Ah halo~ jumpa lagi sama saya di Madame Kanji Story~ *plokplok*

Oh ya, Nocturne-san, Minato ga mungkin jadi guest lagi, dia udah jadi guest di season 1...

Yak, mari lanjut!


Disclaimer : ATLUS, coz Kanji is not mine and will never be mine... *sob*

Genre : Comedy, Parody

Warning:

1. Duduklah dengan tenang di kursi anda seraya menikmati fanfic ini

2. Maaf bila ada salah kata, OOC, AU, crackfic dan gaje.

3. Jangan kaget dengan apa yang akan terjadi di season 2 kali ini.


[Guest 2]

Hari ini yang ada di backstage Velvet Tailor adalah Minato 'Nyx Fiance' Arisato, master kita—Kanji Tatsumi, Akihiko 'Homo Tapi Loyo' Sanada dan kedua asisten Kanji yang jomblo selalu. Mereka lagi asyik menonton DVD Blu-ray yang baru Kanji beli di Junes.

"Uhh, hiks…hiks…" terdengar suara tangisan merdu—yak, tangisan si Kanji.

"Duh…ini film menyentuh banget sih…" Minato menyapu air matanya dengan saputangan punya Elizabeth.

"Mina-chan, hapus ingusmu dari saputangan berhargaku," ucap Elizabeth yang melihat ada Benda Berlendir Tak Teridentifikasi (dipikir U.F.O) di saputangan kesayangannya.

"Urr…*sob*…" Margaret dan Akihiko sudah menangis 10 ember.

"Uhh…tamat…" Kanji melihat credit roll dan lagu ending sudah diputar.

"Aaah sayang banget! Padahal tadi udah mau…" kata-kata Minato terhenti akibat tangisannya.

"Tenang aja, bentar lagi kan ada season 7-nya…" Akihiko mencerahkan suasana.

Yap, pasti sebagian pembaca sudah tahu apa yang mereka lihat—yak, benar! Sinetron epik Indonesia berjudul Cinta Fitri. Sinetron ini ditayangkan dari Season 1 – 6 di SCTV dan beralih ke Indosiar untuk Season 7-nya. Ceritanya sangat keren dan alurnya mantap, bahkan jumlah episode dan popularitasnya mengalahkan Naru**, Blea**, dan One Pie**.

Kok author malah promosi? Mari kita lanjut.

"Kapan ya Junes kedatangan bintang tamu Miska?" Kanji memeluk DVD set Cinta Fitrinya yang ada segunung. "Kan gue pengen banget ketemu ama Miska…"

"Gua mau ketemu Fitri," ujar Minato yang masih tersedu-sedu. "Gua benci ama Farel, kenapa si Fitri ga buat gua aja gitu…"

"Kan yang meranin Farel gua," Aki mulai berbangga diri.

"Cuih, homo aja lu belagu," seru Kanji.

"Lah elu homo bilang homo!" balas Aki. "Ngajak berantem lu yak!"

TING TONG

"Oh! Guest datang!" seru Margaret. "Semua bersiap ditempat!"

Dalam sekejap semua sudah rapi. Kanji sudah standby di sofanya, Eliz dan Marga sudah berada di samping Kanji.

"Silakan masuk," ucap Kanji dengan suara gentlemannya.

CKLEK…

Datang seorang…bertopi biru, berambut biru, memakai setelan gakuran Yasogami High dengan wajah tegas, dan bahkan Kanji hampir jawsdrop melihat kedatangannya—err, yah, Naoto Shirogane.

"Na-Naoto!" seru Kanji.

"Wes, ga usah pake toa bang!" balas Naoto. "Apa benar ini Velvet Tailor? Kok ente guardiannya Velvet Tailor mirip sama Kanji-kun, ya?"

"Ya emang ini gueeee! Ah sialan lo!"

"O, bulet."

"…Ya udah lah! Ada urusan apa ente disini btw?"

Naoto duduk di sofa yang disediakan.

"Aku mau buat kontrak…untuk melawan satu hal,"

"Hmm? Apa itu?"

"Maling BH,"

Kanji yang mendengarnya langsung sweatdrop, apalagi Eliz dan Marga.

"…Kok maling BH sih?"

"Ini kasus yang sedang merebak di Inaba. Setiap malam, pasti ada BH seorang wanita lajang dicuri, tanpa meninggalkan jejak,"

"…Berani amat tu maling," pikir Kanji. "Gua jadi mau pindah job jadi itu kalo bisa,"

"Lalu biasanya yang dicuri itu motifnya kadang beruang atau yang warnanya hitam atau yang renda-renda…"

Seketika Elizabeth dan Margaret meninggalkan ruangan guest Velvet Tailor.

"Loh, hei. Kalian mau kemana?" Kanji memanggil mereka.

"Kami mau ngecek BH, Kanji-sama" seru Margaret kencang. "Kalau stok kami habis dicuri nanti bahaya!"

"Oh oke…"

"Boleh kulanjutkan, Kanji-kun?"

"Silahkanlah…"

"Jadi gua butuh Persona untuk mengalahkan maling tersebut! Kasus ini sudah menyusahkan!"

"Emang ada berapa BH yang udah kemalingan?"

"Sekitar 500, masih sedikit sih."

"Buset dah, siapa yang make segitu banyak?" Kanji kembali sweatdrdrop.

"Pokoknya gitu deh. Jadi kau terima kontrakku?"

"Hm, demi menegakkan keadilan…silakan tanda tangan dibuku ini,"

Setelah tanda tangan, Naoto pun pergi. Eliz dan Marga yang tampak lega karena BH-nya tidak dicuri kembali ke sebelah Kanji.

"Jadi? Apa data Personanya?"

Eliz membuka Bookmark-nya. "Hem…ID-nya Naoto-san di forum 'Bra Pursuer'…terus Persona-nya…ehm…"

"Heh? Kenapa?"

"Persona-nya Mara, Kanji-sama," ucap Marga membaca kalimat terakhir di Bookmark Eliz.

"Swt, bahaya amat dah itu cewe…"

"HOI, KANJI!" teriak Aki dari backstage. "DVD Blu-Ray Cinta Fitri season 7 yang elu Pre-Order udah sampe nih! Nonton yuk~"

"EH, BENERAN!" Kanji mulai ganyante. "Eliz, cepat pesen Gado-gado, kita bakalan nonton lagi di layar tancep bareng yang lagi ngejait!" Kanji pun ngabur.

"Kok gado-gado sih, bukannya kalo nonton film enakan makan pete goring saus mentega?" Eliz kebingungan. "Kak, disini tempat Gado-Gado paling deket dimana?"

"Di Aiya Chinese Restaurant lah," kata Margaret. "Udah sono cepetan, gua udah mau masang layar tancepnya nih,"

"Sip, sip!"

And thus, that day ended peacefully.

TBC.

Maaf kalo kependekan—author lagi Writer Block—dan kurang konyol! Sampai jumpa di chapter berikutnya~ /waves