Chap 2
Don't Leave Me
デスタ 朽木
신 래 미
Pairing : WonKyu (Choi Siwon X Cho Kyuhyun)
Sibum (friendship)
Cast: Choi Siwon, Cho Kyuhyun
Other Cast : Zhoumi
Kim Kibum (yeoja)
Rate : T
Genre: Family, Romance, Angst
Disclaimer : God, themself, their parents, SM Entertainment
Warning: YAOI, Typo, gaje
Happy Reading
Kyuhyun berada di sebuah ruangan seorang diri, ingin rasanya ia melarikan diri tapi bagaimana caranya semua akses untuk keluar di kunci lagi pula kedua bodyguard itu masih setia menunggunya di luar. Apakah ini akhirnya, kehilangan orang yang paling ia sayangi dan anak yang bahkan belum pernah ia jumpai.
"aku harus mempertahankan anak ini, aku tidak ingin pria tidak berhati itu membunuh anakku"
Tiba-tiba seseorang memasuki ruangan itu, seseorang yang akan membuatnya kehilangan bayinya.
~03~
Wajah Kyuhyun terbelalak melihat orang yang ada di hadapannya "Mimi-ge, apa yang kau lakukan disini?" Zhoumi diam seribu bahasa, ia tidak menyangka akan melakukann hal ini pada Kyuhyun.
"kumohon jangan lakukan ini ge, biarkan bayi ini tetap hidup ge, ku mohon" Kyuhyun berlutut di hadapan Zhoumi sambil memohon
"apa yang kau lakukan, berdirilah" Zhoumi meraih tubuh Kyuhyun membantunya berdiri "jangan menangis lage, ne." Lanjut Zhoumi menghapus air mata Kyuhyun.
"gege tolong aku, bantu aku untuk keluar dari sini" pinta Kyuhyun dengan penuh harapan.
"seandainya aku bisa menolongmu aku pasti akan menolongmu tapi tuan Choi bisa membunuhku jika aku melakukannya"
"jadi kau akan tetap membunuh bayiku ge? Kau jahat gege, kau tidak ada bedanya dengan mereka" Kyuhyun menepis tangan Zhoumi yang membalik posisi tubuhnya membelakangi Xhoumi.
"tolong mengertilah posisiku Kyu, aku tidak punya pilihan lain" Zhoumi mencoba menenangkan Kyuhyun. Bukan keinginan juga untuk membunuh bayi yang tak berdosa itu tapi apalah daya nya, ia tidak bisa membantah perintah tuan Choi.
Zhoumi merasa iba melihat Kyuhyun yang terus menerus menangis, seketika itu juga terlintas sebuah ide cemerlang di otak zhoumi "sepertinya aku bisa membantumu Kyu"
"jinja?" Kyuhyun mengalihkan pandangannya ke arah Zhoumi
"kita bisa bersandiwara, aku akan berpura-pura telah menggugurkan kandungan mu dan kau hanya harus bertingkah layaknya orang sakit."
"tapi bagaimana jika mereka tahu, mereka akan membunuhmu ge"
"asalkan kau tidak menampakkan dirimu dihadapan mereka setelah hari ini mereka tidak akan pernah tahu" Kyuhyun memeluk Zhoumi karena telag mau membantunya.
"xie xie Mimi-ge"
Kyuhyun menyetujui ide Zhoumi meskipun sedikit rasa takut menghampirinya. Zhoumi keluar dari ruangan itu dan mengatakan kepada kedua bodyguard itu kalau dia telah membereskan bayi Kyuhyun. Kedua bodyguard itu masuk ke dalam ruangan itu dan mengecek kebenarannya, di sana terlihat Kyuhyun yang terbaring lemah di atas tempat tidurnya yang belum sadarkan diri, tentunya itu hanya bagian dari aktingnya.
~03~
Berkali-kali Siwon mencoba menghubungi Kyuhyun tapi tidak ada jawaban, Kyuhyun tidak menjawab telepon nya sama pergi mencari Kyuhyun ke semua tempat yang mungkin saja dikunjunginya, namun Siwon tetap tidak bisa menemukan Kyuhyun.
