What Should I Do?
Genre : Romance/Drama/Comfort/Little Comedy
Pairing : Sasuke x Naruto / Itachi x Kyuubi
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Rated : T nyerempet ke M
Warnings : OOC, Shonen – ai, Yaoi, Tulisan Gaje, Hasil Amatiran, A lot of typo(s), Bad Words, Don't Like Don't Read!
Hanya membutuhkan flame yang membangun.
Summary : Akibat amnesia yang dialami Naruto ia jadi tidak ingat siapa itu Gaara. Dan yang lebih parahnya lagi Naruto mau menerima Sasuke sebagai kekasihnya. Apakah hubungan Naruto dan Sasuke akan berjalan lancar? Lalu, apa yang akan dilakukan Gaara untuk membuat Naruto mengingat dirinya kembali?
A/U : Hallo minna san... Kirio kembali dengan fic nista terkini *plak. Gomen banget ya readers di chap ini GaaNaru nya diilangin dulu *Disambit batu. Bales review di akhir cerita ini ya. Oh iya Kirio mau nanya nih ya. Sebaiknya fic ini tetap dengan pair GaaNaru atau diubah jadi SasuNaru? Trus ada yang mau LEMON? Trus trus (again) ada yang mau request pair ga? I need your voice readers. So please don't just say "teserah authornya aja" ok? So, ga usah banyak cing cong lagi dibaca aja fic ini.
Happy reading Minna... ^^
Chapter 6
Sang mentari telah menampakkan dirinya di ufuk timur. Batangan cahaya mulai menembus tirai suatu ruangan yang di dalamnya diisi oleh sepasang 'kekasih' yang masih terlelap. Pemuda blonde itu tidur dengan menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang kekasih yang bernama Sasuke, sedangkan Sasuke melingkarkan tangannya di pinggang Naruto. Batangan cahaya itu nampaknya sudah menghinggapi wajah manis pemuda blonde dan membuatnya terjaga dari alam mimpinya.
"ngh... sudah pagi rupanya. Dasar teme masih saja tidur. Turunan kebo kali ya?" Komentar Naruto.
"Aku akan membuat sedikit kejutan ahh~" Gumamnya pelan. Naruto mencoba melepas dekapan Sasuke dengan hati-hati agar tidak membangunkan Sasuke. Lalu ia berlari pelan menuju dapur dan membuat ramuan beracun *ralat sarapan pagi untuk mereka berdua.
"Ohayou Naru..." Ucap pemuda beriris onyx itu kepada guling disebelahnya (?)
"Ohh rupanya kau sudah bangun Sasuke. Ini aku buatkan roti bakar dan segelas teh untuk sarapan." Ujar Naruto dengan senyuman khasnya.
"wahh.. kau memang istri yang baik ya. Tidak salah aku memilih mu." Seru Sasuke sambil mengacak-acak rambut Naruto.
Plaaakkk!
"Aww sakit dobe chan." Ringis Sasuke sambil memegang kepalanya yang di jitak oleh Naruto.
"Makanya kalo ngomong tuh dijaga."
"Iya iya dobe tercinta ku, aku kan hanya bercanda."
"Habiskan sarapan mu, setelah itu cepat mandi dan pulang sana ke alam mu." Kata Naruto judes.
"Benarkah kau tidak akan merindukan ku?" Ucap Sasuke menggoda sambil memegang dagu Naruto dan mulai mengeliminasi jarak diantara mereka. Naruto yang diperlakukan demikian hanya blushing tanpa berkata sepatah kata pun.
"DASAR MESUUUUMMMM!" Teriaknya pada Sasuke.
"Sudah cepat habiskan sana."
Mereka mengakhiri pembicaraan dan mulai menyantap sarapan masing-masing. Ketika Sasuke hendak menikmati teh buatan Naruto ia berkata...
"Naruto?"
"Iya? Teh nya kemanisan ya?"
"Bukan..."
"Lalu."
"Suapi aku ya?" Pinta Sasuke manja dengan puppy's eye nya. Naruto yang melihatnya hanya bisa ber- sweatdrop ria sambil mengangguk. Pegal juga tangan Namikaze muda itu setelah menyuapi secangkir penuh teh dengan menggunakan sendok kecil. Tapi buat Sasuke apa sih yang tidak?
TING TONG (Anggep aja bel ya readers)
"Siapa ya pagi-pagi gini sudah bertamu?"
"Tunggu sebentar ya teme." Lanjut Naruto.
Naruto segera membukakan pintu untuk melihat siapa yang bertamu ke rumahya pagi-pagi gini. Sementara Sasuke mengikutinya dari belakang, antisipasi kalau Gaara kembali lagi kesini dan menculik Naruto (?)
"Ohayou Naruto..." Sapa pemuda berambut cokelat.
"Ohayou, mau cari siapa ya?"
"Ck dasar bodoh, jangan pura-pura lupa kau." Ujar pemuda yang memiliki rambut yang diikat keatas seperti nanas.
