Tittle : Opera
Pairing : KyuSung , slight WonSung
Rate : T
Angst , Romance , hurt/comfort , family

OPERA

Yesung POV

Sekarang keadaan berbalik.
Kyu yang tadinya sangat menyayangiku, sekarang mungkin dia jadi membenciku. Karena... Dia tau aku dan Siwon akan segera menikah. Dan... Cepat atau lambat... Siwon pun akan mengetahui apa hubunganku dengan Kyu. Dan akhirnya, dia akan membenciku juga.
Aku harus membuat Kyu percaya, kalau aku benar-benar mencintainya.

Aku harus mencegahnya ! Mencegahnya pegi meninggalkanku ! Aku akan membuat keputusan yang bulat.

Aku akan bersama dengan Kyu.

Maafkan aku... Siwon...

"Tunggu Kyu !"

Aku menahan tangannya sekuat tenaga agar dia tidak pergi dariku. Dan memeluknya dari belakang dengan erat.
Aku mulai menangis dipunggungnya dan mulai membasahi kemeja yang ia kenakan sekarang.

"M..Mianhae... Sungguh...Sebenarnya... Aku sangat menyayangi dan mencintaimu, Kyu..."

"Anni... Kau bohong padaku..."

"Sungguh ! Aku tidak berbohong kepadamu ! Aku mencintaimu Cho Kyuhyun !"

Aku berteriak untuk memastikan dia akan percaya kepada perasaanku yang sesungguhnya. Tapi... Aku salah.

Tindakanku ini... Malah memperburuk keadaan.

"Yesung hyung ?"

Suara yang sangat kukenali.
Suara nge-bassyang khas itu memanggilku dengan nada tidak percaya.

"Apa-apaan itu ? Kata-kata barusan yang keluar dari mulutmu ?"

Aku langsung menoleh kearah suara yang bersangkutan.

"W...Wonnie... ?"

Hancur. Rasanya hatiku hancur. Dekapanku dipinggang Kyuhyun mulai melonggar. Aku sangat terkejut. Siwon mendengarnya.

"Jadi... Selama ini... Hyung berhubungan dengan dia ?"

"W...Wonnie..."

"Jadi, selama ini... Kau membohongiku ?"

"M..Maaf..."

"JADI SELAMA INI KAU HANYA MEMPERMAINKAN PERASAANKU ?"

"..."

Aku tak bisa membalas kata-katanya.
Hancur. Topeng ku sudah hancur semuanya. Tak tersisa sama sekali. Semuanya hancur bersamaan dengan kebohongan yang kusimpan rapat-rapat selama ini.
Aku..., Sekarang... Aku harus apa ? Aku harus jujur kepada mereka berdua ? Tapi... Itu akan membingungkan diriku untuk memilih...

"Aku... Mencintai kalian berdua..."

"Heh... SUDAH CUKUP HYUNG !"

Siwon lagi-lagi membentakku.

"Anni ! Aku jujur ! Aku juga mencintaimu, Wonnie !"

PLAK

Sebuah tamparan mendarat dengan indahnya diatas pipiku sampai-sampai pipiku mati rasa dan aku hampir terhempas kelantai. Tetapi... Ada seseorang menahan tubuhku agar tidak jatuh.

"...Kau boleh marah padanya, tapi jangan sekali-kali kau MENYAKITINYA !"

Kyuhyun ? Benarkah ? Dia yang menolongku ?

"Bukankah dia juga sudah menyakitimu ? HAH ?"

"Tapi, dia sudah meminta maaf bukan ? Apa kau tidak bisa menerima permintaan maaf dari seseorang... Apa lagi dia orang yang kau cintai ?"

"Aku ? Cintai ? Itu dulu... Tapi sekarang... Dia membohongiku... Orang yang telah membohongiku, tak lebih hanyalah sampah dimataku..."

Tes..Tes..

Butiran demi butiran cairan bening terjatuh dari mataku.
'Kenapa ? Kata-kata itu sangat menusuk dihatiku ?'