Siwon yang sangat frustasi berteriak-teriak memanggil nama Kyuhyun di sepanjang jalan hingga mendapatkan pandangan aneh dari orang-orang yang melintas. Akhirnya Siwon memutuskan mengirim sms kepada Kyuhyun
To: Baby Kyu
Kau di mana baby? Jangan bertingkah konyol. Kumohon kembalilah.
Lama Siwon menunggu namun tidak ada balasan dari Kyuhyun. Siwon tidak tahu apa yang harus ia lakukan sekarang, kekasih yang sangat ia cintai kini pergi meninggalkannya bahkan akan membunuh anaknya.
Bayangan Kyuhyun akan menggugurkan kandungannya terlintas di pikiran Siwon, ia memutuskan untuk pergi ke rumah sakit mengecek kebenaran itu. Beberapa rumah sakit telah ia kunjungi namun hasilnya nihil, tidak ada pasien yang bernama Kyuhyun. Hanya ada satu rumah sakit yang belum ia datangi yaitu rumah sakit milik keluarga. Dengna berat hati akhirnya Siwon memutuskan untuk datang kesana. Siwon menegecek sebuah dokumen yang berisi data pasient dan kenyataan yang menyakitkanpun terjaadi, disana tertera nama Cho Kyuhyun yang telah melakukan aborsi.
Siwon seketika jatuh terperosok ke lantai dengan mencengkran kuat dokumen itu, ia tidak menyangkan Kyuhyun benar-benar melakukan ini. Air mata gatuh bebas dari kedua bola matanya.
Dilihatnya lagi dokumen itu, Cho Kyuhyun kamar 302. Siwon langsung bangkit, berlari menuju kamar 302. Sesampainya di sana, benar saja ia mendapatkan yang terbaring lemah di tempat tidurnya.
Siwon melangkah gontai menghampiri Kyuhyun, Kyuhyun yang melihat kehadiran Siwon mencoba menahan tangisnya.
"bukankah isi suratku sudah jelas hyung. Untuk apa kau datang kemari?" ucap Kyuhyun dingin.
"kau tidak benar-benar melakukannya kan baby?" ingin rasanya Kyuhyun memberitahu Siwon yang sebenarnya namun ia tidak akan sanggup jika harus kehilangan Siwon. 'biarlah ia tidak tahu yang sesungguhnya asalkan aku masih bisa melihatnya' batin Kyuhyun.
"aku sudah melakukannya kalau hyung tidak percaya, hyung bisa tanyakan pada dokter yang menanganiku. Jadi sekarang lebih baik hyung pergi karena aku mau istirahat untuk memulihkan kondisiku" entah bagaimana kata-kata itu bisa terlontak begitu saja dari mulut Kyuhyun.
Siwon masih tidak percaya, ia mengangkat tangannya mencoba menyentuh perut Kyuhyun namun langkahnya di cegah oleh Kyuhyun. Kyuhyun segera menepis tangan Siwon dengan alasan ia baru saja menjani operasi untuk menggugurkan kandungannya.
"Baby..kenapa kau lakukan ini? Bukankah kita sudah berjanji akan membesarkannya bersama?" tangis Siwon pecah tak terkendali. Ingin rasanya Kyuhyun menghapus air mata Siwon namun itu tidak mungkin.
"aku bosan dengan hubungan kita. Aku ingin mengakhiri segalanya."
Siwon tidak bisa berkata apa-apa lagi yang ia tahu kini hati nya begitu hancur tak berbentuk lagi. Siwon mendekatkan kepalanya ke arah Kyuhyun dan 'CUPP' sebuah ciuman mendarat di kening Kyuhyun dan ini mungkin akan menjadi ciuman terakhir yang diberikan oleh Siwon.
~03~
Kini Kyuhyun tinggal bersama dengan Zhoumi, teman masa kecilnya sekaligus dokter yang bekerja di rumah sakit milik keluarga Choi. Sebenarnya Kyuhyun tidak mau tinggal bersama zhoumi karena tidak ingin merepotkannya namun Zhoumi memaksanya.
