memang ia cintai ,,, gadis yang menggantikan posisi Sungmin dalam hidupnya. Namun sayang, ia baru menyadari .. bahwa cinta sejatinya bukan untuk seorang Seohyun.

" Seohyun ... kenapa kau selalu menyuruhku memilih ?" tanya Kyuhyun.

" Jelas karena aku tidak suka kau dengan Sungmin oppa." jawabnya.

" Kenapa ?" tanya Kyuhyun sabar.

" Aku tidak suka dia mengikutimu terus. Aku tidak suka ia bergantung pada kehidupanmu." Seohyun bicara dengan keras.

" Tapi aku suka itu." kata Kyuhyun mengejutkan Seohyun.

" Tapi, bukankah kau bilang kau tidak suka jika ia bergantung padamu?" Seohyun tidak terima.

" Ya ... itu terjadi ketika aku jatuh cinta padamu. Karena cinta, aku dibutakan olehnya. Aku berfikir meninggalkan Minnie hyung dan membawamu padaku adalah akan menjadi suatu kebahagiaan untukku. Tapi aku salah, setelah aku membuangnya ... jujur aku selalu menyesalinya. Sebaik apapun dirimu, secantik apapun dirimu ... tapi kau bukan Minnie hyung. Tetap tidak akan ada orang yang bisa menggantikannya." tutur Kyuhyun menjelaskan.

" Oppa ... jangan katakan kalau kau mencintainya !"

" Aku tidak mencintainya, karena aku mencintaimu ..." Kyuhyun bicara dengan tenang

" Lalu kenapa?"

" Tapi sekarang aku menyadari,,, aku mencintainya dan ... tidak mencintaimu." akhirnya Kyuhyun berkata. Seohyun terkejut dan memukul Kyuhyun dengan tangannya. Kyuhyun membiarkan itu terjadi untuk sementara waktu.

" Kau jahat oppa!" ucap Seo hyun.

" Ya .. aku menjadi jahat setelah aku bertemu denganmu"

" Oppa apa maksudmu?"

" Kau tidak akan mengerti ... karena kau tidak merasakan apa yang dirasakan Minnie hyung."

" OPPA!" teriak Seohyun tidak terima.

" Seohyun. Gomawo ... dan aku minta maaf. Aku berfikir harus mengakhiri segalanya disini. terima kasih ..." ucap Kyuhyun meninggalkan Seohyun begitu saja.

Seohyun menangis. Wajah cantiknya kini dipenuhi dengan air mata. Ia benci Kyuhyun. Ia benci Sungmin. Ia sungguh ingin marah pada Kyuhyun, namun ia tidak punya keberanian untuk melakukan itu. Sekalipun saat itu ia ingin mengejar Kyuhyun dan memaki-makinya, namun kakinya terlalu berat untuk bisa menyusul kecepatan langkah Kyuhyun yang kini sudah tak terlihat.
.

.
Banyak perkembangan baik pada Sungmin semenjak Kyuhyun kembali padanya. Sedikit demi sedikit dia berusaha untuk bangun dari kursi rodanya dan belajar berjalan dengan kakinya. Sekalipun pada saat-saat seperti bukan Kyuhyun yang ada disampingnya. Ia tetap semangat untuk sembuh, karena Kyuhyun kini sudah menjadi sahabatnya lagi. Zhoumi berloncat-loncat seperti anak kecil ketika melihat perkembangan baik pada Sungmin, sedikit lagi Sungmin pasti bisa kembali berjalan.

" Zhoumi, kau benar-benar lucu." kata Sungmin tersenyum.

" Ya tuhan Sungmin aku senang ... aku senang melihatmu menjadi lebih baik sekarang. Ahhhh ... aku harus mengucapkan terima kasih pada Kyuhyun" kata Zhoumi. Ya ... sekali lagi kata-kata Zhoumi membuat Sungmin terkejut.

" Kenapa .. harus Kyuhyun?" tanya Sungmin.

" Karena dia yang membuatmu senyum seperti ini. Aku tau itu." kata Zhoumi tersenyum.

" Aku fikir semua ini karenamu, bukan Kyuhyun"

" Ya ... tapi senyum yang kau tunjukan sekarang padaku berbeda dengan sebelum kau bertemu Kyuhyun."

" Zhoumi .. kau begitu baik. Aku akan selalu berdoa semoga tuhan membalas kebaikanmu." kata Sungmin tulus.

" Tuhan sayang padaku. Bahkan, ia sudah membalasnya untukku." kata Zhoumi bangga. Sungmin mengeryitkan kening tidak mengerti.

" Sekarang ... kau tersenyum tanpa beban. Dan kesehatanmu mulai membaik, tuhan telah membalasnya dengan itu."

" Zhoumi .. sesuatu yang adalah untukmu, bukan atau tidak ada hubungannya denganku."

" Tapi ... dua hal itu yang kuminta pada tuhan belakangan ini." kata Zhoumi tersenyum lagi.

