Disclaimer : ATLUS memiliki chara dan selain ide cerita plus kegajeannya, coz Kanji is not mine, and never be mine, never, ever BE MINEEE~ *ngaco, WTF*
Warning:
1. Duduklah dengan tenang di kursi anda seraya menikmati fanfic ini
2. Maaf bila ada salah kata, OOC, AU, crackfic, JAYUS dan gaje.
3. Jangan kaget dengan apa yang akan terjadi di season 2 kali ini.
YEAH BACK FROM DEAD, MINNA-SAN! /lebay
Terimakasih review-review, fave, dan hits dari pembaca sekalian yang tak bisa saya sebutkan satu persatu, jadi untuk mengobati kerinduan anda pada coretsayacoret Kanji-sama. OKAY GUYS! ONWARD TO CHAPTER 5! KENCANGKAN SABUK PENGAMAN ANDA!
[Gouma-Den, part I]
Setelah berhari-hari panjang Kanji dan sejawatnya mengeruk info mulai dari internet sampai ke dalam lubang WC, akhirnya pencarian mereka berbuah titik terang—begitulah Chidori Yoshino dapat melaporkan, salam SCTV.
Intinya, seorang member tak dianggap bernama Yosuke Hanamura sudah menemukan sumber dari segala sumber permasalahan. Pada hari ini, beberapa orang terpilih yang bergabung di kru spesial berkumpul untuk mengumpulkan apa yang telah mereka peroleh dari pencarian mereka selama berbulan-bulan yang telah mengucurkan keringat dan membuat BAB menjadi rutin—di rapat buka-tutup Velvet Tailor.
Kenapa buka-tutup? Karena pers boleh masuk, tetapi tidak ada satupun pers mau datang kesana karena bau jengkolnya yang dahsyat.
FYI, anggota regu spesial tersebut adalah Kanji, Eliz, Marga, Junpei, Yosuke, Naoto, Akihiko dan Minato, sisanya jaga rumah.
Pencuri BH itu pasti menggunakan pembangkit listrik yang besar, kedua, BH-BH itu pasti dicuri mesum dan terakhir, BH-BH itu PASTINYA disembunyikan dibalik BH-BH diatasnya. Menurut ketiga poin diatas, Yosuke langsung menunjuk satu tempat.
"Mereka pasti di Gouma-Den, Kanji!" begitulah Yosuke menjelaskan proposalnya yang diilhami dari buku porno.
"Kenapa ente bisa seyakin itu, senpai? Ekeh aja ga mikir kalo sister place Velvet Tailor bakal berlaku sekejam itu."
"Si-sister Place? Maksud lo apa, Kanji-kun?" Naoto yang hadir di rapat buka-tutup itu melongo.
"Sister Place, yaa...taulah, kayak tempat berfungsi sama tapi yang punya beda!" jelas Eliz.
Sedikit penjelasan bagi anda semua yang baru bergabung, Gouma-Den adalah tempat selayaknya Velvet Room (sekarang Tailor)—bedanya, Igor ga modal jadi dia ngegabungin Persona-nya pake sulap, kalau di Gouma-Den mereka pakai alat listrik yang diciptakan oleh pendirinya sekaligus ukenya Igor—Dr. Vincent-RALAT, AUTHOR KEBANYAKAN NGESHIP CATHERINE- maksud kami, Dr. Victor. Seharusnya yang memimpin Gouma-Den sekarang masih punya pertalian darah dengan Victor—tetapi sudah lama Gouma-Den dan Velvet Room putus hubungan.
"Dimana Gouma-Den kalau begitu, Margareth-san?" tanya Akihiko yang masih aja loyo dari dua chapter yang lalu.
"Ahh, itu ada di bawah Hagakure Ramen..." ucap Marga yang meriksa GPS dari Blackb**ry O*yx-nya. "Mau coba kesana, Kanji-sama?"
"Isi tenaga dulu laaah~" Junpei menyela. "Hari ini gue belom minum minuman seger plus cake Pete Forest-nya Marga-chan!"
"Kau mau apa Junpei-kun?" Fuuka yang ngejaga kulkas berbalik nanya. "Disini ada Teh Igorwangi, Marimasigor rasa jeruk, Igor Sweat, Nesigorcafe, Tehigorangin, Aquigor, Migorzone sama Adem Igor nih di kulkas..."
Setelah para kru khusus mengambil minuman masing-masing, Eliz mencoba mengontak Gouma-Den—semoga aja nomor teleponnya masih yang lama.
TUUT, TREK
"Ah halo, Dokter Victornya ada?"
Cowok yang ada di seberang telepon menjawab dengan suara agak berat. "Lagi keramas,"
"...Kalo asistennya?"
"Lagi keramas,"
"Anggota lainnya ada?"
"Lagi keramas,"
"Ng, kalo mas sendiri lagi apa mas?"
"Lagi keramas,"
"Mas, saya ga salah telepon kan?"
"Bener kok ini Gouma-Den. Nanti telpon lagi ya mbak~ lagi keramas nih."
TREK
"Ada apa, Eliz?" tanya Minato yang minum Adem Igor dengan nyantai.