'Sampah ? Serendah itukah diriku dihadapannya , sekarang ?'

'I..Ini menyakitkan... Aku melakukan ini semua karena aku tak bisa memilih seorang dari mereka... Aku mencintai mereka berdua...'

"Sampah ? Sehina itukah ? Setelah kau mengetahui kesalahanku, kau langsung membuangku begitu saja ? Tak kusangka kau orang yang sangat kejam, Choi Siwon ! Mungkin ini adalah balasan yang pantas kudapatkan.. Maaf telah membohongi kalian berdua..."

Aku melepaskan benda yang melingkar indah dijari manisku dan melemparnya kesembarang tempat.

"Kita batalkan pernikahan kita. Aku akan pergi dari hidupmu, Choi Siwon.. Carilah pendampingmu yang baru..."
"Tak usah kau beri tahu, aku akan melakukan itu..."

"Terima kasih kau sudah pernah mencintaiku..."

"Hmph ! Sama-sama.. Tapi... Kalau untuk kembali mencintaimu, itu mustahil bagiku... Iya,kan ? Pembohong ?"

"...Begitu ya... Aku pergi..."

Aku langsung meninggalkan mansion kami dengan sedikit menundukkan kepala karena sambil menahan isakkan yang keluar dari mulutku.

Aku meminta supir pribadiku untuk mengantarkanku pulang ke rumah orangtuaku. Hari ini mereka baru pulang dari Amerika menjemput adikku Jong Jin yang sedang melaksanakan wisuda kelulusannya pagi tadi.

Kyuhyun POV

"Hei anak muda.. Kau akan menyusulnya ?"

"Tentu saja"

"Untuk apa ? Dia telah membohongimu juga kan ? Lebih baik kau pergi dari sini dan dari kehidupannya"

"...Diam kau"

"Heh... Berbuatlah sesukamu"

Aku langsung berlari keluar dari mansion ini.

'Kenapa harus Yesung hyung yang keluar dari mansion ini ? Ini kan mansion miliknya dan keluarganya'

'Atau jangan-jangan Siwon hanya... Ah ! Aku tidak boleh berburuk sangka !'

5 tahun yang lalu... Dia masih menempati mansion ini bersama dengan keluarganya.
Dan saat itu, aku juga masih duduk dibangku SMA.

-Flashback-

Kyuhyun POV

"Hei,... Bangunlah... Apa kau tidak apa-apa ?"

Seseorang menggoyang-goyangkan tubuhku pelan.

"Hei... Kau bisa dengar aku ? Akh... Keadaannya parah..."

"A-ku..."

"Ah ! Akhirnya kau bicara... Apa keadaanmu sudah membaik ?"

Seorang namja dengan rambut dark chocolate dan bermata onyx menatapku dengan perasaan bingung, khawatir dan lainnya, pokoknya menjadi satu.

Aku merasakan hal yang aneh. Aku berbaring ditempat yang sangat empuk dan nyaman. Ruangan ini pun sangat mewah.

"Aku...Ada dimana ?"

"Dirumahku..."

"Eh ?"

Kucoba untuk bangun dari posisiku sekarang.

"U..Ukh !"

Rintihku.

Entah kenapa... Punggung sampai kepala ku terasa sangat sakit.
Kusanggah pelipisku dengan telapak tanganku untuk menahan sedikit rasa sakit itu lalu aku merasakan seperti ada kain tipis yang membelit rapih dikepalaku.
Perban ?

"Jangan memaksakan dirimu..."

Namja ini membantuku untuk berbaring kembali. Sungguh namja yang baik.
"Ne..."

"Apa kau ingat kejadian yang barusan menimpamu ?"

"Anni... Aku tidak ingat detailnya... Aku hanya ingat saat beberapa orang pereman mengejarku karena menginginkan barang bawaanku... Lalu aku terkepung oleh mereka lalu semuanya menjadi gelap... Aku tak ingat apa-apa lagi... Tiba-tiba saat bangun, aku sudah berada disini bersamamu..."

TBC