Kyuhyun tengah memandangi ponselnya, melihat begitu banyak panggilan dari Siwon. Ingin rasanya ia menjawab telepon dan membalas semua smsnya, namun ia mengurungkan niatnya karena tidak ingin sesuatu terjadi pada Siwon.
Meskipun Kyuhyun telah memperlakkukan Siwon dengan sangat kasar tapi rasa cinta Siwon kepada Kyuhyun yang begitu besar membuatnya tidak berpaling dari Kyuhyun begitupun sebaliknya.
"masih memikirkanya?" tanya Zhoumi yang memecahkan lamunan Kyuhyun.
"ani.." jawab Kyuhun singkat.
"kau yakin tidak akan menyesali keputusanmu ini kyu?"
"kalau aku tidak yakin aku tidak akan melakukannya ge."
"tapi..."
"sudahlah ge tidak usah mengkhawatirkan ku seperti itu, aku kan bukan anak kecil lagi. Aku tahu apa yang harus aku lakukan dan sebaiknya kau lebih mengkhawatirkan keponakanmu ini saja" jelas Kyuhyun sambil menunjuk perutnya.
~03~
"Wonnie kau harus mempersiapkan diri untuk menikah, jangan membuat appa malu di hari pernikahan mu dengan tampang seperti ini" Tegas tuan Choi yang bahkan tidak digubris oleh Siwon yang sudah seperti mayat hidup setelah di tinggal Kyuhyun beberapa hari lalu.
"apa kau tidak mendengarkan appa?" bentak tuan Choi karena tidak mendapat respon dari anaknya.
"ne, aku dengar semuanya appa" Siwon melangkah pergi meninggalkan appa nya menuju kamarnya, menatap foto-fotonya saat bersama Kyuhyun. Siwon meraih ponselnya dan dengan cekatan ia menggerak-geraknya jemarinya mengetik sms.
To: baby Kyu
Kau dimana baby? Kenapa tidak menjawab telepon ku atau membalas sms ku? Kau tahu aku hampir gila dengan semua ini. Appa akan menikahkan ku dengan seorang yeoja, jika kau masih mencintaiku tolong cegah supaya hal ini tidak terjadi.
Setelah mengklik tombol send, Siwon meletakkan hanponnya dan merebahkan badannya. Selintas kenangannya dengan Kyuhyun membayang di otaknya.
Flashback
Dinginnya udara malam tidak menghentikan langkah Kyuhyun untuk pergi ke subuah tamat hanya sekedar mengemui kekasihnya Choi Siwon. Taman itu terlihat sangat gelap berbeda dari biasanya, namun setelah Kyuhyun terus melangkah perlahan satu persatu lampu menyala mengikuti langkah kakinya.
Kyuhyn menemukan sosok kekasihnya di taman itu sedang berdiri di antara cahaya lilin dan bunga mawar yang terangkai membentuk bentuk love. Kyuhyun mendekati Siwon hingga kedua berada pada jarak yang sangat dekat. Siwon mengeluarkan sebuah kotak dari kantung jas nya, membuka kotak kecil itu yang ternyata berisi sebuah cincin yang digunakannya untuk melamar Kyuhyun.
"saranghae baby Kyu, mau kah kau menikah dengan ku?" pertanyaan Siwon mendapat anggukan dan senyum yan menghiasi wajah Kyuhyun.
Siwon memasangkan cincin itu ke jari Kyuhyun kemudian mengecup singkat punggung tangannya.
"gomawo baby, saranghae jeongmal saranghae"
"nado, nado saranghae hyung" Kyuhyun sangat senang karena Siwon melamarnya kemudian ia mengambil alih suasana romantis itu. Kyuhyun menarik Siwon ke dalam ciumannya, ini adalah pertama kali nya Kyuhyun yang mencium Siwon duluan.
Flashback End
~03~
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, hari pernikahan Siwon dengan seorang yeoja pilihan appa pun akhirnya tiba. Ingin rasanya Siwon lari di hari pernikahannya, namun ia akal sehat melarangnya. Jika ia lari itu sama saja mencoreng nama baik keluarganya dan mempermalukan yeoja yang bahkan tidak dikenalnya.