Sungmin pernah benar-benar menyesal. Mengapa dia tidak bisa jatuh cinta pada seorang laki-laki sebaik Zhoumi. Kenapa dia harus jatuh cinta pada Kyuhyun yang pernah melukai perasaannya. Tapi ia ingat, Zhoumi pernah menjelaskan padanya bahwa. Sekalipun didunia tempat kau berpijak kau menemukan seseorang sebaik malaikat, tapi jika hatimu tidak ada ruang untuknya ... cinta akan tetap tidak bergerak. Tapi, sekalipun kau tidak berada di dunia dimana cintamu kau simpan ... dia akan tetap bergerak perlahan.

" Minnie hyung aku datang ..." ucap Kyuhyun masuk dan ia sedikit terkejut melihat ada Zhoumi didalam sana. Tapi ia hanya tersenyum. Begitu juga dengan Zhoumi. Sungmin sudah menjelaskan segalanya tentang bagaimana Zhoumi selalu ada disisinya.

Kyuhyun berjalan masuk menatap kedua orang yang ada disana.

" Bukankah kau bilang kau ada kuliah hari ini ?" tanya Sungmin. Kyuhyun tersenyum.

" Ya .. tapi seseorang memaksaku untuk datang hari ini" Kyuhyun melirik Zhoumi yang tertawa.

" Zhoumi ?" tanya Sungmin pada Kyuhyun. Kyuhyun mengangguk.

" Dia mengancam akan membunuhku jika aku tidak datang." kata Kyuhyun.

" Zhoumiiii~" rengek Sungmin pada Zhoumi.

" Baiklah, sekarang aku harus pulang. Kyuhyun, mulai sekarang aku serahkan namja cantik(?) ini padamu. Kalau kau berani meninggalkannya lagi, aku tidak akan segan-segan memukulimu sampai kau tidak bisa bicara !" ancam Zhoumi.

Zhoumi berjalan mengambil tasnya dan memeluk Sungmin, mengacak-acak rambut panjangnya dan menepuk kepalanya pelan. Lalu berdiri dihadapan Kyuhyun. Tersenyum. Kyuhyun menatap Zhoumi juga dan membalas senyumnya.

" Gomawo hyung ..." kata Kyuhyun.

" Gwaencana ... jaga dia baik-baik." kata Zhoumi sambil berbisik dan memeluk Kyuhyun. Lalu pamit pada keduanya dan pergi.

Kyuhyun duduk ditempat tidur dan menatap lekat pada namja dihadapannya. Sungmin yang merasa risih dilihat seperti itu menundukan wajahnya malu-malu. Kyuhyun mendekat dan memeluknya dengan erat. Sungmin terkejut dan berontak, namun Kyuhyun menariknya kembali dalam pelukannya ketika Sungmin mencoba menarik diri.

" Tolong jangan bergerak. Kau begitu cocok berada dipelukanku." ucap Kyuhyun.

" Kyu apa yang kau lakukan?" Sungmin merasa risih.

" Mianhae ... aku telah membuatmu seperti ini hyung. Aku janji tidak akan meninggalkanmu lagi .."

" Tidak apa-apa .." Sungmin mulai menangis. Kyuhyun menarik Sungmin dalam pelukannya dan menghapus air mata yang jatuh dipipi namja aegyo itu. Menatapnya lekat.

" Minnie hyung ... apa kau mengizinkanku untuk mencintaimu ?" tanya Kyuhyun. Sungmin terkejut.

" Aku mencintaimu !" Kyuhyun jujur

" Tapi,,,..." sebelum Sungmin menjawab, kyuhyun langsung menciumnya dengan ciuman kecil, namun itu terasa sangat manis. Sungmin semakin terkejut dengan apa yang dilakukan Kyuhyun.

" Jangan menolak hyung ! Karena aku tidak suka ditolak!" kata Kyuhyun tersenyum, mengacak-acak rambut Sungmin.

" Kau ..." Sungmin tergagap.

" Jika hatimu tidak kau buka untukku. Aku akan memaksa menerobos masuk, lalu aku akan membawa hatimu dan hatiku, setelah itu aku akan membuang kunci tersebut sehingga hatimu tidak akan bisa dimiliki siapapun selain aku !" ancam Kyuhyun. Mendengar kata-kata itu Sungmin tertawa.

" Aku akan menyimpan kunci itu baik-baik. Jadi kau tidak akan bisa menghilangkannya." kata Sungmin menantang.

" Terlambat. Hatiku dan hatimu telah bersama sekarang." kata Kyuhyun. Sungmin memeluk Kyuhyun tanpa izin, Kyuhyun membalas pelukan itu dengan erat.

" Jangan tinggalkan aku lagi Kyu." pinta Sungmin dalam pelukan Kyuhyun. Kyuhyun mengangguk.