"Oh kalian Kiba dan Shikamaru. Ada apa?" Ucap Sasuke yang tiba-tiba muncul dari belakang Naruto.
"Ada apa sih sebenarnya Sasuke? Aku dengar Naruto mengalami kecelakaan." Tanya Kiba penasaran.
"Ceritanya panjang mari masuk."
Setelah itu Kiba dan Shikamaru memasuki kediaman Namikaze. Sasuke menjelaskan apa yang terjadi sehingga Naruto menjadi seperti ini. Tapi ia tidak menceritakan kalau ia mencium Naruto dengan paksa. Naruto masih bingung dengan kedatangan dua orang yang tidak dikenalnya, padahal dulu mereka adalah teman dekat. Ya mau tak mau mereka memperkenalkan dirinya lagi kepada Naruto.
"Oh iya aku lupa, tunggu sebentar ya aku mau membuatkan minum dulu." Ucap Naruto memecah keheningan. Setelah Naruto sudah tak nampak lagi mereka memulai kembali percakapan, tapi kali ini dengan suara yang lebih pelan.
"Sasuke, sebenarnya kau ada hubungan apa dengan Naruto?" Tanya Shikamaru to the point.
"Itu bukan urusan mu Nara." Ketus Sasuke dingin.
"Sasuke.. kau dan Naruto adalah teman kami juga. Tak sepantasnya kau menyembunyikan sesuatu seperti itu."
"Wahh serius sekali obrolannya, sedang membicarakan aku ya?" Ujar Naruto yang tiba-tiba sudah menampakkan wujudnya sambil membawa nampan berisi empat buah gelas jus. Naruto meletakkan gelas tersebut diatas meja dan kembali duduk, dan Sasuke langsung melingkarkan tangannya di pinggang Naruto.
"Sudah jelas kan?"
"Oh jadi begitu, pantas saja kau berada disini." Jawab Shikamaru.
'Lalu bagaimana dengan Gaara? Dia bilang kan masih menjalin hubungan dengan Naruto sebelum kejadian seminggu yang lalu.' Batin Kiba dalam hati.
Flashback...
"Halo ini siapa ya?" Tanya Kiba.
"Ini aku Kiba, Gaara.."
"Oh Gaara senpai ada apa ya?"
"Umm aku bisa minta tolong tidak?"
"Minta tolong apa?"
"Tolong selidiki hubungan antara Naruto dan Sasuke. Bisa kan?"
"Tapi untuk apa? Maaf senpai bukannya aku tidak sopan tapi kau kan hanya sebatas teman Naruto." Jelas Kiba panjang lebar.
"Aku sudah jadian dengan Naruto beberapa minggu yang lalu. Jadi bisa kan?"
"Apa? Hm... akan aku usahakan senpai."
"Aku mengandalkan mu Kiba, terima kasih."
End Flashback
"Ngomong-ngomong Naruto kemana orang tua mu?" Tanya Shikamaru.
"Hm... aku tidak tau, tapi katanya teme mereka sedang bertugas di Kirigakure." Jelas Naruto. Kiba dan Shikamaru hanya ber 'oh' ria.
"Naruto kami pamit dulu ya.." Ucap Shikamaru.
"Semoga lekas sembuh Naruto." Lanjut Kiba.
Setelah kedua temannya itu pergi tersisa lah Naruto dan Sasuke yang termenung dalam pikiran masing-masing. Naruto membereskan gelas dan menaruhnya di tempay cuci piring lalu mencucinya.
Next day...
Siang itu Naruto dan Sasuke tidak memiliki kesibukan, jadi mereka hanya menyibukan diri dengan menonton televisi.
TING TONG (Anggep aja bel ya readers)
"Tunggu sebentar." Sahut Naruto sambil menuju pintu.
"Apakah ini rumahnya Naruto?" Tanya seorang pemuda berambut hitam panjang dan bermata onyx. 'kok orang ini mirip dengan teme ya?' batin Naruto.
"Iya benar, aku Naruto. Ada perlu apa?"
"Hey Itachi tidak sopan kan bertamu ke rumah orang tanpa memperkenalkan diri. Hay Naruto lama tak jumpa." Ucap pemuda disebelah Itachi.
"Eh iya kau benar Kyuu. Namaku adalah Uchiha Itachi, aku adalah aniki nya Sasuke. Apakah Sasuke masih menginap di rumah mu?" Tanya Itachi.
"Oh aniki nya Sasuke, silahkan masuk. Sasuke ada di dalam." Jawab Naruto ramah.
Naruto menggiring (?) dua tamunya itu masuk ke rumah. Setelah menyediakan minuman dan sedikit camilan mereka mulai berbicang-bincang. Ternyata Kyuubi itu masih saudara dengan Naruto. Tapi selama ini Kyuubi tinggal di Kirigakure dan ia membawa pesan dari orantua Naruto. Kyuubi mengatakan bahwa orangtua Naruto tidak dapat pulang untuk beberapa minggu kedepan, karena tugas mereka bertambah banyak. Sasuke juga menceritakan mengapa Naruto tidak mengingat Kyuubi.