Hingga saat ini Siwon masih mencoba menghubungi Kyuhyun dan mencarinya meskipun tak satupun mendapat balasan sms ataupun telepon, yang membuatnya sedikit lega ialah sampai saat ini ponsel Kyuhyun masih aktif dan itu berarti Kyuhyun baik-baik saja.
Dengan malas Siwon melangkahkan kakinya menuju altar dan mengembangkan sebuah senyum yang dipaksakan. Tidak lama kemudia seorang yeoja dengan gaun putih yang menghiasi tubuhnya memasuki ruangan. Janji setia untuk menjadi sepasang suami-istri telah terucap kini Siwon telah resmi menikah dengan seorang yeoja bernama Kim Kibum.
~03~
Kyuhyun meraih ponselnya, membaca pesan yang baru saja masuk.
From: Siwon-hyung
Kenapa kau tidak datang mencegahku? Hari ini aku menikah dengan yeoja pilihan appa, yeoja yang bahkan tidak ku kenal. Saranghae Baby, aku akan selalu mencintaimu, tidak akan ada yeoja atau namja manapun yang bisa menggantikan dirimu di hatiku. Aku akan selalu menunggumu.
Tak terasa tetesan bening itu melarik bebas dari keduan Kyuhyun, sakit rasa mengetahui orang yang paling ia cintai kini telah menikah dan menjadai milik orang lain. Tapi ia harus tetap bertahan demi anak yang dikandungnya saat ini.
~03~
Malam ini Siwon sangat lelah, ia membaringkan tubuh di atas kasus tanpa memperdulikan Kibum yang sekarang telah resmi menjadi istrinya. Tidak ada percakapan sama sekali diantara keduanya bahkan Siwon enggan untuk menatap Kibum. Kibum paham sekali akan begini jadinya pernikahan yang tidak didasari dengan rasa cinta tapi tidak bisakah mereka memulainya dari awal.
Hari-hari sama seperti biasanya, datar seperti tidak ada kehidupan. Kibum sangat khawatir dengan keadaan suaminya, sudah beberapa bulan menikah namun Siwon masih tetap seperti mayat hidup, berbicara hanya seperlunya bahkan Siwon belum menyentuh Kibum sekalipun, hanya sebuah ciuman yang sangat singkat yang pernah ia dapatkan dari Siwon itupun di hari pernikahannya yang mengharuskan Siwon untuk menciumnya.
Kibum mendekati Siwo yang sedang duduk di halaman rumah dengan pandangan kosong. Kibum mencoba memulai pembicaraan "apa kau akan selalu begini sepanjang hidupmu?" tanya Kibum yang bahkan tak direspon oleh Siwon.
"sebegitu besarkan rasa cintamu pada Kyuhyun sampai kau tidak bisa memandangku sedikitpun?" mendengar nama Kyuhyun disebut sontak membuyarkan semua lamunan Siwon dan mengalihkan pandangannya ke arah Kibum.
"bagaimana kau tahu tentang Kyuhyun?" tanya nya heran.
"kau selalu menyebut namanya dalam tidurmu" Siwon kembali tak merespon ucapan Kibum.
"aku tahu kau tidak akan bisa melupakannya dan aku juga tidak memaksamu untuk melupakannya tapi sekarang kita adalah suami-istri, tinggal seatap, kau tidak bisa memperlakukan aku seperti ini terus. Setidaknya kau bisa menganggapku sebagai temanmu, berbicara denganku, dan berbagi rasa sakitmu" perlahan air mata melanglir membasahai wajah Kibum.
Siwon tak menyangkan dengan apa yang dirasakan oleh Kibum apalagi sampai menangis seprti ini. "mianhe Kibum-ssi.."
"jadilah temanku dan berbicaralah denganku maka aku akan memaafkanmu." Sebuah senyuman terukir di wajah tampan Siwon yang belum pernah Kibum lihat.
~03~
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, kini kandungan Kyuhyun telah memasuki 9 bulan, sebentar lagi ia akan melahirkan anak yang sangat ia jaga selama ini. Kyuhyun pergi ke dokter kandungan untuk memeriksakan kandungan, tanpa disangka ia menabrak seseorang.