Sungmin tidak pernah merasa sebahagia hari ini. Ia benar-benar merasa senang, beban yang ia tanggung selama ini benar-benar tidak terasa ketika Kyuhyun memeluknya dengan erat. Ia sungguh berharap Kyuhyun akan selalu disampingnya dan tidak meninggalkannya lagi. Kini, hanya tinggal air mata kebahagiaan yang tersisa. Segalanya akan baik-baik saja mulai sekarang.

" Akan kudonorkan satu ginjalku untukmu hyung. Karena dalam pemeriksaan ... dokter mengatakan ginjalku cocok denganmu!" ucap Kyuhyun.

Mendengar itu Sungmin hanya mampu menangis dan memeluk Kyuhyun semakin erat.

THE END


Selesai..!

bagaimana readers menurut kalian endingx...? gaje ya?

mian klo endingx gk sesuai hrapan kalian...tapi hanya sgini lah kmampuan otak author...==

baiklah, saya akn balas ripiu readers stu" ya...krna klian udh berbaik hti untuk ripiu fic ini..^^

Pipit-SungminniELFishy : haha..ya cincang az KYU... mkasih ripiunya ya chingu..^^

Ika UzumakiTeukHyukkie : Makasih ripiunya... Tnang az..nti mimi ge biar sma author...*plakk* haha..

ditahorse: nea udh sya lanjutin...mkasih ya ripiunya chingu..^^

cilixtabi : nea udh lnjut n laptop author udh .. ...mkasih ya y ats smngat n ripiunya chingu...

Mauyeppaelf : iy..nea kyu tetep sma umin kok.. mkasih ripiunya chingu..^^

Lanlopumin : jngan..kyu tue psanganx tetep sma umin..biar mimi ge sma author az..*plakk* heheh

mkasi ya ripiunya chingu..^^

LittleLiappe : aishh~~ gak ush pke nemplok"in d jidat donk...:P

klo qw blang" nnti u ambil Kyu dluan lagi...kan sya juga mau..*d tndang Liappe* hehehe..

y udh..nea lnjutanx..mkasih ya chagi ripiunya..^^

rHeitawoo : hueee...jhat..T_T nea udh sya blas ripiunya...

kan critax tentng kyumin..ngapain msukin wookie to henry to unyuk...mreka tuh sibuk ngurusin rumah qw..*d plototin wooknyukhen*

y udh..mkasih ya ripiunya..

Dina LuvKyumin : nea udh sya buat KyuMin bersatu..*power ranger kali*

hahaha... mkasih ya ripinya chingu..^^

diidactorlove : hehehe...nea lanjutannya... mkasih ya ripiunya chingu..^^

Sena : mianhe...minnie udh sya buat menderita..hehehe..pie d chapter ini udh gak kan..?

mkasih ya ripiunya chingu..^^

Mochi-boo : gak mau sma guntur..sma gledek az(?) hahaha...

iy..iy...mian.. pie d chapter ini udh gak kan...?

y udh...mkasih ya ripiunya chagi..^^

: uwooo atut...author d mrahin...T_T*author smbunyi d blkang siwon oppa*

maaf..maaf...pie d chapter nea minnie oppa udh gk mndrita kan..? hehehe...

mkasih ya ripiunya chingu..^^

Unykyuminmin : klo cmburu kyax gk ad deh...

hehehe...mianhe... pie klo kyunya yg nyesel..udh sya buat d chapter nea..

mkasih ripiunya chingu..^^

sparkyuminnie : nea udh sya lanjutin...pie maaf ya klo kurang sedih..

hehehe... mkasih ya ripiunya..^^

lupe : wah...pie syangnya d sni tetep pair kyumin..hehehe..mian

mkasih ya ripinya chingu..^^

Kim Ryesha : boleh kok silhkan az..lmpar seohyun k sumur..*d bacok seohyun* hahaha

mkasih ripiunya..^^

Princess Sachie : ya..nea udh gak sya bkin tersiksa lagi kan..? hehe

mkasih ya ripunya chingu..^^

it's me : nea udh sya lnjutin..mkasih ya ripiunya..^^

DarkDestiny No.10 :slam knal juga... mkasih ya ripunya..

n sya jga udh bca fic chingu...kren loch..hehehe

Minnie Chagiy4 : ya kyu emnk pabo...*kyu:author sedeng! u tuh yg lebih pabo..cpa cba yg buat qw jdi jhat d fic u? author: hehe..mian..mian*

hehe,,mkasih ya ripiunya chagi..^^

Cho Hyun Jae : nea udh update.. mkasih ya ripiunya..^^

dwirana : aish~~ knp gak d bca..? T_T *nangis d plukan siwon oppa*

pie mkasih dech ripiunya chagi..^^

yep...smuax sdah sya blez ripiunya...

tapi jngan lupa ripiu lagi ya d chapter ini...

dan buat sluruh para readers yg udh ripiu d chapter" sbelumx to yg d fic sya yg lainnya..sya ucpkn terima kasih..*BIG HUG FOR READERS*

JANGAN LUPA REVIEW!