"Kayaknya kita kesana aja deh mendingan..." Eliz terdiam sejenak. "Jangan lupa bawa sampo Lifeb*oy."
/
Beberapa jam kemudian, Hagakure Ramen
Setelah mendapat izin masuk, mereka pun memasuki ruangan tempat dimana Gouma-Den berada...DAN BENAR SAJA SAUDARA-SAUDARA! TEPAT DI DEPAN PINTU GOUMA-DEN TERDAPAT GUNUNG-GUNUNG BH YANG WARNANYA BAHKAN BERVARIASI!
"Ini tempatnya!" Naoto menunjuk pintu selayaknya detektif. "Ayo kita menggerebek!"
"Siapkan senjata, semuanya!"
Kanji berkomando seraya menarik keluar senjata pamungkasnya dari season lalu, Velvet Keyblade—Bagi yang belum tahu silahkan baca di season sebelumnya, terima kasih—Naoto dengan pistol yang bisa bunyi FIRE FIRE, Junpei dengan gagang jemurannya, Elizabeth dengan tumpukan majalah Playboy punya Ken, Margaret dengan buku Humor R-18, Minato dengan tusukan sate disambung-sambung, Akihiko dengan kepalan dua buah CD yang tergeletak disana, tak lupa Yosuke dengan dua buah lidi.
"GEROBAK! EH, MAKSUD GUE GEREBEK!" Yosuke berteriak seraya mereka semua menyerobot masuk.
"Wah, wah, ada apa rame-rame begini?"
Suara familiar itu menghentikan gerakan kaki mereka semua—memaksa Akihiko dan Minato ikutan ngerem. Cowok itu memegang pancingan, rambut mangkok abu-abunya sangat khas, suaranya yang sok seksi pun sangat dikenal.
"Souji-senpai/Partner/Yang ngangkat telepon tadi!" ucap beberapa orang bersamaan.
"Ada perlu apa kalian kemari? Mau beli BH?"
"SENPAI! TERNYATA KAMU MESUM!" pekik Naoto.
"Aku? Mesum?" Souji terkekeh. "Aku dari dulu sudah mesum, lagipula, ini hanya sebagian kecil yang bisa kukumpulkan disini,"
"Jadi kau mengkhianatiku, partner?" entah kenapa Yosuke bernada sedih. "Kau ada di surga BH begini tapi ga ngajak-ngajak aku sebagai ukemu!"
"Ini bukan hanya untukku saja, tapi untuk Generator milik Gouma-Den!" Souji berbangga diri. "BH INI KUPERLUKAN UNTUK MENGUASAI DUNIA!"
"Apa maksudmu, Senpai!" Kanji berkelit. "Kau sudah dibutakan dengan BH-BH itu! Mana mungkin BH bisa menguasai dunia!"
"Tch, kau tak pernah tahu dunia, Kanji!" Souji tertawa. "Karena BH ini, karena kekuasaanku sebagai Vice Leader Gouma-Den...aku bisa mendapatkan kekuatan lebih—lebih dari Persona—untuk membuat dunia tunduk padaku!"
"Persetan dengan semua itu!" sahut Junpei. "Kami akan menghentikanmu!"
"Coba saja...!" cowok berambut mangkok itu mengeluarkan sebuah kartu bersinar. "TRANSFORM, ULTIMATE SOUJI SETA THE BEHA RANGER BLACK AND WHITE!"
Dalam sekejap, Souju terselubungi cahaya dan pakaiannya terganti! Gakuran yang ia pakai menjadi frilly dress putih dengan BH besar berwarna hitam, ia jadi memakai strap stocking berwarna bening, lalu ia juga mengenakan hiasan kuping kucing berwarna putih. Pancingan biasa yang tadi ia pegang mendadak juga berubah menjadi Blade of Totsuka dengan hiasan renda-renda hitam putih!
Fuuka tiba-tiba muncul dan langsung tersambung kepada party, "A-Aku merasakan aura psikopat bersamaan dengan aura moe dari dirinya! Hati-hati, dia sangat KUAT!"
"Apalagi dia baru Vice Leader, kan?" Akihiko berkomentar loyo. "Bisa jadi masih ada musuh lagi di dalam sana,"
"MASA BODO'!" Kanji mengeluarkan tenaga dalam—gak ada yang sadar dia kentut dalam proses. "C'MERE, SOUJI KITTY—EH SALAH, ROKUTEN MAOOOOOH, MAZIODYNE!"
Ledakan amarah Kanji seketika men-summon Rokuten Maoh yang melancarkan pancaran listrik raksasa menuju Souji—ah, maksud kami Beha Ranger Black and White—tanpa ragu.
"Chu-chu Izanagi Ookami-chuaaan~ Me-gi-do-la-on~" Souji melayangkan ciuman mautnya, seketika Izanagi Ookami berwarna pink keluar dari sarangnya!
/
Apakah yang akan terjadi? Mari kita nantikan di episode berikutnya! Oh ya, silakan read and review, maaf pendek dan jayus! Dan ide-ide minuman di tengah fanfic saya dapat ilham dari chatting sama si Silent Afterglow~ terima kasih sudah membaca, tetap stay tuned!
