Disclaimer : ATLUS, coz Kanji is not mine, and never will be mine and, and he don't want me! *apasih*

Warning:

1. Duduklah dengan tenang di kursi anda seraya menikmati fanfic ini

2. Maaf bila ada salah kata, OOC, AU, crackfic dan gaje.

3. Jangan kaget dengan apa yang akan terjadi di season 2 kali ini. Kalo belum baca atau tertarik baca season 1, tekan pilihan kembali dan cari "Madame Kanji Diary"


Oke, oke~ kalo ga salah ini 4 chapter menuju tamat...maaf sekali para pembaca tapi season dua ini nyaris berakhir. Okeeee langsung aja tancep gas!

Tunggu, oh ya! Sekedar pengumuman, semua cerita humor saya bakal saya taruh di direktori Persona Series, lalu cerita bergenre lain bakalan nginep di fandom Megami Tensei.


[Madame Kanji Army vs Souji Clones]

"MEGIDOLAON!"

Naoto mulai mengamuk, 1023323 dari 6487845426342649 klon Souji lenyap, berapakah sisanya? Silahkan hitung sendiri, author tidak menyediakan kalkulator.

"PUUUNCH!"

Akihiko pun tidak mau kalah, seloyo apapun sang homo satu ini, dia bisa melenyapkan seperempat dari 25 klon Souji di sebelah utara. Untungnya ia tidak memakai skill Zio yang bisa diserap para klon, tetapi kalau begini terus bisa-bisa ia malah dicumbu oleh para klon!

"MAGARUDYNE, SUSANO-O!"

Yosuke tidak kalah heroik, dengan sapuan angin berkecepatan tingginya, beberapa rok para Beha Ranger berterbangan sia-sia.

"MABUFUDYNE!"

Minato tak segan-segan menggunakansalah satu persona terprimanya, Skadi. Walaupun serangan itu di-repel oleh para klon Souji yang udah ganti Persona jadi Loki. Dan persona Loki-nya Minato ngebalikin lagi repel-annya klon Souji. Entahlah bakal berapa jam perang ini selesai.

"HASSOU TOBI!"

Margaret, tak kalah sangarnya dengan Yoshitsune-nya menembus para klon Souji yang sudah bertransform menjadi Beha Ranger White and Black, sementara Kanji dan Eliz menyelesaikan musuh di belantara utara.

"RASAKAN SERANGAN TERHEBAT!" Elizabeth memulai sebuah quote keren, "HYAAAH! KENTUT IGOR DIKALENGIN—"

"Hei, Eliz-chan, jangan pakai item itu nanti kita mati!" komando Kanji. "Cih, sial! Sudah berapa kali Velvet Keyblade ini menyerang, mereka tidak ada habis-habisnya!"

"Klonnya ga abis abis, klonnya ga abis abis~" Eliz mengulang.

"Hahaha! Terus saja serang klon-ku sampai kau bisa mencapaiku!"

Sementara itu sang Souji Seta tengah menikmati Es Teler ditemani dengan hidangan pelesetan dari kartun bertema stroberi yang terkenal dulu, Jengkol Shortcake.

"Souji-senpai, kau memang kuat...!" Kanji kembali menebas Keyblade-nya kedepan. "Sampai-sampai aku...uh! Aku padamu, Souji-senpai,"

"Emm, master, ini bukan waktunya homo-homoan, aku nggak bawa kamera SLR."

"...Baiklah, terpaksa aku akan mengeluarkan senjata terakhir...!" Kanji menancapkan keyblade-nya ke tanah, tiba-tiba Keyblade itu menyala ungu...

"Master, jangan! Ini belum pertarungan akhir!"

"BODO AMAT, TERSERAH EIKEH—SALAH—TERSERAH AKIKA!"

"Hmph! Mau apa kau, Kanji! Apapun yang kau lakukan takkan bisa menumpas klon-klonku dalam waktu singkat!"

SRIIIING!

Keyblade-nya berubah menjadi standing mic yang dihiasi mawar-mawar!

"Tidak, jangan, master! Jangan lantunkan mars Velvet Tailor untuk men-summon senjata terakhir buatan Master Igor!"

"Sudah eike bilang—Eike. Ga. Peduli!" Kanji mendekatkan bibirnya kepada mic. "AYO GOYANG SEMUANYAAAA!"

Klon-klon Souji malah bersorak, "YEAAAAAHHH!"

"Goyang apaannya?" tanya Yosuke.

"Senpai, goyang jempolnya lah..." sergah Naoto sebelum menimbulkan kecurigaan pembaca.

"Ayo Eliz, nyanyi sama gue!" Entah dari mana muncul, tiba-tiba satu standing mic lagi sudah berdiri di depan Elizabeth. "Siap!"

"Ehhem..." Elizabeth berdehem. "P-L-A-Y B-O-Y, B-O-Y..."

Musik entah dari mana—kemungkinan dari kamar author—berbunyi. Seluruh klon mulai berjoget.

Kanji mulai ikut berjoget, serasa di panggung. "Lihat yang mulus belok, lihat yang bening belok, sampe yang disebelah ga ditengok~"

Mendadak para klon Souji menjadi abu. Souji yang melihat panggung hanya bisa...jawsdrop.

"Cakep dikit deketin, bohay dikit jalanin, hatiku terus kamu yang mainin~"

Bayangkan saja Kanji sedang full mode seperti yang ada di akhir Persona 4 Anime PV5 (apa 6 gitu) yang lagi kiss-bye. Adegan itu sukses membuat Akihiko pingsan, Naoto goyang jempol, Yosuke nyaris ikutan striptease, Margaret ikutan nari-nari saat reff lagu sementara Minato cuma menepi ngupil. Sementara, jumlah para klon makin menyedikit seraya lagu mulai memanas di bagian 'Aku ga kuat sama Playboy, Playboy!'

"APA!" Souji pun berpose ala antagonis di sinetron yang baru saja ketahuan plotnya.

Kanji yang telah menyita keramaian mengembalikan wujud Keyblade-nya dan menuju ke mimbar dimana Souji berada.

"SKAK MAT, SENPAI!" serunya. "MADAME KANJI STRIKE!"


Maaf saudara-saudara, tapi ber-sam-bung~ sampai jumpa lagi di episode berikutnya masih dengan pertarungan panas antara Gouma-Den dan Velvet Tailor! Dan...maaf bila chapter kurang absurd!