"Hm... amnesia ya? Mungkin aku dapat membantu mu Naruto." Ucap Kyuubi.
"Hah? Serius? Caranya bagaimana?"
"Dengan metode hipnotis. Aku akan memasuki alam bawah sadar mu dan mencoba menarik pikiran mu. Bagaimana?" Terang Kyuubi.
"Baiklah. Kapan kita mulai?" Jawab Naruto lantang.
"Kita bisa mulai sekarang, tapi dengan memasuki alam bawah sadar mu mungkin aku dapat mengetahui masa lalu mu. Bahkan rahasia terbesar mu."
"Tak apalah Kyuu kau kan saudara ku juga, tidak mungkin kan kau membuka aib saudara mu sendiri?"
"Hm... kalau begitu baiklah. Mari kita mulai."
Naruto dan Kyuubi sekarang memasuki kamar milik Naruto. Naruto duduk di kursi dan Kyuu berada di belakangnya sambil memberi komando. Sekarang mata safir Naruto sudah tidak nampak, ia telah memejamkan matanya. Dan Kyuu terus memberi sugesti kepada Naruto bahwa ia akan mengantuk dan semakin mengantuk. Setelah dirasa cukup Kyuu mulai melontarkan beberapa pertanyaan kepada Naruto yang sedang di bawah alam sadarnya, sehingga walaupun Naruto mengalami amnesia ia akan menjawab pertanyaan Kyuu dengan jujur. Ketika Kyuu menanyakan 'siapa orang yang kau cintai?' lalu Naruto menjawab 'ada dua orang.'
'Apa maksudnya Naruto? Aku tidak mengerti.' Batin Kyuu.
"kalau begitu siapa saja mereka?" Tanya Kyuu.
"Aku bingung lebih mencintai siapa, tetapi orang pertama yang menyatakan cinta nya kepada ku adalah Gaara. lalu barulah Sasuke." Jawabnya polos.
"Bisa kau ceritakan kronologi nya ketika kau masih bersama Gaara?"
"Tentu saja." Jawab Naruto dengan mata yang maish tertutup.
Beberapa saat kemudian...
"Hm... jadi begitu ya. Kalau begitu Narutodengarkan sugesti dari ku. Ingatlah seluruh perkataan yang tadi kau ucapkan. Ingat ingat ingat dan dalam hitungan ketiga kau akan bangun dan mengingat dengan baik apa yang tadi kau ucapkan. Mengerti?"
"Hm..."
"Satu... dua... tiga. Bangun dari tidur." Ucap Kyuu. Dan langsung saja Naruto bangun seketika.
"Uhm Kyuu, apa yang kau lakukan disini?" Tanya Naruto sambil mengucek-ngucek matanya.
"Yes! Berhasil." Pekik Kyuu sambil tersenyum puas dengan hasil kerjanya.
"Naruto coba kau ingat sekarang. Siapa itu Gaara?" Sambung Kyuu.
"Kekasih ku. Tapi, hey kau tau dari mana nama itu?" Ujar Naruto dengan pipi yang merona.
"Sabar dulu Naruto. Lalu bagaimana dengan Sasuke? Siapa dia? Apakah dia berharga bagimu?" Tanya Kyuu.
"Dia kekasih ku lah Kyuu, memangnya apa kalau bukan..." Naruto tidak melanjutkan kalimatnya dan mulai berfikir.
'kalau Gaara adalah pacar ku dan Sasuke juga pacar ku. Itu berarti AKU SELINGKUH DONG?' Jerit Naruto dalam hati.
"KAMI – SAMA. HELP MEEE~" Teriak Naruto frustasi.
TBC
Hai hai hai readers... gimana fic nya? Gaje ya? Gomen ya Kirio lagi ngejar deadline soalnya. Doa'in ya readers Kirio masuk nominasi apa aja buat IFA 2011 hehe. Saatnya balas review.
Sasunaru4ever : hahaha emang si Sasuke selalu menemani dobe tercintanya itu. Thanks for review
Rose : di chap yg ini Gaara blm tau kalo si Naru itu amnesia. Kan dia Cuma spechlees pas Naru main rangkul rangkulan sama Sasuke di depan matanya sendiri.
Hatakehanahungry : iya disini Naruto emang ga punya kakak. Tapi tetep ada Kyuubi yang jadi sepupunya Naru. Gapapa kan?
shia naru : Duhh gomen ya shia san. Kirio emang suka terburu-buru alurnya kalo bikin fic. Jadi mohon dimaklumi *bungkukalajepang
Naa : Waahh jadi malu di puji kayak gitu hehe. Gomen ya kalau Kirio ga bisa nulis fic terlalu panjang. Cause ide itu kayak uang. Gampang di dapat, tapi gampang juga pergi. But as you wish, di chap ini Kirio udah usahain untuk lebih panjang. So mohon review nya lagi ya? Hehe
Oke cukup itu aja kali ya? Mohon maaf buat yang review nya ga Kirio bales *plak.
So would you like to...
R
E
V
I
E
W
P
L
E
A
S
E