"mianhamnida, gwenchana?" tanya Kyuhyun pada yeoja yang ditabraknya.
"ah ne, gwenchana. Maaf tadi aku tidak melihat" jawab yeoja itu heran melihat perut Kyuhyun yang besar "apa kau sedang hamil?" lanjutnya.
"ne dan sebentar lagi aku akan melahirkan" tutur Kyuhyun.
"tapi bagaimana bisa seorang namja mengandung?" tanya nya tak percaya.
"itu karena aku namja yang spesial, oia namaku Kyuhyun." Kyuhyun membungkukkan badannya.
'sepertinya aku pernah mendengar nama itu' batin yeoja itu.
"Choi Kibum imnida" yeoja itu memperkenalkan dirinya, biasanya ia memperkenalkan diri sebagai Kim Kibum tapi semenjak kejadian itu ia mengubah Kim menjadi Choi ketika memperkenalkan diri.
Mendengar nama Choi membuat Kyuhyun teringat akan Choi Siwon, namja yang sampai saat ini masih dicintainya. "apa kau juga sedang hamil?"
"aku tidak tahu, aku baru akan memeriksakannya." Jawab Kibum. Setelah percakapan singkat itu Kyuhyun pun pmit undur diri.
Kibum menunggu cemas hasil test nya, apa dia benar-benar hamil anaknya dengan Siwon. Kenangan malam itu terlintas di kepala Kibum, kenangan saat Siwon menentuhnya untuk pertama dan mungkin yang terakhir kali. Ia juga tidak menyalahkan Siwon atas kejadian itu, saat itu Siwon tengah dalam keadaan mabuk dan tak sadarkan diri. Siwonpun menyebut-nyebut nama Kyuhyun dan mengira bahwa dirinya adalah Kyuhyun saat melakukannya.
"Damn.. jangan-jangan namja tadi itu" Kibum bangkit ingin mengejar Kyuhyun namun langkahnya terhenti karena suster memanggilnya.
~03~
Tak henti-hentinya Siwon menelpon Kyuhyun meskipun tak ada respon sama sekali dari namja yang di teleponnya. "baby ayolah angkat, aku hanya ingin mendengar suaramu" gumam Siwon yang bahkan sampai saat ini belum pernah mendengar suara Kyuhyun.
Dengan perasaan yang tidak bisa digambarkan lagi, Kibum masuk ke dalam kamar memegang sepucuk surat hasil test berniat memberitahu kepada Siwon. Kibum menghampiri Siwon yang masih asyik menelpon seseorang.
Ini sudah panggilan yang ke 50 kali namun Siwon tidak pernah putus asa, dia mencoba terus dan terus. Saaat ingin menekan tombol merah pada handpohone nya tiba-tiba terdengar suara dari telepon itu yang menandakan seseorang menjawab teleponnya.
Dengan senang Siwon segera menempelkan handphone ke telinganya, ia sangat senang akhinya Kyuhyun menjawab teleponnya. "Baby.." ucap Siwon senang.
"awww...appo.." senyuman Siwon berubah menjadi kekhawatiran mendengar teriakan Kyuhyn.
"Baby gwenchana? Kau kenapa baby? Baby jawab aku?" Siwon sangat gelisah dan khawatir karena Kyuhyun tidak menjawabnya dan hanya mengeluh kesakitan.
Siwon mendengar orang lain berbicara dengan Kyuhyun, ia mendengarkan dengan seksama.
"appo...awww.."
"waeyo Kyunnie"
"ahjjussi sepertinya aku akan melahirkan"
DEG
Jantung Siwon serasa mau lepas mendengarnya "melahirkan.." gumamnya tak percaya
TBC
Whwhwhwhwhwh kelar juga chap2. Karena author lagi baik hati dan mau membuat semua pada galau dengan pasangan WonKyu ini makanya author ngebut buat nyelesaiin chap ini.
Seneng kan Kyu gx jadi kehilangan bayina tapi kira-kira Kibum hamil gx yea?
Thanx for review, mian ql gx bisa bales tapi aku dah baca semuanya koq..heheh
RnR please..
